Feng Ying

Feng Ying
72 -Wang Feng II


__ADS_3

"Ying! Jangan memperlakukan pamanku dengan kasar seperti itu!" ucap Wang Chen dengan marah.


Walaupun ketiga paman Wang Chen nampak tak merespon apapun saat ditarik dan terlihat tak kesakitan, tetap saja. Wang Chen tak mau Feng Ying memperlakukan pamannya dengan cara seperti itu.


Feng Ying melepaskan ketiga rantai yang ia pegang, sehingga kepala tiga paman Wang Chen membentuk lantai cukup keras. Ia menatap Wang Chen, "Kalau begitu, kau saja yang bawa. Aku tak mau repot repot mengurusi mereka."


Feng Ying langsung mengambil Wang Feng yang ada di tanah. Iapun langsung pergi membawa Wang Feng bersamanya. Tanpa peduli lagi dengan tiga paman Wang Chen.


Wang Chen menatap ke arah tiga pamannya yang berada di permukaan tanah. Iapun berucap lirih, "Senior.. Apa kau bisa membantuku?"


Mengerti apa yang dimaksud oleh Wang Chen, Tang Shen berjalan mendekat pada ketiga paman Wang Chen. "Junior Chen, kau bisa turun terlebih dahulu."


Wang Chen mengangguk. Iapun diturunkan oleh Tang Shen dan didudukan ke permukaan tanah.


Setelah selesai, Tang Shen mulai mengangkat satu paman Wang Chen. Ia mencoba menggendong pria itu di punggung. Namun, karna tubuhnya yang banyak luka, Qi nya habis dan kelelahan, dia tak bisa membawa paman Wang Chen dengan cepat. Bahkan, hanya beberapa langkah saja, Tang Shen langsung terjatuh.


"Apa kau baik baik saja, senior?" ucap Wang Chen ketika melihat bahwa Tang Shen terjatuh.


Tang Shen mengangguk. Iapun membawa satu paman Wang Chen keluar dari dalam penjara.


***


Feng Ying berada di sebuah kamar tamu yang utuh, walaupun cukup berantakan dengan beberapa dinding yang jebol. Ia meletakkan Wang Feng ke atas kasur.


"Jian."


"..."


"Jian, aku ingin bertanya."


"..."


"Jian!! Jawab aku! Aku ingin bertanya!" kesal Feng Ying.


"Apa?"


"Kau pasti sudah tau tentang Wang Feng. Dimulai sejak aku menemukan telurnya."


"Lalu?"


"Menurutku.. Bukankah aneh, bila sekitar tempat telur Wang Feng ditemukan saat itu tidak terdapat makhluk hidup sama sekali? Bahkan tanaman di sana juga mati, tidak ada daun sama sekali. Lalu, bagaimana mungkin, hanya telur Wang Feng saja yang ada di sana?


Aku juga merasakan bahwa kekuatan Wang Feng berbeda jauh dengan harimau bulan pada umumnya saat pertama kali baru saja menetas. Dengan kekuatannya yang sebesar perkiraanku, Wang Feng bisa merubah dirinya menjadi harimau yang cukup besar. Maka dari itu, aku tau bila Wang Feng bisa merubah diri menjadi besar. Menurutmu, kenapa semua itu bisa terjadi?"

__ADS_1


"Kenapa bertanya padaku?"


"Karna kau memiliki lebih banyak pengalaman. Kau pun sudah hidup lama. Maka dari itu, aku bertanya padamu!" ucap Feng Ying dengan kesal. Bukannya menjawab, Jian malah memberikan pertanyaan.


"Kau ingin tau, apakah semua hal ini ada kaitannya atau tidak, begitu?"


Feng Ying mengangguk, "Seharusnya dari tadi kau mengatakan itu! Sekarang katakan padaku. Apa itu memang benar?"


"Apa yang kau pikirkan memang benar. Semua itu ada kaitannya. Wang Feng sebenarnya adalah harimau bulan yang cacat."


"Maksudmu?" ucap Feng Ying dengan heran dan bingung.


"Wang Feng bukan harimau bulan yang sempurna. Maksudku, saat dirinya masih menjadi telur, dia tak memiliki energi kehidupan yang banyak seperti harimau bulan yang lainnya.


Harimau bulan bernama Wang Feng itu menyerap energi kehidupan yang ada di sekitarnya. Seperti hewan kecil, demonic beast, tumbuhan, bahkan orangtuanya sendiri. Kekurangan dalam dirinya tidak membuat dia menjadi lemah. Namun sebaliknya.


Dia juga bisa berubah menjadi harimau besar, karna dirinya memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan itu, walaupun dia baru saja lahir.


Dia termasuk beruntung karna telurnya berada di tempat yang penuh dengan makhluk hidup. Sehingga bisa menyerap energi kehidupan dari makhluk itu. Tetapi, bila saja tempat telurnya berada adalah tempat yang tanpa makhluk hidup ataupun hanya ada sedikit, maka dia akan mati perlahan lahan, sebelum menetas dari telurnya.


Sepertinya, tempat telur dia berada saat itu banyak terdapat makhluk hidup, bahkan saking banyaknya energi kehidupan yang diserap, membuat kekuatannya jauh lebih besar dari pada demonic beast harimau bulan pada umumnya saat masih kecil. Dia juga memiliki energi kehidupan yang lebih banyak dari pada hariamu bulan lainnya."


Feng Ying terkejut mendengar ucapan Jian, "Memang benar ya.. Memiliki kekurangan, bukan berarti seseorang akan menjadi lemah," ia mengangguk angguk.


Ketika sedang bersantai untuk menunggu Wang Feng bangun, Feng Ying merasakan adanya kehadiran beberapa orang. Tentunya orang itu memiliki tingkat kultivasi di bawahanya. Walaupun orang tersebut sudah menyembunyikan hawa keberadaannya, tetap saja Feng Ying akan mengetahui itu.


Ia langsung melesat keluar melalui tembok yang runtuh. Kedatangannya mengejutkan orang orang itu. "Siapa kalian?" ucap Feng Ying sambil menatap satu persatu orang di depannya. Mereka berjumlah 5 orang.


Kelima orang itu menatap Feng Ying dari atas sampai bawah. Pakaian bocah itu tampak berantakan dengan darah dimana mana dan koyakan. "Seharusnya kami yang tanya, siapa kau?" ucap salah satu orang.


"Bukannya menjawab! Kalian malah bertanya balik," kesal Feng Ying.


"Kami berasal dari sekte aliran putih di kekaisaran ini. Kami tidak tau apa yang terjadi, namun kami langsung kemari untuk melihat keadaan keluarga kekaisaran. Karna kami dengar, istana diserang. Sekarang katakan, siapa kau!" ucap salah satu orang yang nampak berusia 15 tahun. Ia mengacungkan pedang ke arah Feng Ying.


"Heh, kalian telat" ucap Feng Ying dengan tatapan cemooh kepada lima orang itu.


Melihat tatapan seperti itu dari seseorang yang jauh lebih muda dari mereka, tentu membuat kelimanya geram. Namun mereka tidak boleh terbawa emosi. Karna itu takkan menyelesaikan masalah.


"Sekarang, bagaimana keadaan keluarga kekaisaran?"


"Sebaiknya kalian pergi ke ruang tahanan dan obati orang orang di sana" ucap Feng Ying dengan ekspreai tak acuh.


"Kau pikir, kami akan munuruti ucapanmu?!" ucap salah satu pemuda yang ada di sana dengan geram.

__ADS_1


"Terserah kalian mau melakukannya atau tidak. Tetapi, di sana ada semua keluarga Luo yang tersisa. Sekarang, kalian bisa pergi. Jangan menggangguku. Dan satu lagi, selain menyembuhkan orang orang itu nanti, kalian juga bereskanlah semua mayat yang ada di istana. Lalu, kalian juga harus membangun ulang istana, beserta pemerintahannya. Sekarang jangan ganggu aku!" ucap Feng Ying dengan nada malas. Namun tatapannya terkesan tidak menerima penolakan.


Setelah mengatakan itu, Feng Ying kembali masuk ke dalam kamar melalui tembok yang bolong, meninggalkan kelima orang yang mengaku sebagai orang yang berasal dari sekte aliran putih.


Kelima orang itu saling pandang. Ada yang berfikir untuk pergi ke penjara, ada yang berpikir bahwa Feng Ying adalah anak jujur, ada yang mengatakan Feng Ying memasang jebakan di penjara. Mereka semua memiliki pendapat masing masing. Namun akhirnya, semua setuju untuk pergi ke penjara. Sesuai apa yang dikatakan Feng Ying.


***


Feng Ying menghela nafas. Ia sudah lelah saat ini. Sehingga dirinya tak mau terlibat sesuatu yang merepotkan lagi. Feng Ying bisa merasakan bahwa aura kehadiran lima orang tadi mulai menjauh dari kamar yang ia tempati saat ini.


"Sebaiknya yang lain segera datang dan mengatasi sisanya" gumam Feng Ying dengan wajah cemberut. Iapun memilih untuk mengganti pakaiannya yang kotor. Agar tidak terlihat seperti monster atau apapun itu hanya karna dirinya dipenuhi darah.


***


Tang Shen sudah membawa ketiga paman Wang Chen keluar dari penjara. Tentunya, ia hanya membawa tiga orang itu sampai ke depan pintu besar tempat penjara saja. Wang Chen juga sudah ia bawa keluar.


"Hah.. Hah..," walau lelah, tatapan dan ekspresi Tang Shen masih saja datar. Keringat terlihat di pelipisnya saat ini.


"Kemana?" ucap Tang Shen.


Wang Chen yang bersandar di tembok menoleh ke arah Tang Shen. Iapun merasa tak enak, "Maaf senior Shen.. Karna sudah merepotkanmu."


Tang Shen menggelengkan kepala, "Tidak masalah junior Chen.. Sekarang aku harus membawa mereka ke mana?"


"Kita ke-"


"Apa yang terjadi?!"


Wang Chen dan Tang Shen menoleh ke arah sumber suara. Mereka melihat sekitar 7 orang dengan pakaian berwarna putih datang menghampiri mereka.


"Um.. Maaf, senior sekalian siapa?" ucap Wang Chen.


7 orang itu menatap Tang Shen dan mengacungkan senjata pada pemuda itu. Karna mereka melihat bahwa Tang Shen memakai pakaian berwarna hitam dengan lambang yang berasal dari salah satu sekte aliran hitam yang dikatakan menyerang istana.


"Tu- tunggu!! Apa yang ingin kalian lakukan?! Dia bukan orang aliran hitam!" ucap Wang Chen dengan terkejut ketika melihat tindakan 7 orang itu.


7 orang itu melirik ke arah Wang Chen. Ketika melihat sebuah kalung yang berasal dari keluarga Luo, mereka menurunkan senjata. Namun tetap waspada dengan Tang Shen.


"Sebenarnya apa yang terjadi di sini?" ucap salah satu orang sambil menatap Wang Chen.


Wang Chen langsung menceritakan apa yang terjadi. Dimulai dari penyerangan yang dilakukan aliram hitam terhadap istana 5 tahun lalu, apa yang terjadi selama ini pada penduduk kekaisaran Naga api, pertemuan dengan Tang Shen dan tujuan dari aliran hitam yang ia tau.


Semua orang itu nampak tak percaya. Ini sudah 5 tahun berlalu? Namun mereka tak merasa bahwa sudah melalui waktu selama itu.

__ADS_1


__ADS_2