
Ketika berada dalam kelas, Feng Ying tertidur. Kepalanya bertumpu pada tangan. Guru yang mengajari etika masih belum menyadari tentang hal ini. Karna Feng Ying tertutup oleh tubuh murid lain dan karna dia berada di tempat paling belakang.
Wang Chen yang melihat bahwa temannya tertidur langsung berbisik agar tak didengar guru, "Ying.. Ying.. Ayo bangun."
"Hm," Feng Ying mengangguk sambil menggumam. Namun matanya masih menutup. Ia sangat bosan ketika mendengarkan penjelasan guru etika ini dan hanya duduk tanpa melakukan apapun. Ini adalah hal yang paling membosankan baginya.
"Dia benar benar tidur" gumam Wang Chen. Ia heran, karna disaat seperti ini Feng Ying bisa bisanya tertidur. Padahal ini adalah hari pertama mereka belajar sebagai murid sekte phoenix api.
Wang Chen menepuk punggung Feng Ying dengan cukup keras. Mendapat tepukan punggung yang tiba tiba membuat Feng Ying terkejut. Matanya membuka lebar. Feng Ying refleks berdiri dan segera berkata, "Ada apa?!" ucapnya dengan nada agak kesal.
Semua pandangan murid tertuju pada Feng Ying. Guru yang melihat Feng Ying berdiri, ia langsung menatapnya dengan marah. Apalagi, ucapan Feng Ying tadi, "Kenapa kau berdiri?! Aku tak menyuruhmu melakukannya! Dan kenapa junior Ying berbicara tidak sopan seperti itu, apa kau tidak lihat bahwa aku sedang menjelaskan?!"
Feng Ying terdiam ketika dirinya ditatap semua orang. Iapun melirik ke samping dan melihat bahwa Wang Chen menahan tawa. Mata Feng Ying berkedut, "Hei.. Sejak kapan kau pintar mengagetkan orang, hah?! Sebenarnya siapa orang yang tak memiliki kerjaan mengajarimu menjadi orang menyebalkan?!" batinnya.
"Kenapa diam saja?!" ucap guru yang mengajar etika. Ia memiliki sifat yang sama seperti tetua Gong Fan.
"Jangan marah marah seperti itu, nanti kau menjadi cepat tua" ucap Feng Ying.
Bukannya menjawab ucapannya, Feng Ying malah mengatakan hal yang membuat guru itu tambah marah. "Sekarang kau pergi ke balai hukuman. Kau mendapat hukuman cambuk 10 kali!"
"Aku tak membuat kesalahan apapun! Kenapa aku harus dihukum?!" ucap Feng Ying tak terima.
"Kau sudah mengganggu pelajaran, berisik dan membuat masalah denganku. Melakukan protes hukuman ditambah 10 cambuk!"
"Ini tidak adil! Aku tidak terima!"
"Melakukan protes, hukuman kembali ditambah. Hukuman yang harus kau dapat sekarang 40 cambuk!"
Ketika Feng Ying akan kembali protes, Wang Chen segera menutup mulutnya agar Feng Ying tak protes dan mendapat tambahan hukuman. "Hmph," Feng Ying bersuara namun tidak dapat dikeluarkan.
Wang Chen tersenyum canggung ke arah guru, ia berdiri ketika membekap mulut temannya, "Ying akan melakukan hukuman sekarang dan tidak akan protes. Jadi anda tidak perlu menambahkan hukumannya."
"Sebaiknya begitu" ucap ketus guru.
Feng Ying menarik ke bawah tangan Wang Chen agar ia dapat berbicara. Namun, belum sempat mengucapkan sesuatu, Wang Chen sudah mendorong dorong punggung Feng Ying agar keluar.
"Hmph," Feng Ying mendengus. Iapun menatap ke arah guru sejenak, "Lebih baik aku keluar dari tadi. Dari pada mendengar ucapanmu yang membosankan."
"Apa, beraninya.. Tck, mau kemana?!"
Feng Ying sudah berjalan keluar kelas saat ini dan tidak mempedulikan ucapan guru sama sekali. Hal ini membuat guru marah.
Wang Chen kembali duduk. Harimau bulan berniat mengikuti Feng Ying. Hanya saja, Wang Chen melarangnya. Jadi, harimau bulan tetap bersama Wang Chen.
__ADS_1
***
Feng Ying berjalan menuju balai hukuman. Ia menanyakan tempatnya pada salah seorang murid yang sedang ada di luar. Setelah diberitau, Feng Ying pergi dengan santai menuju balai hukuman.
"Huft.. Seharusnya dari tadi seperti ini. Lebih baik selalu dihukum agar dapat keluar dari pelajaran etika yang membosankan itu" gumamnya.
Ketika sampai, Feng Ying dapat melihat dua orang yang duduk dibalik meja.
"Bukankah kau pemenang turnamen itu? Bagaimana kau bisa ada di sini? Apa kau tersesat?" ucap salah satu senior yang berada di sana.
Feng Ying, "Aku kemari untuk menerima hukuman 40 cambuk yang diberikan oleh guru etika menyebalkan dan pemarah itu."
Kedua senior saling berpandangan, "Maksudmu tetua Gu Tao?"
"Hm.. Kurasa itu namanya. Eh? Dia seorang tetua?"
Murid senior mengangguk, "Walaupun tetua Gu merupakan tetua, Tapi tetua Gu selalu mengajar pelajaran etika."
"Baiklah aku tak peduli, aku ingin segera menyelesaikan urusanku di sini, itu saja" ucap Feng Ying.
***
Setelah selesai dengan hukumannya, Feng Ying diberikan stampel di punggung tangannya sebagai bukti bahwa dia sudah mendapatkan hukumannya.
Feng Ying mengelus punggungya yang terasa agak sakit. Ternyata, cambuk yang digunakan adalah senjata level 4. Terlebih, Feng Ying tidak boleh menggunakan Qi untuk melindungi tubuhnya. Bila itu orang lain, mungkin kulit mereka sudah mengelupas. Karna dicambuk sebanyak 40 kali.
Tatapan Feng Ying terarah pada papan yang terdapat gambar gambar beberapa orang. Di sana juga, terdapat nama nama mereka. "Papan apa ini?"
Kedua senior menatap ke arah yang ditatap oleh Feng Ying, "Itu adalah murid murid yang sudah tiga kali kemari untuk mendapatkan hukuman. Jadi, sebaiknya kau tidak membuat masalah lagi agar tidak kemari dan agar mukamu tidak terpampang di sana. Itu adalah hal yang memalukan bagi mereka yang wajahnya berada di sana."
"Bernarkah? Um, aku akan kembali senior" ucap Feng Ying sambil menatap kedua senior.
Kedua senior itu mengangguk, "Ingat jangan membuat masalah lagi. Terlebih pada tetua Gu yang mengajar etika. Dia orang yang tegas dan disiplin. Kau harus mendengarkan semua perkataannya."
Feng Ying hanya menatap kedua senior itu tanpa mengatakan apapun dan ia langsung pergi begitu saja.
"Heh, aku tak mau masuk ke dalam kelas lagi. Lebih baik aku diam saja di luar dan berkeliling. Dari pada mendengarkan ucapan membosankan" gumam Feng Ying.
Feng Ying duduk di bawah pohon yang tak jauh darinya. "Lian sepertinya belum kembali. Karna orang orang di dalam maupun di luar dari sekte ini akan sulit untuk keluar masuk. Jadi kemungkinan Lian akan pergi ketika seluruh orang sekte teratai bulan juga pergi. Namun, tentunya itu akan beresiko ketahuan bahwa dia penyusup. Entahlah.. Aku tak peduli."
"Baru pertama kali saja.. Kau sudah bolos seperti ini. Aku jadi heran kenapa patriarch Lao membiarkanmu langsung menjadi murid dalam" ucap sebuah suara.
Feng Ying menatap ke arah suara dan melihat seorang pria tua berjalan ke arahnya. Pria itu adalah patriarch sekte bambu kuning, Wu Pen. Feng Ying tersenyum. Iapun berdiri dan berkata, "Kenapa kau bisa ada di sini? Apa ini hanya kebetulan kita bertemu? Atau jangan jangan.. Kau mengikutiku, patriarch Wu?"
__ADS_1
"Tak peduli ini kebetulan atau tidak. Tapi ingatlah kata kataku ini, kau.. Takkan kulepaskan. Sebelum aku membalas perbuatanmu saat turnamen kemarin" ucap patriarch Wu sambil menatap Feng Ying dengan sorot mata tajam.
"Heh, ternyata seorang patriarch sekte bambu kuning hanya berani mengancam junior saja, ya? Apa dia adalah orang yang lemah. Jadi hanya bisa mengancam junior sepertiku?" ucap Feng Ying sambil tersenyum sinis ke arah patriarch Wu.
Patriarch Wu mengepalkan tangannya. Ia manatap Feng Ying dengan marah ketika mendengar ucapan bocah itu, "Kau..!! Berani sekali berkata seperti itu padaku!"
"Memangnya kenapa bila aku berani? Jangan kira hanya karna kau patriarch, aku akan takut padamu. Terlebih, kau patriarch lemah yang hanya bisa menggertak junior nya. Lalu untuk apa aku takut padamu?" Feng Ying menatap patriarch Wu dengan santai.
"Kau..!! Keterlaluan! Akan kubuat perhitungan padamu karna sudah menjelek jelekkan diriku."
"Kurasa aku tak menjelekkan dirimu. Sedari lahir wajahmu memang jelek. Jadi jangan salahkan orang lain," Feng Ying tertawa mengejek.
"Kau..!!" patriarch mengangkat kakinya dan memberikan tendangan ke arah Feng Ying. Namun, Feng Ying langsung melompat ke samping yang menyebabkan tendangan hanya mengenai pohon di belakang Feng Ying.
Daun pada pohon berjatuhan dengan sangat banyak. "Hati hati kakek, nanti punggungmu sakit bila terlalu banyak bergerak" ejek Feng Ying.
Patriarch Wu menurunkan kakinya dan menatap ke arah Feng Ying. Iapun langsung menyerang bocah itu.
>> Bersambung
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tingkat kekuatan di dunia ini:
*Pemula\=1-9
*Qi condensation\=1-9
*Qi foundation\=1-9
*Master\=1-9
*Grandmaster\=1-9
*Prajurit\=1-9
*Jenderal\=1-9
*Kaisar\=1-9
*Bumi\=1-7
*Langit\=1-7
__ADS_1
*Immortal