Feng Ying

Feng Ying
6 -Wang Chen


__ADS_3

Feng Ying saat ini sudah mengalahkan banyak demonic beast. Dari tingkat Qi condensation-Qi foundation. Ia juga sudah mengambil semua core milik para demonic beast itu. Untung saja dia memiliki cincin ruang. Karna bila tidak, maka ia akan kesulitan membawa semua core yang ia dapat.


Bukan hanya Feng Ying yang memiliki cincin ruang. Namun beberapa orang peserta juga memilikinya, walau tidak seluas milik bocah berumur 12 tahun ini.


Saat ini, Feng Ying sedang bersandar di bawah pohon. Qi nya sudah terkuras banyak karna sudah bertarung dengan ratusan demonic beast selama seharian, tanpa jeda. Namun ia tidak lelah sama sekali. Ia justru merasa bahwa ujian ini sangat membosankan. "Orang orang bilang, ujian ini akan sangat sulit. Tapi ternyata tidak sama sekali. Tidak ada hal yang menantang dan menyenangkan di sini," Feng Ying menghela nafas.


Feng Ying mulai duduk bersila dan memejamkan mata untuk menyerap Qi di sekitar. Qi di sini tidak padat dan termasuk rata rata dari kebanyakan tempat di dunia. Namun bagi Feng Ying, tempat ini memiliki Qi yang sangat sedikit bila dibandingkan tempat tinggalnya.


Walaupun begitu, Feng Ying tidak mengeluhkan hal ini sama sekali. Lagi pula, tujuannya berkeliling dunia untuk bersenang senang dan bukan mencari kekuatan.


Feng Ying berniat pergi bila ujian telah selesai. Kalaupun dia dipilih untuk menjadi murid sekte phoenix api, ia kemungkinan besar akan pergi dan melarikan diri. Karna, ia tidak memiliki urusan apapun dengan sekte itu. Jika dia mendapatkan sesuatu yang menarik di sana, mungkin ia akan tinggal sebentar.


Waktu untuk ujian pertama adalah 3 hari. Jadi semua peserta harus bisa bertahan hidup di hutan selama itu. Selama itu tanpa persiapan apapun, tentu bisa saja membuat para peserta dalam masalah. Lagi pula, mereka awalnya tidak mengetahui ujian pertama seperti apa.


Namun ada juga beberapa orang yang mempersiapkan segala sesuatu. Hingga akhirnya membuat mereka dapat bertahan.


Feng Ying membuka matanya ketika hari sudah mulai berganti. Iapun berdiri dan merenggangkan kedua tangannya.


"Ggrraoo"


Feng Ying kini mendengar suara auman seekor singa. Iapun menatap ke arah sumber suara dengan malas, "Pagi pagi seperti ini sudah ada suara singa" gumamnya.


Pendengaran Feng Ying pun menangkap suara lain yang juga berasal dari suara singa. "Kenapa kau menyerangku di pagi hari seperti ini?!"


"Hm? Sepertinya ada yang beryarung dengan singa itu. Apa mungkin itu adalah salah satu peserta?"


"Karna sekarang aku sedang tidak ada pekerjaan, jadi aku akan pergi dan melihat petarungan itu" lanjut Feng Ying. Iapun langsung berlari biasa ke arah dimana suara pertarungan berasal.


Saat sampai, Feng Ying langsung bersembunyi di balik sebuah pohon. Ia tidak mau ikut campur dalam pertarungan. Bukan karna ia tidak sanggup untuk mengalahkan singa yang dilawan seorang peserta turnamen. Namun ia merasa bahwa itu bukanlah urusannya.


Feng Ying terkejut melihat orang yang bertarung dengan singa. Bukan karna jurusnya yang hebat, senjata berkualitas lebih tinggi dari senjata miliknya atau karna penampilannya.


Namun yang membuatnya terkejut adalah senjata yang dia pakai adalah sebuah.. Cangkul. Cara bertarung peserta itupun seperti mencangkul tanah. Namun dengan tenaga yang tebih besar lagi.


Feng Ying berkedip beberapa kali. Ia bahkan menggosok matanya untuk memastikan apa yang ia lihat, "Apa aku tak salah lihat? Dia menggunakan.. Cangkul untuk melawan singa?"


Feng Ying pun sadar bahwa yang ia lihat memanglah kenyatan. Peserta itu memakai sebuah cangkul untuk melawan singa yang ganas. Gerakannya memang tidak terlalu cepat. Namun Feng Ying tahu bahwa orang itu memiliki insting cukup tajam hingga dapat menghindari serangan serangan demonic beast berwujud singa.


"Rasakan ini. Rasakan juga ini!" teriak peserta. Ia adalah seorang bocah laki laki dengan umur yang sama dengan Feng Ying.


Cara bertarungnya terlihat sangat unik. Begitupun senjata yang ia pakai. Tidak pernah ada yang bertarung dengan cara seperti itu. Mungkin hanya dia satu satunya yang memiliki cara bertarung aneh.


Feng Ying menggelengkan kepala tak percaya, "Aku baru melihat hal seperti ini pertamakali. Siapa dia sebenarnya?"


Peserta laki laki itu terus bertarung dengan singa ganas. Hingga, setelah belasan menit akhirnya singa kini sudah tumbang dan mati. Ia menghela nafas dengan lelah. Dirinya sudah terduduk di tanah dengan nafas tersenggal senggal. Dirinya baru saja ingin beristirahat setelah sehari semalam berburu demonic beast. Namun ternyata singa itu malah menyerangnya. Setelah mengatur nafasnya, bocah tersebut mengambil core milik demonic beast singa.


Ketika bocah itu menggapai gapai tangannya ke samping belakang, ia tidak mendapat apa yang ingin ia ambil. Iapun mengerutkan kening dan langsung melirik ke belakang. "Kemana karung milikku?! Di sana ada semua core yang kudapat! Bila hilang.. Bila hilang..," ia tidak sanggup melanjutkan ucapannya. Ia sangat panik. Iapun berdiri dan melihat sekitar. "Dimana.. Dimana karungku?!"

__ADS_1


Ia melihat sekitar. Hingga tatapannya tertuju pada sebuah kaki dan sepatu yang ia lihat di dekat pohon. Walau hanya yang terlihat bagian bawah sampai bagian mata kaki saja, namun ia yakin bahwa di sana ada manusia. Iapun perlahan berjalan mendekat.


Saat melihat ke balik pohon, ia terkejut melihat seseorang yang nampak sedang menghitung core demonic beast. Yang lebih mengejutkan baginya, adalah semua core yang ada di sana merupakan core yang ia dapatkan. "K- kau.. Jadi kau yang mencuri semua core milikku?! Kembalikan!"


Bocah laki laki itu berniat mengambil karung miliknya terlebih dahulu. Namun tangannya segera di pegang oleh orang yang mengambil semua core miliknya. Ya, orang yang mengambil semua core milik bocah itu adalah Feng Ying.


"Jangan mengambilnya dulu. Aku belum selesai menghitung."


"Itu milikku dan kau mencurinya. Kembalikan!"


Bocah itu menyimpan cangkulnya di samping pohon. Lalu menggunakan tangan yang tidak ditahan Feng Ying untuk mengambil karung. Namun lagi lagi, tangannya segera dihentikan oleh Feng Ying. "Sudah kubilang, aku belum selesai menghitung core yang kau dapat. Seharusnya kau berterimakasih karna aku mau membantu menghitungnya" ucap Feng Ying.


Peserta itu langsung melepaskan cengkraman tangan Feng Ying yang ada di tangannya. Iapun berjongkok di samping bocah laki laki yang mengambil karung dan semua core demonic beast miliknya.


"Berapa umurmu?" ucap Feng Ying.


"Umurku? Umurku 12 tahun."


"Berarti umur kita sama," Feng Ying memberikan jeda pada ucapannya, "Core yang kau dapat banyak juga. Demonic beast yang kau kalahkan berada di tingkat pemula bintang 5-Qi foundation bintang 5. Ternyata kau hebat juga. Padahal kau baru berada di tingkat master bintang 3."


"Kau tau aku berada di tingkat itu?" kaget bocah di samping Feng Ying.


"Mudah sekali mengetahuinya" ucap Feng Ying dengan santai. "Aku sudah menghitung semua core yang kau dapat. Ternyata kau memiliki sekitar 85 core. Namaku Feng Ying. Siapa namamu?"


"Aku Wang Chen. Sekarang kembalikan semua core milikku dan jangan coba coba mengambilnya, walaupun satu."


"Kau yang membuatnya berantakan. Jadi seharusnya kau yang bereskan," kesal Wang Chen.


"Tidak. Kita bereskan bersama saja. Agar lebih cepat. Sudah, jangan banyak bicara lagi," Feng Ying mulai memasukkan core ke dalam karung.


"Huh," Wang Chen mendengus. Iapun membantu Feng Ying membereskan semua core miliknya.


Setelah selesai, keduanya bersandar di bawah pohon. Wang Chen nampak menutup mata. Ekspresinya terlihat kelelahan. Namun disaat yang bersamaan, dia terlihat tenang. Karna dia tertidur.


Feng Ying hanya melirik Wang Chen. Iapun menggelengkan kepala, "Pagi pagi seperti ini dia malah tidur. Kubangunkan saja dia," Feng Ying langsung menepuk pipi Wang Chen. "Hei, bangunlah! Hari masih pagi dan kau malah tidur?!"


Wang Chen tidak juga membuka mata. Ia terlalu lelah hingga tidak mendengar ucapan Feng Ying. Feng Ying mencoba cara lain, yaitu memukul perut bocah itu. "Uhuk.."


Wang Chen terbatuk. Namun tak lama kemudian, ia kembali tertidur. Hal ini membuat Feng Ying kesal. Iapun memasukkan karung berisi core milik Wang Chen juga cangkul milik bocah itu.


Setelah semua telah dimasukkan, Feng Ying langsung berdiri dan menarik kaki Wang Chen. Hal ini, menyebabkan kepala Wang Chen membentur tanah. Alih alih bangun, bocah itu nampak semakin nyenyak.


"Dia ini sebenarnya manusia atau apa? Kepalanya sudah membentur tanah seperti itu. Tapi dia tidak juga bangun" gumam Feng Ying. Iapun berniat menyeret kaki bocah yang memiliki umur sama dengannya itu.


Beberapa kali, kepala Wang Chen membentur akar akar pohon dan rerumputan. Namun hal ini tidak membuatnya bangun juga.


Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya Feng Ying telah sampai di depan sebuah sungai. "Akhirnya aku menemukannya juga."

__ADS_1


Feng Ying langsung melempar tubuh Wang Chen, seolah dia adalah sampah yang sangat ringan.


Byyuurr


"A- ah, apa.. Apa?", setelah beberapa detik akhirnya kepala Wang Chen terlihat di permukaan air. Ia melihat lihat sekitar dengan bingung. Hingga akhirnya ia baru saja sadar bahwa dirinya berada di dalam sungai. Tatapannya langsung terhenti pada Feng Ying. "Kau yang melakukannya, ya?!"


Feng Ying mengangkat kedua bahunya seolah tidak peduli, "Mungkin saja."


Wang Chen menjadi kesal mendengar ucapan Feng Ying. Iapun langsung menarik paksa kaki Feng Ying yang tak jauh darinya.


"E- eh?!"


Byuurr


Feng Ying yang tidak siap, langsung tertarik dan tercebur ke dalam sungai bersama Wang Chen. Mereka langsung terjatuh di sungai. Perlahan keduanya berdiri.


Feng Ying menatap kesal Wang Chen, "Kenapa kau menarikku?!"


"Kau juga melakukan hal yang sama padaku. Kau menceburkanku begitu saja. Sekarang kau juga merasakannya. Jadi kita sama, haha."


Feng Ying yang kesal langsung mendorong tubuh Wang Chen ke belakang. Mereka berakhir bergulat dalam air dan menyebabkan beberapa ikan mati karna pergulatan mereka.


>> Bersambung


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tingkat kekuatan di dunia ini:


*Pemula\=1-9


*Qi condensation\=1-9


*Qi foundation\=1-9


*Master\=1-9


*Grandmaster\=1-9


*Prajurit\=1-9


*Jenderal\=1-9


*Kaisar\=1-9


*Bumi\=1-7


*Langit\=1-7

__ADS_1


*Immortal


__ADS_2