Feng Ying

Feng Ying
44 -Chapter 44


__ADS_3

Feng Ying, Wang Chen dan Wang Feng melanjutkan perjalanan setelah hari sudah pagi. Pria paruh baya bernama Ming Hao juga ikut dengan mereka.


Kini, Wang Chen tidak memakai kalung keluarga Luo. Karna Feng Ying terus memaksa untuk melepaskannya. Karna ini untuk keselamatan Wang Chen dan semua. Jadi, Wang Chen akhirnya menyerahkan kalung miliknya pada Feng Ying agar dijaga dengan baik oleh bocah itu.


"Pasti terjadi keributan sekarang. Karna kota itu kini menjadi kosong sebab semua warga sudah menjadi mayat" bisik Feng Ying pada Ming Hao. Ia tak mungkin mengatakan ini pada Wang Chen. Karna bocah itu mungkin akan marah atau kesal.


Ming Hao mengangguk dan tertawa canggung, "Sepertinya begitu.. Maaf.. Itu karnaku."


"Bila ada orang yang mengetahui keadan kota itu, maka mereka akan curiga bahwa ada seseorang yang ingin menyerang. Jadi mereka akan memberitaukan hal ini pada Kaisar baru" ucap Feng Ying.


"Kemungkinn besar memang seperti itu."


"Hei, kenapa kalian terus berbisik bisik seperti itu?" ucap Wang Chen yang berjalan di depan bersama Wang Feng di pundaknya. Ia melirik ke belakang sambil mengerutkan kening.


"Tidak ada. Kami hanya sedang membahas makanan kesukaan saja" ucap Feng Ying.


Wang Chen mengangguk. Iapun kembali menatap ke depan dan tak menanyakan hal lainnya. Ia terlihat percaya dengan ucapan Feng Ying.


Namun, sebenarnya dalam hati, ia tidak mempercayai apa yang dikatakan Feng Ying. Mana ada seseorang yang berbisik bisik hanya membahas soal makanan kesukaan? Itu sangat aneh bagi Wang Chen.


Feng Ying juga tau bila Wang Chen tak mungkin percaya dengan ucapannya. Ia mengatakan itu agar Wang Chen tak bertanya banyak saja.


Selama perjalanan, tidak ada orang lewat yang mengetahui identitas Wang Chen. Sehingga tidak terjadi keributan yang berarti. Kekaisaran Naga api ini memang terlihat hidup dengan aktifitas biasa dari para warga. Keadaan ini sama dengan keadaan di kota tempat Wang Chen dan Feng Ying berada saat singgah di kekaisaran Naga api sebelum para warga mengetahui identitas Wang Chen.


Walaupun begitu, Feng Ying yakin bila orang orang mengetahui identitas dari Wang Chen, maka mereka akan memburunya dan menyerahkannya pada Kaisar baru, sama seperti di kota sebelumnya.


Feng Ying berjalan mendekat ke arah Wang Chen. "Um.. Chen, siapa nama ayahmu?"


Wang Chen menatap ke arah Feng Ying. Iapun melirik ke belakang.


Seakan tau apa yang dipikirkan oleh Wang Chen, Feng Ying segera berkata, "Senior Hao sudah tau bahwa kau adalah anggota keluarga Luo. Jadi tidak apa bila dia mengetahuinya."


Di sekitar mereka saat ini sepi. Karna mereka berada di padang rumput yang lumayan luas.


Wang Chen kembali menatap Feng Ying. Iapun mengangguk, "Nama ayahku Luo Anming. itulah yang ibuku katakan."


Feng Ying mengangguk, "Luo Anming? Kurasa dia bukanlah pangeran pertama. Jadi pangeran Luo Anming tidak akan mewarisi tahta kekaisaran. Orang yang akan menerima tahta adalah pangeran pertama.. Um.. Aku lupa namanya.


Bila pangeran pertama mati, maka kemungkinan tahta akan diberikan pada pangeran kedua bila anaknya belum mencukupi umur, lalu bila anak dari pangeran pertama sudah mencukupi umur.. Maka dia yang akan diangkat menjadi Kaisar.


Chen bukan anak dari pangeran pertama. Jadi dia tidak akan mewarisi tahta. Tetapi, kenapa Kaisar baru kekaisaran ini ingin sekali membunuh Chen? Bahkan dia menyewa keluargaku untuk melakukannya" batin Feng Ying.


Keluarga Feng Ying adalah keluarga pembunuh bayaran profesional. Bahkan mereka juga cukup terkenal di benua selain benua timur, tempat di mana mereka berada. Ini terjadi karna kemampuan mereka dalam membunuh.


Setiap ada tugas, maka jarang sekali tugas itu gagal. Setiap target akan mati di tangan mereka.


Feng Ying pun dari kecil sudah membunuh banyak nyawa. Ia dilatih dengan sangat keras oleh keluarganya. Ketika membunuh manusia untuk pertama kalinya, ia tidak merasakan hal yang sama seperti Wang Chen. Ia tidak merasa bersalah atau apapun. Ia membunuh manusia untuk pertama kalinya ketika berumur hampir 10 tahun. Pembunuhan yang ia lakukan pun terus berlanjut sampai saat ini.

__ADS_1


Keluarga pembunuh bayaran profesional keluarga Feng Ying dikenal dengan nama bunga kematian. Tidak ada yang tau apa nama marga keluarga pembunuh itu. Juga tidak ada yang tau apa makna dari nama 'bunga kematian'.


Banyak orang menganggap bahwa nama itu mengartikan bahwa seluruh keluarga itu memiliki wajah tampan dan cantik, namun berbahaya dan mematikan. Karna mereka adalah pembunuh bayaran profesional.


Padahal, sebenarnya bukan itu makna dari nama 'bunga kematian'. Bunga seperti mengartikan seseorang yang menatapnya. Baik bunga itu cantik ataupun jelek. Lalu, kematian mengartikan kematian dari target.


Jadi, yang paling berbahaya dari keluarga Feng Ying adalah tatapannya. Mereka dapat membuat sebuah ilusi kuat yang membuat orang lain dapat melihat hal yang indah dan menyenangkan, namun bisa juga menyeramkan dan menakutkan.


Bisa dikatakan, makna 'bunga kematian' adalah ilusi kuat yang dibuat hanya dengan tatapan mata. Lalu target bisa dibunuh dengan mudah karna mereka tidak menyadari apa yang terjadi di dunia nyata. Mereka juga bahkan bisa mati hanya karna ilusi yang sangat menyeramkan dan membuat target membunuh dirinya sendiri.


Tidak ada orang selain keluarga Feng Ying dan Feng Ying yang tau makna sebenarnya dari 'bunga kematian'. Padahal, makna itu adalah kunci dari latar belakang keluarga itu.


***


"Apa mereka takut bila Chen menjadi semakin kuat dan membalas dendam pada mereka? Sehingga mereka tidak mau menyisakan satu pun anggota keluarga Luo yang kabur" batin Feng Ying.


Kini, banyak pertanyaan di benak Feng Ying. Kenapa dirinya, Wang Chen, Wang Feng dan Ming Hao tidak seperti orang orang luar kekaisaran Naga api yang terpengaruh oleh sesuatu dan membuat mereka patuh? Lalu, kenapa Kaisar baru dari aliran hitam ingin Wang Chen mati? Padahal Wang Chen bukanlah pewaris tahta.


Pertanyaan pertanyaan lain juga muncul dalam pikiran Feng Ying. Apa yang terjadi di kekaisaran Naga api setelah aliran hitam mengambil alih kekaisaran dari keluarga Luo?


"Ying? Ying? Ying?!"


Feng Ying tersadar dari lamunannya. Iapun menatap ke arah Wang Chen, "Kenapa kau teriak teriak? Berisik sekali."


"Kau terus diam dari tadi. Aku sudah beberapa kali memanggil namamu, tapi kau tidak merespon. Apa kau sedang melamun?" ucap Wang Chen dengan kesal sekaligus heran.


Wang Chen mengangguk ketika mendengarnya. "Lalu, apa kau sudah mendapatkan ide?"


Feng Ying berkata, "Kita akan menyelinap ke sana lewat belakang istana secara diam diam. Hanya itu ideku. Jadi, apa kau tau di mana pintu belakang istana?"


Wng Chen mengangguk dengan percaya diri, "Tentu saja. Aku sudah pernah tinggal di sana selama 7 tahun."


"Um.. Apa kau akan ikut, senior Hao?" ucap Feng Ying sambil melirik ke belakang.


"Apa aku boleh ikut?" ucap Ming Hao sambil menaikkan satu alisnya.


"Tentu saja. Kau bisa ikut, senior Hao," Feng Ying mengangguk.


"Kalau begitu, aku ikut. Aku akan membantu sebisaku. Tapi, bila kalian berhasil menyusup masuk ke dalam istana, apa yang akan kalian lakukan?" ucap Ming Hao.


Feng Ying berhenti berjalan. Begitupun Wang Chen, karna melihat Feng Ying berhenti. Feng Ying berbalik dan menatap ke arah Ming Hao.


"Kita akan menemui Kaisar baru yang mengatur kekaisaran ini. Lalu, kita akan mengalahkannya dan menyanderanya ataupun mengancamnya agar menghentikan orang orang aliran hitam" ucap Feng Ying sambil tersenyum percaya diri.


Ming Hao mengangguk dan tersenyum, "Aku akan mengikuti rencanamu."


Feng Ying berbalik dan mulai berjalan, "Kalau begitu.. Ayo kita pergi secepatnya ke istana. Agar kita bisa menjalankan rencana dan mengambil alih kekaisaran Luo ini dari orang aliran hitam."

__ADS_1


Wang Chen mengangguk, "Ayo!", ia ikut berjalan di samping Feng Ying.


Ming Hao yang ada di belakang langsung mengikuti kedua bocah di depannya. Ia langsung berjalan lebih dekat dan berjalan di samping Wang Chen.


"Heh, dia percaya diri sekali tentang rencananya" batin Ming Hao. Dalam hati, ia tersenyum sinis.


"Kau kira aku bodoh? Mempercayaimu begitu saja? Heh, kau sangat naif" batin Feng Ying.


Jangan lupa dukung author dengan:


*Like


*Vote


*Favorite


*Komen


*Share


*Rate 🌟🌟🌟🌟🌟


>> Bersambung


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tingkat kekuatan di dunia ini:


*Pemula\=1-9


*Qi condensation\=1-9


*Qi foundation\=1-9


*Master\=1-9


*Grandmaster\=1-9


*Prajurit\=1-9


*Jenderal\=1-9


*Kaisar\=1-9


*Bumi\=1-7


*Langit\=1-7

__ADS_1


*Immortal


__ADS_2