Feng Ying

Feng Ying
22 -Patriarch Wu Pen


__ADS_3

Awalnya, banyak penonton juga Hao Yu mengira Feng Ying telah kalah. Namun, ketika asap mulai menghilang, terlihatlah Feng Ying yang berdiri tanpa luka.


Melihat hal tersebut, Hao Yu menjadi geram. Iapun melesat cepat ke arah Feng Ying. Ia terus mengayunkan pedang ke arah bocah itu.


Setelah beberapa menit mengayunkan pedang dan semua serangannya dihindari Feng Ying, Hao Yu melompat tinggi ke atas. Ia berputar di udara dan melakukan tendangan ke arah perut Feng Ying.


Boomm


Feng Ying terlempar sampai keluar arena. Bahkan lantai arena yang terkena hantaman langsung retak. Kepulan asap menutupi tempat di mana Feng Ying berada.


Hao Yu menapak di tanah. Ia tadi sudah melakukan tendangan yang sangat kuat pada Feng Ying. Jadi, seharusnya bocah itu sudah kalah, bahkan pingsan. Itulah yang dipikirkan Hao Yu.


"Kau masih saja bermain main Ying'er" batin Feng Lian. Ia sudah tau bagaimana sifat adiknya itu. Sulit diatur dan suka bermain main dengan lawan. Bila saja Feng Ying tidak bermain main, maka saat ini Hao Yu bisa saja mati dari tadi. Lagi pula, kekuatan Feng Ying lebih tinggi dari Hao Yu. Ditambah, Feng Ying memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, jadi ia bisa membunuh Hao Yu hanya dengan fisik saja.


Dengan tendangan yang dilakukan Hao Yu pada Feng Ying tadi, mungkin bocah itu agak terluka. Karna Feng Ying tidak melapisi tubuhnya dengan Qi sama sekali. Sementara, Hao Yu melakukan serangan dengan sekuat tenaga.


Kepulan asap kini sudah menghilang. Di sana, memperlihatkan Feng Ying yang berlutut di tanah dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah.


Melihat hal itu, Hao Yu terkejut. Seharusnya Feng ying pingsan karna terkena serangan miliknya. Tapi ini?


"Seberapa kuat dia itu? Apa mungkin dia lebih kuat dariku? Tidak- tidak" batin Hao Yu sambil menggelengkan kepala, "Tidak mungkin dia lebih kuat dariku. Jelas jelas dia hanya berada di tingkatan Qi condensation bintang 4. Sementara aku sudah berada di tingkat Qi foundation bintang 5.


Apa mungkin dia menyembunyikan rasa sakitnya agar dia terlihat kuat dan membuatku takut padanya? Hm.. Sepertinya itu masuk akal, haha," sekarang Hao Yu merasa percaya diri kembali.


Para penonton bersorak ketika melihat bahwa Feng Ying masih bisa bertarung. Padahal, mereka sudah bisa menebak seberapa kuat serangan yang dilakukan Hao Yu. Namun, Feng Ying masih sadar dan tidak pingsan.


Melihat Feng Ying terluka seperti itu membuat Wang Chen yang merupakan teman Feng Ying menjadi cemas.


Nyawn~


Wang Feng yang merupakan harimau bulan seperti mengatakan agar Wang Chen tidak perlu mencemaskan Feng Ying. Karna ia tau bahwa induknya tidak selemah itu.


Wang Chen tersenyum sambil menatap Wang Feng. Iapun mengelus kepala harimau bulan yang ada di pangkuannya, "Walaupun aku tak tau apa yang kau katakan, tapi menurutku kau mengatakan agar aku tak mencemaskan Ying, benar bukan?"


Nyawn~


Di tempat arena pertarungan, Feng Ying berdiri kembali. Dia tidak merasa kesakitan sama sekali. Ia malah tersenyum ke arah Hao Yu yang memperlihatkan ekspresi percaya diri.


"Heh, jangan berpura pura kuat" ucap Hao Yu dengan sombong.

__ADS_1


Feng Ying mengusap darah yang ada di sudut bibirnya dengan ibu jari. "Heh, jangan kira kau sudah menang. Aku belum mengeluarkan kekuatan yang kumiliki."


Mendengar hal itu, Hao Yu tertawa, "Kau masih berusaha menggertakku walaupun dengan keadaan seperti itu? Haha, kau memang sangat berani. Kau-"


Hao Yu terlempar sampai keluar arena dan membuat tempat di mana dia terjatuh menjadi retak. Melihat hal itu, membuat semua penonton terkejut. Mereka saat ini hanya dapat melihat kepulan asap tebal di tempat terjatuhnya Hao Yu.


Ketika asap menghilang, mereka dapat melihat Hao Yu tergeletak di permukaan tanah, sementara Feng Ying berdiri di depan Hao Yu.


Feng Ying memiringkan kepala dan tersenyum, "Bagaimana? Ini hanyalah sedikit dari kekuatanku. Tapi kau sudah tergeletak seperti ini?" ucapnya dengan pelan dan hanya dapat didengar oleh Hao Yu.


Hao Yu terbatuk darah. Saat ini, ia merasakan sakit pada perutnya dan pada punggungnya. "Uhuk.. Kau.. Bagaimana bisa-"


"Bagaimana bisa mengalahkanmu? Bagiku, kau hanyalah seekor kecoa yang bisa kumusnahkan dengan mudah" ucap Feng Ying dengan santai. Suaranya hanya dapat didengar Hao Yu karna dia berucap pelan.


Hao Yu terkejut ketika bocah di depannya mengatakan bahwa dia 'kecoa'. Hal ini membuat Hao Yu geram. Walaupun saat ini ia merasakan sakit di tubuhnya, namun ia tak terima bila dikatakan seperti itu oleh bocah yang umurnya lebih muda darinya.


Hao Yu berdiri secara perlahan dengan kesulitan. Ia juga mengambil pedang yang tergeletak di sampingnya. "Kau..!! Aku akan menebas kakimu!"


Hao Yu mengayunkan pedang secara sembarangan. Ia menyerang dengan emosi.


Semua serangan Hao Yu yang mudah ditebak itu terus dihindari Feng Ying dengan mudah. Bocah itu terus mundur ke belakang. Senyuman terus terpampang pada wajah Feng Ying. "Apa hanya ini yang bisa kau lakukan? Heh, sampah!" ejeknya.


"Kau tadi bilang ingin menebas kakiku bukan? Maka permintaanmu itu akan kuwujudkan. Namun, bukan kakiku yang akan ditebas. Melainkan adalah kakimu!", Feng Ying langsung membungkukkan tubuhnya ke depan kala mendapatkan salah satu serangan. Iapun langsung mencengkram tangan Hao Yu yang memegang pedang.


Karna pedang Feng Ying terjatuh saat tadi ia terlempar keluar arena, jadi dia akan menggunakan pedang milik Hao Yu. Feng Ying segera merebut pedang milik pemuda yang ia lawan. Tidak hanya itu, setelah mengambil pedang, Feng Ying langsung mengayunkan pedang yang dialiri Qi ke arah kaki Hao Yu. Pedang menjadi sangat tajam ketika dialiri Qi.


"Aarrkkhh."


Hao Yu menjerit kesakitan kala satu kakinya terpotong. Ia pun langsung terjatuh di tanah karna tubuhnya tidak seimbang. Potongan kakinya kini berada tak jauh darinya.


Sementara Feng Ying kini berdiri di depan Hao Yu dengan pedang yang ia genggam. Pedang itu tidak mendapatkan noda darah sama sekali. Yang berarti bahwa Feng Ying melakukan serangan yang sangat cepat. Bukan karna itu saja, tetapi ini sudah membuktikan bahwa Feng Ying sudah ahli dalam hal ini. Bahkan pedangnya pun tak berdarah.


Semua yang mendengar teriakan dan melihat apa yang terjadi di arena langsung terkejut. Saat ini, mereka tak dapat mempercayai apa yang sudah terjadi. Seorang bocah memotong kaki seorang kultivator dari sekte bambu kuning dengan begitu mudahnya? Apa mereka semua salah lihat? Terlebih bocah itu memiliki umur yang lebih muda dari lawannya.


Patriarch sekte bambu kuning yang melihat ini menjadi geram. Pasalnya, salah satu murid dari sektenya kini hanya memiliki satu kaki. Ia menatap patriarch Lao Tzu yang merupakan patriarch sekte phoenix api.


"Patriarch Lao! Sebaiknya kau hentikan bocah itu! Dia sudah membuat salah satu murid sekte ku menjadi lumpuh karna kehilangan satu kakinya! Tidak seharusnya dia melakukan itu pada murid yang ada di sekte ku!" ucap patriarch sekte bambu kuning dengan marah.


Suara patriarch itu dapat didengar oleh banyak orang, bahkan penonton juga dapat mendengarnya. Karna tempat itu saat ini hanya terdengar suara jeritan Hao Yu, jadi tidak sulit untuk mendengar ucapan patriarch sekte bambu kuning yang tinggi.

__ADS_1


Mendengar keluhan dari patriarch itu, patriarch Lao langsung menenangkannya, "Patriarch Wu, tenanglah.. Ini hanya pertarungan generasi muda saja. Kita tidak seharusnya ikut campur."


Patriarch sekte bambu kuning bernama Wu Pen. Ia berkata dengan marah, "Tapi apa yang sudah ia lakukan sudah keterlaluan! Anda sebaiknya mengusir dia dan buat keadaannya juga sama seperti junior Yu, agar dia juga merasakan apa yang dirasakan juniorku Itu!"


Ketika patriarch Lao ingin mengatakan sesuatu, Feng Ying yang masih ada di arena pertarungan segera berkata sambil menatap patriarch Wu, "Kau bilang bahwa apa yang kulakukan keterlaluan patriarch?"


Patriarch Wu menatap ke arah Feng Ying dengan tajam, "Tentu saja! Kau sudah berbuat kesalahan yang fatal. Seharusnya kau tidak melakukan hal yang berlebihan pada junior Yu!"


"Bukankah dia yang pertama kali ingin menebas kakiku patriarch? Lalu bagaimana bila saja dia berhasil melakukannya? Apa kau juga akan mengatakan bahwa apa yang murid sektemu lakukan sangat berlebihan padaku? Heh, tentu tidak mungkin. Kau tidak akan menghentikan muridmu itu dan memarahinya.


Lalu, ketika aku yang menebas kaki muridmu, maka kau langsung marah padaku? Setelahnya kau mengatakan bahwa apa yang kulakukan berlebihan. Bahkan kau mengadukan protes pada patriarch Lao? Heh, kau kira aku ini akan menerima hal seperti itu? Dan menerima hukuman yang akan diberikan begitu saja padaku? Tidak mungkin!" ucap Feng Ying sambil menatap patriarch Wu.


Semua orang terkejut ketika melihat bahwa Feng Ying melawan ucapan Patriarch Wu. Bahkan patriarch Wu sendiri terkejut. Biasanya tidak ada yang berani membantah ucapannya. Namun kini? Seorang bocah berani melawan ucapannya?


>> Bersambung


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tingkat kekuatan di dunia ini:


*Pemula\=1-9


*Qi condensation\=1-9


*Qi foundation\=1-9


*Master\=1-9


*Grandmaster\=1-9


*Prajurit\=1-9


*Jenderal\=1-9


*Kaisar\=1-9


*Bumi\=1-7


*Langit\=1-7

__ADS_1


*Immortal


__ADS_2