FORGOTTEN LOVE On The Train

FORGOTTEN LOVE On The Train
PAMPLONA : Persahabatan Yang Gila


__ADS_3

POV AUTHOR


Main Plot ( Plot Utama )


Leyka mengenal Damian saat di Pretoria di rumah Henry anak dari sahabat Ayahnya Helbert dan Rhamona, saat terakhirnya di kota penuh kisah cinta, cinta pada pandangan pertama.



Cinta yang disepelekan, cinta yang di acuhkan, cinta yang dihindari karena cinta selalu bersahabat dengan luka. Cinta tanpa kepercayaan yang begitu rapuh dan rentan, Cinta yang tidak sempurna, dan diawali dengan sesuatu yang salah dan menciptakan kesalahan. Apakah cinta itu kutukan? Apakah benar mereka di kutuk Dewa Kesuburan? Atau memang benarkah jatuh cinta pada pandangan pertama itu ada? Terkadang cinta bisa menyelinap tanpa manusia sadari dan itu justru meremukkan hati secara perlahan, dan manusia harus membebaskan hati tanpa membentenginya. Biarkan cinta itu datang dan biarkan cinta itu pergi, karena bila cinta berpihak padamu maka cinta itu akan menjadi milikmu, bila tidak maka relakan. Karena cinta tidak pernah menipu, manusialah yang menipu.


Setelah Henry dan Damian kembali ke Paris, dan Leyka di deportasi ke Palma, mereka tidak lagi bertukar kabar. Hingga Leyka diangkat menjadi Putri Mahkota, Henry dan Damian datang ke acara perhelatan akbar itu. Sudah pasti Damian menjadi fotografer saat itu dan Henry diundang khusus oleh Leyka. Leyka membuka aksesnya.




Mereka hanya sekedar berhubungan lewat email pada awalnya. Tidak ada perasaan apapun, semua murni persahabatan, karena Henry maupun Damian tau Leyka sulit membuka hatinya untuk siapapun.


Namun hubungan itu hanya berhenti disana. Malam perhelatan akbar itu adalah perjumpaan sekaligus perpisahan Leyka dengan Damian dan Henry. Dan beberapa waktu kemudian, sebuah kabar menyebar luas ke daratan Eropa bahwa Leyka kabur dari Palma dan berada di Barcelona. Saat mengetahui dirinya hamil, Leyka menutup dirinya, hingga Henry dan Damian kehilangan sosok Leyka selama 3 tahun lamanya.


Dan musim piala Liga Spanyol dan Liga Champion yang diadakan secara bersamaan, dan keduanya kemenangan itu di raih oleh FC. Barcelona. Piala di arak beserta para pemain inti maupun cadangan, dan arak arakan itu mengelilingi distrik demi distrik di Barcelona. Semua tumpah ruah ke jalanan menyambut eforia kemenangan itu. Pemain besar yang dielu elukan itu berada disana sebagai bintangnya. LIONELL MESSI.





3 tahun kemudian setelah Leyka kabur ke Barcelona, Henry dan Damian mengumumkan kedatangannya saat itu melalui Manuell dan Diego. Dan mereka di kejutkan dengan sesosok bayi mungil yang di gendong Leyka di Double P. Saat itu Train berusia 2 tahun. Diawali eforia FC. Barcelona, menjadi titik balik pertemuan dan persahabatan mereka. Mereka saling bertukar suara, video antara Paris dan Barcelona. Sahabat adalah tempat Leyka berkeluh kesah, membagi kebahagiaan dan suka cita. Suka duka mereka lewati dengan bahagia.


Tapi, Leyka tidak pernah bosan bercerita tentang indahnya Pretoria dan Pria Asing yang menoreh begitu dalam dan membenamkan belati ke relung hatinya, Leyka melanjutkan hidup dengan bayang bayang masalalu yang tidak pernah bisa Leyka lupakan. Dan itu semakin memupuk kebenciannya dan justru bukan Cinta. Mereka datang setiap tahunnya ke Barcelona saat musim panas pasca menghilangnya Leyka selama 3 tahun lamanya. Pertemuan dan persahabatan mereka kembali terjalin.


Saat Train berusia 5 tahun, tepatnya 2 tahun yang lalu, persahabatan yang murni itu di khianati dengan sebuah kejadian konyol dan mengawali sebuah kisah yang dibumbui rasa ketergantungan satu sama lain.


Damian yang diam diam menyimpan perasaannya dan memiliki kedekatan dengan Train, membuat semua hubungan itu berjalan baik, walaupun setelah Train mengerti, Train sulit menerimanya. Dua tahun itu menjadi milik Damian, dua tahun yang indah dan kini perlahan menghilang.


...*...


"Lalu siapkan hatimu bila kau ingin mendengarnya" kata Manuella memandang Diego dan Diego menganggukkan kepalanya. Pertanda bahwa, tidak masalah Valentino mengetahuinya apa yang terjadi.


Ohh Shittt... umpat Valentino.


Boss! panggil salah satu pegawai yang memperbaiki pintu.


"5 menit, sepertinya pegawaiku membutuhkan instruksiku, wait a minute (tunggu sebentar)!" Valentino menyesap kopinya dan bergegas pergi.


"Ingat, kita tidak boleh menceritakan Train dan jangan sampai kelepasan ceritamu, karena bila Gallardiev tahu sekarang, mungkin ia tidak bisa menerimanya, biarkan Gallardiev dan Train saling membuka hatinya. Dan biarkan Gallardiev jatuh cinta pada Leyka dan Leyka membuang kebenciannya hingga ia bisa memaafkan si pecu*ndang Gallardiev. Ceritakan intinya saja. Jangan menyinggung foto yang hadir saat menjelang kelahiran Train" ujar Diego sambil mengusap punggung Manuella.


"Iya, aku tidak sanggup menceritakan itu. Kepada Gallardiev bahkan kepada Train" ujar Manuella menghela nafas panjang.


"Dia datang" kata Diego saat menoleh ke belakang dan mendengar langkah Valentino mendekat.


"Baiklah, waktuku satu jam untuk mendengarkan kalian karena aku harus ke proyek. Beberapa material penting berdatangan" ujar Valentino duduk kembali.


"Leyka pernah bercerita bahwa kau pernah diajak ke rumah Uncle Helbert di Pretoria. Uncle Helbert punya anak laki laki dan salah satunya--


"Henry, aku pernah melihatnya mengantar Leyka ke Stasiun Pretoria, saat itu Leyka mengubah perjalanannya, seharusnya ia turun di Capetown tapi ia memilih turun Johannesburg" potong Valentino saat Manuella memulai ceritanya.


"Ah, iya Henry juga bercerita kau tidur di Stasiun-- Diego mendorong wajah maju mendekati Valentino yang berada di seberang meja dan berbisik ---kau Red Velvet dan kau tidur di Stasiun, kau pasti sangat kacau. Hahaha!" ejek Diego terbahak, Manuella memukul paha Diego dengan menoleh ke belakang. Ia takut Train tiba tiba muncul dan mendengar pembicaraan mereka.


"Shitt! Sangat kacau bahkan aku tidak mandi saat itu. Tapi Leyka sangat menggila saat aku melepas bajuku" ujar Valentino berbalas berbisik lalu terkekeh.


"Kaliann!" Manuella menendang kaki Valentino dan kembali memukul paha Diego, mereka justru banyak becanda.


"Aww shitt!! Baiklah aku akan serius" Diego menghentikan tawanya saat Valentino mulai serius.


"5 tahun belakangan ini, setiap musim panas mereka, Henry dan Damian sering datang berkunjung, karena Leyka menghilang dari mereka selama 3 tahun lamanya. Setelah di Pretoria mereka bertemu lagi di acara penobatan Putri Mahkota. Aku datang dan juga Diego. Leyka memperkenalkan kami disana. Dan itu hari terakhir mereka bertemu. Karena setelah itu, aku, Diego dan Leyka kabur dari Palma menuju Barcelona. Dan setelah itu Leyka tidak pernah memberi kabar apapun dan ia menutup dirinya menjauh dari dunia luar" ujar Manuella membuat Valentino meremang.


"Setelah itu Leyka menghilang dari mereka selama 3 tahun? Mengapa Leyka menghilang?" tanya Valentino, membuat Manuella dan Diego saling berpandangan. Mereka menjaga agar tidak kelepasan berbicara karena Leyka hamil saat itu.


"Ehm, karena Leyka di buru Paparazi dan aku terkena imbasnya. Karena berita beredar bahwa Leyka kabur bersama tunangan Ella Gusmo, yaitu aku. Pihak kerajaan mencari Leyka. Tapi Ibunya memberi penjelasan bahwa Leyka berada di Barcelona dan di tempatkan di Konsulat Kerajaan Barcelona. Hingga saat ini Leyka selalu datang berkunjung ke sana, dan menepis anggapan bahwa ia kabur bersamaku. Akhirnya aku mengekspos hubunganku dan Manuella. Paparazi meredam dan Leyka menjalani hidupnya dengan damai" Valentino manggut manggut mendengar cerita Diego.


"Leyka saat itu mengatakan bahwa kau akan menikahinya" pertanyaan skak mat itu membuat Diego diam seketika dan ia terlihat gugup dengan wajah memerah. Ia tidak mungkin menceritakan bagaimana Diego dan Manuella membuat Fake Chat, chat sandiwara agar Valentino menjauhi Leyka.

__ADS_1


"Ckk, cerita itu panjang. Leyka punya alasan tersendiri dan kau harus menanyakan alasannya langsung" ujar Manuella sangat santai.


"Lalu apa yang terjadi dua tahun lalu?" tanya Valentino.


"Apa kau tahu Festival San Fermin?" tanya Diego


"Ya aku tahu. Festival pelepasan banteng" ujar Valentino.


"Kau benar-- Henry dan Damian datang kala itu, saat itu Putraku Train berusia 5 tahun. Kami menitipkan Train kepada Abuela Dolores. Aku, Diego, Leyka, Damian dan Henry pergi ke pesta terbesar itu, 1000 banteng di lepaskan Pamplona" ujar Manuella membuat Valentino menegakkan sandaran duduknya.


"Kami melakukan perjalanan yang sangat berkesan! Pamplona kami kesana mengendarai mobil selama 5 jam---


SAAT ITU, BULAN JULI....


...Flashback On...


FESTIVAL SAN FERMIN



Pamplona adalah ibu kota provinsi Navarre di utara Spanyol. Tempat ini terkenal karena Lari Banteng (Pesta San Fermín) pada bulan Juli. Selama festival multi-hari yang legendaris ini, banteng digiring melewati jalan-jalan kota oleh para pelari pemberani.



Perhentian utama di sepanjang Camino de Santiago, rute ziarah abad pertengahan, Pamplona juga merupakan rumah bagi gereja-gereja bergaya Gotik termasuk San Nicolás yang seperti benteng.



Peserta yang mengikuti acara Encierro harus berlari bersama enam sapi jantan di jalanan kota sepanjang 850 meter dengan kontur bebatuan, berkelok dan sempit. Meski setiap tahun keamanan selalu ditingkatkan, tetapi setiap tahun ada sekitar 200-300 peserta yang terluka. Kebanyakan terjatuh atau bahkan terseruduk sapi jantan. Pada malam hari, sapi jantan yang dilepas akan dipotong dan dagingnya disajikan di restoran di kota.



Walau acara yang paling ditunggu adalah Encierro atau Berlari Bersama Sapi Jantan, yang dimulai setiap pukul 08.00 tetapi festival ini juga menyuguhkan banyak pertunjukan seperti konser, tarian, dan pertunjukan tradisional lainnya. Kendati berbahaya, Encierro selalu menarik banyak turis untuk mencobanya. Festival itu berjalan dari tangal 6 Juli hingga 14 Juli.



...*...


Saat tiba di Pamplona, Leyka masih tertidur dengan kepala di paha Damian. Mereka turun di sebuah kedai yang buka 24 jam, kedai yang berada di alun alun tempat acara festival itu di gelar dan kota itu sudah dipenuhi pengunjung, rata rata mereka turis yang menunggu di mulainya acara pelepasan banteng yang akan berlangsung pukul 08.00.


"Kau tidak turun? Bangunkan saja si pemalas itu" ujar Henry seraya keluar mobil.


"Biarkan dia tidur, aku akan menunggunya" ujar Damian menatap Leyka yang tertidur di pangkuannya, ia membelai rambut Leyka dan menyingkirkan anak rambutnya dari dahinya. Damian tersenyum hangat melihatnya.


Kau cantik sekali.. Kapan kau mengerti bahwa Cinta itu tidak harus memiliki.. Kenapa setiap tahun aku selalu melihat airmatamu menangisinya.. Leyka, apa tidak bisa kau melihat aku saja..


"Uhmm, Val"


Kau memimpikannya.. Sampai kapan kau berhenti memimpikannya..


"Val, uhmm" entah Leyka sedang bermimpi apa tapi tangannya tanpa ia sadari merayapi perut Damian. Sontak Damian menangkap tangan Leyka dengan membulatkan matanya, wajah Damian memerah dan dadanya berdentuman berdetak cepat.


"Valll-- tangannya meronta dan merayapi dada Damian yang terbungkus kaos putih, ia akan menjadi pelari di acara San Fermin.


"Leyka bangunlah!" sontak Leyka membuka matanya mendengar suara lantang Damian.


"Damian!! Apa yang kau lakukan?" Leyka bangun dan duduk lalu spontan ia mengedarkan pandangannya, mereka berdua berada di dalam mobil dan semua sahabatnya menghilang entah kemana.


"Aku?? Aku yang seharusnya bertanya apa yang kau lakukan! Shitt! Kau menggerayangiku dan memanggil Valak!" ujar Damian sambil menarik hidung Leyka dengan gemas.


"Aku tidak merasa--


"Hahh! Kau masih bermimpi pecu*ndang itu! Tentu saja kau tidak merasa, cihh! Untung aku bisa menahan diriku, bagaimana bila orang lain?" Damian kembali menarik hidung Leyka dengan kesal dan Leyka menepisnya.


"Issh! Tentu saja itu tidak pernah akan terjadi, karena aku hanya punya sahabat kalian! Bodoh!" ujar Leyka memukul kepala Damian dengan topi yang tergeletak di jok mobil lalu keluar dari mobil dan berlalu pergi menyusul sahabatnya yang lain.


"Heii!-- Shitt, Leyka!" dan Damian meraih topi itu dan ia kenakan di dengan posisi terbalik, ia menyambar kunci mobil dan mematikan mesin mobil itu, lalu keluar dari sana menyusul sahabatnya setelah ia menekan tombol untuk mengunci mobil itu.


"Kenapa hidungmu?" tanya Manuella saat Leyka tiba di meja, ia duduk di sebelah Henry dan ia langsung meletakkan kepalanya dimeja dengan beralaskan tangannya yang bersedekap diatas meja. Ia memiringkan kepalanya ke arah Henry namun matanya terpejam.


"Biasa, Damian selalu ingin menjadikan hidungku menjadi hidung pinokio-- mungkin dia jatuh cinta pada hidungku" gerutunya.


"Apa kau bilang! Kau menggerayangiku dan memanggil Valll oohh Vall oohh Valll" ejek Damian dengan menggerakkan wajahnya mendekati telinga Leyka.

__ADS_1


"Shiitt!! Tidak seperti itu!" sanggah Leyka membuat semua terbahak melihat Damian. Ia pun mendorong tubuh Leyka agar bergeser dan ia duduk di sebelah Leyka sehingga Henry terjepit.


"Hei- Kau harus dicuci otak agar kau bisa berhenti memimpikannya" kata Henry sambil merangkul pundak Leyka dan menggoyangkannya.


"Sejak kau bercerita bahwa jall*aang itu ke rumahmu saat di Pretoria 8 tahun yang lalu dan meminta alamatku di Barcelona, aku selalu kesal!" ujar Leyka mendengus dalam keadaan mata terpejam. Rasanya ia ingin melanjutkan tidurnya.


"Saat itu, perempuan yang mengaku Rebecca itu mengaku sahabatmu, yang kehilangan jejakmu di Pretoria, Vader (ayah; afrika) memberikannya alamatmu di Casa De Miel, kata wanita itu kau memberi alamat kami kepadanya" ujar Henry sambil menepuk nepuk pundak Leyka, ia masih merangkul pundak yang tertutup oleh geraian rambutnya yang tidak di ikat.


"Cihh, tentu saja dia menguntitku dan Valak! Mengapa ada orang seperti itu di dunia ini?" Leyka membuka matanya dan menegakkan tubuhnya karena pelayan datang membawa pesanan mereka.


"Ley itu belum seberapa Ley. Apa kau pernah terbayang dan terpikir seorang Ayah memperkosa putrinya sendiri?-- Itulah yang di alami Elizabeth. Sehingga ia berakhir di ruang rehabilitasi trauma centre" ujar Henry menghela nafas panjang. Semua punya kisah dan masalahnya, Henry baru saja mengakhiri hubungannya dengan seorang wanita berkebangsaan Inggris yang memiliki trauma. Karena rasa traumanya wanita itu meninggalkannya.


"Henry, maafkan aku. Memang di dunia ini ada saja makhluk aneh-- Seperti temanmu yang terus menatap wanita tua. Sepertinya itu seleranya" kata Leyka memeluk lengan Henry dan menyandarkan kepalanya ia kemudian menyindir Damian yang menatap seorang wanita sexy dengan mempertontonkan dadanya.


"Hei-- Aku mengamati dari segi seni fotografi!" kilah Damian.


"Alasan!" Leyka mencebikkan bibirnya.


"Apa kau cemburu?" Manuella mencoba menggodanya.


"Cihh, aku? Nooo!" kata Leyka dengan menggoyangkan jari telunjuknya kearah Manuella.


"Leyka bagaimana kalau kita berpacaran saja" ujar Damian membuat semua tertawa, Leyka justru menarik topi Damian dan ia lempar ke wajah Damian, semua terkekeh karena itu memang cara Damian dan Leyka bercanda. Walaupun Damian mengatakannya dengan kata hati yang sesungguhnya.


"Hahaha-- dasar gila! Kau seperti menggenggam duri dan tidak bisa memiliki bunganya. Karena durinya telah merobek kulitmu" ujar Diego di iringi tawa mereka semua.


"Aku sudah memberitahumu untuk mundur, Dude! Menjadi kekasih, wanita cengeng ini sangat sia sia" imbuh Henry dan Leyka mendengus dengan mencubit paha Henry.


"Maksudku, daripada wanita itu, mending aku berpacaran dengannya" kata Damian dengan mengerlingkan matanya kearah Leyka dengan senyuman khasnya.


Kau tampan bila tersenyum.. Tapi bila tidak, kau biasa saja.. Tapi Valentino.. Apapun sikapnya, entah dia tertawa, tersenyum atau terdiam bahkan saat marah.. Dia sangat tampan.. Aku tidak pernah bosan melihat wajahnya.. Huhh.. Sudahlah Leyka Paquito.. Berhenti memikirkannya.. Tapi bagaimana caranya.. Apakah berpacaran dengan Damian bisa menghentikan otakku berpikir tentangnya? Hah.. Entahlah.. batin Leyka membandingkan antara Damian dan Valentino.


"Dekati wanita itu, katakan kau menyukai dadanya. Kalau kau dicium maka aku bersedia menjadi pacarmu. Tapi bila kau di tampar maka kau gagal menjadi pacarku" ujar Leyka dengan tergelak.


Semoga Damian di cium.. harap Leyka dalam hatinya.


"Deal? Kalian saksinya" ujar Damian mengepalkan tangannya kearah Leyka


"Deal!" dan Leyka mengepalkan tanganya lalu membenturkannya ke tangan Damian, untuk menandai perjanjian itu. Mereka tertawa penuh kebahagiaan saat itu.


"Nyaliku tak tertandingi untuk urusan ini" Damianpun bangkit berdiri, semua mata melihat Damian menghampiri wanita itu. Entah apa yang Damian katakan, tiga menit kemudian Damian ditampar dengan sangat keras. Semua terbahak melihat itu semua. Damian kembali dengan wajah memerah, ia memegang pipinya dan tantangan itu gagal.


Ah, sayang sekali Damian... batin Leyka.


"Apa yang kau katakan padanya?" tanya Manuella masih terpingkal pingkal.


"Aku hanya mengatakan-- 'aku menyukaimu terutama aku suka dadamu, bisakah aku menikmati dadamu, aku akan menjadi banteng untukmu malam ini'-- Apa ada yang salah?" Dan mereka semakin terbahak mendengar pengakuan Damian.


Persahabatan yang Gila itu, adalah milik Mereka.


Aku meminta wanita itu menamparku Leyka, karena aku ingin menjadi kekasihmu bukan dengan cara seperti ini.. Dan aku senang melihatmu tertawa seperti ini.. Rasanya seperti melihat matahari terbit saat ini.. Pamplona, aku tidak akan melupakan kota ini.. Ini saat terindah saat bersamamu Leyka.. batin Damian dengan tersenyum penuh arti menatap tawa Leyka. Henry menyadari arti senyuman itu.


-


-


-


Sabar belum terungkap ya.. Aku bilang lebih 1 bab karena perbabnya ga boleh panjang.. maksimal 3000 kata lebih dr itu Ga lolos review. Jangan berekspektasi lebih, Dan yang panjang biarkan nganuu nya Valentino 🤣🤭🤭


Di baca yang teliti, Manuella dan Diego bercerita tanpa ngasih tau tentang Rebecca tp di flashback aku ceritain gimana caranya Rebecca dapetin alamat itu, karena itu adalah ceritaku ke kalian semua, ini rahasia diantara kita. Ga usah ember ke Valentino deh.. ini tuh rahasia kita hahhaha 🤣


Aku usahain Sabtu Up, kalau ga Up ya sampe jumpa Senen. Karena masih ngurus tanah warisan yang ada di sungai ciliwung 🤣 tanahnya lho, yg ada di dalem kali itu lho 🤣 kalian tau gak itu punya siapa? Ga tau kan?? wuuaa yaa sama sihh 🤣🤣🤣


Dan pesanku buat para sultini poin, ingat jangan pelit ama kopi, karena poin ga dibawa sampe mati wkakakkaakkaka ngakak (malak Dakwah) 🤣🤣


Makasih ya bosque pembaca.. kl ada yg ngasih kopi lagi, gpp lohh, karena meja masih kosong nih ga ada kopi 🤣🤭 *kodejanda eh jingga 🤭


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2