Ibu Muda

Ibu Muda
Pernikahan


__ADS_3

Malam yang panjang dan pahitpun berganti pagi.Ibu yui yang berfikir keras semalaman bergegas menuju kamar yui.


Pukul 08.00 pagi di rumah yui


"Tok tok tok.. Yui??" ibu yui memanggil sambil mengetuk pintu.


Deggghh..


"Pasti mamah" gumam yui dalam hati


Yui yang baru saja selesai mandi ,langsung membuka pintu .


"A..ada apa mah?" Tanya Yui sambil menunduk karena malu atas kejadian kemarin.


"Udah siap? ayo ikut mamah ke rumah lexi!" jawab ibunya tegas.


Yui yang ketakutan pun tak mampu melawan dan hanya menuruti perkataan ibunya.


Mereka berdua memasuki mobil avanza warna hitam milik ibunya dan langsung bergegas pergi. Suasana dalam perjalanan pun hening tanpa adanya kata atau canda gurau yang biasa mereka lakukan dulu.


Sesampainya di rumah Lexi..


"Tingtongg...Permisii.." Seru ibu yui sambil memencet bel rumah lexi.


"Lexi..bukain pintu nak" Seru ibu lexi


"Iya mah sebentar" jawab lexi sambil bergegas membukakan pintu.


Lexipun terkejut melihat Yui dan Ibunya di depan pintu yang memasang wajah muram.

__ADS_1


"A..ada apa ya tante? tumben kesini?"Lexi berusaha seramah mungkin sambil hendak mencium tangan ibu yui sebagai salam.


Patsss..Plakk...


Ibu yui malah menepis tangan Lexi dan langsung menamparnya.


Lexi terkejut setengah mati dan membisu.


"Mamah!!! mamah apa-apaan sih?!!" Ucap yui sambil berlari ke arah lexi.


"Kamu tanya mamah?? harusnya mamah yang tanya! Apa-apaan kalian berdua ini, malu-maluin aja!" Sentak ibu yui.


"Tante..Ka..kalau boleh tau.. Salah saya apa ya tante??" Tanya lexi sambil menundukan pandanganya.


"Kamu masih tanya salah kamu apa setelah menghamili anak saya?!! Dasar gak tau diri!!"


ibu yui kembali menampar lexi sambil menunjuk-nunjuk mukanya.


"Ha..hamill bu??" tanya ibu lexi yang tidak sengaja mendengar keributan di luar rumahnya.


Ibu lexi yang tak tau apa-apa , harus ikut merasakan susana keributan yang terjadi.Hatinya hancur dan tak menyangka hal seperti itu bisa terjadi kepada anak tunggalnya.


"Kamu ibunya?" Tanya ibu yui kepada ibu lexi dengan nada yang tinggi.


"I..iya bu , Masuk dulu.. kita bicarakan di dalam" jawab ibu lexi dengan sopan.


"Alahh..Gak usah basa basi! Nikahi anak saya , atau saya tuntut anak kamu atas kasus pemerkosaan!!" Jawab ibu yui dengan tegasnya.


"Ya ampunn...Saya janji bu , saya akan menikahkan anak saya dengan anak ibu..Tapi saya mohon bu , jangan penjarakan anak saya..kalaupun harus bayar denda, saya gak punya uang bu..hikss" Rengek ibu lexi sambil menangis , rasa takut akan kehilangan anak satu-satunya , juga permasalahan ekonomi yang di hadapinya,itu semua sangat berat, apalagi suaminya meninggal waktu tugas pembelaan negara.

__ADS_1


"I..iyaa tante.. Saya berjanji saya akan menikahi yui,saya juga mencintainya,dan saya menikahinya karna ingin, bukan karna ancaman, saya janji akan bahagiakan dia tante, saya mohon maafkan saya" Sahut lexi sambil bersujud di hadapan ibu yui untuk meminta maaf.


ibu yui hanya membatu melihat lexi bersujud padanya.. Rasa kecewa Assya(Ibu yui) kepada yui dan lexi tetap tertanam dan tak mau hilang.


"Mah .. Udah mahh .. A..ayo kita pulangg..hikss" Ucap yui sembari menarik tangan ibunya.


"Lepas!" Sentak ibunya


"Mahh..Yui mohon sama mamah" Rengek yui menangis.


"Saya mau pernikahanya di lakukan lusa! Kalau di tunda lebih lama lagi, Apa kata orangg???!!" Sentak ibu yui dengan lantang


"Ba..baikk buu.." jawab ibu lexi yang masih menangis menahan malu dan kecewa.


Assya menarik tangan yui dan berkata "Ayo pulang cepetan, Panas di sini!!"


"Sa..saya pamit tante, lexi.." Ucap yui sambil berjalan mengikuti ibunya.



"Ma..Maafin Lexi mah.. Lexi gak bermaksud bikin mamah malu dan sedih,tapi Lexi mencintai yui , seperti papah mencintai mamah" Ucap Lexi dengan mata yang bergelimang air.


"Udahh..Mama ngerti kok nak, kamu capek kan? Istirahat dulu ya.." jawab amelia (Ibu lexi) Sambil merangkulnya.Amelia memasang bibir yang tersenyum walaupun air matanya terus berjatuhan.


Lexi pun masuk ke kamarnya, ia berbaring sambil menangis.Masa depan yang ia impikan dengan menjadi dokter sepertinya harus tertunda.Ia menyesali perbuatanya , tapi ada hal yang membuatnya semakin tersiksa,yaitu rasa bersalah karna menghancurkan masa depan yui.


***Bersambung..


mohon dukunganya ya (:

__ADS_1


beri vote untuk mimin***


__ADS_2