Ibu Muda

Ibu Muda
Curiga


__ADS_3

Yui berlari kecil menyusuri anak tangga di yang menuju ke bawah , langkahnya terhenti di tengah tengah jalanya lalu menyodorkan tubuhnya di antara pegangan besi tangga tersebut sembari menopang dagunya.Matanya tak henti menatap pintu depan rumahnya yang tertutup rapat , ia menunggu kedatangan lexi yang tak kunjung pulang sejak kemarin pagi.


Hari sudah berganti , kemana suamiku pergi?


Pikiran negative nya mulai bermunculan satu persatu , mulai dari kecelakaan hingga perselingkuhan.Ia hawatir salah satu dari pikiranya itu menjadi sebuah kenyataan.


Kelopak matanya sudah tak mampu lagi membendung rasa sesak di dada nya dan mulai meneteskan air mata yang mengalir terjun ke pipinya.


Dengan Mata sembab , ia terus berdiri di sana sembari mengelus perut nya yang terlihat menonjol ke depan , hatinya berdebar setiap kali membayangkan lexi dengan wanita lain maupun lintasan pikiranya yang melihat suaminya itu kecelakaan,


Lingkaran mata nya menghitam karna tak bisa tidur dengan tenang sejak tadi malam.


Apa yang sebenarnya terjadi? apa kamu sudah gak inget sama aku? bosankah kamu melihat tubuhku yang tak secantik dulu? ku mohon pulanglah dengan selamat.


tingggtoonngggg...


Saat suara bell terdengar , yui langsung berlari ke arah pintu dan membukanya.


Itu pasti lexi..


"Kamu dari mana aja sih?" Ucap yui dengan mata yang sembab , ia masih menggunakan piyama semalam karna tak terpikirkan untuk mandi sekalipun , pikiranya hanya tertuju pada kepulangan lexi.


"Maaf ya sayang , semalam aku gak pulang , soalnya ada perayaan penyambutan kadep baru di kantor"


"Tapi kan kamu bisa hubungin aku dulu! aku hawatir banget tau sama kamu!"


"Iyaa iyaa maaf , gak sempet ngabarin kamu , handphone aku rusak ke siram kopi di kantor , nanti aku beli yang baru ya , biar kamu gak usah hawatir lagi nungguin aku pulang"


"Yaudah iya , tapi jangan di ulangi lagi ya?" Rengek yui dengan mata yang masih sembab , kehawatiranya memang memudar , tapi rasa curiga seakan di bohongi masih tertanam di hatinya , ia yang tak mau memperpanjang masalah , hanya mengiyakan apa yang di katakan lexi.

__ADS_1


"Iyaa , kamu belum mandi ya? masih kecium tuh bau ilernya" Lexi mencoba menghibur hati istrinya yang mungkin terluka karna ia tak kunjung pulang.


"Ih apaan sih , aku emang belum mandi , tapi gak bau iler tuh!!" Yui tersenyum sembari memukul mukul punggung lexi dengan tangan lemah nya.


"Iya iya ampunn , yaudah mandi bareng aja yu" Lexi tertawa melihat tingkah istrinya yang menggemaskan dan mulai menggendong nya menaiki anak tangga di sudut rumahnya.


"Ahhhhh , turunin aku takut jatuh , aku kan berat sekarang!" teriak yui yang ketakutan saat di gendong lexi.


"Gak bakal lah , kamu masa gak tau kalau suami kamu tercinta ini kuat kayak suparmin?" Goda lexi yang terus melanjutkan langkah nya menuju kamar mandi di kamarnya.


"Suparmin apaan , mana ada suparmin kurus kering kayak kamu!" Canda yui sembari mencubit hidung lexi.


"Kok ngeledek , aku lempar nih kamu" Goda lexi sembari mengayunkan tanganya yang sedang menggendong yui.


"Enggak enggak , iya kok kamu kayak suparmin , ampunnn mamahhhhhh" Rengek yui.


"Gitu dong , itu baru istri yang mendukung suaminya" lexi mencium kening yui.


"Lihat deh , anak kita yang lucu ini , dia membuat tubuhmu terlihat menggemaskan" lexi pun mencium perut yui dan mengelusnya.


"Apaan sih geli ih , gemesin apaan ? aku jadi kayak ondel ondel tau!" Ucap yui sembari tersenyum.


"Gemes kok , sini deh sini , biar aku latihan" Ucap lexi menarik tangan yui , dan membuat yui dalam posisi duduk di bathtub.


Blusshhhh...


Wajah yui memerah mendengar kata kata ambigu yang keluar dari bibir lexi.


"Ihh latihan apaan" Ucapnya dengan pipi yang merona.

__ADS_1


"Latihan mandiin bayi lah , prakteknya ke kamu , nanti kalau dedek kita udah lahir , kan aku bisa mandiin dia buat gantiin kamu yang repot ngurus rumah" Ucap lexi sembari mengisi air bathtubh lalu mulai menaburkan minyak essential dan shower gel.Setengah tubuh yui pun mulai terendam air yang mulai mengeluarkan wangi aroma therapy dan berbusa.


"Ki..Kirain latihan apaan" Ucap yui terbata bata.


"Cieee ..Kamu mikirin yang engga engga ya" Goda lexi yang sedang membasahi rambut yui untuk di beri shampoo.


"Mikir apa sih , orang aku gak mikirin apa apa kok" Jawab yui ketus dengan wajah yang semakin memerah.


"Ya kirain mikirin anu..hehe" Lexi tertawa melihat yui yang malu malu mau.


"Enggak lah , masa iya aku mikirin hal itu" Ucap yui mengerutkan alisnya dan memonyongkan bibir bawahnya.


"Iya iya , udah dong jangan cemberut , jelek tau" Goda lexi yang terus memandikan yui , mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.


Ihhh , lexi gak peka banget sih , kan udah lama kita gak ngelakuin hal itu , semenjak kita nikah dia gak pernah ngajak aku begitu lagi , padahal waktu pacarankan hampir tiga kali seminggu.


Pikiran yui pun mulai mengotori otaknya dengan wajah yang memerah dan area v nya yang mulai merasa gatal karna di mandikan oleh lexi.


***Bersambung...


Mohon maaf kepada pembaca yang terhormat , episode kali ini dan kemarin sedikit di potong karna melanggar peraturan noveltoon.


Karna banyak episode yang mengandung unsur uh ah uh ah nya.


sekali lagi mohon maaf yang sebesar besarnya untuk hal itu .


Jangan lupa tinggalkan jejak like dan comen sehabis membaca ya.


Dan berikan rate lima bintang dan vote novel ini untuk mendukung mimin agar terus bisa berkarya.Sekian dan terimakasih..

__ADS_1


Bonus***..



__ADS_2