Ibu Muda

Ibu Muda
Hari H


__ADS_3

Waktu terus berjalan,semua orang sibuk mempersiapkan segalanya dan hari h pun tiba.


Yui meggunakan gaun putih panjang terurai,rambutnya di gelung dan di beri hiasan yang indah.Tapi di balik keindahan itu..Yui menahan rasa sesak dan malu di dadanya,tak ada satu keluarga pun yang di undang,hanya yui dan ibunya.Ayahnya sudah lama meninggal,ia di besarkan oleh ibunya seorang diri dengan penuh perjuangan, itu penyebab utama rasa kecewa yang dalam dari lubuk hati ibu yui kepadanya.


Detik demi detikpun berlalu , tiba lah Lexi ibunya dan penghulu.Lexi terlihat tampan dengan jas hitam pekat dan peci di kepalanya,namun wajahnya tertunduk malu di hadapan ibu yui.


Pernikahan pun di mulai , isak tangis yui dan ibunya mulai terdengar.Setelah pernikahan selesai,Yui mencium tangan lexi, ia pun langsung memeluk ibunya dan bersujud di kakinya.


"Maafin yui mah , yui minta maaf ..hiks..yui gak bisa bikin mamah bangga" Tangis yui.Rasa sesak itu semakin melekat di dada yui.Ia tak pernah berfikir akan ada kejadian seperti ini.


Seusai acara , di depan rumah yui.


"Tante..Yui tinggal di rumah aku ya?" Tanya Lexi sambil mencium tangan ibu yui.


"Bawa aja! Lagian ada dia di sini cuma bikin malu!" Jawab ibu yui sambil buru-buru menutup pintu.Ia sudah tak tahan menahan air matanya,ia menangis tersedu-sedu, hatinya bagai tertusuk rantai berduri,Sesakk..


Tokk tokk tokk


"Mahh.. Yui berangkat ya? hikss" Ucap yui sambil mengetuk pintu dan bergegas pergi bersama lexi dan ibunya.


Sesampainya di rumah lexi.


"Tante..Aku mau langsung istirahat aja ya, aku capek" Ucap yui yang masih bergelimang air mata , matanya bengkak karna terlalu sering menangis akhir-akhir ini. dengan wajah pucat pasi ia menarik tangan lexi dan masuk ke kamarnya.


"Ya" Singkat ibu lexi.


Ibu lexi hanya bisa bersabar menahan rasa sakit karna melihat anaknya harus menerima kenyataan ini, meninggalkan semua mimpinya dan di benci mertuanya.

__ADS_1


Sementara itu di kamar lexi.


"Sayang? Udah dong nangisnya" Ucap lexi sambil merangkul Yui.


"hikss..Lexi maafin aku ya, coba aja aku gak hamil, kamu pasti bisa ngejar mimpi kamu, aku datang ke hidup kamu , cuma buat nyusahin aja ya?" Rengek Yui


"husss , udah ah , gak boleh ngomong kayak gitu, aku gapapa ko , kan aku juga yang bikin kamu hamil, masa aku nyalahin kamu" jawab lexi yang mencoba menenangkan yui.


Yui hanya menangis sambil memeluk lexi , rasa pedih di matanya karna terus menerus menangis membuat rasa kantuknya muncul.


Yui pun tertidur di pelukan lexi,beban pun sedikit berkurang dengan adanya lexi di sisinya.Lexi mengelus-elus rambut yui yang panjang dan terurai indah.Mereka berdua tertidur bersama , seperti baru saja memecahkan masalah yang beberapa hari ini mengganggu.


Hari hari berlalu , Momen pahit dalam hidup mereka sedikit terlupakan, ibu yui sudah mampu menerima kenyataan begitupun ibunya lexi.Sementara itu..Lexi yang semakin perhatian pada Yui pun membuat kedua orang tua mereka sedikit lega.


Tapi..Masalah kadang datang bukan hanya dari keluarga..Melainkan dari pandangan masyarakat.


"Eh.. liat deh cewek itu"Bisik seorang gadis kepada temanya. Gadis cantik memakai dress ketat warna navy dengan badan yang langsing bak model terkenal, di tambah lagi sepatu hak tinggi yang ia kenakan menambah kesan glamor di dirinya itu.


"Hamil ya?" jawab temanya.


"Masih muda..Sayang banget..ini nih karena pergaulan bebas..Malu-maluin pake daster dengan perut buncit ke mall" Ejeknya wanita cantik itu samar-samar terdengar di telingaku.


"Kamu kalau jalan sama dia kayak angka 10 tau hahaha"


Aku yang tak tahan mendengar ocehan mereka langsung berlari pergi dari tempat itu , aku juga merasa semua pandangan tertuju ke perutku yang mulai membesar.Aku malu!!!


Sesampainya di rumah, yui bergegas menuju kamarnya.

__ADS_1


Brakkkkk


Suara pintu kamar yui.


"Kamu kenapa sayang?" Tanya lexi yang heran dengan tingkah yui.


"Gapapa" jawab yui ketus dengan muka penuh amarah.


"Ayo dong cerita sama aku , kamu itu harus terbuka sama suami kamu!" Pinta Lexi dengan lembut,Ia memeluk ku dan mencium keningku.


"Aku malu yang! tadi pas aku ke mall semua orang ngomongin aku! aku tuh gak bisa kayak gini terus! aku mau di rumah aja! gak mau kemana-mana!" Rengek yui dengan manjanya pada lexi.


"Iya iya aku ngerti , sekarang kalau kamu butuh apa-apa bilang ke aku aja ya..Biar aku yang beliin" jawab lexi sambil tersenyum.


"Beneran ya?" tanya yui sambil menyenderkan kepalanya ke bahu lexi.


"Iya sayang..Udah sana mandi , jam segini belum mandi, bau asem tau" Ucap lexi yang mencoba menghibur yui.


"Ih kamu mah , malah ikut-ikutan ngeledek! aku ngambek nih" Rengek yui sambil memonyongkan bibirnya dan mengembungkan pipinya.


"Jangan ngambek dong, Nanti jatah aku malem ini gimana?" Ucap lexi merayu yui sambil menggelitikinya.


"Iya iya gak ngambek hahaha..Geli tau udah ihhh!! aku mau mandi!"


Yui pun tersenyum kembali karna canda gurau lexi.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2