Istri Comel Pilihan Abi

Istri Comel Pilihan Abi
Boncabe 3


__ADS_3

Jika Bu Tejo menangisi nasibnya karena sang suami menikah lagi, beda halnya dengan Sani alias Bu Bejo. Kini Bu Bejo mengalami stroke setelah putra kesayangannya berniat untuk menikahi janda beranak lima. Bu Bejo yang selalu mengucapkan "Mit amit jabang bayik" kala berpapasan dengan Hana, kini menuai hasil dari ucapannya sendiri. Ia tidak menyangka bahwa Ranto, putra tercintanya menaruh hati pada Rumi, janda beranak lima. Anak Rumi masih kecil-kecil. Paling kecil berusia satu tahun, sedangkan yang paling besar berusia sembilan tahun. Bisa dibilang, mantan suami Rumi giat bekerja keras memproduksi anak. 🙊 Setelah memiliki lima anak, suami Rumi menggugat cerai istrinya karena terpesona pada gadis SMA. Wahhhh ... benar-benar bukan suami idaman. Jangan ditiru ya guys ....!!! 😌


Meski Bu Bejo tidak memberikan restu, Ranto tetap bersikukuh untuk segera menghalalkan Rumi. Cinta memang terkadang membutakan mata, hati dan akal pikiran seseorang. Nasib Bu Bejo sangat bertolak belakang dengan nama panggilannya. Bejo yang berarti beruntung, namun nasib Bu Bejo malah buntung. Hemmm ... oleh karena itu, jangan sampai kita mencela seseorang. Bisa jadi kita malah lebih buruk dari pada orang yang dicela. Betul tidak? 😁


Rembulan masih setia menemani sepasang kekasih yang tengah bercengkrama. Mereka adalah Hana dan Fadhil. Dua insan yang disatukan dalam ikatan cinta yang halal atas kehendak dan ridhoNya.


Fadhil dan Hana berbaring di atas ranjang. Fadhil memeluk tubuh istrinya, sedangkan Hana menenggelamkan kepalanya pada dada bidang sang suami. Aroma rambut Hana bagaikan candu bagi Fadhil, sehingga ia sangat gemar mencium rikma istrinya.


"Mas, jika anak kita kembar dan keduanya perempuan, Mas Fadhil akan memberi nama siapa?"


Fadhil menautkan alisnya. Seolah ia sedang berpikir. "Mmm ... bagaimana jika kita beri nama Syafa dan Syifa. Syafa berarti memberi syafa'at, sedangkan Syifa memiliki makna penyembuh atau penawar."


"Jika laki-laki semua ...."


"Jika laki-laki kita beri nama Fadlan dan Fadli. Fadlan memiliki makna keutamaan, sedangkan Fadli berarti kelebihan."


"Mmmm, berarti jika anak kita kembar laki-laki dan perempuan ...."


"Kita beri nama mereka Fadlan dan Syafa. Atau ... Fadli dan Syifa." Terlukis senyuman indah di bibir Hana saat mendengar jawaban dari suaminya. Hana membayangkan bila anak mereka benar-benar kembar. Pasti hari-harinya akan bertambah menyenangkan. Rumah sang mertua semakin ramai dengan kehadiran dua orang anak kembar.


"Semoga anak kita benar-benar kembar dan senantiasa diberi kesehatan serta keselamatan, ya Mas."


"Iya Sayang, aamiin yaa Allah. Besok mas Fadhil akan mengantar Humaira untuk melakukan USG, supaya segera tau, buah hati kita kembar atau tidak," balas Fadhil dengan menampakan senyuman yang mengembang.


"Heem Mas, jika buah hati kita kembar, abi dan ummi pasti akan bertambah bahagia. Hana baru tau bahwa ummi memiliki saudara kembar, sewaktu kita menikah dulu."


Fadhil mencium pucuk kepala Hana dengan penuh perasaan. Di dalam hati Fadhil melangitkan pinta, semoga Hana selalu diberikan kebahagiaan dan dijauhkan dari kedukaan. Sungguh, hati Fadhil terasa ngilu saat melihat Hana meneteskan air mata kesedihan.

__ADS_1


🌹🌹🌹


Setelah terus berikhtiyar dan melangitkan pinta, kini Kirana pun mengandung anak kedua. Betapa bahagianya Keanu dan Abimana, saat Kirana menunjukkan hasil tes bahwa ia positif hamil.


Selama masa kehamilannya, Kirana tidak ingin berdekatan dengan suaminya. Bahkan ia selalu uring-uringan jika Abimana nekat mendekatinya. Sangat bertolak belakang dengan Hana yang selalu ingin menempel pada Fadhil.


Saat ini, Kirana sedang menyiapkan menu makanan untuk sahur. Abimana dan Keanu terlihat berjalan ke arah Kirana yang sedang asik menata piring dan gelas di atas meja.


"Bunda...." Keanu memeluk pinggang bundanya dari belakang. Kirana pun membalikkan badannya. Ia usap rambut Keanu dengan penuh kasih sayang.


"Bubun..." Abimana merentangkan kedua tangannya, bersiap untuk memeluk sang istri. Namun Kirana tidak memberi sambutan. Bahkan ia menutup hidung karena perutnya serasa mual jika menghirup aroma tubuh Abimana.


"No Ayah, jangan mendekat! Tubuh Ayah bau banget, bunda nggak kuat."


Seketika tubuh Abimana serasa lemas. Sebenarnya ia ingin sekali memeluk istrinya, namun apa mau dikata, Kirana benar-benar mual bila berdekatan dengannya.


"Bund, Ayah nggak bau. Bahkan Ayah sudah menghabiskan parfum Keanu sebelum mendekati Bunda. Berarti Keanu juga bau dong, karena Ayah dan Kean memakai parfum yang sama." Keanu bersedekap. Ia benar-benar tidak rela jika sang ayah dibilang bau. Apalagi parfum yang dipakai oleh Abimana adalah parfumnya.


"Sulit menjelaskannya Kean. Bawaan wanita hamil itu berbeda-beda. Mungkin adik Kean yang berada di dalam rahim bunda, benar-benar tidak ingin berdekatan dengan Ayah."


Keanu menautkan alisnya. "Ayah kan sayang Bunda dan adik, kenapa adik malah nggak mau berdekatan dengan Ayah? Bahkan proses pembuatan adik, dilakukan oleh Ayah dan Bunda, bukan Bunda sendirikan? Meski ... Keanu nggak faham gimana proses pembuatan adik."


Ya salaammmm ... Ingin rasanya Abimana tertawa terpingkal-pingkal mendengar ucapan putranya yang sangat polos. Sedangkan Kirana, netranya membulat sempurna. Di dalam hatinya ia mengucap istighfar berulang kali.


"Ayah, Bunda, tolong jelaskan proses pembuatan adik pada Kean! Apa mungkin ... sama seperti membuat adonan roti atau membuat patung dari kayu, persis di cerita Pinokio?"


Abimana dan Kirana saling berpandangan. Lidah mereka serasa kelu untuk berucap. Bagaimana mereka akan menjawab pertanyaan Keanu seraya menjelaskan proses pembuatan adik.

__ADS_1


Senyum terbit di bibir Kirana saat menemukan jawaban yang menurutnya bisa diterima oleh Keanu.


Kirana meminta Abimana dan Keanu untuk duduk terlebih dahulu sebelum memberikan jawaban, bagaimana proses pembuatan adik kepada putranya.


"Mmm ... begini Sayang. Adik dibuat dari benih yang berasal dari tubuh Ayah dan sel telur dari tubuh Bunda. Benih dan sel telur tersebut digabungkan di dalam rahim yang terletak di dalam perut Bunda, lalu jadilah Adik. Nah, agar benih dan sel telur itu bisa bergabung, maka Ayah dan Bunda harus tidur berdua, tanpa diganggu oleh siapapun."


Keanu manggut-manggut, pertanda bahwa ia sudah mengerti jawaban serta penjelasan dari bundanya mengenai proses pembuatan adik.


"Ohhhh, begitu ya Bunda?"


"Iya Sayang. Kelak, jika Keanu sudah dewasa, pasti putra bunda akan lebih dapat memahami."


"Heem, Bunda."


"Nah, yuk sekarang kita makan sahur! Jangan lupa berdoa terlebih dahulu!"


"Asiap Bunda." Keanu dan Kirana mengembangkan senyuman.


Seulas senyum terlukis di bibir Abimana saat menatap wajah ceria istri dan putranya. Abimana berucap syukur di dalam hati, atas anugerah Illahi yang begitu indah, yaitu kehadiran Kirana dan Keanu di dalam hidupnya. Rencana Allah memang sangat indah, meski harus melalui coba dan uji yang begitu berat.


🌹🌹🌹🌹


Again ....????


Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen penyemangat. 💓💓💓


Selamat berpuasa. Semoga kita dapat meraih keberkahan Ramadhan. 🙏😇😇

__ADS_1


Trimakasih dan happy reading 💓💓💓


__ADS_2