Istri Comel Pilihan Abi

Istri Comel Pilihan Abi
Anugerah Terindah


__ADS_3

Setelah ke luar dari mobil, Abimana membukakan pintu untuk istrinya. Dengan perlahan, Kirana ke luar dari dalam mobil dengan menggendong Keanu.


Kedua netra Kirana menampakan binar kebahagiaan, tatkala melihat rangkaian bunga mawar putih yang menghiasi teras rumah. Di atas pintu rumah terpasang papan yang bertuliskan, "Welcome Baby Keanu and Mom."


.


.


"Ayo Bund, kita masuk ke dalam rumah!" ajak Abimana sembari membuka pintu rumah dengan perlahan.


CEKLEK


Pintu pun terbuka. "Surprise...." teriak orang-orang yang sudah berada di dalam rumah. Ternyata Abimana mempersiapkan kejutan untuk wanita yang sangat dicintainya, dengan bantuan keluarga dan para sahabat.


"Ya Allah, Bie...." Kirana terkesiap. Ia benar-benar tidak menyangka jika akan mendapatkan kejutan yang luar biasa.


"Welcome, Sayang," ucap Shela disertai senyuman yang mengembang, kedua tangannya di rentangkan. Shela adalah mama Raikhan. Wanita paruh baya berparas cantik itu sangat menyayangi sahabat putranya, karena semasa SMA Kirana sering berkunjung ke rumah besar keluarga Abraham.


"Tante Shela." Kedua netra Kirana berbinar. Ia merasa sangat bahagia bertemu dengan Shela.


"Iya Sayang, maaf tante tidak bisa datang ke acara aqiqah baby Keanu. Tante dan Om baru satu minggu pulang dari Korea." Shela mengecup pipi kanan dan pipi kiri Kirana secara bergantian.


"Tidak apa-apa, Te. Ke Korea, karena ada urusan bisnis atau ...."


"Emmmmm, Tante dan Om hanya berlibur. Tante ingin bertemu dengan aktor-aktor tampan Korea, terutama Lee Min Ho." Shela tersenyum lebar. Semua yang mendengar ucapan Shela pun ikut tertawa.


"Tante bertemu dengan Lee Min Ho?"


"Sayang sekali tidak." Wajah Shela berubah sendu.


"Jangan bersedih Te! Putra Tante kan wajahnya mirip Lee Min Ho." Kirana terkekeh.


"Ehemmm, pria lain dipuji," sahut Abimana yang masih berdiri di belakang istrinya.


"Upsss, ada yang cemburu. Tapi kenyataan lho Bim, apa yang dikatakan oleh istrimu. Putra tante memang wajahnya mirip Lee." Shela tertawa geli melihat ekpresi wajah Abimana yang menampakan kecemburuan.


"Sudah, sudah! Bima, ajak istrimu duduk di sofa!" pinta Arini kepada putranya disertai seulas senyum.


"Baik, Bu. Ayo Bund, kita duduk dulu!" ajak Abimana.


"Iya Bie." Abimana dan Kirana mendaratkan pantatnya di sofa. Mereka berdua duduk berhadapan dengan Raikhan dan Alya.


"Rai, trimakasih sudah membantuku mempersiapkan kejutan untuk istri comel."


"Yoi, Bim. Semoga kamu senang ya Markonah. Ada kejutan lagi yang sudah kami persiapkan untuk Keanu dan bundanya, di kamar kalian." Raikhan mengulas senyum.


"Benarkah?" tanya Kirana. Kedua netranya membulat sempurna.


"Iya, Alya yang mengusulkan." Raikhan melirik Alya, wanita yang sangat dicintainya.


"Makasih ya Al." Kirana menatap wajah Alya, bibirnya terhias oleh senyuman.

__ADS_1


"Sama-sama Mbak Kiran. Semoga Mbak Kiran suka ya," balas Alya, bibir ranumnya menyunggingkan senyum.


"Iya Al. Lho, di mana Allyra?"


"Allyra sedang bermain dengan Nissa, Mbak. Mereka berdua bersama Mas Ilham dan Mbak Suci di taman belakang."


"Owhhh, kapan kalian akan memberikan Allyra adik?" goda Kirana.


Alya dan Raikhan saling berpandangan. "Insya Allah, sebentar lagi Mbak. Aku sudah hamil delapan minggu."


"Masya Allah, wah... selamat, selamat untuk kalian." Kedua netra Kirana berbinar mendengar ucapan Alya.


"Trimakasih Mbak."


"Sama-sama Al."


"Ehem, kapan kalian memberi Keanu adik?" timpal Raikhan.


"What?" kedua netra Kirana membulat sempurna.


"Rai, putra kami baru berusia dua bulan. Kasihan dong kalau langsung tancap gas," balas Abimana.


"Nggak masalah Bim. Mumpung Keanu masih berusia dua bulan, gercep aja dech! Tinggal membesarkan dua anak sekaligus." Raikhan tersenyum lebar.


"Haisssshhhh, aku-nya yang nggak sanggup, Jo." Kirana mengerucutkan bibirnya. Kirana memanggil Raikhan Jo, Paijo.


"Loh kenapa nggak sanggup, Markonah?"


"Memangnya melahirkan seorang anak itu seperti ayam bertelur, Paijo?" cebik Kirana.


"Tuan dan Nyonya, mari kita bersantap! Makanan sudah siap," ajak Asti. Kirana tidak menyangka, ternyata Arif dan Asti juga hadir di rumahnya.


"Asti?"


"Yapzzz, Mbak Kiran. Mari kita makan-makan!"


.


.


Abimana, Kirana, Alya dan Raikhan beranjak dari duduk kemudian berjalan menuju taman belakang. Rupanya seluruh keluarga besar Abimana dan Kirana beserta para sahabat, sudah duduk di kursi yang telah disediakan.


Taman yang berada di belakang rumah, di sulap bagaikan taman kerajaan yang dihiasi rangkaian bunga mawar putih.


Kursi khusus untuk Kirana dan Abimana bertabur kelopak bunga mawar putih.


Meja saji diletakan di bagian tengah. Tempat duduk dan mejanya berwarna serba putih. Kirana semakin takjub melihat kejutan yang diberikan oleh Abimana beserta keluarga dan para sahabat.


Setelah semuanya duduk, mereka pun mulai menikmati hidangan yang telah disajikan, sembari mendengarkan lagu dari salah satu band asal Jogja.


Melihat tawamu mendengar senandungmu

__ADS_1


Terlihat jelas di mataku warna-warna indahmu


Menatap langkahmu meratapi kisah hidupmu


Terlihat jelas bahwa hatimu anugerah terindah yang pernah 'ku miliki


Sifatmu nan selalu redakan ambisiku


Tepikan khilafku dari bunga yang layu


Saat kau di sisiku, kembali dunia ceria


Tegaskan bahwa kamu anugerah terindah yang pernah 'ku miliki


Belai lembut jarimu, sejuk tatap wajahmu


Hangat peluk janjimu, oh


Belai lembut jarimu, sejuk tatap wajahmu


Hangat peluk janjimu


Anugerah terindah yang pernah 'ku miliki


Belai lembut jarimu, sejuk tatap wajahmu


Hangat peluk janjimu, oh


Belai lembut jarimu, sejuk tatap wajahmu


Hangat peluk janjimu


Anugerah terindah yang pernah 'ku miliki


Usai mengakhiri lagunya, vokalis band berjalan membawa buket bunga mawar putih, kemudian ia serahkan kepada Kirana dengan sedikit membungkukkan punggungnya disertai senyuman yang terhias di bibir.


Semua bertepuk tangan. Raut wajah bahagia terlukis di wajah cantik Kirana ketika menerima buket bunga mawar putih dari Bang Duta.



"Bie, trimakasih. Kejutan kalian so sweet sekali." Kirana mencium pipi suaminya dengan penuh kelembutan. Baby Keanu yang berada di pangkuan Kirana, mengembangkan senyuman, seolah ikut merasakan kebahagiaan sang bunda.


"Sama-sama Cintaku." Abimana mencium kening istrinya.


"Ehemmmm, jangan lupa kejutannya masih ada lagi!" Seketika Abimana dan Kirana menoleh ke arah asal suara, Raikhan. Pria berparas tampan mirip dengan Lee Min Ho.


🌹🌹🌹🌹


Ehemmm UP ke dua 😁😁😁 Kira-kira, apalagi ya surprise untuk Kirana???? Yang kangen si uler keket, insya Allah next episode ya readers.


Jangan lupa lho like-nya 👍👍👍

__ADS_1


Trimakasih and happy reading ❤❤❤



__ADS_2