Istri Comel Pilihan Abi

Istri Comel Pilihan Abi
Berbuka Puasa


__ADS_3

Setelah memberikan buket bunga mawar putih, vokalis band menyanyikan lagu berikutnya, yang berjudul "Kisah Klasik." Lagu yang mengisahkan tentang kawan ataupun persahabatan. Semua yang mendengarnya seolah terhipnotis oleh lagu tersebut. Memory mereka kembali pada saat duduk di bangku sekolah. Masa yang paling indah dan tak akan terlupa. Alya teringat persahabatan yang ia jalin bersama Arif, Aldi, Vita, Dara, Ale, Ardhi, dan Rudi. Sedangkan Kirana, wanita cantik itu teringat kekonyolannya sewaktu SMA. Saat SMA, Kirana bersahabat dengan Abimana, Raikhan, dan plaboy cap kadal, Fahrie.


Semua nampak larut, tanpa terasa bibir mereka pun ikut bernyanyi.


.


.


Seusai acara, para wanita dengan sangat antusias mendekati personel band untuk meminta foto bersama, tak terkecuali Kirana. Ia berikan baby Keanu pada suaminya, Abimana.


"Mas Duta, foto bareng yuk!" ajak Kirana dengan antusias. Duta menganggukan kepala disertai senyuman yang membuat para wanita klepek-klepek. Abimana hanya menggeleng-nggelengkan kepala melihat tingkah istrinya.


Shela yang sudah berumur hampir lima puluh tahun, seolah tidak mau kalah. Wanita paruh baya itu mendekati Bang Eros untuk meminta foto bersama. Bahkan bukan hanya berfoto dengan satu pose. Shela dan Eros, berfoto dengan sepuluh macam pose. Setelah berfoto, Shela mengunggah hasil foto mereka ke IG dan FB. Bahkan, Shela mengupload vidio penampilan para personel band tersebut ke youtube.


.


.


Setelah para personel band berpamitan, semua orang yang berada di rumah Abimana, mulai membantu membersihkan taman belakang. Tanpa membutuhkan waktu lama, taman pun bersih dan kembali seperti semula.


Raikhan meminta Abimana untuk membawa Kirana dan baby Keanu ke kamar.


"Bim, bawa anak dan istrimu ke kamar! Kami sudah mempersiapkan kejutan untuk mereka berdua."


"Baiklah, Rai. Kami tinggal dulu ya?"


"Iya Bim," balas Raikhan singkat.


"Ayo Bund, kita ke kamar!" Abimana merangkul pundak istrinya. Mereka berdua berjalan menaiki tangga


Sesampai di depan kamar, Abimana membuka pintu dengan perlahan.


CEKLEK


Kedua netra Kirana nampak berbinar. Wanita cantik itu terpukau dengan tampilan kamarnya yang baru.


"Masya Allah, Bie."


"Bunda suka?"


"Tentu saja Bie. Alya benar-benar pintar menata kamar kita sehingga terlihat lebih cantik."



"Iya Bunda. Alya menata kamar kita dibantu oleh Raikhan."


"Kita harus berterimakasih kepada keluarga dan para sahabat yang telah membantu Hubby, memberikan surprise yang luar biasa ini untukku."


"Baiklah Bunda. Emmmm.... Bunda tidak memberiku sesuatu untuk berterimakasih?" Abimana mengerlingkan mata disertai senyuman khasnya.


"Aku memberikan hati dan juga ragaku sepenuhnya untuk Hubby." Kirana mengembangkan senyuman.


"Jadi, nanti malam kita ...."


Kirana mengangguk pelan, wajahnya dipenuhi rona merah.

__ADS_1


"Iya Bie. Hubby sudah bisa berbuka puasa."


"Yessssss, trimakasih Bunda." Abimana berteriak kegirangan, meluapkan kebahagiaan karena malam nanti akan berbuka puasa setelah lebih dari empat puluh hari menahan hasrat.


Abimana mencium pucuk kepala istrinya, menuangkan perasaan cinta yang mendalam.


Abimana dan Kirana melangkahkan kaki memasuki kamar mereka.


"Bund, tidurkan baby Keanu di ranjangnya!"


"Iya Bie." Kirana menaruh baby Keanu di atas ranjang kecil dengan perlahan. Bayi mungil itu tertidur setelah puas meminum asi.


"Bie....."


"Ya."


"Aku mandi dulu ya?"


"Iya Bund, tapi...."


"Tapi, apa Bie?"


"Beri aku tanda cintamu dulu!" Abimana menarik tangan istrinya dan mendekatkan wajah mereka.


Meski sering melakukannya, namun kali ini jantung Kirana berdetak lebih kencang, seolah baru pertama kali wajahnya dan wajah Abimana saling berdekatan. Kedua netra mereka saling mengunci.


"Bund, berikan sekarang! Atau aku yang akan memberikannya?"


"Bie," suara Kirana tercekat karena menahan gejolak rasa.


Mereka berdua saling menempelkan bibir, hingga bibir keduanya pun saling bertautan. Abimana dan Kirana menuangkan perasaan cinta melalui tautan bibir yang semakin mendalam.


Setelah cukup lama bertaut, perlahan keduanya saling melepaskan tautan bibir dan tangan mereka.


"Bund, mandilah!"


"Iya Bie."


.


.


Kirana segera membersihkan badannya dengan air yang keluar dari shower. Bibirnya melengkung menampakan senyuman tatkala terbayang perlakuan Abimana yang semakin membuatnya jatuh cinta.


Setelah membersihkan badannya, Kirana segera mengenakan handuk kimono.


CEKLEK


Kirana membuka pintu dengan perlahan, kemudian melangkahkan kaki ke luar dari kamar mandi. Kedua netranya menyapu seluruh ruangan, namun tidak terlihat sosok suami yang sangat dicintainya, Abimana.


"Bund...." Tiba-tiba Abimana sudah berdiri di belakang, ketika Kirana akan berganti pakaian.


Kirana terkesiap, ia pun menoleh ke belakang.


"Bie.... Dari mana?"

__ADS_1


"Dari bawah, menemui keluarga kita dan para sahabat."


"Mereka masih berada di bawah?"


"Baru saja mereka pulang, Bund. Mereka menitipkan salam untuk Bunda dan Keanu."


"Mengapa mereka tidak berpamitan langsung padaku, Bie?" wajah Kirana berubah sendu.


"Sepertinya mereka tidak ingin mengganggu Keanu, Bund. Jangan bersedih! Toh besok mereka akan berkunjung ke rumah kita lagi." Abimana mengusap pipi istrinya.


"Iya Bie."


"Bund, ada titipan dari Tante Shela." Abimana menyerahkan kotak kado berwarna merah marun.


Kirana menerima kotak tersebut kemudian membukanya. Kedua netra Kirana membulat sempurna tatkala melihat isi kotak kado pemberian Shela. Lingerie warna merah yang teramat seksi.


Abimana tersenyum melihat ekspresi istrinya.


"Bie, Tante Shela memberikan pakaian kurang bahan lagi." Kirana memperlihatkan lingerie warna merah tersebut kepada suaminya.


"Iya, aku suka jika Bunda mengenakannya."


"Hishh Hubby, pasti pikirannya sudah traveling kan?" cebik Kirana.


"Hhehehe, iya." Abimana menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


🌹🌹🌹


Sang dewi malam mulai menyapa dengan sinarnya, ditemani hembusan sang bayu, menyejukan raga yang sudah mulai panas. Sepasang suami istri terbuai dalam manisnya mereguk surga dunia. Keduanya menumpahkan rasa cinta dengan melakukan ritual bernilai ibadah.


"Trimakasih Bunda." Abimana mencium kening istrinya dengan penuh kelembutan setelah menyudahi ritual yang semakin mempererat ikatan cinta sepasang suami istri.


"Iya Bie," balas Kirana lirih. Seolah mengerti apa yang sedang dilakukan oleh kedua orang tuanya, baby Keanu masih tertidur pulas.


Kirana beranjak dari ranjang kemudian berjalan menuju kamar mandi. Kirana membersihkan badannya dengan air hangat, agar ketika Keanu meminta minum, putin* bundanya sudah bersih.


Sesudah membersihkan badannya, Kirana membuka pintu kemudian berjalan mendekat ke arah ranjang bayi. Terlihat Keanu sudah terbangun dan menampakan senyumannya. Wajah Keanu Putra Abimanyu sangat lucu dan tampan, perpaduan antara wajah Abimana dan Kirana.


🌹🌹🌹🌹


Readers, maaf belum bisa mengetikan part Diana... 😅😅😅🙏🙏🙏 Maaf juga jika bertebaran typo/ salah ketik. 😌🙏🙏


Jangan lupa untuk selalu menyemangati author


Tinggalkan jejak like 👍


Beri komentar


Rate 5 ⭐⭐⭐⭐⭐


Vote atau hadiah jika berkenan


Klik emote ❤ untuk fav karya


Trimakasih and happy reading ❤❤❤

__ADS_1



__ADS_2