Istri Comel Pilihan Abi

Istri Comel Pilihan Abi
Ending (Benar-Benar End)


__ADS_3

Tanpa terasa dua minggu telah berlalu. Saat ini, Adam dan Mishel bersiap untuk melangsungkan akad nikah di desa Pule, karena di desa itu lah mereka berdua dipertemukan kembali.


Akad nikah berlangsung sangat khidmat dan diselimuti oleh keharuan. Kedua mempelai benar-benar tidak menyangka, jika sang penulis skenario menggoreskan kisah cinta terindah untuk mereka, meski di awali dengan lika-liku cinta yang terkesan rumit serta menorehkan luka.


Usai acara akad nikah, Adam, Mishel, keluarga, para sahabat, kepala desa Pule dan para warga, berangkat menuju kota.


Acara resepsi dilangsungkan di kota. Tepatnya di halaman rumah besar Rizal.


Adam beserta keluarga besarnya, mengemas resepsi pernikahan dengan tema pesta rakyat yang unik dan sederhana. Makanan dan minuman disajikan lengkap dengan gerobaknya. Ada berbagai menu angkringan, soto, bakso, sate, makanan khas Jogja, ronde, dan masih banyak lagi.


Adam dan Mishel mengundang seluruh keluarga besar, para sahabat, para tetangga, dan semua warga desa Pule.


Adam dan Mishel memberikan senyum kepada semua tamu yang hadir di acara resepsi pernikahan mereka. Keduanya diapit oleh orang tua mereka, Rizal, Rahma, Raka, dan Melly.


Tetiba netra Adam dan Mishel berotasi sempurna tatkala melihat Kirana, Abimana dan ketiga buah hati mereka keluar dari kereta mini diikuti oleh beberapa orang yang membawa kado seraya melambaikan tangan disertai senyuman yang merekah.


"Bim, siapa mereka?" tanya Adam setelah Abimana berdiri tepat di hadapannya.


Abimana mengulas senyum. Ia melirik wanita cantik yang berdiri di sampingnya. "Istri comelku yang akan menjawab siapa mereka, Dam."


Adam menggulirkan pandangannya ke arah Kirana. Ia tatap wajah Kirana dengan intens. "Ran, jelaskan siapa para tamu yang hadir bersama kalian!"


Kirana tersenyum nyengir. "Mmm ... Dam, mereka para tamu spesial yang berkenan memberi komentar di boncabe. Karena mereka lah, mbak Ay bersedia menyatukan kamu dengan Mishel. Meski, ada lebih dari satu orang yang masih berharap, Adam Rizal Syaputra bersatu lagi dengan Hana Maulida Putri."


Adam dan Mishel manggut-manggut setelah mendengar penjelasan yang dituturkan oleh Kirana.


"Mas Adam, Mbak Mishel, selamat atas pernikahan kalian berdua. Semoga sakinah mawadah warohmah. Sebenarnya saya masih berharap, Mas Adam bersatu kembali dengan Hana, atau ... setidaknya Mas Adam berjodoh dengan saya," ucap kak Heni S sembari memberikan kado kepada kedua mempelai.


"Trimakasih kak atas doa dan dukungannya selama ini. Mohon maaf, saya dan Hana tidak ditakdirkan untuk menjadi sepasang suami istri karena kejahilan othor ICPA. Semoga kakak mendapatkan seorang imam yang lebih saleh dari pada saya," balas Adam disertai senyuman khas yang menawan.


Setelah kak Heni S, para tamu spesial yang lainnya pun mengucapkan selamat kepada kedua mempelai secara bergantian. Mereka adalah kak Ummu Atiyah, Mie 723, Rini fitria 308, Novita Ningrum, Naila Putri, Juanita lemah, Erna Susanty, Nana Herlina, Paus Al Baihaqi, Lissa Martalia, Mamta Damar, Dzulqarnain Riyadhi, Zaroah Zaroah, Ruli Dwi Utami, Ismiyati, Yulia Cahyono, Muhammad Risky, Naura Ragad, Wulan, Andin Kirana, Susi Susilawati, Siti Kholisoh, Ida Khanza, Mas Ewek, Vayyeit, dan Ela Nurhayati. (Mohon maaf jika ada yang terlewat 🙏😅) Para tamu spesial mempersembahkan doa serta hadiah berupa bunga-bunga dan vote sebagai bentuk dukungan untuk ICPA, karya othor serbuk gergaji. 😁

__ADS_1


Netra Adam dan Mishel kembali berotasi sempurna tatkala melihat gadis-gadis, emak-emak, dan beberapa cowgan turun dari mobil odong-odong. Mereka adalah para penulis hebat yang telah berkenan mendukung ICPA.


"Selamat ya Mas Adam, Mbak Mishel, semoga pernikahan kalian langgeng, sakinah mawadah warohmah," ucap Kak Rasti Yulia sembari memberikan kado.


"Trimakasih Mbak Rasti atas doa, kado, dan dukungannya selama ini," balas Adam. Ia menerima kado tersebut disertai senyuman yang merekah.


"Selamat Adam, Mishel ... pada akhirnya kalian menikah juga. Sebenarnya aku belum ikhlas melepasmu Dam. Namun apa daya, kita berada di dunia yang berbeda," ucap Kak Shelly sembari memeluk Adam dengan erat. Tak terasa bulir-bulir kesedihan menetes tanpa permisi. Adam mengusap punggung Kak Shelly seraya memberi ketenangan.


"Ikhlaskan aku Shel! Lagi pula di dunia nyata, kamu sudah memiliki tiga orang anak. Bahkan kamu dan suami, sedang memproses anak yang ke empat, kan?" 😁😁🙏


"Tapi Dam ..." Kak Shelly mengurai pelukannya. Ia seka jejak air mata yang membasahi wajah dengan jemari tangan.


"Mbak Shelly, ikhlaskan Adam hidup bersanding selamanya denganku. Jika Mbak Shelly tidak ikhlas, bagaimana bila kita tukeran suami?" tantang Mishel.


Bibir Kak Shelly mencebik. "Ishhhh, nggak mau nggak suka gelay."


Setelah kedua author hebat itu berlalu dari hadapan Adam dan Mishel, author hebat yang lainnya pun secara bergantian memberi ucapan selamat kepada sepasang mempelai. Mereka adalah Zinnia Azalea, Ghassani, Esti W, Arsy (Roro Jihan), Rara, Nofi Kahza, Cahya, Ririn Rira, Dewi Triana, Hesti Heryanti, Dina Yomaliana, Lux Pras, OP-Pro, Dian Anggraeni, Safira Riska, Jessica, Azura One, Rozh, Ainy, Mellysha Eksprisa, Mery Hakim, Indri Syachid, dan Lien Machan. (Mohon maaf jika ada yang terlewat) 😅🙏


.


.


Para mama muda terlihat sedang asik mengobrol sembari menyus** tiga bayi tampan di salah satu kamar yang disediakan untuk tamu.


Bayi tampan pasangan Abimana dan Kirana bernama, Dylan Putra Abimanyu.


Bayi tampan pasangan Raikhan dan Alya bernama, Dhava Alfathan.


Bayi tampan pasangan Arif dan Asti, bernama Damar Rizal Syaputra.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Rembulan nampak tersenyum malu-malu tatkala menyaksikan sepasang pengantin baru yang sedang memadu kasih, mereguk kenikmatan surga dunia. Adam begitu lihai memimpin permainan. Wajar, karena Adam sangat berpengalaman 😌. Mishel pun seakan terbang ke nirwana karena sentuhan-sentuhan Adam.


Adam tersenyum bahagia dan teramat bersyukur karena telah memiliki seorang istri yang masih menjaga kesuciannya. Berkah bagi seorang Adam karena diberikan anugerah cinta terindah, Mishel Larasati. Wanita yang masih bersegel, sedangkan Adam bukanlah seorang perjaka melainkan duren (duda keren).


Seakan tak mau kalah dengan sepasang pengantin baru, Fadhil dan Hana pun tengah memadu kasih di atas ranjang. Mereka tenggelam ke dalam asmaraloka, mereguk kenikmatan surga dunia. Fadhil dan Hana, menyatukan raga yang bernilai ibadah.


Hemm ... rupanya Abimana juga tak sabar ingin melakukan ritual penyatuan raga setelah beberapa minggu tidak mendapatkan jatah.


"Bund, sudah waktunya ayah berbuka, kan?"


"Sudah, Yah."


"Alhamdulillah," pekik Abimana. Ia mendaratkan kecupan di kening istrinya. Raut wajah Abimana nampak dihiasi oleh binar-binar kebahagiaan.


Setelah mengucap doa sebelum bersenggama Abimana pun mulai melakukan proses penyatuan raga. Namun sayang, ketika hampir klimaks terdengar suara bayi mereka.


Oe ... oe ... oe ...


Bagai diguyur air es, Abimana mencoba menenangkan sesuatu yang sudah bersiap untuk menghujam. "Ya Allah, padahal kurang sedikit lagi ...."


"Sabar ya Bim, sebagian besar readers sedang berpuasa, jadi ... nggak baik jika membuat pikiran mereka travelling," said author. 😬


🌹🌹🌹


Pada akhirnya semua pasangan ICPA, hidup dengan bahagia. Cinta yang selalu di bawa dalam doa, kini bersambut dan menyatu. Tidak ada yang tak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Belum bukan berarti tidak. 💓💓💓


Ribuan trimakasih author ucapkan kepada para readers dan sobat author yang telah berkenan membaca serta memberikan dukungan untuk karya author remahan serbuk gergaji ini. Semoga ke depannya, author dapat menghasilkan karya yang lebih menarik dan berkualitas serta bermanfaat. 🙏🙏🙏


ICPA hanya goresan kisah yang berdasarkan kehaluan dan masukan dari beberapa sahabat author. Di kisah ICPA author juga menyelipkan sedikit serpihan-serpihan kenangan sebagai pengingat diri agar dapat selalu bersyukur atas nikmat dan kasih sayang yang diberikan Illahi usai menyentuhkan ujian sebagai bentuk rasa cinta-Nya kepada insan yang lemah iman ini.


Mohon maaf bila author baru bisa UP ending ICPA pada hari ini. Karena di RL author tengah menghadapi ujian hidup. Jadi ... bukan hanya para tokoh ICPA saja yang harus melewati berbagai ujian hidup, akan tetapi authornya juga 😁😁😁

__ADS_1


Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan yang kita alami pada hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di masa mendatang. 💓💓💓


__ADS_2