ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
xxxxxx


__ADS_3

xxxxxx


...****************...


Sedang Zha di rumah di suapi buah oleh Dahlia dengan kasih sayang.


Leon yang datang dengan mata memerah.


" Nak. . !" panggil Dahlia pada Leon.


" Tidak usah munafik mi, langsung saja mami kesini mau ngapain ? apa mau ganggu kehidupan Leon lagi !?" kata Leon dengan nada tinggi.


" Leon dengarkan mami, mami hanya ingin mengajak kamu pulang nak, kulitmu kusam nak sekarang, kita harus atur rencana, aset itu semua sebenarnya atas namamu, milikmu, kau adalah pewaris tunggal, biarkan Zha sementara di sini, sedang kita diam - diam menafkahi Zha dan anak kamu " jelas Dahlia.


Leon tersenyum menyeringai menatap Dahlia.


" Anda anggap pernikahan itu apa ?" tanya Leon pada Dahlia.


" Leon ini mami sayang, mami hanya ingin kau mengambil hak kamu, luluhkan hati papi kamu nak " kata Dahlia.


" Walaupun kulitku kusam, aku jelek, itu bukan peduli anda, dan saya tidak akan meninggalkan istriku walau hanya sehari " kata Leon.


" Zha tolong bujuk suamimu, mami mohon !?" mohon Dahlia.


" Mi, Zha hanya ikut kak Leon, Zha juga tidak mau di tinggal kak Leon !?" jawab Zha membuat Dahlia semakin ciut.


" Mami dengar, istriku, sangat mencintaiku dan aku berkewajiban menjaganya " kata Leon.


" Zha hari ini jadwalmu periksa sayang, cepat mandi, ayo kita berangkat !" kata Leon menyuruh Zha, Zha hanya menurut walaupun sedikit lesu.


" Assalamualaikum ?" buk Minto.


" Waalaikum salam " Zha yang akan mandi langsung keluar dan memberikan kue dengan ornamen indah dan jumbo yang telah dia siap kan.


" Bagus sekali Zha !?" puji buk Minto.


" Ini sebenarnya harganya lima ratus ribu buk, karena masih promo Zha kasih empat ratus ribu tapi bilang sama orang lima ratus ribi ya bu de " kata Zha.


" Beres Zha. !?" kata buk Minto mengacungkan jempolnya.


Setelah transaksi buk Minto langsung pamit.


Leon sudah tidak mempedulikan maminya lagi dan lebih memilih cuek, ahirnua Dahloa pulang dengan kexewa, tanpa membiahkan hasil.


Zha dan Leon menuju tempat pelayanan ibu hamil yang di lakukan sebulan sekali, yang di sebut POSYANDU.


" Kak pulanglah, Zha tidak apa, kak !" suruh Zha.


" Kak Leon juga ingin tahu kesehatan baby twin " kata Leon.


Zha hanya menurut.


" Kak Yuyun ?" panggil Zha.


" Zha kamu sudah hamil, sudah nikah, ku kira hanya gosip belaka kamu nikah ?" kata Yuyun yang melihat perut Zha membuncit.

__ADS_1


" Ini siamiku kak, kak Leon kakaknya Arief !?" Zha mengenalkan Leon. Leon hanya tersenyum.


" Kak Leon. . . !" panggil petugas kesehatan yang kaget ketemu Leon.


" Siapa anda, kenapa anda kenal saya ?" Tanya Leon pada Yuyun.


" Kamu kak Leon kakak senior yang paling populer di kampus xxxx kan ?" tanya Yuyun.


???? Leon berpikir.


" Kak Leon, aku Yuyun yang sering kirim surat cinta padamu tapi tanpa kamu baca langsung kamu buang di tong sampah !" cerita Yuyun.


???? Leon masih berfikir.


" Yuyun. . ! oh ya saya ingat, kau salah satu juniorku yang ingin kenal dekat denganku ya dan salah satu yang mengidolakan aku?" tanya Leon dan di angguki Leon.


" Kau masih saja dingin !" kata Yuyun.


" Emang seperti itu !" kata Leon.


Setelah mengobrol Yuyun mulai memeriksa perut Zha.


" Baby twin ya Zha ?" tanya Yuyun.


Zha mengangguk dan di senyumi oleh Yuyun.


" Kau masih kecil sudah mengandung baby twin, yang penting jaga kesehatan ya ? dan jangan banyak pikiran, resiko punya suami tampan biasanya banyak pelakor yang ngantri " hibur Yuyun.


" Bayinya sehat detak jantungnya keduanya normal " kata Yuyun saat memeriksa pakai alat.


" Tidak, kak Yuyun sudah menikah dengan dokter tidak kalah tampan, aku dari dulu hanya fans denganya, apa lagi di majalah tersebar pengusaha sukses dengan puluhan prestasi dan penghargaan " cerita Yuyun.


" Ku kira kak Yuyun . . !" kata Zha terputus.


" Jadi kamu cemburu ? tenang saja Zha, suami kamu bukan pria sembarangan, kalau dia pria tidak baik, mungkin sudah banyak wanita yang hamil denganya, karena di tampan, wibawa, mempesona !" kata Yuyun.


" Terima kasih kak !" kata Zha.


Saat semua selesai Zha dan Leon mendapat tawaran periksa di klinik baru Yuyun, walaupun Yuyun pangkatnya sudah dokter kandungan, tapi dia masih bertugas sebagai bidan di kampungnya karena ingin membantu rakyat kecil.


Zha belum bisa menjanjikan, saat akan berpamitan Leon akan membayar Yuyun tapi Yuyun menolak, karena program pemerintah itu gratis.


" Kok, masih ada yang gratisan !?" tanya Leon.


" Masih dong, kan ini pedesaan !" kata Yuyun.


Merrka pulang, karena tempat kesehatan tidak seberapa jauh Zha dan juga Leon lebih memilih jalan kaki.


Di jalan Zha melihat ibu - ibu berkerumpul sedang memilih sayuran Zha jadi ikut nimbrung, dan mencari sayuran pilihan Leon, Leon masih sambil memeluk istrinya saat memilih sayuran yang di sukainya.


" Hai Ima, coba seperti Zha, walaupun tidak menikah di rumah dia di ajak suaminya ke tempat tinggalnya walaupun sekarang kembali kemari !" kata seorang ibu paruh baya, ibu A.


" Iya Ima, masa kamu hanya di hamilin lalu di pulangin, jangan - jangan kamu tidak menikah lagi " kata salah satu ibu B.


" Buk suami saya kan sibuk, bukan pengangguran seperti pak Leon sekarang !?" jawab Ima.

__ADS_1


" Walaupun, bangkrut, tapi Leon tidak menyerah, untuk mencari nafkah buat anak istrinya, dia masih berusaha, agar istrinya bisa makan " kata ibu B.


" Buk jangan debat,? " kata Zha.


" Biarin, aku sebel melihat, Ima selalu menjelekan kamu Zha, masih kecil sudah nikah, sudah kecentilan dan banyak lagi " kata ibu A.


" Apa lagi dia melihat suamimu bangkrut ! tambah nyinyir lagi, sedang suaminya, ntah siapa, ntah di mana, sudah hamil sebesar itu ?" kata ibu B.


Zha dan Leon tersenyum.


Brummmm


Brummm


Brummm


Motor sport, menghampiri Ima.


" Ini buk suami saya !" pamer Ima pada ibu - ibu, pada lelaki, yang tidak seberapa tampan tapi bodynya sport lebih tua dari pada Leon.


" Kamu . . .! " kata Leon yang kenal dengan pria tersebut.


" Pak Leon !" Arya pun ikut kaget.


" Kurang apa istrimu? sampai kamu rela hianati dia, demi wanita yang pas - pasan seperti ini !?" bentak Leon sambil menunjuk Ima.


" Dia tidak bisa memberiku anak !" jawab Arya.


" Istrimu masih punya rahim kan, berarti dia masih punya harapan untuk memiliki anak " jelas Leon.


" Dia menderita kista " kata Arya.


" Bangsssatt, keeeparat, !!"


Bugh


bugh


" Pria model apa kamu ini, istri sakit malah kau berhianat, dia butuh dukunganmu, dia butuh suport mu, aku pernah di posisi itu, tapi istriku tidak menyerah !" bentak Leon.


" Kau siapa pak Leon, kau bukan atasanku lagi, yang harus aku hormati " kata Arya meremehkan Leon.


" Walaupun kak Leon bukan atasanmu lagi, tapi kau akan semakin rendah !" kata Zha sambil menunjukan chatnya dengan Wati istri sah Arya.


Lalu ada seorang wanita cantik modis body bak gitar spanyol melempar koper pada Arya.


" Terima kasih Zha, kau telah membantuku " kata Wati pada Zha.


Para ibu - ibu semakin penasaran apa yang akan terjadi antara Arya dan Wati.


...----------------...


Para pembaca setiaku, maaf ya, seminggu yang akan datang, insyaallah tidak bisa post dulu, di karenakan akan mudik jauh.


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2