
Jangan lakukan itu ?
...****************...
" maaf kan aku sayang, kamu tidak apa - apa kan ? " tanya Arief pada Zha, sambil mengecup kening Zha .
" Tidak, ada kak Leon yang nolongin Zha " cerita Zha.
" sombong sekali tunangan Rudy, belum tahu siapa Angga reksa !?" gumam ibu- ibu.
" Iya ya "
" Iya ya " gumam orang di sana.
Rudy menarik Ima ke belakang.
" Aku kecewa sama kamu ?, jangan sampai perusahaan Reksa group menarik kerja samanya dengan Sriwijaya milik kita . .!?" kata rudy.
" Maafin aku Rud ?" kata Ima,
" Kamu harus mau meminta maaf sama pacar Arief " tegas Rudy.
Ima kaget " Tidak, dia hanya Zha anak tukang buruh pabrik . . . . !" kata Ima dengan penolakan.
" Kalau kau tidak mau minta maaf dengan siapa itu pacar Arief ?" kata Rudy terjeda.
" Zha " sahut Ima.
" Jangan harap aku memaafkanmu ? dan satu lagi kalau sampai perusaahaan Reksa group berhenti menyokong dana Sriwijaya Group, jangan harap aku akan menikahimu ?" ancam Rudy.
" Rud, kamu jahat. . . hiks hiks hiks, setelah ku berikan segalanya untukmu hingga yang berharga dalam hidupku kau akan meninggalkanku ? hiks hiks hiks " tangis Ima pecah.
" Hah barang berharga ?" kata Rudy, kita melakukan mau sama mau, dan aku juga setimpal dengan uang yang aku manjakan untukmu setiap kau selesai melayani aku, malah lebih mahal dari seekor pelaccur ?" kata Rudy.
" Hiks hiks hiks, kau jahat Rud? kau samakan aku dengan pellacur, bukankah kau bilang kalau aku menyerahkan itu tanda cintaku padamu ?" tanya Ima.
" Ya . . . tapi kau juga ingin hartaku kan ?" kata Rudy.
Mata Ima melotot sempurna
" Kalau kamu masih mau melanjutkan hubungan kita, minta maaf dengan Zha ? Lagian kamu sama Zha pacar Arief, jauh lebih cantik dia dari pada kamu, kalau saja gadis itu bukan milik ksluarga rsksa grop, akan aku miliki dia !?" kata Rudy membandingkan Ima.
Rudy meninggalkan Ima sedangkan Ima masih menangis. betapa hancurnya hati Ima, saat tahu kekasihnya, hanya memanfaatkan kesucianya untuk pemuas nafsunya tapi emang iya, dia juga penikmat harta Rudy.
__ADS_1
" Aku benci kau Zha , aku benci, . . . ! kau telah merebut Arief dariku, sekarang kau rusak acaraku . . .!" teriak Ima histeris.
...****************...
Sedangkan di sisi lain Arief dan Zha sudah berangkat pulang Zha di antar Arief. Leon dan sopirnya sudah berangkat ke apartemen.
" Kamu beneran tidak apa - apa kan sayang dengan kejadian tadi ?" tanya Arief
" Beneran tidak pa pa " kata Zha meyakinkan Arief.
" Belum tahu dia keluarga Angga reksa, akan aku kasih pelajaran mereka berani dengan kekasih Arief angga reksa . . . ! " kata Arief.
" Beneran Rif, aku tidak apa - apa ? Lihatlah Zha masih utuh tidak berkurang sedikitpun, jadi jangan jadi pendendam ya ?" kata Zha .
" Tapi itu semua sudah keterlaluan Zha . . .!?" Bentak Arief.
" Tidak ada kata ampun untuk yang pernah menyakiti kekasih Arief " ancam Arief.
" Aku mohon Rif, jangan lakukan itu Rif ?" Zha memohon.
" Tidak sayang, aku hanya membuatnya sedikit jera " kata Arief.
" Tidak perlu " kata Zha .
" Baiklah, kalau itu maumu ? " Arief ahirnya mengahiri perdebatan.
Arief berusaha menggoda Zha
" Zha kita nunggu di dalam mobil saja yok rasanya kok ngeri di luar sini?" ajak Arief pada Zha .
Zha menuruti keinginan Arief, di dalam mobil.
" Zha . . .!? " panggil Arief sambil menyelinapkan rambut Zha ke belakang telinga.
" Apa ?" tanya Zha .
" Kenapa kamu cantik, ? kenapa kau begitu menggoda ?" tanya Arief sambil mendekatkan bibirnya ke bibir Zha .
" Arief, jangan lakukan itu, ini tempat sepi !" kata Zha .
" Mumpung tempat sepi Zha . . . ! aku ingin kau jadi miliku seutuhnya ?" jawab Arief.
" Jangan Rif, aku belum halal untukmu . . .!?" bentak Zha .
__ADS_1
" Zha ayoklah sayang . .!" kata Arief genit dengan tatapan memangsanya membuat Zha takut.
" Jangan lakukan itu rif " Zha terpejam dan geleng kepala saat Arief akan mencium bibirnya.
" Tidak sayang aku hanya bercanda, " kata Arief sambil menarik Zha dalam pelukanya dan mengacak rambut Zha .
" Tapi bercandamu tidak lucu. ! ku kira kau hanya seorang bajingan " kata Zha sambil memukul dada Arief.
" Tidak sayang, aku tidak akan menghancurkanmu . . Sebajinganya aku sebelum kau menyerahkanya sendiri oadaku !" tutur Arief.
" Zha sayang, ahir - ahir ini aku sering bermimpi kita akan berpisah, dan kau akan hidup dengan kak Leon, tapi aku bahagia tanpa cemburu ?" kata Arief.
" Kamu ngomong apa sih ?" kata Zha kaget dengan penuturan Arief.
" Beneran, tapi dalam dunia nyata aku cukup cemburu, tapi semenjak kejadian tadi aku yakin kak Leon melindungimu hanya sebatas adik, karena kak Leon tahu batasan " kata Arief.
" Masa sama kakak sendiri cemburu !?" kata Zha menggoda Arief.
" Bukan cemburu sayang, tapi aku yakin, jika aku pergi nanti kak Leon bisa mendampingimu " kata Arief.
Zha kaget lalu melepas pelukanya dan menatap Arief " apa kau akan meninggalkanku ? " tanya Zha dengan tatapan menghunus .
" Bukan sayang, bukan itu maksudku, kita tidak pernah tahu, kapan umur kita ataupun jodoh kita ?" kata Arief.
" Jangan berpikir begitu ya ?, kamu kan ke Swis untuk menuntut ilmu, jangan pernah berpikir begitu, aku sangat mencintaimu Rif ? aku siap menunggumu ? tidak akan terganti oleh siapapun di hatiku " kata Zha .
" Terkecuali kak Leon ?" Sahut Arief.
" Apa sih Rif, Sebegitu cemburunya dengan kakak kandung sendiri ?" kata Zha .
" Secara kak Leon lebih tampan dari aku, lebih kaya, setiap wanita yang dekat denganku, pasti kepincut sama kak Leon walaupun dia seorang CEO dingin " kata Arief.
" Bukan soal tampan, tapi hati yang kita punya, punya siapa,? bukan soal harta tapi tentang perasaan ? " kata Zha .
" Kalau boleh jujur Rif, aku lebih nyaman pakai kaos oblong ketimbang baju seperti ini, seperri halnya perbandinganya dirimu dan kak Leon, itulah Rif " sambung Zha.
" Atau jangan - jangan kau berusaha meninggalkanku tapi tidak punya alasan, secara hatimu milik orang lain ?" tanya Zha .
" Kamu ngomong apa sih Zha , tidak mungkin lah, jika aku ragu sama kamu, kenapa aku nekat melamar kamu, karena aku tidak mau kau di miliki oramg lain karena aku mencintai kamu bukan hanya cinta, tapi sangat mencintai kamu " jawab Arief sambil memegang dagu kekasihnya.
" Kamu juga ngomong apa ? apa kamu capek denganku ? kenapa seolah Leon lah tempatmu mencari sasaran " kata Zha .
" Maafin aku sayang " kata Arief penuh penyesalan.
__ADS_1
Tukang bengkel sudah datang, dan sudah membenahi alatnya dan bersiap untuk pulang.
" Maafin aku ya sayang, aku bukan cemburu, namun aku takut berpisah denganmu " kata Arief.