ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
Tedak siten


__ADS_3

tedak siten


...****************...


" Kak, kok besar sekali !" tanya Zha saat terdapat makanan di depanya, kepiting yang ukuranya sangat besar.


" Kak Leon kok tidak makan !?" tanya Leon.


" Kak Leon tidak selera selain masakanmu sayang !" kata Leon.


" Kita makan bersama ya !?" tanya Zha.


" Tidak usah !" tolak Leon.


" Apa uang kak Leon tidak cukup ?" tanya Zha.


" Ha ha ha. . . Tidak usah menghina suamimu Zha, restauran ini kalau perlu aku beli buat kamu, kalau aku mau !" kata Leon.


" He he he . . !" tawa Zha sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Kau butuh nutrisi banyak sayang, kau harus menyusui, dan memberi nutrisi tiga nyawa !" kata Leon sambil memasukan tanganya di dalam plastik siap, mengupas kulit kepiting


" Hah, tiga nyawa !" Zha kaget.


" Ya iyalah, aku juga butuh nutrisi dari kamu " kata Leon tidak mau kalah.


" Kak Leon. . . !" teriak Zha melihat suaminya yang mesum.


" Tanpa nutrisi dari kamu, mungkin aku tidak semangat berjuang sayang !" Kata Leon sambil menyuapkan nasi ke mulut Zha.


" Kak Leon juga makan, nanti tidak kuat melawan Zha !" Kata Zha di senyumi Leon.


" Kapan kamu menang Zha, biasanya belum selesai kamu sudah tidur, seperti mayat !" Kata Leon.


" Zha kan lelah kak, Arka dan Aksa, sering rewel, apa mungkin dia kangen ayahnya ?, kau jarang menggendongnya, apa lagi sekarang mereka sudah tahu yang mana bundanya, makanya Zha jarang bisa tidur siang !" Kata Zha.


" Besok kak Leon libur ya? untuk kalian !" Kata Leon sambil mencium kening Zha.


Setelah makan Zha mengajak pulang, saat keluar restauran Zha meminta es krim, dan di belikanya oleh Leon walaupun sedikit sensi karena malam.

__ADS_1


Jalan menuju mobil, Zha yang sibuk makan es krim tidak tahu, tali sepatunya lepas, Leon yang tahu langsung menghentikan Zha.


" Berhenti sayang !" Kata Leon sambil jongkok menalikan sepatu Zha, tidak hanya itu, bibir Zha yang cemong dia bersihkan pakai tisu.


" Nanti, kalau kau cemong, di kira tidak aku urus " canda Leon sambil tersenyum.


Ternyata perhatian Leon pada Zha ada yang memperhatikan.


" Lihat Nis, se cinta itu Leon pada istrinya, makanya sedikit saja ada orang mengganggunya nyawa taruhanya makanya kau hampir mati, karena mencintai istrinya " kata pak Rt di dalam mobil melewati restauran yang ada Leon dan Zhanya.


" Mungkin di saat di luar pak, dia perhatian, siapa yang tahu di luar, ? Leon itu keras pak !" Kata Dennis.


" Walaupun bapak marah mengingat anak bapak di hajar sampai sekarat, tapi bapak tidak bisa mengusirnya, karena dia juga membantu memajukan kampung kita dengan otak dan modalnya, dan dia juga rajin gotong royong , tidak seperti kamu, walaupun anak Rt, kau tidak pernah ikut gotong royong " jelas pak Rt.


" Kenapa bapak jadi membandingkan sih ?" tanya Dennis.


" Karena kau belum dewasa juga, walau sudah kuliah ke luar negri " Kata pak Rt.


Esoknya Leon di rumah, baru setengah hari, Leon merasa lelah, karena anaknya yang sudah aktif, merepotkanya.


" Pap pap pap. . . " bunyi kedua putranya.


" Tapi menurut Zha ada ke bahagiaan tersendiri kak !" jelas Zha.


" Mulai saat ini, biar kak Leon saja ya yang membuatkanmu susu lagi, supaya tidak sampai ke habisan lagi !" Kata Leon pada Zha. Zha mengangguk.


" Sore nanti kita ajak jalan ya, ke toko dan resto kamu ya, kak Leon sudah lama tidak mengontrol " Kata Leon lagi, Zha hanya mengangguk lagi.


" Ternyata bukan hanya ayah yang ingin di perhatikan sama bunda, ternyata kalian juga " Kata Leon saat kedua putranya merangkak mendekati Leon yang yang tidur msnja di pangkuan Zha.


" Karena tangan bunda yang lembut ya sayang !?" Kata Leon lagi, Zha tersenyum sambil meraih satu putranya dan yang satunya Leon yang meraih.


...****************...


Hari yang di nanti Dahlia dan Angga tiba, saatnya tujuh bulanan putra Leon, atau yang di sebut tedak siten dalam bahasa jawa. Ternyata pesta ini mewah, dari kalangan pembisnis, tetangga kampung Zha, sampai kampung Didik, semua di undang dan dari beberapa teman kampus Zha, dan tidak lupa, awak mediapun di undang oleh Angga.


Tedak Siten berasal dari kataTedhak artinya turun atau menginjak dan Siten artinya tanah (dari kata 'siti'). Jadi, tradisi Tedak Siten artinya tradisi yang dilakukan saat anak belajar menginjak kaki ke tanah. Tradisi Tedak Siten biasa dilakukan ketika anak berusia sekitar tujuh atau delapan bulan.


Zha memakai kutu baru dengan bawahan kain batik, sedang Leon memakai setelan jas dan bawahan kain batik juga, capel dengan istri dan kedua putranya.

__ADS_1


Zha memakai baju warna hitam, dengan rambut di sanggul samping, memperlihatkan wajah Jawanya yang cantik, Leon dengan kedua putranya yang memakai baju sama, memperlihatkan wajah yang sama persis, namun terlahir beda generasi.



Acara, dari awal sampai ahir dari adat Jawa telah selesai.


Kini Angga maju ke panggung, dan memberi sambutan. dan memperkenalkan Zha sebagai menantunya dan menjelaskan beberapa vidio.


" Vidio ini lah, ijab kobul Leon dan Zha, saat Arief putra kedua kami meninggal, dia memberi pesan, titip kekasihnya pada kakanya, makanua kami pak Didik dan saya sendiri, langsung menikahkanya " Kata Angga di vidio satu.


" Yang kedua, ino kebersamaan mereka di luar negri " Kata Angga, sampai vidio, hasil usg prrtama Zha, dan usg kedua, sampai vidio tujuh bulanan sampai akikahan.


Tapi ada vidio yang yidak menyenangkan.


Pranggg. . .! Leon membanting kopi yang di bikin Zha.


Reeeek. . . ! buku Zha yang di meja di robek.


" Aku tidak menyangka Zha, ternyata aku menyimpan penghianat di dalam rumahku !" kata Leon.


" Maksud kak Leon apa ?" tanya Zha.


" Tidak usah berpura - pura polos Zha, aku sudah tahu sifatmu, kau lihat ini " Leon menunjukan foto Zha dan Geo tadi.


" Kak Leon. . !" kata Zha mendekat akan menjelaskan tapi di larang Leon karena sudah tersulut emosi.


" Jangan dekati aku, aku jijik lihat kamu !" kata Leon.


Tangan Zha terangkat akan menampar Leon, tapi Leon menangkisnya, dan tidak di sangka Leon menampar Zha, sampai terjatuh dan di ujung bibirnya mengalir darah segar.


" Aku benci kak Leon !" teriak Zha.


" Aku lebih benci penghianat, sekarang juga aku talak kamu Zha, keluar dari rumah ini, bawa barang - barang kamu, harta gono gini akan di urus oleh Roy !" kata Leon sambil mencengkram pipi Zha.


" Kamu tinggal bilang saja berapa yang kamu mintak " kata Leon.


kata talak yang tidak di sangka oleh Zha, Zha langsung mengeluarkan air matanya.


" Kau mempermainkan pernikahan kak Aku yakin kak, suatu saat nanti kau akan menyesal kak, setelah kau tahu kebenaranya dan asal kau tahu aku tidak butuh hartamu secuil pun, aku sehat, aku bisa berkerja sesuai kemampuanku, dan egomu mengalahkan cintamu !" kata Zha.

__ADS_1


" Kau begitu sombong, ternyata aku salah menilaimu Zha " kata Leon.


__ADS_2