ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
Pengadilan agama


__ADS_3

Pengadilan agama


...****************...


" Zha aku mohon maafin kak Leon, kak Leon mengaku salah, tidak peka kalau kamu sudah mencintaiku ?" kata Leon sambil memeluk Zha dari belakang menahanya agar tidak membuka pintu.


" Lepas kak Leon, lepas kak, Zha sudah capek hidup dengan kak Leon, Zha juga ingin bebas ?" kata Zha masih berusaha ingin keluar.


" Kamu hanya menggertaku, tapi gertakanmu, tidak akan mempan pada Leon yang dingin ini " jelas Leon.


Semakin lama Zha semakin lemas karena banyak menangis, Leon yang tahu hal itu langsung mencari kesempatan Leon menggendong Zha membawa ke kasur. dan melepas gaunya seperti anak kecil, Zha hanya bisa menurut Leon membersihkan mek upnya, Zha juga nenurut, karena sudah lemas karena banyak menangis.


" Tidurlah, besok kamu lanjut lagi nangisnya ?" kata Leon.


Sambil menidurkan Zha dalam pelukanya dan menyingkirkan rambut Zha dari wajahnya.


" Kau tahu Zha, aku mencintaimu semenjak kamu PKL di Kantor, tepatnya di saat kau menjadi kekasih Arief "


" Saat Arief melamarmu, aku pun mau melamarmu, tapi ternyata kamu kekasih adiku Zha, dan aku menghargaimu dan Arief, karena aku tahu kalian dua insan yang saling mencintai ?" cerita Leon.


" Tidak usah cerita bohong, aku tahu kak Leon cerita kayak gitu hanya biar Zha tidak nangis kan ? kata Zha


" Udah ah Zha ngantuk . . .! " lanjut Zha.


" Kenapa kamu tidak percaya apa karena kamu tidak aku beri nafkah batin ? aku tidak memberimu nafkah batin karena menjaga privasimu, karena setiap kamu aku cium kau masih memanggil Arief aku takut kalau kamu tidak bisa mencintai aku makanya aku sangat bahagia saat kamu mengakui cintamu ?" kata Leon.


" Tapi ?" kata Zha terputus saat akan melayangkan protes pada Leon, karena Leon sudah mendekatkan wajahnya pada wajah Zha.


" Apa kamu ingin nafkah batin, kenapa tidak mintak saja, aku akan memberinya dengan iklas ?" jawab Leon dengan wajah mesum yang sudah menempel di wajah Zha.


" Dasar pria dewasa, semuanya mesum " Kata Zha sambil menarik selimut menutupi wajahnya yang merah.


Leon hanya tersenyum, dan sambil geleng kepala, memikirkan Zha.


" Kau tahu Zha, aku di club, dan meminum wine di bali, karena aku kangen sama kamu, aku rindu saat kamu manja denganku, aku kangen masakanmu dan masalah Yanti dia sudah aku pecat karena berusaha mengganggu rumah tanggaku ?" cerita Leon, tapi yang di beri cerita ternyata sudah mendengkur.


" Dasar anak kecil, tapi aku cinta " kata Leon sambil mencium gemas di pipi Zha, sampai kumis tipisnya terasa di pipi Zha dan menimbulkan Zha menggeliat.


Leon terus berbaring di dekat Zha, dan sambil memeluknya.


...****************...


Saat pagi tiba Leon di buat panik oleh Zha, dan Leon mencari Zha di sampingnya tapi tidak ada.

__ADS_1


" Di mana lagi kamu Zha ?" tanya Leon sambil menyugar rambutnya yang masih berantakan.


Terlihat di bawah kakinya ada selimut yang menggulung dan di lihatnya ternyata ada Zha di sana, menikmati alam mimpi.


" Dasar kerbau, Mungkin kamu capek, biar lah istirahat " gumam Leon.


Leon mandi dan bersiap untuk pergi ke kantor. Setelah selesai mandi Leon membangunkan Zha, Zha sebenarnya sudah bangun, tapi dia gengsi kalau sudah baikan sama Leon.


" Zha bangun, mau ke kampus tidak kamu ?" tanya Leon.


" Tidak ?" jawab Zha singkat.


" Terus mau apa ?" tanya Leon.


" Mau ke kantor agama . .! " jawab Zha.


Leon kaget dengan kaya - kata Zha.


" Mau ngapain. . . ?" bentak Leon.


" Tidak usah sembarangan kamu Zha ? sampai kapanpun aku tidak akan mengabulkan permintaanmu ?" kata Leon.


Zha bangun dan langsung menuju dapur, tidak peduli dengan keberadaan Leon.


" Zha jangan kamu memikirkan perpisahan kita ? aku mencintaimu, dan sangat mencintaimu ?" kata Leon di telinga Zha, dan sambil tanganya menggerayanyi paha Zha.


Zha membalikan badanya dan bilang " Tidak usah menggombal ?" kata Zha sambil melepas pelukan Leon.


" Maafin kak Leon ya, kita mulai semua dari awal ya. kita mulai semua dengan lembaran baru ?" kata Leon


Zha tidak menanggapi dan langsung mandi dan bersiap ke kampus, Leon yang tahu kalau Zha akan ke luar,.


" Kamu di rumah saja Zha, kamu tidak akan boleh keluar srbelum kamu nemaafkan aku, aku tidak akan mengulang kesalahan yang kedua kali kalau sampai kamu kw pengadilan agama " kata Leon.


Leon akan keluar sambil memamerkan dua card yang ada di tanganya, Zha maksud apa yang di kodelan oleh Leon, lalu dia mencari alasan.


" Kak Leon, Zha ada tugas kampus ? " Kata Zha saat melihat Leon akan menguncinya dari luar.


" Di kamar ada laptop, kamu gunakan untuk mengerjakan tugasmu di online ?" kata Leon sambil menutup pintu.


Zha menahanya dan memohon lagi.


" Kak Leon cemilan Zha habis " kata Zha

__ADS_1


" Nanti akubeliin ?" kata Leon sambil menutup pintu apartemen, dan mengurung Zha di kanar.


" Kak Leon, Zha mau kuliah, Zha hanyamenggertak kak Leon kalau Zha mauke kantor agama " kata Zha sambil memeluk bantak sofa di ruang tamu.


Zha yang suntuk, gabut hanya kesana kesini keliling apartemen ahirnya mengambil laptop di kamarnya.


Saat membuka laptopnya, layar gambar walpapernya adalah fotonya, di mana waktu dia masih PKL di kantor reksa group secara diam - diam.


Zha tersenyum sendiri.


" Ternyata kamu mengoleksi fotoku kak ?" kata Zha dalam hati.


" Tapi biarlah, aku pura - pura cuek saja dulu ?" kata Zha dalam kesendirianya.


Zha mengambil snaknya dan memakanya, karena sepi Tiba - tiba ponselnya berbunyi dan ada telepon dari Mita.


" Hallo Zha, kenapa kamu tidak ke kampus ?" tanya Mita saat sambungan vidio callnya tersambung.


" Aku am am am, di kurung sama suamo aku am am am di apartemen ?" kata Zha sambil ngemil.


" Emang kenapa, apa karena masalah srmalam ?" tanya Mita.


" Ya salah satunya am am !" kata Zha yang masih asik nyemil dan melihat layar ponselnya yang terdapat gambar Mita.


" Berarti bangak ?" tanya Mita, dan di jawab Zha dengan anggukan.


" Kalau kamu di kurung di apartemen genap setahun, keluar - keluar, sudah kayak kerbau kamu Zha ha ha ha ha ?" kata Adi dan mita di balik layar.


" Tapi kan aku tiap minggu ngegym " kata Zha.


" Enak benar kamu Zha, di kurung tapi di penuhi makanan ?" kata Mita.


" Kalau tidak enak aku sudah ke kantor agama ?" kata Zha.


" Ngapain ?" tanya Mita penasaran.


" Menggugat cerai kak Leon ?" kata Zha.


" Jangan Zha, dia pria langka yang jadi incaran banyak cewek ?" kata Mita.


" Itu gara - gara di kurung karena berantem tadi malam, aku asal jawab kalau pagi ini aku akan ke kantor agama " kata Zha membuat mata Mita melotot.


" Tolong aku dong mit, aku jenuh di dalam apartemen ?" kata Zha.

__ADS_1


__ADS_2