ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
Bulan madu lagi


__ADS_3

Bulan madu lagi.


...****************...


Jika kamu sudah tidak cinta padaku Zha, bunuh aku, kalau kamu sudah tidak peduli, bunuh aku, jika kamu terlalu tersakiti, jangan biarkan aku hidup !" teriak Leon sambil mengarahkan pisaunya pasa lehernya.


" Kak Leon, jangan hu hu hu . . !" tangis Zha sambil menarik pisaunya, tapi tidak berhasil karena genggaman Leon terlalu kuat.


" Aku harus apa Zha, agar kau memaafkan aku !" teriak Leon.


" A a aku hu hu hu !" tangis Zha sesenggukan yang membuat Leon panik dan melepas genggamanya.


" Maafkan aku sayang, maafkan aku membuatmu takut !" kata Leon sambil memeluk Zha.


" Hu hu hu hu !! " tangis Zha.


Setelah Zha tenang, Leon berbicara halus dengan Zha.


" Ganti bajumu, hari ini kita terbang ke Bali " kata Leon.


" Kapan ?" tanya Zha.


" Sekarang, sebelumnya, beli apa yang kamu mau dan bawa baju beberapa saja, karena di sana tidak lama ?" kata Leon.


" Berarti di sana kak Leon hanya kerja ?" tanya Zha.


Leon menggeleng.


" Kak Leon hanya bekerja sebentar sayang, di sana hanya menyurfai perusahaan Arief !" jelas Leon


Zha tersenyum mendengar jawaban Leon dan segera menyiapkanya dan keluar membawa koper yang yang berisi keperluan Leon dan dirinya.


Sesampainya di Bali sudah menjelang petng, karena jadwal penerbangan di undur, Zha di ajak masuk rumah minimalis lantai dua.


" Den Leon silakan den . . . ?" sapa Nur pembantu vila tersebut yang umurnya sekitar tiga puluh lima tahunan, yang suaminya juga kerja di situ sebagai tukang kebun dan merangkap jadi sopir kalau Leon ke situ..


" Ini nona Zha ya, cantik sekali ?" puji Nur.


Zha tersenyum manis pada Nur.


Sedang Leon hanya cuek, dengan ciri khasnya.


Nur dan suaminya membawa koper mengantar Leon dan Zha beristirahat di kamar ruang indah, dengan di penuhi bunga mawar khas pengantin baru.


Zha membuka pintu arah balkon.


" Kak, indah sekali. . . !" puji Zha saat memandang hamparan pantai dengan di hiasi cafe - cafe nuansa Bali yang rapih nan bersih .


" Kau suka ? " tanya Leon memeluk Zha dari belakang, dan Zha mengangguk.


" Istriku lebih indah kalau dia sedang senyum " Rayu Leon.


" Kau tahu, ini vila pilihan ku, untuk istriku rencana bulan madu, dan kau tahu, Hotel di sana, itu punya Arief rencana bulan madu untuk istrinya juga sekalian usahanya " cerita Leon.

__ADS_1


" Tujuan pada wanita yang sama !" jelas Zha.


Membuat Leon terdiam.


" Zha mandi dulu ya kak ?" pamit Zha.


" Tidak ingin mandi bersama ?" goda Leon.


" Tidak, kak Leon nakal !" kata Zha tapi tidak di hiraukan oleh Leon, Leon langsung menggendong Zha dan melucuti seluruh aset yang menempel di tubuh Zha, dan memasukanya di beth up yang penuh dengan bunga.


" Waw besar sekali " kata Zha saat melihat bathup yang ukuranya lebih besar dari pada di apartemen.


" Kan kak Leon ?" kata Zha dengan nada menyalahkan saat junior Leon tepat di wajah Zha.


" Kak Leon sudah lama tidak merasakan siraman hangat dari rahimu " jelas Leon.


Leon langsung mel***t choco chips milik Zha, sampai Zha menggeliat geli, dengan tanganya memainkan lubang syurganya yang sudah terendam air.


" Kak Leon ?" Kata Zha.


" Apa sayang ?" Leon menghentikan kegiatanya di bagian choco chips.


" Zha ingin yang lebih besar ?" Kata Zha.


" Maksudmu ini ?" kata Leon sambil menunjuk juniornya.


" Kita tambah jari dulu ya ?" tanya Leon.


" Nanti robek ?" tanya Zha.


" Kak Leon, aw sakiiiit. . . !" saat Zha merasakan beberapa jari masuk.


" Tahan sayang, pasti enak !" jelas Leon menenangkan Zha.


" Awwwwww !" Saat Zha merasakan ada yang keluar dari rahimnya dan Leon merasakan denyutan dan siraman hangat dari jarinya.


" Kau pipis ?" tanya Leon pada Zha yang hanya di angguki dengan ekpresi lucu.


" Sekarang giliranku, naik lah !" perintah Leon pada Zha untuk naik di atasnya.


Zha menuruti keinginanya Leon dan memasukanya.


" Ihhhh " rintih Zha saat membimbing milik Leon memasuki miliknya.


" Kenapa, agak seret ?" tanya Leon.


" Emmm !" jawab Zha.


" Makanya di pakai terus !" Kata Leon.


Zha mulai memompa saat miliknya dan milik Leon telah menjadi satu sampai temponya semakin lama semakin cepat membuat air yang ada di bathup bayak yang keluar karena gerakan Zha.


Leon dengan santai memainkan choco cips Zha yang bergerak sempurna.

__ADS_1


" Sayanggggg ,!" Kata Leon saat miliknya berdenyut kencang dan ada yang keluar, dan menahan pinggul Zha supaya berhenti bergerak dan menenggelamkan seluruhnya, membuat Zha meringis nyeri.


Setelah Leon pasrah dan tidak lama Zha juga menyiram junior Leon dengan cairan hangat dari rahimnya.


Setelah selesai mandi Leon melilitkan handuk pada Zha, dan mengajaknya keluar.


" Kak " kata Zha sambil rebahan di sofa santai yang bentuknya seperti huruf s yang hanya nenakai handuk lilit.


" Kau membuat Bi**hiku memuncak lagi Zha " Kata Leon sambil menarik Zha dan menyuruhnya nungging.


Sebelum melakukanya lagi, Leon mel***mat lubang berharganya membuat Zha menggeliat tidak tentu, antara geli dan nikmat yang tidak bisa di ceritakan.


Leon menyatukanya kembali dengan hentakan hentakan yang begitu keras, membuat seluruh tubuh Zha goyang semua.


Setelah selesai, Zha terkulai tanpa kain sehelai benangpun di tubuhnya di sofa dengan lubang surganya yang mwmerah karena ulah Leon dan mengarah pada Leon yang sedang memakai pakaianya.


" Ayo pakai baju, dari pada aku makan lagi ?" suruh Leon.


" Kak sabar, Zha lemas lagian masih mengalir tuh punya kak Leon " jawab Zha sambil menunjuk bagian bawahnya yang mengalirkan cairan seperti ibgus bayi.


" Apa kamu tidak malu denganku ?" tanya Leon sambil menarik tisu dan duduk mengarah pada lubang surganya dan mengusapnya pelan.


" Zha sudah hilang rasa malu pada kak Leon, karena kak Leon yang sudah melakukanya, dan kalau pakai baju juga pasti di buang " jelas Zha.


" Sudah bersih Cup " kata Leon sambil berdiri setelah membeesihkan lubang surganya dan mengecupnya.


" Kak Leon jorok yang di cium sini ?" Kata Zha sambil menunjuk bibirnya.


" Kenapa harus jorok, dia yang selalu memberiku kenikmatan, dia yang memberikan rasa syurga dunia tapi aku belum bisa membahagiakanya, karena belum bisa memberikan benih !" jelas Leon.


" Jadi bibir atas cemburu nih ?" goda Leon dan di gelengi Zha.


Tok


Tok


Tok


Pintu di ketuk dari luar membuat Leon langsung mengambil selimut menutupi tubuh Zha.


Ternyata Nur Art di rumah itu.


" Mau Bibik masakan apa tuan biar Nur siapkan ?" tawar Nur.


" Tidak usah Bik, aku dan istriku mau makan di luar saja " Kata Leon.


" Baik tuan, Saya permisi !" Nur langsung berlalu pergi.


" Ngomong dari tadi kalau makan di luar, Zha kan bisa siap - siap !" Kata Zha sambil menyingkap selimutnya dan berdiri dengan tubuh polosnya, sedang Leon hanya geleng kepala melihat tingkah istrinya yang selalu menggodanya.


' Bagai mana aku bisa kamu tinggalkan, sedangkau pemandangan paling indah yang aku punya ' gumam Leon.


" Emang mau makan apa sih istriku ?" tanya Leon.

__ADS_1


" Mau makan bebek betutu dan bakso iga sapi " Kata Zha dan di senyumi oleh Leon.


Leon membantu Zha mengeringkan rambutnya dan segera keluar. menuju apa yang di inginkan oleh Zha.


__ADS_2