ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
Petaka


__ADS_3

petaka


...****************...


Semua mata memandang tidak berkedip, dengan ulah Leon


" Siapa yang menyabotase acara ini, siapa yang memasukan vidio ini ?" Kata Angga dengan mata memerah.


" Apa apaan ini ?" tanya Leon, pada Angga sambil naik panggung.


" Ini pasti ulah sepupu istri kamu !" bisik Angga pada Leon.


Leon langsung menuju pandanganya pada Adi, Adi yang tidak menyangka, kalau Leon pernah berbuat seperti itu pada Zha.


Leon menarik paksa Adi ke belakang, Zha mengikutinya, saat Leon melayangkan tinjuanya pada Adi, Zha menghalangnya pakai wajahnya, hingga tinjuanya tidak sampai.


" Minggir Zha, aku hanya mau kasih pelajaran, pada saudaramu ini, kenapa dia beraninya memutar vidio aib ku ?" tanya Leon.


" Kau sungguh keterlaluan kak Leon, berpikir pakai otak, tidak pakai emosi, kau selalu bilang, jangan gampang percaya pada orang yang selalu manis di depan kita ! " bentak Zha yang tidak kalah emosi.


" Coba kamu fikir, dari mana Adi dapat vidio itu ?, apa untungnya Adi memutar vidio itu, sedang Adi, tidak pernah memegang card apartemen kita " Kata Zha.


Leon berpikir.


" Aku juga tidak menyangka, dibalik, kasih sayangmu pada Zha, ternyata kau menjadikan saudaraku sebagai boneka mainanmu, yang dengan gampang kau buang dan kau pungut lagi " Kata Adi angkat bicara pada Leon.


" Tutup mulutmu . . !" bentak Leon pada Adi.


" Aku tidak pernah takut denganmu, kalau itu menyangkut saudaraku !" bentak Adi tidak kalah keras.


" Dan kau Zha, kenapa kamu tidak pernah cerita denganku, aku saudaramu Zha, kenapa kau tutupi, sampai kau punya Arkana dan Aksara " Kata Adi pada Zha.


Zha diam membisu, Zha bingung harus siapa yang dia bela.


" Lebih baik sekarang kita pulang, tidak ada gunanya kau hidup dengan pria, tempramen, emosi, dan tidak punya pendirian seperti dia, Arka, dan Aksa, masih milikmu karena dia masih membutuhkan air susumu, yang lainya urus nanti " Kata Adi sambil menarik tangan Zha, tapi Zha menahanya.


" Walaupun kita miskin, tapi kami masih punya harga diri, dan kami tidak butuh anda yang menjadikan saudaraku seperti boneka " Kata Adi saat Leon akan buka mulut.


" Adi, maafkan aku, aku mencintainya !?" kata Zha sambil melepas tangan Adi.


Leon menunduk merasa bersalah, lalu memeluk Zha.


" Maafkan aku sayang ! maafkan aku !" kata Leon sambil mengelus kepala Zha. sedang Adi hanya bisa terdiam.


" Lupakan kak, Adi tidak pernah tahu masalah itu, jadi jangan salahkan dia " kata Zha.


Leon mengangguk, dan keluar bersama. Di luar banyak gunjingan, kalau Zha sudah di talak, berarti Arka dan Aksa anak haram.

__ADS_1


Linda datang dengan suaminya dan menjelaskan.


" Zha hamil, sebelum di talak Leon, dan suamiku membatatalkan ikrar talak Leon " kata Linda.


Deo mulai cerita


" Aku setuju dengan usulan Zha, beri Leon kesempatan satu kali lagi, tapi Zha harus membuat surat perjanjian agar Leon tidak bisa mengingkari " kata Dio suami Linda yang baru datang mendengar percakapan Zha dan Leon.


" Apapun syaratnya, aku siap " jawab Leon mantab.


" Baiklah, aku juga setuju, kalau Zha mau iklas menerima Leon " jawab Didik.


" Kalau gitu kita bikin surat perjanjian dan melakukan ijab qobul lagi untuk membatalkan ikrar talak Leon " Kata Dio, karena Dio juga berkerja di pengadilan agama juga


Leon baru mau berdiri mengusap air matanya.


" Wudlu lah Leon, agar hatimu segera tenang " suruh Didik.


" Ya pak !" jawab Leon.


Ahirnya Zha dan Leon melakukan ijab qobul lagi, setelah Leon menandatangani surat perjanjian.


" Aku janji aku akan menjadi yang lebih baik " kata Leon pada Zha, cerita Deo


Ahirnya semua sudah kelar.


Zha menemui para tamu, Leon menemui para rekan bisnis, ke ruang atas dengan membawa Arka, saat itu Arka yang sudah bisa merangkak, merangkak di dekat tangga. dengan sengaja, Angga menendang bokongnya pelan agar tidak ketahuan yang lain, sehingga, membuat Arka terjungkal di tangga.


Grepp.


Baru tiga tangga seorang wanita cantik, dengan cepat menangkap Arka, berbody tinggi, berjaket ala cewek tomboy, Ira yang menangkapnya putri dari Deon andreas, lalu menyerahkan pada Zha.


Zha lalu mencouminya tanpa henti.


Leon yang melihatnya langsung lari. Tapi Arka sudah di pelukan Zha dengan luka di pelipisnya.


" Kita ke rumah sakit sekarang !" bentak Zha pada Leon.


Leon langsung menggendong Aksa dan segera lari, mengikuti Zha, Leon segera membukakan pintu.


Leon dan Zha di ikuti oleh kedua baby sisternya, langsung menuju ke rumah sakit, di ikuti beberapa mpbil di belakang, keluarga Didik dan Angga. dan beberapa pengawal.


Ira juga mengikutinya dengan motor sportnya.


" Tidak apa, benturanya hanya melukai bagian luarnya saja, dalamnya baik " kata seorang dokter, menjelaskan hasil ronsen Arka, Zha dan Leon merasa lega.


Mereka keluar di hujani dengan pertanyaan dari keluarga.

__ADS_1


"Tidak apa, Arka hanya terkena benturan luar saja !" kata Leon.


" Alhamdililah ! " kata semua.


" Yang sabar sayang, dulu mami juga begitu, saat Leon celaka !" kata Dahlia menenangkan Zha.


" Bagai mana kok bisa seperti ini ?" tanya Rima.


" Ada orang sirik, jadi sengaja menendangnya " jawab Ira yang baru datang sambil melirik Angga.


Angga jadi panik, semua mata memandangnya


" Tidak, ! mungkin papi tidak sengaja, karena Arka masih rusuhnya !" kata Zha.


" Menginap tempet mami ya, sudah malam kasihan kedua putramu, rumah kalian juga jauh !" Ajak Dahlia.


" Ya sayang . . ?" tanya Leon.


" Tidak. . ! Zha maunya pulang, pulang sekarang juga !" bentak Zha.


Leon tahu apa yang di rasakan istrinya, langsung memeluknya.


" Yang sabar buk, mungkin Zha ingin menenangkan pikiranya " kata Rima menenangkan Dahlia.


" Tidak biasanya anak itu mau membentak !" kata Dahlia.


Mereka menuju mobil.


" Aku ingin pakai mobil sportnya Arief !" kata Zha, menunjuk mobil yang tadi di pakai Roy.


Leon hanya bisa mengikuti, takut istrinya baby blues lagi.


" Ada yang tidak beres, periksa dulu mobilku " bisik Zha saat berpapasan pada Roy, Roy mengangguk, dan mengikutinya sampai rumah.


Zha hanya diam, di dalam mobil, Leon merasa bersalah pada Zha.


" Sayang maafkan kak Leon ya ? yang tidak teliti pada anak kita ?" kata Leon sambil meraih tangan Zha, Zha hanya membalas drngan senyumanya.


" Arka tidak apa, jangan kau jadikan beban pikiranmu ya, besok kita periksa lagi biar lebih akurat !" kata Leon.


Sesampainya di rumah, Zha mengirim pesan pada Roy.


[ Ada yang tidak beres, pada papi, kau harus gerak cepat, amankan cctv, di rumah papi, jangan sampai keduluan !] pesan dari Zha.


[ Okey👌 ] balasan dari Roy.


Badan Arka panas, membuat Zha tidak bisa tidur, dan membawanya ke luar kamar agar tidak menggabggu tidurnya Leon.

__ADS_1


Saat pagi menjelang, Leon terbangun melihat Zha ketiduran di sofa dengan Arka.


" Kau semalaman tidak tidur sayang ? " bisik Leon pada Zha, dam mengangkatnya ke ranjang


__ADS_2