ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
Ulang tahun Zha


__ADS_3

Ulang tahun Zha


...****************...


" Kak Leon pulang, sudah sore, Zha sudah gerah ?" kata Zha.


Bukanya pulang Leon menempelkan keningnya ke kening Zha.


" Kenapa kamu tidak pernah meminta sesuatu padaku ?" kata Leon mendekatkan wajahnya pada Zha.


" Maksudnya ?" tanya Zha sambil menelan salivanya.


" Barang yang kamu suka, apa yang berharga, seperti wanita pada umumnya meminta pada pasanganya ?" tanya Leon.


" Aku sudah biasa seperti ini kak " jawab Zha.


" Tapi aku tidak biasa Zha ?" kata Leon.


" Maksidnya kak ?" tanya Zha.


" Sekarang ayo ikut aku, kita cari ponsel ?" ajak Leon sambil menarik Zha.


" Tidak usah kak Leon, Zha bisa pakai ponsel Zha yang lama ?" kata Zha.


Tapi tidak di hiraukan oleh Leon.


Leon langsung melajukan mobilnya menuju mall, dan sesampainya di mall, Leon memesan ponsel keluaran terbaru.


" Kak Leon tidak usah, terlalu mahal ? " kata Zha.


" Kamu istri siapa ?" tanya Leon.


" Istri CEO " jawab Zha.


" Itu tahu ?" jawab Leon lagi.


" ponsel Zha yang lama kan nasih ?" Zha masih protes.


" ponselmu, aku museumkan di kamar Arief, dan aku tidak mau kau menangis terus kalau lihat kenanganmu sama Arief, ponsel Arief pun sama ada di sana " jawab Leon.


" Kau tahu, sejak kejadian semalam aku kuatir kalau kamu kenapa - kenapa !" kata Leon.


Setelah membayar, mereka pulang menuju apartemenya.


...****************...


Leon sering bertugas ke luar kota, di tambah lagi usaha Arief yang di Bali dia juga yang pegang sampai Zha bisa mengelolanya sendiri.


Setiap di tinggal Leon, Zha selalu sakit, dan yang setia menemani adalah Mita, dan kadang di bantu Adi juga.


" Zha, kenapa kamu tidak cerita saja sih sama pak Leon, kamu itu trauma ?" omel Mita sambil mengompres sahabatnya.


" Aku tidak mau Mit, dia menerimaku karena kasihan, tapi aku mau, dia menerimaku karena cinta " jawab Zha.

__ADS_1


" Tapi kamu tersiksa begini, mana ini lagi yang cari obat penenang kok belum pulang, kecantol mbak kunti apa ?" kata Mita bilangin Adi.


Sakitnya Zha tidak sembarangan, badan demam, panas, menggigil, kadang sampai tidak bisa bicara, kalau bisa bicara yang di panggil hanya nama Leon itu setiap di tinggal Leon karena Zha trauma di tinggal lagi seperti Arief meninggalkanya. tapi Zha selalu merahasiakan pada keluarganya, dan keluarga Leon. walaupun di rahasiakan dari keluarganya, tapi Didik dan Rima tahu dari Mita.


Setelah meminum obat penenang Zha pasti tertidur. membuat Mita dan Adi tenang dan ikut tertidur, kalau Zha terbangun pagi hari dan sambil memanggil Leon.


Malam ini Mita dan Adi tidak bisa menginap di tempat Zha, karena ada keperluan. dan kebetulan Leon akan pulang malam nanti, tapi setelah di tunggu lama oleh Zha, ternyata Leon tidak sampai juga.


Zha ingat, kalau hari esok adalah hari ulang tahunya. Sambil menunggu Leon Zha bikin cake kesukaan Arief dan Leon dulu waktu masih suka bercanda bertiga di kantor.


Dan cake itu di pasangi lilin dan di depanya di pasang foto Arief. masih jam sebelas malam menunggu tepat jam dua belas malam


"Rif . .! Malam ini aku merayakan ulang tahunku sendirian, tahun kemarin kau masih memberi kejutan untuku, tepatnya seminggu sebelum kepergianmu, aku " kata Zha terputus menyeka air matanya.


" Aku merindukanmu Rif ? kak Leon tidak pernah cinta sama aku rif, dia hanya menganggapku tidak jauh seperti adik ? aku sudah membuka hatiku untuk kak Leon, dan aku mencintainya, tapi !" cerita Zha pada foto Arief.


" Kamu tahu tidak Rif, keadaanku saat ini hampa, kau dulu yang selalu mengisi hari - hariku, kini kak Leon lebih sering tinggalin aku " kata Zha sambil mengusap foto Arief.


" Kita rayakan bersama lagi ya, ulang tahunku " kata Zha sambil mengusap air matanya yang nenetes.


Happy brith day to you


Happy brith day to you,


selamat ulang tahun


Air mata Zha tidak tertahan. sampai terputus - putus.


skip


Tiup lilinya tiup lilinya. hiks hiks


Lalu Zha meniup lilin dengan air mata mengalir, ternyata Leon melihat Zha menangis di depan foto Arief, dengan cake kesukaan Arief sebagai kuehnya.


" Maafkan aku Zha, aku tidak tahu ulang tahunmu " gumam Leon


Leon langsung berpikir pada Mita dan Adi, kedua orang tua Zha dan orang tuanya.


...****************...


Di kediaman Didik


" Pak, anakmu besok ulang tahun ?" kata Rima pada Didik.


" Ya buk, besok kita kesana ya ? " jawab Didik.


" iya pak, malam ini ibuk sudah bikin ulang tahun Zha ?" kata Rima.


" Bagai mana keadaanya ya pak ?" tanya Rima.


" Ntahlah buk ?" jawab Didik.


" Dia badanya selalu panas kalau di tinggal Leon, dan malam ini apa Leon sudah pulang, sedang Mita dan Adi, tidak bisa kesana, ibukpun di larang kesana pak oleh Zha takut merepotkan ibu, kalau ibu ke sana " kata Rima.

__ADS_1


" Mudah - mudahan sudah buk, mungkin kau juga kangen sama Zha buk, jadi pikiranmu kalut " kata Didik.


" Mungkin pak " jawab Rima.


Tiba - tiba ponsel pak Didik bunyi.


" Siapa pak ?" tanya Rima.


" Leon buk, apa Zha kenapa - kenapa ?" kata pak Didik dengan pikiran tidak karuan.


" Angkat pak, ibuk kuatir sama Zha !" suruh Rima.


" Hallo " kata Didik saat mengangkat ponselnya.


" Hallo, ini Leon pak ?" kata Leon dari sebrang sana.


" Ada apa nak telepon malam - malam ?" tanya Didik.


" Leon mau mmintak tolong pak ? apakah bisa bapak datang ke apartemen Leon sekarang, Leon ingin memberi kejutan pada Zha, " kata Leon.


" Jelas bisa . . " jawab Didik.


" Terima kasih, maaf kalau Leon mengganggu ? " kata Leon.


" Iya nak, tidak apa - apa, bapak malah senang " kata Didik.


Tut.


Setelah mengobrol selesai ponsel di matikan.


" Ada apa pak ?" tanya Rima.


" Leon ingin memberi kejutan pada Zha, dia meminta kita kesana sekarang !" kata Didik.


" Ya sudah kita siap - siap sekarang " kata Rima.


" Ya sudah ibuk siap - siap dulu, bapak telepon Adi dilu, untuk mengantar kita !" kata Didik.


Didik menelpon keponakanya dan menyuruhnya menjemput pakai mobil pik up, yang Didik beli dari modal yang di kasih Leon.


Adi segera datang bersama Mita. ternyata Mita dan Adi juga di suruh ke sana.


Setelah sekian lama Leon menunggu di lobi apartemen, ahirnya mereka berkumpul juga.


Dengan Dahlia yang datang bersama Angga yang membawa kueh ulang tahun beserta tertuliskan nama HAPPY BRITH DAY ZHAFI LAULANI. dan kedua orang tua Zha dan Mita beserta Adi.


" Ayok Leon, nunggu siapa lagi " ajak Dahlia.


" Sebentar mi, ada yang Leon tunggu " jawab Leon.


" Siapa ?" tanya Mita.


Dan datang, seorang pria berbadan tegap dengan kulit sawo matang dengan hidung sedang bibir belah jambe. membuat Mita terpesona.

__ADS_1


" Ini tuan yang anda pesan " Kata Rio, sambil mengulurkan kotak kecil.


" Terima kasih, kau memang bisa di andalkan " kata Leon.


__ADS_2