
" Asal kau tahu Adi, Angga bukan ayah kandung kak Leon, Angga menginginkan nyawa, dan harta kak Leon, dan nyawa keponakanmu juga "
" Kak Leon akan di nikahkan dengan Butet, dan merampas semua milik kak Leon " kata Zha.
" Terus siapa ayah dari kak Leon ?" tanya Adi.
" Deon andreas, Angga punya dendam masa lalu pada Deon andreas, yang berdampak pada putra dan cucunya " kata Zha.
" Jadi Leon keturunan seorang mafia ?" kata Adi mantab.
"Aku tidak akan rela, malaikat kecilku di sakiti " kata Adi mengepalkan tanganya, mengingat canda tawanya dengan ke dua keponakanya.
" Telepon Roy !" suruh Adi pada Zha.
Zha menelpon Roy, Deon mendengarkan menyusun misi, sedang Roy Adi dan Zha jufa menyusun misi dengan beberapa pasukan.
📱" Ada apa Zha, kau ingin putramu ?" tanya Dahlia dari sebrang sana mengangkat teleponya.
📱" Ibu mana yang rela anaknya tersakiti kalau tidak anda !" kata Zha mulus.
📱" Jaga mulutmu, ! dan apa maumu ?, aku juga punya hak atas putra anaku, yang tidak pernah kau beri izin membawanya " kata Dahlia.
📱 " Tidak, kau tidak berhak mebunuhnya. . !" kata Zha.
📱" Maksudnya ?" tanya Dahlia penasaran.
📱" Anak dan cucu anda dalam bahaya, karena suami anda " Zha menceritakan semua.
📱" Tidak mungkin kau saja yang mengada - ada, kenyataanya Leon tidak sembuh - sembuh, bersamamu, malah tambah parah " kata Dahlia.
📱" Itu karena perbuatan suami anda "kata Zha, lalu mengirim rekaman Angga.
" Ha ha ha, pria gagah, tampan tapi lumpuh, kau pintar tapi kau juga bodoh Leon. . !" kata Angga sambil menggoyang - goyangkan kepala Leon, yang pura - pura lumpuh.
Zha masih di balik pintu mengintip, ternyata yang di dalam ada Angga dan Butet.
" Kau tahu sayang, Dahlia itu wanita bodoh, dia mau menyerahkan anaknya, demi cintanya pada aku, dan dia lebih percaya denganku dari pada dengan suaminya " kata Angga pada Butet.
" Sama dengan anaknya, dia bisa di manfaatkan, kau nikahi dia, dan seluruh aset milik anak kita, dari harta milik dia pribadi dan perusahaan reksa group " kata Angga percaya diri.
📱" Kalau gitu, bantu saya " kata Zha.
Zha mengatur rencana, dengan Dahlia.
__ADS_1
Adi dan Roy, bersama pengawalnya beraksi, Adi menolong, Arka dan Aksa, dengan bantuan Dahlia.
Ting. .
gawai Zha berbunyi, ternyata ada panggilan masuk dari dokter Geo.
📱" Zha tadi Angga menelfonku, untuk memeriksa Leon di sana !" kata Geo dari sambungan teleponya.
📱" Periksa dengan baik, seperti yang kita sepakati kau pasang wajah, kalau kau mendukung Angga, dan saya mintak tolong, bisikan pada kak Leon, di bawah kursi rodanya tersimpan pistol " jawab Zha
📱" Baiklah " kata Geo.
📱" Dan hapus seluruh kontak masuk dan keluar dari ku ataupun anak buahku, supaya tidak ada yang mencurigakan, setelah itu pergilah bersembunyi, para pengawalku akan menjagamu dan keluargamu. bersikaplah biasa saja di depan Angga !" perintah Zha.
Setelah semua sudah melaksanakan intruksi dari Zha, Zha pergi ke kantor polisi, melaporkan seluruh perbuatan Angga, Deon bagian penyelamatan dalam pesawat, sedang Ira, dia sebagai sopir handal yang akan membawa keluarga Zha keluar dari kediaman Angga.
Para pengawal Angga telah siap, penghulu, siap menikahkan Leon, Leon yang pura - pura cacat susah berbicara.
Geo datang dengan banyak peralatan medis, siap memeriksa Leon.
" Seperti arahan anda pak Angga, tuan Leon lumpuh total, coba lihat, di cubit saja, dia tidak merasa sakit ataupun merah " kata Geo, karena tahu kalau Leon sudah di pakaikan kulit palsu oleh Zha. Setelah itu Geo keluar, langsung di antar pengawal dari Leon pulang, dan bersiap untuk bersembunyi.
" Hah, bodoh, kenapa aku ceroboh, seharusnya, aku tidak bikin dia lumpuh total " kata Angga.
" S s s aya * * * t ei " kata Leon dengan nada yang di bikin orang lumpuh, saat penghulu mengucap ijabnya.
" Cepat Leon, atau aku bunuh ke dua putramu !" bentak Angga.
Sedang di dalam kamar, terdengar tembakan, di mana Arka dan Aksa di kurung, dan terdengar kaca pecah.
" Bodoh, belum aku perintahkan sudah di bunuh bpcah itu, padahal itu tambang emas kita " kata Angga, yang mengira bocah dua itu mati.
" Om Adi " Dua bocah dua itu berhambur memeluk Adi, dan satu pengawal melindunginya, dan memecah kaca dan melempar tali untuk turun ke bawah, dua pengawal Angga terkapar di tembak Roy.
" Lukai aku, biar tidak kelihatan kalau aku yang mengaturnya " kata Dahlia pada Adi.
" Dorrr. . !" Adi menyerempetkan pelurunya di pundak Dahlia. dan menggendong ke dua putranya, meluncur ke bawah, dari balkon lantai dua.
" Tolong. . . !" teriak Dahlia dari dalam kamar.
" Itu suara adiku " kata ayahnya Butet yang kakak sepupu dari Dahlia.
Sedang di luar Roy dan beberapa pengawalnya meluncurkan sebuah peluru, ke salah satu pengawal yang menjaga pintu.
__ADS_1
Angga siap siaga, dan siap menarik pelatuknya mengarah pada kepala Leon, dengan sigap Leon menarik tangan Angga dan membalikan pistolnya ke kepala Angga.
Butet yang berpakaian cantik dengan gaun pengantin yang di dampingi ke dua orang tuanya ke takutan.
" Bagai mana ini, kau harus tanggung jawab " kata ayah Butet.
" Yang menghamili anakmu, tua bangka ini bukan aku. . !" bentak Leon, Butet langsung menunduk takut.
" Kau pikir, istriku orang bodoh Angga !?" kata Leon.
" Ternyata kau tidak lumpuh?" kata Angga.
Leon menghajar Angga dengan kekuatan satu kakinya. Setelah Angga, terkapar Leon menarik pistol di bawah kursi rodanya, mengarah tapat di tangan - tangan para pengawal Angga.
Dengan jalan pincang, Leon di lindungi Roy.
" Mari tuan !" suruh Roy, menyuruh Leon jalan duluan.
Leon masuk mobil yang sudah di siapkan, di susul ke dua putranya.
Adi yang mengiringi dua bocil jalan di belakangnya, dan saat Adi menengok ke belakang menelisik lawan.
Dorr. . . ! peluru menembus dada Adi, membuat keseimbangan Adi melemah.
Leon yang tahu langsung menarik Adi masuk mobil, dan memukul punggung Adi.
Mobil langsung melaju pesat.
Nuing, nuing nuing.
Sirine polisi berbunyi dan berhambur mencari anak buah Angga, dan terjadi adu tembak, Angga dan beberapa anak buahnya berhasil kabur, sedang Dahlia di bawa ke rumah sakit.
" Butet jelaskan, kenapa Leon tidak mengakui anak yang kau kandung ?" tanya ayah Butet, pada Butet yang menangis di pelukan ibunya.
" Sudah yah, Butet masih stres, Leon kabur !" kata ibu Butet membelanya.
" Diam kamu. . . !" bentak ayahnya.
" Sebenarnya, ini anak om Angga, om Angga menjanjikanku hidup mewah, ternyata semua harta milik Leon, makanya om Angga menyuruh Butet menikah dengan Leon " kata Bitet sambil menangis sesenggukan.
Plak. . tangan ayahnua mendarat di pipi Butet.
" Tega sekali kamu menghianati tantemu, dan mau sama om, hanya karena membiayai kuliahmu !?" bentak ayahnya.
__ADS_1
" Bukan om Angga yang membiayaiku, tapi Leon. . !" kata Butet, membuat orang tuanya kaget.