ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU

ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKKU
KAULAH TULANG RUSUKU


__ADS_3

Kaulah tulang rusuku


...****************...


Aldo kaget dengan kata - kata Leon, apa Leon tahu dia tadi pagi.


" Di dia menggodaku !" pembelaan Aldo.


" Kau kira aku anak kecil yang bisa kamu bohongi, istriku bukanlah wanita penggoda seperti yang ada dalam pikiran mesumu, kecantikanya, kelembutanya dan kesetiaanya hanya aku yang memiliki ?" kata Leon.


Ternyata pagi tadi saat Colin akan ke dapur, Colin melihat Aldo dah Zha, Colin nengeluarkan ponselnya dan merekam keduanya, setelah di rekam Colin mencari Leon, dan cerita dengan Leon, karena Colin tidak tahu arti Bahasa Indonesia jadi tanya - tanya pada Leon tidak mungkin bertanya pada mertuanya.


Leon menanggapinya saat melihat vidio yang di rekam Colin.


Setelah melihat vidionya Leon langsung lari ke dapur, dan melihat ke dapur, tapi Leon sudah tidak melihat keberadaan Zha.


Jadi bertemu Aldo dan Zha di meja makan. Aldo masih tetap mengelak dan.


Beught. . . ! Leon meninju pipi Aldo sampai mengeluarkan darah.


Zha kaget dengan gerakan Leon yang tiba - tiba, Zha langsung menahan Leon dan membawanya pergi. Leon dan Zha belum jauh Aldo berteriak.


" Dasar anak mafia ?" teriak Aldo memegang bibirnya yang berdarah, membuat Leon membalikan badanya.


Plakkk ! Re menampar Aldo.


" Jaga mulutmu, atau kita akan mati oleh Angga !" bisik Re pada anaknya.


Leon kembali dan mencengkram kerah baju Aldo.


" Siapa yang kamu maksud ?" tanya Leon dengan emosi.


Aldo hanya menggeleng, karena takut, Zha menenangkan Leon dan mebawanya pergi.


Saat menarik koper, akan keluar dari rumah itu Re dan Lala meminta maaf atas perlakuan Aldo, tapi Leon hanya diam.


" Maaf, om bibik, biarkan Leon tenang dulu ?," pinta Zha sambil berlalu pergi.


" Maafkan keluarga kami Zha, membuat kamu tidak nyaman ?" kata Lala.


Zha hanya mengedipkan mata dan tersenyum sambil menaiki taxi yang sudah di bukakan oleh Leon.


Menuju hotel, dan akan melihat bunga tulip yang akan bermekaran.


Sesampainya di hotel Leon masih diam, dan tidak ada kata sedikitpun, membuat Zha jenuh.


Zha ke kamar mandi dan mencari baju santai, tapi ternyata di dalam kopernya hanya terdapat lingeri seksi.


' Pasti ini kerjaanya mami, Zha tidak di bawakan celana pendek !' gumam Zha.

__ADS_1


Zha terpaksa memakai lingeri itu. saat Zha di kamar mandi ponsel Zha berbunyi dan Leon mengangkatnya.


" Ada apa mi ?" saat Leon melihat wajah Dahlia di layar ponselnya.


" Bagaimana keadaan kalian ?" sapa Dahlia.


" Sehat !" jawab Leon singkat.


" Mana menantu mami ?" tanya Dahlia.


" It. tuuuu . . .!" kata Leon saat melihat Zha keluar kamar mandi dengan lingeri seksinya.


" Mami, kenapa bawakan baju santai Zha seperti ini ? caranya gini Zha tidak bisa santai " kata Zha saat menatap Dahlia di layar ponsel, sedang Leon sudah bermain di leher Zha dari belakang seperti ular Zha menggeliat geli.


" Ha ha ha !" Tawa Dahlia melihat tingkah Leon pada Zha.


Leon melempar ponselnya, sedang Dahlia menggerutu.


" Dasar harimau. . !" gerutu Dahlia pada anaknya.


Leon langsung menarik lingeri Zha dan menindihnya yang sudah polos.


" Kamu tidak perlu capek sayang, sekarang sambil tiduran " kata Leon sambil menyatukan punyanya dan menggenjotnya dengan keras, membuat Zha meringis Leon memainkan chocips milik Zha dengan tanganya dan kadang dengan mulutnya.


Setelah menuaikan hasrattnya semua terkulai lemas.


" Olah raga pagi yang indah " kata Leon yang mengatur nafasnya di samping Zha.


Leon sambil menghisap rokoknya dan menikmatinya, setelah rokok dalam tanganya habis, Leon siap menindih Zha lagi.


" Kak Leon mau ngapain ?" tanya Zha.


" Mau makan kamu lagi ?" jawab Leon.


" Yang tadi saja belum kering, masih merembes " kata Zha.


" Kenapa harus menunggu kering, malah lebih gampang masuknya " pinta Leon


Zha mendorong Leon, Leon yang belum siap langsung jatuh terlentang di samping Zha, mata Leon memerah karena kecewa, karena penolakan Zha, Zha duduk ntah apa yang akan di lakukan Zha, Zha menyingkap selimut dan memegang pusaka Leon lalu ********** seperti anak kecil mengulum lolipop membuat Leon tersenyum. memaju mundurkan temponya kadang cepat dan kadang lambat Leon mengerang.


Dessahan, atau Suara lak nat dari bibir Leon tidak ada hentinya.


" Sayang Ahhhh. . !" dessah Leon sambil memegang kepala Zha menenggelamkan wajah Zha diantara dua pahanya, saat miliknya berdenyut dengan kencang.


Zha memukul - mukul paha Leon, tapi Leon tidak peduli dengan kenikmatan yang Zha ciptakan.


Saat sudah sadar, Leon melepas kepala Zha, Zha sudah lemas dengan mayones miliknya di bibir Zha. Leon membersihkanya dengan tisu di dekatnya.


" Zha, , , ,! Zha, , , !" panggil Leon sambil menepuk pipi Zha.

__ADS_1


" Zha maafkan aku ?" sesal Leon sambil memeluk Zha yang melemas dan sesekali melepaskanya.


Saat Leon panik Zha terbangun meledek Leon.


" Weeek. . . Ha ha ha ?" tawa Zha penuh kemenangan.


Leon langsung memeluk Zha.


" Istri kecilku sudah mulai nakal pintar di ranjang, suka meledek dan membuatku panik !" kata Leon.


" Salah sendiri membuatku tidak bisa bernafas kak Leon akan membunuh Zha " kata Zha.


" Maafkan kak Leon, kak Leon tidak sadar, karena kamu begitu hebat sayang bisa menghipnotisku !?" puji Leon.


" Lebayyy !" kata Zha.


" Kenapa kamu tidak nelayaniku dengan ini ?" kata Leon sambil mencubit diantara lubang syurga Zha.


" Aw sakit . . . !" teriak Zha sambil memegangnya.


" Masih sakit kak, mau kak Leon gempur lagi, nanti Zha tidak bisa jalan ?" kata Zha.


" Dan kak Leon janji sore ini mau ajak Zha melihat bunga tulip yang bermekaran mumpung masih musimnya ?" jelas Zha.


" Kalau sudah tiga hari sembuh sayang !" jelas Leon.


" Kata kak Leon dua hari sembuh, sekarang tiga hari, besok empat hari, ahirnya sebulan " gerutu Zha.


" Tinggal melihat ukuran punyaku, semakin besar ukuranya, robekanya juga lebar Zha jadi sembuhnya lama " jelas Leon.


" Kak Leon, jahattt. . . . !" kata Zha dengan memonyongkan bibirnya.


" Ha ha ha. . . !" tawa Leon.


" Kamu lucu sayang, bibirmu membuatku gemas. Kamu tahu tidak kalau melayani suami itu tidak boleh menggerutu, nanti pahalanya hilang !" ceramah Leon.


" Zha tidak menggerutu, hanya sebel saja, kak Leon bohongi Zha terus " gerutu Zha.


" Ha ha ha . . ! Kalau gitu mau lagi ya ?" tanya Leon.


" Sudah kak Leon, Zha lelah, teruskan nanti malam saja . . .!?" teriak Zha sambil membanting kakinya di kasur seperti anak kecil.


" Ya sudah, kita tidur dulu " pinta Leon.


Dan menidurkan Zha dalam pelukanya. tangan sebelah Leon menyalakan rokok sambil memegang ponsel, mengecek hasil kerja karyawan kantor selama di tinggal.


Leon menutupi tubuh Zha memperlihatkan hanya kepala dan wajahnya yang tersenyum manis dalam tidurnya di dada Leon dan iseng memfotonya.


( Kaulah tulang rusuku ) isi postingan dalam instalgramnya.

__ADS_1


.


__ADS_2