
Di pasar.
...****************...
Ngomong dari tadi kalau makan di luar, Zha kan bisa siap - siap !" Kata Zha sambil menyingkap selimutnya dan berdiri dengan tubuh polosnya, sedang Leon hanya geleng kepala melihat tingkah istrinya yang selalu menggodanya.
' Bagai mana aku bisa kamu tinggalkan, sedangkau pemandangan paling indah yang aku punya ' gumam Leon.
" Emang mau makan apa sih istriku ?" tanya Leon.
" Mau makan bebek betutu dan bakso iga sapi " Kata Zha dan di senyumi oleh Leon.
Leon membantu Zha mengeringkan rambutnya dan segera keluar. menuju apa yang di inginkan oleh Zha.
Pagi yang cerah, menghiasi wajah pengantin lama, tapi baru menuruni tangga satu persatu menuju meja makan.
" Lihat tuan Leon dan non Zha memang cocok, walaupun umur terpaut jauh !" bisik Jarwo pada Nur istrinya.
" Namanya juga jodoh, Alangkah perkasanya pak Leon !" Kata Nur.
" Kok bisa,? apa kamu tadi malam ngintip mereka ?" tanya Jarwo pada Nur yabg saling berbisik.
" Enak saja, memang aku tukang ngintip ? lihat saja jalanya non Zha, sampai tidak se seksi tadi malam " jawab Nur
" Sok tahu " jawab Jarwo.
Zha dan Leon duduk di meja makan seperti biasa Zha selalu menyiapkan sarapan suaminya.
" Hari ini aku akan ke kantor pusat Zha, kamu di rumah saja, katanya males gerak " Kata Leon.
" Kalau aku ikut ?" tanya Zha.
" Tidak usah, di sana juga aku kerja nanti kamu jenuh, nanti kalau ingin ke sana kalau ada waktu senggang " jawab Leon.
" Kak Leon tidak selingkuh kan ?" tanya Zha sambil menunduk.
" Sayang, , , kenapa pikiranmu trafeling ?, ya pasti tidaklah, kalau kak Leon kesini niat selingkuh kenapa harus ajak kamu, kenapa pagi - pagi mintak bekal dari kamu ?" Kata Leon sambil mengingat pergulatanya tadi pagi sebelum keluar kamar.
" Sama Bik Nur di rumah !" Kata Leon.
" Kamu mau kemana Bik ?" tanya Leon pada Nur.
" Mungkin mau ke pasar sebentar !" jawab Nur
" Ya sudah, Zha ikut Nur ke pasar ?" Kata Zha mantab membuat Leon membelalakan mata.
" Katanya lelah, karena gempuran tadi pagi ?" tanya Leon.
" Tidak, Zha sudah sehat " jelas Zha.
" Ya sudah kalau gitu, siapkan pengawalan Wo, untuk menjaga istriku, jangan sampai lecet sedikitpun ?" perintah Leon pada Jarwo yang langsung di laksanakan.
" Zha tidak perlu kak ?" jawab Zha.
" Kau tahu, kau istri siapa ? Istri Leon Zha"
__ADS_1
Zha awalnya menolak, tapi kalau menolak Zha jadi tidak boleh ikut ahirnya Zha menuruti Leon.
" Bik, sebentar, Zha ingin sesuatu !" Kata Zha sambil mendekati penjual rujak dan kemudian penjual pecel.
Sesampainya di rumah Zha kangsung lari ke westavel dan muntah - muntah di sana.
Sorenya Leon pulang Zha masih di kamar.
" Kamu kenapa sayang, kata bik Nur kamu mual terus ?" tanya Zha.
" Tidak tahu kak, apa magh Zha kambuh ya kak, karena makan rujak tadi pagi " jawab Zha.
" Kita ke rumah sakit ? " ajak Leon.
Zha menggeleng " Ini juga sudah mau sembuh, tadi bik Nur, sudah belikan Zha obat magh " Jawab Zha.
" Kamu sudah makan ?" Tanya Leon. Zha menggeleng.
" Kenapa belum ? yok kita makan seafood kesukaanmu ?" Tanya Leon.
" Zha kepengen stik juga kak ?" Kata Zha.
" Sejak kapan kamu senang daging sapi ?" tanya Leon.
" Tiba - tiba Zha ingin saja !" jawab Zha.
Ahirnya mereka keluar di cafe dekat vila saja, agar Zha tidak kedinginan. setelah selesai mereka pulang ke vila lagi.
" Kamu ingin merasakan hubungan dengan gaya baru tidak ?" tanya Leon me5um.
" Apaan sih kak Leon ?" Jawab Zha dengan senyum malu.
Saat menapaki tangga Leon mulai mencium tenggkuk leher Zha membuat Zha menggeliat geli.
" Kak L e o n ?" de**h Zha.
" Kamu suka, kita main di tangga ini !" kata Leon di telinga Zha membuat Zha kaget.
Tapi belum sempat Zha protes, Leon sudah membungkam bibir Zha dengan mulutnya dan melucuti seluruh gaun dan aset berharga yang menempel di tubuh Zha.
Leon membalikan tubuh Zha sampai membelakanginya dan mendorongnya sampai besi pembatas, dan mengangkat kaki sebelah, menginjak tangga yang lebih atas sehingga memperlihatkan lubang surganya denganjelas.
Leon jongkok, membukanya dengan satu tangan dan langsung memasukan lidahnya dengan tangan satunya memainkan chco chips yang bergelantung liar.
Sesekali Leon menghisapnya kuat membuat Zha tidak bisa menahan de**hanya.
" Awww mmmm ahhhh kak Leon lanjutttt !" de54h Zha.
Leon masih asik dan keluarlah mayones dan kedutan dari lubang surganya Leon melum4tnya sampai bersih.
Zha merasa tidak berdaya dengan permainan suaminya.
Leon menarik Zha berdiri tapi pilih duduk karena lemas dan pas di wajahnya ada junior Leon yang sudah berdiri tegak siap bertempur, niat balas dendam Zha langsung menariknya dan memasukanya ke mulut mengeluar masukan sampai Leon mengerang dan mengeluarkan mayonisnya.
" Kau dendam ya ?" tanya Leon sambil menarik Zha berdiri.
__ADS_1
Dan segera mnyatukan miliknya.
" Kak Zha lelah kita duduk saja " pinta Zha di tengah permainanlalu di turuti oleh Leon.
Serelah itu Zha duduk sambil meng4ngk4ng memperlihatkan miliknya yang sudah basah karena ulah Leon.
Mereka menyatukanya lagi dan membuat keduanya terkulai lemas.
" Ini korban vidio dewasa !" Kata Zha.
Membuat Leon memandang Zha.
" Jangan kira Zha tidak tahu kak, kak Leon kan tiap malam membuka situs itu di dalam selimut, setelah itu bangunin Zha !" Kata Zha.
" Tapi tidak ada yang indah selain punya istriku, karena masih alami !" jawab Leon.
" Karena yang di punya " jawab Zha dengan sinis.
" Kamu marah ?" tanya Leon.
" Tidak, biasa saja !" Jawab Zha.
" Okey kak Leon janji, tidak akan lihat situs itu lagi !" Kata Leon.
" Janji ya, pokoknya yang kak Leon lihat hanya punyaku ?" Kata Zha.
Lalu mereka menautkan jari kelingkingnya. Leon langsung berdiri mengangkat tubuh mungil istrinya untuk beristirahat.
Setelah Leon sembuh dari racun Leon semakin kuat membuat Zha kualahan menghadapinya di ranjang.
Pagi harinya Zha buru - buru bangun memakai kimononya, karena teringat pakaianya masih di tangga.
Setelah Zha keluar ternyata pkaianya dan Leon sudah di bereskan oleh Nur yang sudah datang dan masih mengepel.
" Selamat pagi nona ?" sapa Nur.
" Pagi, !" Zha mau bertanya malu, tapi harus di ambil karena dompet Leon ada di sana.
" pakaian kita yang ada di sini mana bik ?" tanya Zha.
" Maaf non Nur lancang, sudah Nur masukan ke ranjang cucian di belakang dan ini seluruh isinya !" kata Nur sambil menyerahkan dompet.
" Makasih bik !" Kata Zha dan masuk ke kamar lagi membangunkan Leon.
" Kenapa mau lagi ?" Tanya Leon dengan me55um.
" Barang mu apa saja yang di kantong?" apa hanya ini ?" tanya Zha sambil menunjukan dompet.
" Hanya dompet saja " Jawab Leon.
Lalu Leon memeriksa dan semuanya aman.
" Aku butuh sarapan sayang ? " Leon menarik Zha dalam pelukanya dan melakukan penyatuan lagi.
Zha bangun mandi dan langsung menuju dapur membuatkan sarapan.
__ADS_1
" Istriku sekarang berisi tubuhnya, pantas janda lebih menggoda dari pada per4w4n !" Kata Leon sambil memeluknya dari belakang.
" Malu kak ada bik Nur " Kata Zha sambil melirik Nur yang ada di dekatnya.