
" Zha kau tahu makanan ke sukaan Angga ?" tanya Deon, sambil duduk.
" Tahu dad, emang ada apa ?" tanya Zha.
" Tolong kamu bikinin ya,? daddy mau ke sana, bagaimanapun kita pernah makan seonggok jagung bersama " kata Deon.
" Aku ikut ya dad !" pinta Zha. Deon mengangguk.
Kemudian bocil bisik - bisik
" Kalian di rumah nanti ada guru private baru lagi, yang kemarin keluar " kata Zha pada ke dua putranya yang baru berbisik.
Keduanya menunduk dan mengangguk
Sesampainya di penjara Deon, menemui Angga duluan Zha dan Leon jalan belakangan.
" Kenapa kau masih peduli padaku, padahal, aku berusaha mebunuh keturunanmu ?" tanya Angga.
" Walaupun aku seorang mafia, aku masih punya hati, kita pernah susah bersama, kita hidip di panti yang sama " kata Deon.
Saat Leon dan Zha masuk, dua tuyul ternyata ikut keluar dari bagasi mobil, membuat Zha dan Leon kaget.
" Opa. . !" Sapa Arka dan Aksa yang mendului Zha dan Leon.
" Kok mereka ikut ?" tanya Deon, Leon mengangkat pundaknya tidak tahu, ternyata anak itu dengar omongan orang tuanya, langsung masuk ke bagasi mobil.
Angga tersenyum di sapa dua putra Leon, yang ia sia - siakan sejak hamil.
Zha membuka masakanya dan menyuapi, Angga, Angga meneteskan air mata.
" Kau tidak dendam padaku ?" tanya Angga di gelengi Zha.
" Padahal, aku berusaha membunuh putramu sejak masih dalam kandungan, dan juga suamimu ? bapakmu juga harus meninggal olehku ?" tanya Angga lagi.
" Semua sudah garis yang kuasa pi, kenyataanya kedua putraku, tumbuh menjadi anak yang aktif, kalau suamiku juga masih mendampingi aku, sedang bapak allah lebih sayang padanya " kata Zha santai.
Angga menangis tersedu - sedu.
" Pi, Zha menyayangi papi, karena Zha ingat papi dulu selalu memanja Zha, dan papi adalah ayah dari pria yang pernah Zha cintai " kata Zha sambil memegang tangan Angga.
" Pantas Arief memilihmu Zha " kata Angga.
" Benar kata Dahlia, dia membiarkan Leon dan Arief, mengalami masa sulit bersama, agar mereka memiliki ikatan batin yang kuat, walau berbeda ayah !" kata Angga dalam tangisanya
Sedang ke dua bocil, naik di atas meja jenguk.
__ADS_1
" Opa, opa jangan sedih, kak Arka sama Aksa masih cucu opa kok ?" kata Aksa sedang Arka mengusap pipi Angga.
" Opa tidak perlu cucu - cucu nakal seperti kalian " kata Zha.
Ponsel Leon berbunyi ternyata bi Sumi yang telepon.
📱" Den, tuan muda Arka dan tuan muda Aksa tidak ada di rumah, mereka menghilang !?:" kata bi Sumi dalam ke panikan.
📱 " Dia ikut saya bi !" jawab Leon.
📱 " Ya sudah den, bibi panik, sedang guru privat yang baru sudah datang " kata bi Sumi.
📱" Suruh pulang dulu bi, besok suruh datang lagi !" kata Leon yang di dengar Zha.
" Harus bagai mana lagi dad, menghadapi ke dua putra Leon, belum sampai sepuluh hari sudah tiga guru privat mundur " kata Zha.
Sedang ke dua putranya, sudah ntah ke mana lagi, sekalian Zha kerjain
" Bli, bli polisi, Aksa punya tebakan ?" kata Aksa.
" Apa ?" tanya polisi.
" Tapi kalau tidak bisa jawab, Aksa dan kak Arka belikan es krim ya ?" kata Aksa.
" Okey tidak masalah " kata polisi.
polisi sedang mikir, lalu geleng tidak mengerti.
" Kalau polisi, disiplin dan kalau uang di selipin kayak gini " kata Aksa sambil membuat beberapa polisi yang kumpul tertawa.
Setelah dapat es krim, dua putra Leon keluar, dan tidak mendapati ayah dan bundanya.
Tanpa pikir panjang, Arka menarik tangan Aksa langsung masuk lagi meminta microfon polisi.
" Barang siapa yang menemukan bunda kami yang hilang, dengan ciri - ciri hitam manis, paling cantik sedunia punya lesung pipi kanan kiri, akan di beri hadiah oleh ayah kami Leonardo satu M " kata Aksa di microfon. microfon di rebut oleh Arka
" Ayah, Bunda semua polisi tidak sanggup mengurus putramu bunda, nanti kita jadi gembel, ayah dan bunda sebelum menyesal membuang ke dua putra mu yang tampan ini bunda, hanya kita yang mirip Leonardo di dunia ini bunda !" kata Arka.
Zha, Leon dan Deon yang ngumpet di mobil ahirnya keluar, dan Leon masuk lagi ke kantor polisi mengambil ke dua putranya, semua polisi geleng kepala dengan ke cerdasan dan di imbangi dengan nakalnya dua bocah itu.
Walaupun dia jengkel dengan ke dua putranya, tapi Leon tidak pernah menyesal memilikinya, karena dia malaikat kecil dengan kecerdasan yang luar biasa, malaikat kecil yang melengkapi keluarganya.
" Kita ke mall ya bunda ?, sudah lama kita tidak ke mall !?" kata Arka pada Zha yang duduk depan dekat Leon yang menyetir, Zha mengangguk.
Sesampainya di mall dua putra Leon, menarik tangan Deon, Arka ke kanan, dan Aksa ke kiri.
__ADS_1
" Sayang, jangan gitu kasihan kakek ! " kata Zha tapi di beri kode sama, Deon dengan menunjukan telapak tanganya.
" Mungkin ini gantinya Zha, dulu segini Leon aku tinggal, masih lucunya, masih nakalnya, dan allah menggantinya momen ini dengan dua Leon " kata Deon.
" Leon ajak istrimu pulang ! dady nanti pulang naik taksi dengan ke dua putramu !" kata Deon.
" Tidak dad, Zha dan kak Leon menunggu di resto saja !" kata Zha.
" Baiklah, yang penting kamu jangan terlalu lelah, kasihan Cahaya " kata Deon dan di angguki Zha.
Zha memberikan black cardnya pada Arka.
" Apa kamu bahagia sayang ?" tanya Leon membangunkan lamunan Zha, yang tersenyum melihat kedua putranya yang tertawa dengan kakeknya.
" Banget kak, ! " kata Zha.
" Apa kau tidak menyesal melahirkanya ?" tanya Leon.
" Tidak ada seorang ibu yang menyesal melahirkan putranya " kata Zha.
" Kau tahu akulah pria paling bahagia dalam dunia ini, karena memiliki istri sepertimu Sayang. . !" teriak Leon dengan keras, membuat pengunjung mall pindah memperhatikan mereka.
" Kak Leon geli. . !" kata Zha saat bibir Leon di leher Zha, dan mengangkat tubuh Zha dan berputar dalam posisi tegak.
" Kau wanitaku paling kuat, ! kau wanitaku paling hebat. ! Kau wanita yang merelakan rahimnya untuku, kau wanita, yang berjuang hidup dan mati untuk tiga jagoanku Kau wanitaku yang pantas aku perjuangkan. . . !!!" teriak Leon dengan kebahagiaan.
Leon tiada henti memuji Zha, menggendongnya dengan posisi berdiri dan berputar bahagia semua pengunjung mall memandangnya dengan penuh haru.
Deon dan ke dua putranya di atas melihatnya dengan bahagia.
" Putra, yang senyumya katamu hanya di miliki Zha, kini dia teriak bahagia karena mendapatkan wanita yang ia impikan Dahlia !" kata Deon sambil geleng kepala.
TAMAT.
...----------------...
Maaf kalau tamatnya jelek, nantikan kelanjutanya dengan insya allah dengan judul.
IZINKAN AKU MEMILIKIMU
Di bab awal nanti kita akan jalan - jalan ke Lampung menjemput Rima ibu Zha, mengenal adat Lampung, sampai makanan khas lampung. kita masuk akan di sambut SANG BUMI RUWAI JURAI, Siger mas sampai BUMI SEKALA BEGHAK.
Kalau di novel ini kita sedikit mengenal adat Jawa, dari TINGKEPAN dan TEDAK SITEN.
Nantikan kisahnya malaikat kecil Leon dan Zha yang tumbuh dengan karakter masing - masing, Arka yang tampan tapi sikap seperti ayahnya dingin dan bijaksana, Aksa yang manis, selalu menghadirkan tawa, sedang Cahaya, yang sikapnya manja seperti bundanya, sedangkan Leon masih posesif pada ke dua putranya.
__ADS_1
Mereka tumbuh dengan kasih sayang yang utuh, namun suatu ketika, Cahaya mengalami pelecehan di usia dini, karena dendam pada ke dua kakaknya, apakah Cahaya sanggup menjalaninya ?
Author akan fokus dulu pada kisah MAFIA CANTIK MENCINTAI GUS kisah dari Humaira andreas, adik dari Leonardo andreas, yang mengikuti jejak daddynya menjadi mafia, harus terjerat cinta Gus Rayyen, putra dari istri kedua kiayi Abi manyu, cintanya tidak di restui, akankah Ira akan berjuang ?.