
Pagi hari ini, menyajikan suasana yang sangat cerah seperti biasanya. Sinar matahari pun sudah masuk melalui celah jendela kamar Mira. Dia baru saja mengerjap kan mata dan merasa silau dengan cahaya yang masuk melalui celah tirai jendela tersebut.
Sambil mengumpulkan nyawa dia merentangkan tangan untuk merenggangkan otot-otot, seraya menoleh ke samping.
Perasaan aneh pun tiba-tiba menyapa saat sang suami sudah tidak terlihat lagi di sisinya di atas tempat tidurnya sendiri,sang suami di sana. Pandangan matanya kini mengarah ke sekeliling ruangan mencari keberadaan Jack.
Akan tetapi tidak ada juga. Dengan gerakan cepat dia pun menyibakkan selimut lalu turun dari tempat tidur. Mencari keberadaan pria yang dicintainya itu di kamar mandi.
Seolah putus asa karena tidak melihat keberadaan suaminya, akhirnya Mira pun berjalan perlahan keluar kamar, lalu, menyusuri ruangan lain lalu, ke halaman belakang, untuk mencarinya. Namun, ketika sudah berada ada di sana, Jack tetap tidak ada juga hingga dia terus bertanya-tanya. Mira kembali ke dalam, dan terus mencari ke depan juga, tapi keberadaan sang suami tetap tidak terlihat. “Ke mana dia pergi?" Ucap Mira dalam hati.
Dia pun akan berbalik badan untuk masuk kembali. Namun, tak lama setelah itu, dia mendengar suara derap langkah kaki. Mira pun menoleh ke arah sumber suara tersebut. Ternyata itu sang suami yang telah melaksanakan olah raga pagi.
Mira pun berdiri di tempat semula. Dia menunggu suaminya itu mendekat ke arahnya.
Saat Jack sudah sampai di teras, dia melihat Mira yang seperti tengah menunggunya, lalu, dia berkata. "Sudah bangun?" Tanya Jack terhadap istrinya.
"Sudah... aku cari Mas, ke mana-mana pantas saja tidak ada, nggak tahunya olah raga," Jawab Mira sambil tersenyum lucu dan malu-malu.
"Selamat pagi sayang... " Jack Berkata sambil membungkukkan tubuhnya lalu menyentuh perut sang istri dengan lembut. Dia menyapa anak yang masih berada di dalam perut Mira seolah bayi itu nyata terlihat di depan mata. Mira merasa sangat bahagia sekali mendapat perlakuan manis dari suaminya. Dia merasa menjadi wanita paling beruntung dan paling bahagia.
"Kenapa enggak bangunin sih, Mas...?” Kata Mira.
"Aku nggak tega bangunin kamu. Lagian tidurnya pulas benar, kasian kalau aku bangunin,” Jawab Jack sambil menatap wajah sang istri dengan tatapan lembut.
"Yuk masuk, mau mandi, nih, gerah," Ucap Jack sambil menggandeng sang istri untuk masuk.
__ADS_1
Suami istri itu pun masuk ke rumah dengan saling bergandengan.
Mereka berdua langsung pergi ke kamar untuk menyelesaikan aktivitas pagi seperti biasanya. Jack terlebih dahulu yang masuk ke kamar mandi. Setelah beberapa saat kemudian, saat Jack sudah selesai, barulah Mira yang secara bergantian memasukinya untuk membersihkan diri juga.
Mira baru saja selesai dengan ritual mandinya dan pergi ke ruang ganti untuk mengambil pakaian, dia heran saat melihat pakaian Jack yang sudah dia siapkan sebelumnya, masih ada, itu artinya pria itu memakai pakaian yang berbeda. “Dia, kenapa masih belum di pakai, sih, bajunya?” Mira bergumam lirih sambil mengenakan pakaiannya sendiri.
Setelah mengenakan pakaian Mira pun keluar untuk mencari keberadaan suaminya. Namun, baru di depan pintu suaminya sudah kembali.
Mira melihat ke arah Jack dari ujung kepala sampai ujung kaki, dan menyadari jika suaminya yang telah berganti pakaian, tetapi bukan yang telah disiapkannya.
"Ko, nggak pakai baju yang itu, kenapa?" Ucap Mira sambil menunjuk ke arah baju yang masih berada di tempat semula.
"Hari ini kita akan antar Mama pulang, setelah itu kita pergi jalan-jalan sekalian ajak Zay juga. Sudah lama kita nggak ke tempat bermain, kan?" Kata Jack sambil menatap wajah sang istri lembut dan penuh harap.
"Oh, baiklah kalau begitu, Mas... Sekalian juga kita beli perlengkapan sekolah Zay, ya? Sebentar lagi tahun ajaran baru. Mumpung ada waktu kita beli sekarang saja," Kata Mira.
"Ada acara apa memangnya?" Tanya sang istri.
"Itu akan membahas tentang perpisahan, anak-anak di sekolah dan ada juga pentas seni," Jawab Jack.
"Owhh... terus yang akan hadir siapa?" Tanya Mira.
"Aku saja... " Jawab Jack.
"Ok...Terima kasih Mas..!" Kata sang istri sambil menatap suami dengan penuh cinta.
__ADS_1
"Sudah sana ganti bajunya, masa mau memakai daster terus?” Kata Jack sambil berjalan perlahan ke dalam lalu, duduk di sofa sambil menyalakan televisi. Kebiasaannya jika ada di rumah saat hari libur, Jack suka melihat-lihat berita hangat yang ada tetapi, bukan acara gosip para artis.
Mira pun mengganti pakaiannya kembali dengan baju lain yang pantas dipakai saat bersantai, yaitu pakaian sederhana tetapi, tapi, tetap terlihat sangat cantik itulah Mira di mata suaminya.
Setelah semuanya siap, sepasang suami istri ini keluar kamar, dan terlihat di ruang tengah sang mama dan jagoan kecil mereka sudah menunggu.
Keluarga kecil itu yang terlihat sangat bahagia, mereka pergi untuk mengantarkan sang Mama pulang. Jack membawa barang milik sang Mama lalu di simpan ke bagasi mobil.
Bu Merlin duduk di kursi belakang dengan Zay dan Mira duduk di samping suaminya di kursi depan di samping kemudi.
Kendaraan roda empat yang mereka tumpangi pun perlahan pergi meninggalkan halaman rumah.
Saat tiba di jalanan, jalanan raya yang mereka lalui tidak terlalu ramai. Ini masih terlalu pagi, Mungkin jika siang seperti biasa, jalanan akan selalu di penuhi kendaraan lain, apalagi sekarang hari libur.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya mereka sampai di rumah yang menjadi tujuan mereka. Yaitu rumah Bu Merlin, atau rumah di mana Jack di besarkan.
Jack memarkirkan mobilnya lalu turun membuka pintu untuk sang istri, Bu Merlin dan Zay pun turun setelahnya.
Zay melihat ke sekeliling rumah, dia merasa sangat takjub dengan bangunan megah yang ada di hadapannya. Bagi anak kecil itu, melihat rumah Bu Merlin adalah untuk pertama kalinya. Ini hal yang berbeda bagi Zay, sebab dia tidak pernah menyangka jika neneknya itu memiliki rumah bak istana.
"Ini rumah nenek?" Tanya anak kecil itu terhadap sang Nenek, dia tampak penasaran. Dengan tinggal selama beberapa hari di rumah Mira, telah menjadikan Zay dan Bu Merlin menjadi lebih dekat.
"Iya... Zay mau tinggal di sini, bareng Nenek?" Tanya Bu Merlin.
"Hayu masuk... Jangan berdiri terus" Ucap Jack menyela pembicaraan Nenek dan cucunya itu.
__ADS_1
Mereka semua pun masuk ke rumah dan kedatangan mereka pun di sambut bahagia oleh para pelayan di sana.