Janda Satu Miliar

Janda Satu Miliar
Part 149


__ADS_3

Mira pun mengikuti apa yang di ucapan suaminya, setelah berada di dalam kamar Jack pun berkata" Sekarang gantian aku yang akan menghukum mu"Ucap Jack terhadap Mira,sehingga Mira terpojok di dinding kamar.


"Apaan sih, mas... " Ucap Mira sambil mendorong dada bidang suaminya, namun usaha nya sia-sia tenaganya kalah dari Jack.


Setelah beberapa saat Jack bermain-main di atas bukit, setelah merasa lelah bermain di atas sanah lalu dia minum susu hangat.


Setelah rasa hausnya hilang,kini saat nya dia memupuk benih yang telah di tanam nya di sawah se petak milik Mira.


Setelah cukup lama mereka memadu kasih, akhirnya mencapai puncak kenikmatan bersama.


Mereka berdua pun tertidur pulas dengan tubuh saling memeluk, setelah menikmati indah nya bercocok tanam.


*


*


*


Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, semua anggota keluarga sudah berada di meja makan.


"Kemana mereka belum turun juga? " Ucap bu merlin sambil menatap ke arah besannya yang duduk berhadapan dengannya.


"Iya, Nek,papa sama mama belum keliatan dari tadi siang" Ucap Zay sambil melihat ke arah sang nenek dengan bergantian.


"Mungkin masih tidur" Bu Dellia menimpali sambil tersenyum tipis.


"Nek, Zay panggil papa sama mama dulu ya! " Kata Zay meminta ijin terhadap kedua neneknya yang sedang duduk bersama.

__ADS_1


"Biar Bi Mar saja yang memanggilnya, Zay tunggu di sini saja kalau sudah lapar makan saja duluan! " Kata bu Merlin.


"Ya sudah,Zay tunggu di sini saja" Jawab Zay sambil menatap ke arah sang nenek.


Bu Merlin pun memberi perintah terhadap bi Mar agar segera memanggil Jack dan juga Mira, bahwa mereka sudah di tunggu di meja makan untuk segera makan malam bersama.


bi Mar pun segera pergi untuk menyusul nya ke kamar yang di tempati kedua nya, setelah sampai di kamar yang di tuju ternyata kamar nya kosong.


Bi Mar pun kembali ke ruang makan untuk memberi tahu nyonya besar bahwa Jack tidak ada di kamarnya.


Setelah sampai di ruang makan bi Mar pun berkata "Nyonya, tuan dan istrinya tidak ada di kamar! " Ucap bi Mar sambil menundukkan kepala.


"Apa maksud kamu! " Kata bu Merlin dengan wajah terkejut, bagai mana bisa anak dan menantunya tidak ada di kamar, lantas mereka di mana.


"iya, nyonya kamarnya kosong" Kata bi Mar.


"Sudah kamu periksa ke kamar lain belum? " Tanya bu Merlin terhadap bi Mar.


Bu Dellia yang menyaksikan itu hanya diam saja, dia tidak berkomentar apapun.


"Coba kamu periksa ke seluruh kamar yang ada di rumah ini,! " Perintah bu Merlin terhadap bi Mar.


Dan seluruh pelayan pun di suruh mencari keberadaan Jack dan juga istrinya, setelah bertanya ke seluruh pelayan dan semuanya tidak ada yang melihat ke mana suami istri itu berada.


Setelah setengah jam mereka semua mencari keberadaan Jack dan juga Mira. Namun, belum juga di temukan di seluruh kamar sudah di cari tetapi mereka berdua tidak ada.


Bu Merlin merasa sangat pusing memikirkan kemana mereka berdua pergi, di hubungi pun nomor keduanya tidak aktif.

__ADS_1


"Kemana mereka pergi" Ucap bu Merlin sambil menatap kepada bu Dellia yang sedari tadi tidak berkomentar apapun, bu Dellia hanya menggerakkan bahunya ke atas pertanda dia tidak mengetahui keberadaan keduanya.


Bu Merlin pun ingat suatu tempat, di mana tempat itu terasa sangat aman dan nyaman bahkan para pelayan pun jarang sekali ke sanah, tetapi tempat itu sangat terawat.


"Bi coba periksa di paviliun, siapa tahu mereka ada di sanah! " Perintah bu Merlin terhadap para pelayan.


Dan bi Mar pun segera pergi berlalu meninggalkan ruang makan.


Setelah beberapa saat bi Mar pun sudah sampai di paviliun,dia segera mengetuk pintu tetapi belum ada jawaban dari dalam sanah, bi Mar pun mencoba mengetuk pintu kembali tetapi belum ada jawaban juga, dia mencoba membuka pintu itu tetapi pintunya di kunci.


Bi Mar pun terus mengetuk pintu berulang-ulang.


*****


"Mas...bangun" Ucap Mira sambil menggoyangkan tubuh suaminya.


"Hmmm,apa sih sayang..." Jawab Jack dengan suara khas bangun tidurnya.


"Itu siapa yang ketuk-ketuk pintu,cepetan bangun,!" Ucap Mira lagi.


Secepat kilat Jack pun langsung bangun, dia mengambil pakaian nya yang tergeletak di lantai begitu pun dengan Mira,Mereka berdua memakai pakaian nya kembali.


Setelah mengenakan pakaian, Jack pun membuka pintu sambil bertanya"siapa?" Tanya Jack sambil memutar gagang pintu.


"Saya, tuan " Jawab bi Mar.


Setelah pintu terbuka bi Mar pun memberi tahu bahwa dirinya sedang di tunggu di ruang makan, dan telah merepotkan banyak orang yang ada di rumah ini gara-gara ulahnya.

__ADS_1


"Baik, Bi... saya akan segera ke sanah! " Jawab Jack.


bi Mar pun segera pergi berlalu meninggal kan Jack dan juga Mira yang masih berada di paviliun.


__ADS_2