
Satu bulan telah berlalu.
Dimana hari ini acara sukuran empat bulan kehamilan Mira, meskipun dia menolak untuk mengadakan acara empat bulanan dengan satu alasan. Mira tidak mau semua orang mencemooh dirinya, yang menikah baru tiga bulan dan usia kandungan sudah empat bulan. Tetapi beda lagi dengan Bu Merlin dan juga Jack, mereka tidak perduli apa kata orang. Justru dia ingin menunjukan pada dunia, bahwa Jack merasa sangat beruntung bisa menjadi sumi Mira.
Mereka mengadakan pesta di sebuah hotel ternama di kota itu.
Mira merasa gugup jika harus bertemu orang banyak, sudah pasti banyak orang penting yang hadir di acara itu.
Dia selalu merasa tidak layak mendampingi Jack, padahal Jack selalu bilang bahwa dia sangat beruntung bisa mendapatkan hati Mira.
Semua teman, kerabat dan rekan bisnis akan menghadiri acara ini.
Mereka satu keluarga mengenakan pakaian yang senada,Zay sudah tidak sabar ingin segera berangkat ke tempat acara.
Dia sangat senang ketika di beri tahu bawa di acara itu, akan ada banyak sekali anak yatim dari yayasan.
Yang biasa mereka datangi, beberapa minggu terakhir Zay sering datang ke panti asuhan bersama Bu Merlin.
Zay sangat bahagia jika berada di sanah, dia merasa mempunyai banyak teman jika berada di sanah.
"Nek, Mama sama Papa ko lama sekali? " Tanya Zay terhadap sang Nenek, dia sudah tidak sabar.
"Tunggu sebentar lagi, mungkin Mama sedang berdandan sekarang kan mau ke acara penting jadi harus terlihat cantik, seperti Zay sekarang yang terlihat sangat tampan! " Kata Bu Merlin sambil mengulas senyum terhadap Zay.
"Iya deh" Ucap Zay sambil menyandarkan tubuhnya kembali ke sandaran sofa yang sedang di duduki nya.
Setelah beberapa saat mereka menunggu, akhirnya Mira dan juga Jack menuruni anak tangga dengan saling bergandengan tangan.
Mereka terlihat sangat serasi sekali, meskipun awal nya Mira merasa tidak pantas mengenakan gaun yang sudah di siapkan oleh suaminya. Akhirnya dia mau mengenakan nya.
Mereka berdua sudah berada di lantai bawah, di mana terdapat Bu Merlin dan juga Zay sedang menunggu dirinya.
"Sudah siap? " Tanya Bu Merlin terhadap anak dan menantu.
"Iya Ma...! " Jawab Mira mengangguk pelan sambil tersenyum tipis ke arah sang ibu mertua.
"Ayo sayang berangkat! " Ajak Bu Merlin sambil mengulurkan tangan nya terhadap Zay, dan ukuran tangan Bu Merlin pun di sambut hangat oleh Zay.
__ADS_1
Begitu pun dengan Mira dan Jack mereka semua keluar dari rumah, di mana sudah ada sopir yang menunggu mereka di luar.
Mereka akan menggunakan mobil yang berbeda, Zay bersama Bu Merlin sedangkan Jack bersama sang istri.
Malam ini Jack tidak mengendarai mobilnya sendiri, tetapi di antar oleh pak sopir.
Mereka sudah berada di dalam kendaraan yang akan mereka tumpangi, dengan perlahan kendaraan pun bergerak meninggalkan area pekarangan rumah.
Kedua kendaraan mewah itu beriringan membelah keramaian kotak di malam hari.
Setelah cukup lama di perjalanan akhirnya mereka pun sudah sampai di tempat tujuan, kendaraan yang mereka tumpangi pun sudah memasuki lobi hotel.
Mereka berjalan dengan perlahan memasuki gedung, Jack menggandeng tangan istrinya dan di ikuti Bu Merlin dan Zay dari belakang.
Setelah beberapa saat mereka pun sudah sampai di dalam, di mana dekorasi ruangan pesta itu sangat mewah sekali.
Mira yang melihat seperti ini dan banyak pasang mata tertuju padanya, semakin mengerahkan gandengan tangan nya. Dia merasa risih dengan semua tatapan yang tertuju padanya, dia terus berjalan menuju tempat duduk yang telah di siapkan.
Di situ pula sudah banyak tamu undangan yang menyambut kedatangan mereka.
"Mas, ko mereka ngeliatin nya begitu amat! " Mira berbisik di telinga suaminya.
Perkataan Jack sungguh membuat Mira jadi salah tingkah, dan wajahnya bersemu merah untung saja dia malam ini menggunakan makeup jadi tidak terlihat, hanya makeup natural yang membuat kecantikan wanita hamil itu memancar.
Terlihat dari kejauhan Anita, Rico dan juga Ferdy sudah ada di tempat duduk bersama para tamu undangan lainnya.
Ferdy juga membawa Selvi ke tempat ini atas ijin dari Bu Ani, dia yang memaksa Ferdy agar membawa Selvi dengan alasan, kasihan selama ini di rumah terus mengurus anak tanpa melihat dunia luar.
Sang pemandu acara pun mulai membuka acara tersebut, rangkaian acara demi acara pun sudah di lewat sekarang waktunya sambutan dari sang pemilik pesta yaitu Jack di persilahkan untuk naik ke atas podium.
Dia menggandeng sang istri untuk menuju tempat yang sudah di sediakan, Jack mengucapkan banyak terimakasih kepada para tamu undangan yang telah hadir.
Jack tanpa ragu memamerkan sang istri dan mengumumkan kehamilan nya, semua itu di sambut meriah oleh semua.
Setelah merasa cukup Jack dan Mira pun kembali ke tempat duduk, dan banyak tamu undangan yang menghampiri untuk mengucapkan selamat atas kehamilan istrinya.
"Selamat yah pak Jack atas kehamilan istri anda" Ucap salah satu tamu yang hadir di acara itu.
__ADS_1
"Terimakasih banyak, atas kehadiran nya" Jawab Jack sambil membalas uluran tangan Dirga.
"Silakan nikmati hidangan yang ada! " Jack mempersilahkan Dirga untuk menikmati menu yang tersedia.
"Terimakasih, baik Pak saya permisi dulu" Ucap Dirga sambil pergi berlalu meninggalkan Jack dan juga Mira.
Tidak lupa juga dokter Riyan di undangan ke acara ini, tetapi dia sudah ijin tidak bisa menghadiri acara penting, di karena ada operasi yang harus di lakukan di bawah pengawasan nya.
Ferdy dan Selvi pun menghampiri Jack dan juga Mira, dari tadi mereka belum saling sapa. Secara tamu yang hadir di acara ini pun tidak sedikit, ferdy menemani para tamu yang lain dan juga Rico mereka semua sibuk dengan tugas masing-masing.
"Selamat yah, sebentar lagi akan di panggil Bapak" Ucap Ferdy sambil menepuk bahu sahabatnya itu.
"Terimakasih banyak yah, sudah mau di repotkan dengan acara ini" Kata Jack sambil mengulas senyuman terhadap sahabat nya itu.
"Jangan bilang seperti itu kaya sama siapa saja, kita kan sahabat sudah sepantasnya saling membantu lagi pula kan gua bekerja di bawah naungan lu. Oh yah jangan lupa binus yah" Ucap Ferdy sambil tertawa.
"Ya elah ujung-ujungnya bonus" Jawab Jack sambil menatap sahabat nya itu.
Dan para wanita yang ada di sampinya hanya terdiam.
"Tante sama Zay ke mana perasaan tadi mereka duduk di sini? " Tanya Ferdy terhadap Jack.
"Zay minta di temenin main bareng anak-anak yang dari panti" Jawab Jack sambil menunjuk ke arah di Mana Zay sedang asik bermain.
"Eh tante Ani kenapa nggak ikut, apa dia baik-baik saja? " Tanya Jack terhadap Ferdy.
"Baik ko, cuma dia lebih memilih nungguin anaknya Selvi, soalnya Selvi nggak mau ninggalin anak nya bersama pengasuh"
"Sepertinya tante Ani sudah nggak sabar tuh ingin segera menimang cucu" Ucap Jack sambil tertawa kecil.
"Ngomong apa sih" Jawab Ferdy dengan nada jutek.
"Mas... aku permisi ke toilet dulu yah? " Ucap Selvi menyela pembicaraan di antara kedua sahabat itu.
Setelah meminta ijin terhadap Ferdy, Selvi pun berlalu pergi meninggalkan Ferdy dan juga Jack.
Selvi berjalan tanpa melihat ke kanan dan kiri.
__ADS_1
Bruk...
"Kalau jalan tuh pake mata! jadi kotor baju saya! " Bentak orang tersebut terhadap Selvi.