
Jack dan Mira sudah berada di dapur, di mana dapur di sini sangat lah luas tidak seperti di rumah Mira.
Jack di sambut oleh dua orang pelayan "Tuan,ada yang perlu di bantu? " Tanya pelayan itu sambil mendekat ke arah Jack dan juga Mira, Mira yang melihat pelayan itu mendekat ke arah nya.Dia menatap dengan senyuman.
"Istri saya mau makan tetapi tidak mau makanan seperti yang ada di depan" Jawab Jack, sambil menunjuk ke arah depan.
"Bilang saja tua, nanti kami buatkan makan yang Nyonya mau? " Kata salah satu pelayan itu.
"Ah, tidak usah biar suami saya saja yang membuat nya" Kata Mira dengan spontan, perkataan Mira membuat kedua pelayan itu saling menatap. Mereka berpikir apa mungkin tuan nya itu sudah pintar memasak, selama ini yang mereka tahu Jack itu apapun serba di layani oleh para pelayan yang bekerja di rumah ini.
"Tidak perlu nyonya, biar kami yang membuatnya itu sudah tugas kami di sini" Kata pelayan itu sambil menundukkan kepala, dia merasa tidak enak hati masa dia di bayar tidak untuk bekerja, pikir kedua pelayanan itu.
"Sayang... memang nya makanan apa yang kamu ingin kan? " Tanya Jack terhadap sang istri sambil menatap nya dengan penuh cinta, sungguh Jack merasa bahagia di kala dia harus di repotkan dengan banyak permintaan istrinya.
"Aku mau makan rujak, mangga tapi bumbu kacang tambah gula merah itu loh mas...! " Jawab Mira dengan nada santai, mendengar permintaan Mira Jack mengerutkan alisnya. Dia merasa heran dengan permintaan istrinya usia kehamilan sudah memasuki bulan ke tiga baru mau mangga, tidak sesuai dengan yang Jack pikiran ternyata permintaan istrinya itu sangat mudah untuk di kabulkan, dia sudah berfikir jauh bahwa makanan yang akan di minta istrinya itu yang aneh dan teryata hanya rujak.
"Hanya itu saja, tidak ada yang lain lagi? " Tanya Jack terhadap sang istri.
"Tidak ada! " Jawab Mira sambil menggelengkan kepala, pertanda hanya itu yang dia mau pada saat ini.
Jack pun merogoh saku celana nya dia mengambil uang lembaran seratus ribu lalu di kasih ke pelayan yang ada di dapur"Bi tolong belikan rujak seperti yang di inginkan istri saya! "Perintah Jack terhadap kedua pelayan tersebut.
" Baik tuan! "Jawab pelayan itu.
__ADS_1
" Eh tunggu dulu"Ucap Mira menghentikan langkah pelayan itu.
"Apa lagi nyonya? " Tanya salah satu pelayan.
"Siapa yang menyuruh kalian untuk membeli rujak! " Kata Mira dengan lantang, sungguh ucapan Mira membuat kedua pelayan itu membeku, tadi tuannya suruh membeli rujak itu tetapi nyonya malah marah.
"Tuan,nyonya.." Jawab kedua nya dengan nada bicara terbata-bata dan menundukkan kepala,sungguh mereka tidak berani untuk menatap sang nyonya mereka.
"Kan saya tadi sudah bilang, mau suami saya yang membuat nya! kenapa kalian nurut saja saat di perintah, apa kalian tidak bisa dengar apa yang di ucapkan saya tadi! " Ucap Mira sambil menatap suaminya dengan tatapan tajam.
"Alamat gagal deh dapat jatah minum susu hangat jika keadaan nya seperti ini"Ucap Jack dalam batin.
" Ya sudah, bi tidak usah beli ya biar saya yang membuat nya tapi bahan-bahan nya ada kan? "Tanya Jack terhadap kedua pelayan itu sampai tersenyum agar kedua pelayan itu tidak merasa ketakutan dengan sikap Mira saat ini.
" Untuk membuat bumbunya sih ada tuan,! tetapi mangga nya tidak ada! "Kata pelayan itu.
" Baik tuan"Jawab pelayan itu.
Kedua pelayan itu pun pergi meninggalkan dapur untuk menuju pasar, mereka akan mencari mangga sesuai permintaan sang nyonya.
Sementara di dapur masih duduk manis Mira sambil menunggu kedatangan kedua pelayan membawa pesanan nya.
Jack membuat bumbu rujak sesuai intruksi dari istri nya, sungguh melayani mood ibu hamil agar tetap baik itu sungguh sangat luar biasa.
__ADS_1
Setelah beberapa saat Mira menunggu,akhirnya mangga yang di pesan Mira pun datang.
Jack mengupas mangga itu lalu mempersilahkan istrinya untuk menikmati rujak mangga buatan suami tercinta.
"Silahkan nyonya Jack " Kata Jack sambil menyodorkan piring yang berisikan mangga beserta bumbunya itu.
Dan sang istri langsung melahap mangga itu dengan penuh kenikmatan.
Jack yang melihat istrinya melahap abis mangga itu hanya bisa menelan salivanya, sungguh tidak menyangka bahwa istrinya akan menghabiskan mangga sebanyak itu.
"Terimakasih suami ku tercinta" Ucap Mira setelah menghabiskan semua mangga yang ada di piring, lalu menyodorkan piring kosong tersebut ke hadapan suaminya. Hari ini Jack melihat sisi lain dari sang istri, mungkin ini juga salah satu paktor ibu hamil bisa bertingkah seperti ini.
Setelah marasa cukup Mira pun mengajak suaminya untuk meninggalkan dapur "Mas... aku mau istirahat!" Ucap Mira terhadap suaminya.
"Ya sudah, kita istirahat di kamar saja yah! " Ajak Jack terhadap istrinya itu.
"Iya, " Jawab Mira singkat, lalu Mira bangkit dari duduknya di ikuti Jack.
Mereka berdua berjalan perlahan pergi meninggalkan dapur untuk menuju kamar tempat mereka beristirahat.
Setelah beberapa saat keduanya pun sudah sampai di kamar yang akan mereka tempati, tetapi di kamar itu masih ada beberapa pelayan yang sedang merapihkan barang-barang milik mereka.
Mira pun tersenyum ramah kepada para pelayan yang sedang bekerja.
__ADS_1
"Sayang istirahat kamar lain saja yah? "Jack mengajak istrinya untuk ke kamar lain.
Mira pun mengikuti apa yang di ucapan suaminya, setelah berada di dalam kamar Jack pun berkata" Sekarang gantian aku yang akan menghukum mu"Ucap Jack terhadap Mira,sehingga Mira terpojok di dinding kamar.