Janda Satu Miliar

Janda Satu Miliar
Part 21.


__ADS_3

Orang itu pun mengerutkan kening nya sambil "Ternyata kamu.


"Ma'af pak kami permisi dulu"Mira dan Anita pun pergi meninggalkan Jack.


Jack pun pergi ke makam yang Ia tuju, Yaitu Karina.


Setelah sampai di makam tersebut dan meletakan bunga di atas Makam,Ia berkata.


" Apa kamu akan memaafkan ku, Jika ada orang lain yang menempati hati. Sungguh Aku tidak mau hal itu terjadi, Aku berusaha untuk menepis rasa itu. Namun semakin Aku menolak justru rasa ingin memiliki pun semakin kuat, Setiap berada di dekatnya membuat ku nyaman.Seperti berada di dekatmu, Menemukan dirimu pada diri orang lain. Ma'af kan aku jika aku tidak bisa menjaga rasa ini hanya untuk mu, Semoga kamu memaafkan aku.Aku sangat menyayangi kamu,"Love you"Jack pun mengusap batu nisan milik Karina


Setelah puas berbicara dan mencurahkan semua yang Ada di hati nya, Jack pun bangkit dan menuju pulang. Rasa sesak yang selama ini Ia pendam seketika hilang, Setelah Ia berbicara dengan Karina. Seolah Karina pun mendukung keputusan Jack.


Jack sudah berada di parkiran, Dan siap untuk melajukan kendaraannya. Dengan pikiran menerawang jauh ke masa depan, Jack melajukan mobilnya dengan perlahan.


Namun setelah tengah perjalanan entah apa yang Ada di parkiran nya, Malah berbelok ke arah rumah Mira.

__ADS_1


Di mana mobil yang Jack kendarai telah berhenti tepat di depan rumah sederhana, Namun terlihat sangat rapih dan masih layak untuk di tempati.


Bingung dengan apa yang terjadi, Jack masih duduk termenung di dalam mobil. Jack akan pergi meninggalkan rumah Mira, Karena ia pun bingung harus memberi alasan apa untuk mampir ke rumah Mira. Namun ketika ia mau pergi meninggalkan rumah Mira tiba-tiba kaca mobil pun di ketuk.


"Om, Sedang apa di sini? Tanya anak tersebut.


Jack pun membuka kaca mobil nya,Dan langsung tersenyum ketika melihat wajah gemes anak laki-laki itu.


" Iya,, sebentar. Jack pun turun dari mobil dan menghampiri Zay, Sambil mensejajarkan tubuhnya.


Om kangen sekali sama Zay.


"Oh ya kenapa jam segini ada di luar, Dari mana? Tanya Jack terhadap Zay. Dan di samping Zay bibi masih berdiri.


" Zay, Habis belajar ngaji om dari rumah nya pak ustadz, Biar pintar dan bisa mendo'akan Papa. Semoga Papa masuk surga.

__ADS_1


"Jack pun sangat senang ketika berada di dekat Zay seolah tidak mau berpisah. Zay pun mengajak Jack untuk masuk, Zay ingin sekali bermain bersama Jack.


Jack sudah duduk di ruang tengah, Zay pun berteriak memanggil Mira.


" Mama, Aku pulang. Mama di mana? Zay memangil-manggil Mira sambil mencari keberadaan nya.


"Ada apa? kenapa teriak-teriak, Mama baru beres mandi ucap Mira.


" Itu loh ma, Ada om Jack di ruang tengah. Zay pun menarik tangan Mira untuk menuju ruang tengah.


Mira mengerutkan kening nya sambil berkata"Hahh om Jack, Masa sih"Akhirnya Mira pun mengikuti Zay ke ruang tengah. Di Mana Ada seorang pria dewasa yang sudah kelebihan matang, Sedang duduk sambil meneliti seisi ruangan tersebut.


" Permisi pak, Ucap Mira? Ada apa yah ko tiba-tiba bapak mampir di sini.


"Tidak Ada apa-apa, Cuma tadi kebetulan lewat sini. Di depan bertemu Zay, Dia mengajak ku mampir. Enggak enak nolak anak kecil.

__ADS_1


__ADS_2