Janda Satu Miliar

Janda Satu Miliar
Part 40


__ADS_3

Di kediaman keluarga Maholtra, Merlin uring-uringan mencari keberadaan Jack. Jack tidak pernah meninggalkan rumah Selema ini, Kemanapun pergi Jack selalu pulang bahkan sudah larut pun yang di tuju itu rumah. Jack tidak terbiasa menginap di hotel atau apapun bagi Jack tempat ternyaman untuk pulang setelah bekerja seharian itu yaitu rumah.


Merlin sudah bertanya ke semua pelayan yang Ada di rumah name semua ya tidak Ada yang tahu Jack Ada di mana, Hal ini membuat Merlin frustasi.Merlin duduk di kursi taman belakang sambil berpikir Jack itu di mana, Merlin sangat menyayangi Jack namun kasih sayang nya dengan cara yang salah.


Merlin juga tidak akan sanggup menerima kenyataan jika suatu sa'at Jack meninggalkan nya, Merlin tidak punya keluarga lagi selain demian. Merlin sudah mengetahui keburukan hati demian dia hanya me manfaatnya untuk untuk mendapatkan harta. Kenyataan ini yang di ketahui Merlin membuat nya sangat sedih, Ternyata selama ini kakak nya tidak pernah menyayangi nya, Jika saja Merlin tidak menikah dengan pria kaya mungkin juga Demian tidak akan mengakuinya. Demian hanya mengambil keutungan dari Merlin, Merlin baru mengetahuinya sa'at berkunjung ke rumah demian. Niat hati ingin mengadukan tentang Mira namun kenyataan pahit yang di terima,Dengan tidak sengaja Merlin mendengar percakapan demian dengan sang istri.


Hal ini membuat Merlin sesaat tidak percaya jika kakak nya tega melakukan ini terhadap sang adik, Namun ternyata semua ini benar Ada nya.


Kenyataan pahit yang harus Merlin terima, Kakak yang selalu di banggakan yang sangat menyayangi nya ternyata itu hanya topeng.

__ADS_1


Merlin sangat sedih dengan kenyataan ini, Semua perbuatan yang pernah di lakukan di masa lalu Merlin kenang kembali. Jika Jack sa'at ini pergi jauh dari nya mungkin itu semua balasan dari semua perbuatannya.


Merlin bangkit dari duduk nya, perlahan pergi meninggalkan taman belakang susana malam pun semakin dingin. Mengingat usianya tidak lagi muda tidak tahan tubuhnya nya untuk terkena angin malam, Suasana malam ini sangat dingin.


Perlahan kaki Merlin melangkah, tujuannya ingin pergi ke kamar nya entah mengapa kakinya melangkah menuju kamar nya Jack. Perlahan tangan Merlin membuka pintu kamar Jack, Pintu terbuka terlihat semua barang milik Jack tertata dengan rapih Aroma parfum yang sering Jack gunakan pun masih masih terasa. Kaki Merlin melangkah pelan memasuki kamar itu, Melihat ke setiap sudut ruangan terpampang jelas photo dirinya dan Jack beserta Maholtra.


Mata Merlin tertuju pada sebuah laci yang terbuka sedikit, Merlin pun menuju laci tersebut lalu membuka nya.


Perlahan tangan Merlin mengambil barang yang Ada di laci tersebut, Merlin mengambil sebuah map berwarna coklat dan mengeluarkan isinya.

__ADS_1


Seketika tangan merlin merasa gemetar rasanya tubuh ini terasa lemas tidak sanggup kakinya untuk menopang tubuhnya. Merlin ter huyug ke tembok menyandarkan tubuhnya agar tidak terjatuh.


Sebuah kenyataan yang selama di tutupi ternyata terungkap dengan Sen dirinya, Apakah setelah ini Jack akan membuangnya.


Itulah yang Ada di pikirkan merlin, Jika benar Merlin di buang lalu akan pergi ke mana dia. Perlahan Merlin berusaha menggerakkan kakinya sambil membawa photo keluarga mereka, Dengan kaki yang masi gemetar Merlin berusaha menggeser kakinya menuju tempat tidur yang biasa Jack tempat. Merlin mengusap bantal air matanya sudah tak sanggup lagi di tahan, Merlin sambil me nangis memeluk photo.


Menyesali semua perbuatannya, Ternyata selama ini dia hanya lah seseorang yang sangat jahat. Yang berusaha menghalangi kebahagiaan Jack, Tanpa terasa Merlin sudah menghabiskan waktu lama di kamar Jack. Merlin tertidur di kamar Jack sampai Ada satu suara membangunkannya.


"Ma'af nyonya, Saya mau mengambil baju ganti untuk tuan"Ucap seorang pelayan yang akan mengambil baju ganti untuk Jack. Jack menelpon orang kepercayaannya untuk mengambil baju ganti milik nya, Masa iya Jack pergi ke kantor dengan mengenakan sarung.

__ADS_1


__ADS_2