Janda Satu Miliar

Janda Satu Miliar
Part 191


__ADS_3

Anita yang terus memperhatikan tubuh Mira dia langsung sadar bahwa Mira merespon tangisan bayinya.


"Dokter, coba lihat tangan Mira bergerak! " Anita memangil Dokter Riyan sambil menunjuk ke arah jari tangan Mira yang mulai bergerak.


Dokter Riyan pun bergegas mendekat ke arah Mira, lalu dia memeriksa denyut nadinya. Dan sebuah keajaiban telah terjadi bahwa Mira belum meninggal, dan alat pun kembali di pasang untuk membantu pemulihan Mira lebih cepat.


Bayi kecil pun sudah sedikit tenang sekarang sudah tidak histeris lagi menangis nya.


Jack yang Mendengar bahwa istrinya belum meninggal, dia langsung bangkit dan mendekat ke arah Mira dan sang putri kecil. Anita pun memberi ruang bagi Jack agar lebih dekat dengan Mira dan juga bayinya.


"Dokter tapi kenapa dia belum membuka matanya? " tanya Jack terhadap dokter Riya.


"Ini biasa terjadi pada orang yang baru sadar setelah lama dari tidur panjang nya, mungkin sebentar lagi dia akan sadar Mira sudah melewati masa kritisnya tinggal pemulihan" jawab dokter Riyan.


"Begitu ya" kata Jack.


Jack pun meraih putri kecil nya untuk segera di gendong, dari yang tadinya menangis histeris sekarang sudah tenang berada di gendongan sang ayah.


"Terimakasih ya cantik, putri ayah kamu memang hebat sudah membangunkan ibu mu" kata Jack sambil mengecup kening sang putri. Dan putri kecil itu pun seolah mengeri perkataan ayah nya bahwa dia sedang di puji sang ayah, yang tadinya menangis sekarang menjadi tersenyum. Mungkin anak kecil itu juga merasakan kebahagiaan yang di rasakan sang ayah.


Dokter Riyan dan para perawat sudah kembali tinggal, Jack dan juga Anita yang masih berada di dekat Mira.


Jack duduk di samping sang istri sambil menggendong bayi kecil itu lalu berkata "Ibu... Dede haus mau minum susu, bangun dong nggak kasian apa! " kata Jack sambil menirukan suara anak kecil, dia berharap Mira membuka Matanya.

__ADS_1


Setelah cukup lama Jack mengajak Mira berbicara dan anak nya pun sudah tertidur kembali di pangkuan nya, Jack letakan bayi tersebut di samping sang istri agar Mira bisa merasakan kehadiran sang anak.


Anita sudah keluar dari ruangan Mira, dia sengaja memberi ruang untuk keluarga kecil itu.


Siang telah berganti dengan malam, Jack masih setia berada di samping sang istri sayup terdengar suara memanggil nya "Mas.... haus" ucap Mira dengan nada bicara yang sangat pelan, tetapi itu semua terdengar jelas di telinga Jack.


Dengan gerakan cepat Jack pun mengambil air minum lalu membantu istrinya untuk minum.


"Bagaimana... masih sakit kah? " tanya Jack terhadap sang istri, tetapi Mira hanya menggeleng kan kepala.


"Sayang liat di samping kamu itu ada siapa, dia malaikat kecil yang telah kamu lahir kan dan menyelamatkan kamu" kata Jack sambil tersenyum menatap wajah putri kecil yang sedang tertidur.


"Mas... bantu duduk aku mau menggendong nya! " kata Mira.


"Jangan banyak gerak dulu, nanti bekas operasi nya sakit" jawab Jack.


Setelah beberapa saat Mira tersadar, Jack meminta untuk segera di pindah ke ruang perawatan.


Akhirnya Mira pun di pindah ke ruangan yang sudah di siapkan oleh pihak klinik atas permintaan dari Jack.


Mira pun sudah berada di ruangan, mereka semua sudah berkumpul termasuk juga Zay dan Bu Merlin beserta para sahabat. Rasa tegang yang semua rasakan beberapa hari, sekarang terbayar lunas.


Telah lahir bayi cantik dan ibunya pun selamat, lengkap sudah kebahagiaan keluarga ini.

__ADS_1


Perjuangan Mira pun tidak sia-sia, telah mempertahankan bayi nya selama ini.


*****


Hari hari telah berlalu, kesehatan Mira pun sudah pulih dan di nyatakan bisa pulang.


Hari ini Mira akan kembali ke rumah setelah beberapa saat berada di klinik.


Senyum kebahagiaan pun terpancar di wajah Mira, sambil menggendong putri cantik nya.


"Sudah siap? " tanya Jack terhadap sang istri.


"Ayo, sudah nggak sabar lagi ingin segera sampai di rumah" Jawab Mira sambil berdiri dia sudah siap untuk segera pulang.


Jack dan Mira pun segera pergi keluar ruangan, sebab yang mengurus administrasi itu Ferdy.


Mereka sudah berada di dalam kendaraan, Bu Merlin telah pulang terlebih dahulu untuk mempersiapkan kedatangan putri cantik.


Setelah beberapa saat menempuh perjalanan,akhirnya kendaraan yang di tumpangi pun sudah sampai di area pekarangan rumah.


Jack turun terlebih dahulu, lalu membuka pintu untuk sang istri lalu di persilangan untuk segera turun.


Kedatangan Mira dan juga Jack di sambut gembira oleh semua penghuni rumah, termasuk para pelayanan pun menyambut kedatangan nya.

__ADS_1


Mira berjalan perlahan untuk segera masuk ke dalam rumah,lalu Jack berjalan di samping istri.


Mereka sudah berada di dalam rumah dan semua orang ikut merasakan kebahagiaan yang di rasa keluarga ini.


__ADS_2