Janda Satu Miliar

Janda Satu Miliar
Part 47


__ADS_3

Sa'at berada di depan pintu, Sania di kagetkan oleh dua orang yang telah berdiri di hadapannya.


"Mau ngapain kamu datang ke sini,, ? Jack bertanya terhadap sania.


" Sayang kenapa bertanya seperti itu,,, bukan kah dari dulu aku sering datang ke Mari, "Sania menjawab pertanyaan jack.


Mira dengan gerakan cepat menggandeng tangan Jack, Mira ingin memperlihatkan bahwa Jack itu sudah menjadi milik Mira. Mira juga sedikit menurunkan kerah bajunya, Sehingga terlihat dengan jelas ukiran tanda cinta Jack di leher jenjang milik Mira. Melihat semua itu membuat sania terbakar api kemarahan.Tangan sania sudah mengepal namun masih berusaha untuk terlihat biasa saja di hadapan Jack. Mira tersenyum penuh kemenangan, Yang awal nya Mira ingin bersikap biasa saja namun setelah mendapat perlakuan dari sania hal itu membuat Mira ingin membalasnya dengan cara memamerkan kemesraan di hadapan sania.


" Sayang yuk kita masuk, Ingin segera beristirahat semalam kamu telah membuat ku kelelahan sehingga tidak bisa tidur"Mira berbicara sambil bergelayut manja di tangan Jack.


Melihat semua itu sania ingin sekali menjambak rambut Mira, Namun kali ini Sania berusaha menahan semua amarahnya. Sania juga tidak mau Citra nya semakin terlihat buruk di mata Jack.


"Ayok sayang kita masuk,, " Jack membawa Mira masuk. Meninggalkan Sania yang masih berdiri di depan pintu. "Sial dasar wanita penggoda,"Sania menggerutu sambil pergi meninggalkan tempat itu, Sania langsung menuju parkiran.


Jack sudah berada di dalam rumah, Kedatangan Jack pun di sambut oleh semua para pelayan. Jack memperkenalkan Mira kepada semua pelayan bahwa Mira itu telah menjadi Nyonya Jack maholtra.Setelah memperkenalkan Mira terhadap semuanya Jack mengajak mira ke lantai atas di mana terdapat kamar Jack.


Setelah berada di lantai atas Jack membuka pintu kamar dengan perlahan, Mira pun mengikuti Jack dari belakang. Pintu pun terbuka sebuah kamar yang sangat luas terdapat sebuah tempat tidur yang sangat luas menjadi pemandangan utama yang di lihat Mira.Kamar yang sangat luas terdapat beberapa benda hiasan terpajang di sanah, Barang barang tersusun dengan rapih. Mira perlahan menelisik ke setiap sudut ruangan higa matanya tertuju pada sebuah bingkai photo kecil terpajang di atas nakas.


Mira mengambil photo tersebut dan menelisik nya, Ada rasa aneh yang terjadi di dada Mira sebuah rasa sesak mulai menjalar di setiap denyutan nadi.


Mira terus menatap photo tersebut, Jack masih saja berbicara tanpa melihat ke arah Mira.

__ADS_1


"Siapa wanita ini,,? ucap Mira dalam hati. Wanita ini sangat cantik sekali"


"Sayang katanya Mau mandi, itu sudah ku siapkan air hangatnya" Jack memberi tahu Mira jika Jack sudah menyiapkan semuanya. Namun, Mira tidak menjawab nya.


Mata Jack tertuju kepada Mira yang masih berdiri, Jack pun menghampiri Mira lalu memeluknya dari belakang.


"Sedang apa di sini, katanya mau mandi,, ?


" Eh iya, Mira pun meletakan kembali photo tersebut ke atas nakas,,Lalu membalikan tubuhnya sambil melepaskan tangan Jack yang masih melingkar di pinggangnya.


Jack tersenyum kecil kala melihat reaksi wajah Mira seperti orang yang sedang terbakar cemburu.


"Sayang kenapa wajah mu seperti itu,,, apa ada yang salah,,? Tanya Jack terhadap Mira.


Jack menarik mira hingga terjerambak ke dalam pelukan nya. Jack mendudukan Mira di atas nakas lalu meraih tangan Mira."Mood kamu berubah karena photo ini kan"Tanya Jack terhadap Mira, Namun Mira tidak menjawab pertanyaan Jack.


Ok aku akan cerita kan pada mu siapa yang ada di photo ini.


Ini adalah KARINA NUWAIRA, Dia itu tunangan ku sa'at lima tahun yang lalu pada sa'at itu kami hampir menikah dan rencana pernikahan kami pun sudah berjalan sekitar sembilan puluh persen.Namun, Takdir berkata lain. Karina mengalami kecelakaan pada sa'at lima hari menuju pernikahan, Pada sa'at itu kami telah melakukan pitting baju pengantin. Pas pulang kami mengendarai mobil masing-masing, Karina tidak Mau di antar dengan alasan dia juga membawa mobil. Kami pun pulang dengan mengendarai mobil masing-masing, Baru saja sampai di depan rumah ada yang menelpon bahwa Karina kecelakaan dan tidak tertolong. Kebetulan arah rumah kami berlawanan.


Karina itu hanya masa lalu yang telah pergi dan tidak akan pernah kembali, Jadi kamu tidak perlu khawatir.

__ADS_1


Kamu itu masa sekarang dan masa depan ku, Semoga kita bahagia selama nya. Jack meraih tangan Mira sambil mengecupnya dengan sekilas. Dalam hati kecil Mira terus bertanya-tanya"Mengapa nama tunangan Jack itu mirip dengan mamanya, Mira berusaha menerawang ke masa lalu, Mira rasa tidak asing dengan nama itu tapi Mira tidak bisa mengingat nya."


Jack menyadarkan lamunannya,, Sayang kenapa bengong lagi sih. Ayo mandi dulu,,, apa perlu aku yang memandikanmu. Perkataan Jack sontak membuat kedua mata Mira membulat,Yang ada di pikiran Mira jika Jack memandikannya pasti tidak akan selesai dalam waktu satu jam.


Dengan gerakan cepat dan sedikit berlari, Mira pergi mengingalkan Jack.


Setelah Mira pergi ke kamar mandi Jack pun mulai mengemas barang yang akan di perlukan selama tinggal di rumah Mira. Jack masih sibuk mengemasi barang-barangnya, Terdengar suara teriakan dari dalam kamar mandi.


"Mas,, tolong aku minta handuk tadi lupa membawnya,, " Mira berteriak meminta handuk terhadap Jack. Saking terburu-burunya Mira sampai melupakan handuk.


Jack pun memberikan handuk terhadap Mira, Mira menjulurkan tangannya keluar pintu. Namun dirinya bersembunyi di balik pintu, Seketika otak mesum Jack pun mulai reaksi. Jack menahan pintu dengan kakinya sehingga Mira tidak bisa menutup pintu, Terjadilah dorong mendorong pintu hingga pada akhirnya Jack pun berhasil membuka pintu kamar mandi.


Jack sudah berada di dalam kamar mandi yang sama dengan Mira, Jack menelan saliva nya ketika tubuh mulus sang istri terlihat dengan jelas maha karya nya di tubuh Mira. jejak-jejak cinta tadi malam.


Jack maju perlahan Mira pun terus mundur sambil memegang handuk yang membalut tubuh nya. Sinngga pada akhirnya tubuh Mira sudah tersandar di dinding kamar mandi, Jack terus mendekat ke arah Mira hingga pada akhirnya tubuh Jack sudah menghimpit Mira ke dinding kamar mandi. Mira berusaha mendorong dada bidang Jack yang sangat kokoh, Namun tenaga Mira kalah kuat oleh Jack.


"Dada ku sesak tidak bisa bernafas, Menyingkirlah" Tangan Mira yang satu memegang handuk dan yang satunya mendorong Jack.


Jack membawa Mira ke bawah kucuran shower hingga pada akhirnya mereka bercinta, Di bawah kucuran air shower. Setelah selesai semua aktifitas di kamar madi mereka berdua pun keluar bersama.


Mira menganti pakaiannya, Dengan pakaian yang sudah di siapkan Jack. Sebelum pulang ke rumah Jack menelpon Rico terlebih dahulu agar menyiapkan baju untuk di gunakan Mira. Mereka berdua pun keluar kamar sambil menyeret sebuah koper, Mira pun berjalan meng ikuti Jack dari belakang. Sampai lah di lantai bawah Jack bertemu dengan merlin.

__ADS_1


"Mau ke mana membawa koper,,? Tanya merlin.


__ADS_2