
Viona hanya terdiam saat sang mommy tengah menangis sambil memeluk nya.
Viona mengelus punggung mommy nya, yang memeluk balik.
Vamela terus menangis sesenggukan karena dia adalah penyebab semua itu, dia sangat merasa bersalah saat ini hingga dia akhirnya pingsan.
"Mommy! hiks hiks hiks mommy "Viona akhirnya menangis sesenggukan sambil memeluk ibunya, Steven langsung masuk dan mengangkat tubuh wanita yang sangat ia cintai itu, membawa nya ke dalam ruang istirahat.
"Tenang saja sayang, mommy baik-baik saja"ujar Steven yang hendak mengoles minyak kayu putih ke pelipis, Vamela tapi tiba-tiba Jordan menepis tangan Steven.
"jangan sentuh istri ku"ucap Jordan.
"Aku hanya menolong ibu dari kedua anak ku, jika kamu lupa"ucap Steven.
"Aku tidak mengijinkan nya"ujar Jordan.
"Jangan egois, jika saja dia tidak pernah memberikan mu kesempatan maka nasib putra mu sama posisi nya, seperti kedua anak ku"ucap Steven kesal.
"Damn"ucap Jordan yang hampir menghajar Steven tapi Viona langsung memisahkan mereka.
Jordan langsung duduk di samping ranjang dia mengoles minyak kayu putih agar Vamela cepat sadar.
hingga Vamela sadar, Jordan langsung memeluk Vamela yang kembali menangis.
"Sayang kamu sabar ya, aku akan membereskan semua nya"ucap Jordan.
"Daddy semua ini, semua ini kesalahan ku,hiks hiks hiks"ucap Vamela.
Vamela terus menangis sesenggukan.
"Ini semua sudah takdir"ucap Jordan.
"Aku tidak menyesal memiliki mereka , tapi aku tidak bisa terima karena mereka hadir dengan cara seperti itu"ucap Vamela.
percakapan mereka didengar oleh Vio, yang kini sedang berada di dalam ruangan Viona, karena Vio mendengar ibunya pingsan.
tapi kemudian Vio menemui Vamela, dan langsung berkata"mommy... mommy baik-baik saja bukan"ucap Vio.
Vamela langsung mengusap air mata nya, Vio memeluk ibunya, lalu kembali berkata" Mom... jangan terlalu dipikirkan kita tidak pernah menyesal terlahir dari mommy, justru aku dan Viona, sangat bersyukur mommy adalah mommy terbaik yang kami miliki, mommy bahkan mempertahankan kehidupan kami saat keadaan tersulit sekalipun mommy terus mempertahankan kami"ucap Vio.
Vio langsung mengusap air mata mommy nya, saat itu juga dia bahkan mengecup pipi mommy nya sambil berkata"Thank you for everything mom"ucap nya lembut.
sementara itu di kediaman Vero, langsung memasukkan baju dan barang nya, kedalam koper dia bahkan tidak menghiraukan teguran kedua adiknya yang sedari tadi bertanya-tanya, hingga kedua orang tua nya, datang karena mereka berdua gaduh.
"Apa? yang kamu lakukan sayang"ucap Vierra, sementara Jerry tengah menatap tajam kearah putra nya itu.
"Aku akan pergi jauh momm.."jawab Vero.
"Kenapa? sayang apa? ada masalah dan kemana kamu akan pergi"tanya Vierra lagi.
"Aku akan mengikuti kemanapun kakiku melangkah mom, sekarang sudah tidak ada lagi harapan, untuk bertahan disini"ucap Vio.
"Sayang jangan tinggalkan mommy, mommy tidak mau kamu pergi, jika kamu ingin membuka usaha sendiri mommy bisa memberikan modal pada mu, sayang mommy mohon"ucap Vierra.
__ADS_1
"Percuma saja mom... semua sudah tidak ada lagi harapan jika, dia saja sudah menyerah karena alasan anak haram, dan tuan Jerry bahkan sudah menghina nya habis-habisan"ucap Vero.
"Vero! sejak kapan kamu menjadi seorang yang kurang ajar begini"ucap Jerry yang langsung menarik kerah baju putri nya itu.
"Daddy jangan, Daddy sadar atau tidak semua ini karena keegoisan Daddy, jika Vero sampai pergi mommy tidak akan pernah memaafkan Daddy"ucap Vierra.
"Cukup Vierra, kalian memang pembangkang apa? harus aku membuat mereka jatuh bangkrut"ucap Jerry.
"Jika itu kamu lakukan itu aku lebih baik berpisah dengan mu mas, mau itu mati atau pun bercerai aku sudah tidak perduli lagi, kamu sudah keterlaluan mas, semua karena kesalahan mu, hingga kamu menyalahkan orang lain atas kesalahan mu sendiri, silahkan pergi dan hidup bersama dengan nya, juga putri mu, aku tidak perduli lagi" ucap Vierra.
wanita itu pergi meninggalkan kamar Vero disusul oleh Jerry yang langsung mendorong tubuh putra nya yang hampir terjungkal kebelakang.
"Vierra berhenti, jangan pernah kamu katakan itu atau kamu akan menyesal"ucap Jerry.
Jerry pun berjalan dengan cepat menyusul Vierra yang langsung pergi ke luar rumah, Vierra masuk ke dalam mobil nya, dia pergi begitu saja, tidak lama kemudian Jerry pun langsung bergegas menyusul Vierra sambil menghidupkan ponsel untuk melacak GPS ponselnya.
Vierra pergi menuju rumah peninggalan keluarga nya tepatnya villa yang dulu ia tempati rumah itu masih sangat terawat hingga saat ini.
hingga Jerry menyusul ke sana.
dia langsung bergegas turun menuju ke dalam rumah dua lantai tersebut.
"Vierra ayo pulang"ucap Jerry, saat melihat istrinya tengah berdiri di balkon kamar nya dengan posisi membelakangi nya.
"Vierra ,ayo pulang "ucap Jerry lagi.
"Pulang heeuh... pulang kemana? disini rumah ku, dari sini aku berasal, jika kamu lupa"ucap Vierra.
"Anak-anak mereka sudah besar mereka sudah bisa memilih ikut ibunya atau Ayah nya yang egois"ucap Vierra.
"Sayang aku minta maaf jika aku terlalu menyakiti mu, tapi aku mohon jangan seperti ini, aku melakukan semua itu demi kebaikan, aku sangat mencintaimu dan kalian semua,aku tidak ingin putra kita berjodoh dengan seorang wanita yang tidak jelas"ucap Jerry.
"Stop, mas, kamu bilang tidak jelas, jelas-jelas kamu juga punya putra yang juga tidak jelas asal-usulnya, apa? kamu bisa terima semua itu"ucap Vierra.
"Vierra, dia putri ku, dia putri ku dengan"ucapan Jerry terhenti, saat melihat Vierra tersenyum kecut saat itu juga.
"Kenapa? tidak dilanjutkan, heeuh semua nya sudah aku tau dan tidak perlu kamu tutupi lagi, aku tau kamu menikah dengan ku, karena terpaksa sebagai pelarian cinta mu pada adikmu Jane, dan saat aku tau semua itu aku masih bertahan hanya demi keempat putra putri ku, sekarang mereka sudah besar, dan aku tidak perlu lagi menahan perasaan ku lagi, selamat mas, jika kamu bahagia bersama dengan Sajira dan Dena, aku sudah kembali ke tempat asal ku, sekarang kamu pergilah"ucap Vierra, yang langsung membuat Jerry bertekuk lutut.
"Sayang kamu pikir aku menikahi mu karena terpaksa ,itu adalah salah besar, aku bahkan sangat mencintaimu"ucap Jerry.
"Sudah lah mas jangan katakan lagi kebohongan, karena aku sudah tidak punya tenaga untuk terus berputar-putar percaya"ucap Vierra.
"Vierra "
"Vierra, please jangan seperti ini, atau aku hancurkan semua ini"ucap Jerry.
"Hancurkan saja semua nya, aku tidak peduli"tantang Vierra.
🌹💖💖💖🌹
di hotel tempat Vio mengadakan pesta pernikahan nya, sepasang suami istri yang baru saja resmi menikah tadi pagi, Vio kini sudah selesai membersihkan diri, begitu juga dengan Ghealova, mereka saling mendekat hingga saat Vio menyentuh bibirnya.
"Aku berjanji akan selalu menjaga mu, meskipun akan banyak rintangan yang hadir tapi aku juga tidak akan pernah meninggalkan mu"ucap Vio.
__ADS_1
Vio pun melakukan kewajiban nya, sebagai seorang suami, mereka hanyut dalam gelora malam pertama.
berbeda dengan Viona yang kini, terlihat gelisah wanita itu baru saja mendapatkan pesan dari Juni yang mengatakan bahwa kakaknya pergi, entah kemana.
Viona ingin sekali menghubungi Vero, tapi wanita itu tidak ingin menarik keputusan nya.
sudah terlalu sakit rasanya penghinaan yang selalu Jerry lontarkan, selama ini, apalagi penghinaan tersebut juga ditujukan pada Vamela, mommy nya.
sementara itu di pesawat dengan tujuan negara benua Eropa, Vero kini tengah menatap layar ponselnya yang terdapat foto-foto kebersamaan dirinya dengan Viona, gadis cantik yang lebih tua dari nya tiga tahun.
"Viona, sayang tunggu aku sukses dan berhasil berdiri dengan kakiku sendiri,aku akan menjemputmu dan kita akan segera menikah"ucap Vero.
hari demi hari terasa begitu berat untuk Vero dan Viona, hingga lima tahun berlalu kini Viona, sudah berusia tiga puluh tahun.
wanita itu sudah tumbuh lebih dewasa saat ini dia bahkan sudah menjadi pebisnis yang handal.
begitu juga dengan Vio pernikahan mereka sudah berjalan selama lima tahun, tapi pria itu memiliki banyak rahasia, entah apa? yang sebenarnya terjadi pada nya, setiap kali dia pulang dari kantor selalu larut malam dan ketika weekend tiba, pria itu juga pergi ke luar dengan alasan pekerjaan, Ghealova hanya bisa pasrah, dia tau dia tidak bisa ikut campur jika soal pekerjaan, karena saat itu, Ghealova kuliah di jurusan kedokteran, tapi ternyata Vio tidak mengijinkan dia bekerja, dengan alasan bahwa ia bisa mencukupi kebutuhan hidup nya, yang tidak pernah mengandung seorang anak pun dari Vio.
bahkan perubahan Vio semakin terlatih, saat dia pulang ke rumah, tidak sedikit pun, dia mau bersentuhan dengan Ghealova, dengan alasan lelah.
pernah suatu malam Ghealova mendengar percakapan mesra suaminya dengan seseorang yang entah siapa? tapi Ghealova tidak pernah ingin bertanya bukan karena dia tidak mencintai Vio, tapi dia masih ingat dengan perkataan Vio, saat lima tahun lalu, bahwa dia akan menikah dengan nya, meskipun tidak ada cinta untuk Ghealova, tapi Vio akan berusaha untuk menjadi suami yang baik, tapi sudah hampir dua tahun berlalu Vio benar-benar berubah bahkan Ghealova sudah sangat jarang disentuh nya, setiap kali Ghealova bertanya mengapa,maka jawaban yang sama yang keluar dari bibir Vio.
Ghealova mencoba untuk mengerti mungkin yang dikatakan oleh Vio, adalah sebuah kenyataan, tapi ada sesuatu yang membuat hatinya bertanya-tanya Vio, selalu kembali dengan baju yang ia gunakan saat akan berangkat bekerja tidak hanya itu, setiap pagi dia selalu menolak sarapan di rumah, Ghealova heran karena tidak biasanya Vio tidak memakan makanan yang dia buat, dulu dia selalu memuji makanan yang Vamela buat untuk nya, tapi sekarang jangan kan pujian bahkan Vio, seakan tak ingin melihat semua itu.
Ghealova masih berusaha untuk mengerti, tapi saat ini pandangan nya, memperlihatkan bukti dari pertanyaan nya, selama ini, dia melihat dengan mata kepala sendiri, Vio merangkul pinggang seorang wanita cantik yang lebih dewasa dari dirinya, dan sambil menggendong seorang bayi mungkin berusia tujuh bulan.
Ghealova berjalan menghampiri ketiganya, dia berdiri tepat di hadapan Vio dan wanita itu dengan tatapan mata yang sudah berair itu.
"Jadi ini kesibukan yang kamu lakukan mas, ini alasan dari semua alasan yang kamu berikan mas, aku ucapkan selamat atas kebahagiaan mu, dan semoga pernikahan kalian langgeng maaf jika selama ini aku hanya jadi penghalang untuk kebahagiaan kalian"ucap Ghealova.
"Ghea, ini tidak seperti yang kamu lihat Ghea, please berhenti dengarkan dulu penjelasan ku"ucap Vio, yang terus berjalan setengah berlari mengejar wanita itu, tapi Ghealova langsung pergi dengan mobilnya, wanita itu bahkan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, dan tidak perduli dengan keadaan sekitar, seakan dunia nya sudah runtuh.
Vio ingin menyusul tapi dia tidak bisa meninggalkan wanita yang juga sudah menjadi istri nya, selama dua tahun ini, pria itu menikahi wanita cinta pertama nya,ya dia adalah Eleanor, yang sudah dua tahun ini kabur dari negara kelahiran nya, Vio kembali pada Eleanor, dengan catatan bahwa Eleanor tidak boleh menuntut hak lebih dari Ghealova.
Bukan Vio, tidak mencintai Ghealova, tapi pria itu, tidak ingin menyakiti hati Ghealova, berhubungan dengan dua wanita sekaligus, dia ingin Ghealova yang mengakhiri rumah tangga nya, saat dia tau kebohongan Vio, tapi saat ini Vio merasa tidak pernah rela jika harus kehilangan Ghealova, bahkan Vio benar-benar akan bunuh diri jika Ghealova pergi dari hidup nya, nanti.
Vio langsung membawa Eleanor, pulang ke rumah mereka, setelah itu dia mencoba melacak keberadaan Ghealova, Vio melihat GPS, mobil milik Ghealova berada di sebuah pantai.
Vio langsung menuju ke sana, tapi sesampainya di sana dia hanya menemukan sepasang sandal yang terbawa ombak ke tepian pantai tersebut, Vio melihat ke segala arah tapi tidak melihat keberadaan Ghealova Vio seketika berteriak memanggil Ghealova.
"Ghealova!"teriak nya sambil terduduk di atas pasir, Vio tidak kuasa saat ini, dia menyangka Ghealova sudah bunuh diri, tapi biarlah seperti itu lebih baik, pikir seseorang yang kini tengah menatap keberadaan Vio, yang tengah menangis memanggil namanya.
"Selamat tinggal mas, mungkin inilah jalan terbaik untuk kita, maafkan aku jika selama ini telah menjadi penghalang untuk kebahagiaan mu"ucap wanita tersebut, yang kini berjalan masuk ke dalam mobil lain yang dikirimkan oleh asisten sang kakek yang sudah lama tiada.
pria yang setia mengabdi pada tuan nya itu untuk melindungi nona muda mereka.
sepanjang perjalanan, Ghealova hanya menitikkan air mata hingga dia berada di dalam pesawat dengan tujuan negara Thailand, tempat kelahiran ibunya empat puluh tahun lalu.
sementara Vio, masih melakukan pencarian dengan tim kepolisian dibantu oleh para ahli untuk melakukan pencarian darat, air maupun udara, tapi hingga larut malam istrinya belum juga ditemukan, Ghealova menghilang bak ditelan lautan.
sementara Vamela yang mendengar kabar itu, kini menangis, sesenggukan dia meminta bantuan Vincent, untuk membantu pencarian Ghealova.
hingga Vincent, pun datang ke Indonesia, saat itu juga.
__ADS_1