Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#pacar#


__ADS_3

Hari demi hari Jane lewati dengan berbagai kegiatan, dia benar-benar menyibukkan diri dengan pekerjaan dan perkuliahan, karena butik milik nya telah resmi di buka satu Minggu yang lalu kini Jane miliki empat karyawan butik sementara penjahit terbaik di dapat dari tempat bibi nya ya itu Sanny, dia memberikan penjahit terbaik nya, sebelum rekan kerja Jane dari Paris datang.


dia juga mendapat kiriman berbagai jenis kain yang sering digunakan oleh Jane dari sang Daddy.


Jane akan datang ke butik untuk mengecek pekerjaan para asisten baru nya itu yang soal desain Jane kerjakan sendiri di apartemen tapi jika sempat dia juga akan mengerjakan itu di butik.


Jane benar-benar melihat dan meneliti setiap detail jahitan dari pegawai baru nya saat ini hingga seorang pelayan memanggil nya.


"Nona muda,di bawah ada seseorang ingin bertemu dengan anda"ucap nya.


"Siapa??..."tanya Jane.


"Saya lupa bertanya tapi sepertinya ingin memesan "ucap nya singkat.


"Baiklah saya akan turun tolong suruh tunggu di tempat biasa"ucap Jane meminta pelayan nya membawa tamu nya ke ruangan khusus .


Jane lalu mengambil contoh beberapa desain, yang dia simpan rapih seperti album foto untuk mempermudah para costumer melihat dan memilih nya.


sesampainya Jane di bawah gadis yang selalu menggunakan t-shirt dan celana jeans itu tidak menampakkan dirinya sebagai seorang desainer, seperti kebanyakan desainer lainnya dia benar-benar santai seperti anak muda kebanyakan karena yang terpenting menurut nya adalah hasil kerja nya berkualitas.


"Maaf lama menunggu"ucap Jane pada seorang pria dan wanita yang kini duduk berdekatan.


"Tidak masalah tolong layani tunangan ku"ucap pria yang pernah ia temui di sebuah pusat perbelanjaan.


"Owh yang harus nya melayani anda mereka saya hanya menerima pesanan"ucap Jane sopan.


"Pokoknya saya tidak mau tau apapun itu"ucap nya lagi.


"Baiklah sekarang yang anda inginkan apa,nona"ucap Jane.


"Saya ingin gaun yang terbaik dari yang terbaik untuk ke pesta malam ini"ucap nya.


Jane tersenyum manis dia sudah tidak asing dengan pelanggan macam ini dia langsung meminta pelayan nya membawa beberapa gaun yang baru saja ia liris saat ini.


"Silahkan tuan dan nona pilih setelah itu anda bisa pindah ke tempat lain untuk mencoba gaun itu"ucap Jane sopan sambil tetap fokus dengan sketsa rancangan gaun pengantin yang tengah ia buat di sela obrolan nya.


"Saya mau yang itu ,itu ,dan itu"ucap si wanita cantik yang berpenampilan bak model, tersebut.


"Tentu silahkan anda bisa mencoba nya terlebih dahulu di ruangan sebelah dan kalo tuan suaminya bisa juga membantu nya untuk langsung mengenakan gaun tersebut"ucap Jane yang gak merespon kata-kata pertama kali yang pria itu ucapkan.


sementara itu kedua sahabatnya Jane yang baru tiba dia langsung masuk begitu saja karena Jane tidak memasang peraturan untuk mereka.


Rara dan vamela sudah duduk di samping Jane setelah cipika cipiki dengan pemilik butik tersebut.


"Jan gue baru dapat undangan dari pengagum Lo di pesta malam ini,gue dan Lo berdua wajib datang"ucap vamela.


"Seperti nya gue gak bisa deh malam ini Abang gue akan datang dari Paris"ucap Jane beralasan padahal setau Jane Jerry akan datang Minggu nanti.


"Ya....gagal dong kita buat dia bertekuk lutut"ucap Rara...


"Tunggu sebentar"ucap Jane.


Jane menghentikan obrolan nya dengan sahabat nya saat melihat wanita tadi kembali ke ruangan dimana Jane kini berada.


"Bagaimana apa anda cocok dengan gaun itu"ucap Jane lembut.


"Saya ingin beli ketiga nya"ucap wanita itu .


"Baiklah saya minta pelayan menyiapkan semua nya"ucap Jane sambil memanggil pelayan butik nya lewat sambungan telepon.


"Anda serius ingin membeli ketiga nya , oh my God, ternyata anda benar-benar orang kaya ya"ucap Rara.


"Maksud anda apa"ucap pria tampan tersebut.

__ADS_1


"Harga satu gaun itu saja harganya seharga satu buah mobil Alphard "ucap Rara yang sengaja memanas-manasi keduanya.


"heumm... jangan kan mobil Alphard Lamborghini pun aku mampu memberikan nya"ucap pria itu sedikit menyombongkan diri.


"Maaf tuan jangan dengarkan ocehan sahabat saya ,saya percaya anda adalah orang kaya"ucap Jane sopan.


"Apa kalian bilang harga gaun ini seharga mobil"ucap nya sambil melotot tajam dan meremehkan nya.


"Ya... jika anda tidak percaya silahkan cek label yang ada di baju itu dan berasal dari mana"ucap vamela yang tau semua nya.


tiba-tiba saja perempuan itu benar-benar mengecek semuanya lewat ponsel pria itu yang seolah terlihat kesal karena wanita itu seperti sedang mempermalukan nya.


"Oh my God... jangan-jangan ini barang kawe ya karena yang asli milik butik ternama J 6 group"ucap wanita itu.


"Dan ini adalah pemilik butik tersebut"ucap vamela.


pria itu langsung mengambil handphone nya dan langsung berkata"saya akan membayar nya"ucap pria itu langsung memberikan black card nya.


"Terimakasih semoga anda puas ucap Jane yang langsung memberikan kartu tersebut pada pelayan yang berdiri di samping nya.


setelah melakukan transaksi pria itu pun langsung menarik tangan wanita tersebut untuk segera pulang setelah keduanya berpamitan kedua sahabatnya nya langsung berteriak.


"Huh... dasar cewek matre kelaut aja deh, hahahaha puas gue lihat ekspresi wajah keduanya pasti setelah ini mereka akan ribut"ucap Rara.


"Ra...Lo itu jangan kaya gitu nanti Lo bisa kena karma dan lagian jangan suka merendahkan orang lain, belum tentu juga mereka akan se sabar pria tadi"ucap Jane .


kedua sahabatnya pun langsung meminta maaf.


"gue minta maaf Jan, habis tadi lucu banget gue janji lain kali gak akan terulang lagi"ucap vamela.


"Ya sudah kita bahas soal pesta yang kalian sebut tadi memang nya pesta apa??... sih"ucap Jane penasaran.


"Itu pesta tahunan untuk perusahaan nya, semua kalangan hadir memenuhi undangan seperti biasanya di tahun-tahun biasa seperti itu, tapi saat ini dia juga mengundang beberapa mahasiswa jurusan desain untuk bergabung di acara mereka karena mereka rencana nya akan membuka perusahaan baru yang berkaitan dengan profesi Lo sebagai desainer, kita ikuti saja siapa tau ada sesuatu yang kita bisa dapat selain pengalaman dan ilmu kita juga bakal dapat bonus Coogan hahaha semangat!!"ujar Rara yang diakhiri teriakan semangat nya, sontak kedua nya mentertawakan nya.


🌹💖💖💖🌹


Di pesta semua tamu undangan sudah tampak hadir,di ballroom hotel tersebut, hanya tiga wanita cantik itu yang kini baru hadir mereka menjadi pusat perhatian karena selain kecantikan mereka juga gaun pesta yang mereka gunakan saat ini adalah gaun limited edition yang J 6 Group keluar kan.


Jane sengaja menggunakan gaun tersebut dan meminjamkan nya pada kedua sahabatnya nya saat ini, semua wanita yang hadir di sana menatap ketiga nya bola mata mereka seakan mau loncat dari tempat nya.


sementara itu para pria pun banyak yang terpesona dengan keindahan yang mereka lihat saat ini.


Jeremy, yang kini ada sebagai tuan rumah di pesta tersebut meminta asistennya mengecek nama orang-orang yang hadir karena setau dia dia tidak pernah mengundang bidadari cantik dari kerajaan pelangi tersebut .


Ya Jeremy menyebut nya kerajaan pelangi karena gaun yang mereka gunakan saat ini adalah merah, ungu ,biru hanya saja kurang beberapa warna lain nya.


padahal jika diperhatikan jenis dan bentuk gaun yang mereka gunakan saat ini sangat berbeda, dari mulai gaun tanpa lengan dengan punggung terbuka berwarna merah marun yang kini Jane gunakan yang mengekspos kulit putih halus nya tidak lupa riasan wajah yang sangat memukau.


dan begitu juga dengan kedua sahabatnya nya gaun yang dikenakan oleh vamela berwarna ungu dengan lengan sebelah dan memiliki Rendra di bagian dadanya.


sementara Rara, gaun yang ia kenakan memiliki tali spaghetti yang melingkar di leher nya dengan aksen pita di bagian punggung yang begitu besar.


mereka benar-benar menjadi puncak perhatian dari semua tamu yang hadir.


sedangkan wanita yang tadi datang ke butik tersebut merasa jengah, karena dia pikir gaun yang ia beli dengan harga mahal hingga harus menjadi wanita malam untuk mengganti kerugian pria yang menjadi gebetan kontrak nya saat itu.


Ya pria itu adalah pria sukses tapi mereka adalah orang-orang korban perjodohan hingga membuat surat perjanjian akan menggantikan uang yang di keluarkan oleh kekasih pria nya jika dia menggunakan uang berlebihan, dan untuk meminta pada kedua orang tua nya pun wanita itu malu karena kartu kredit nya sudah melampaui batas.


"pesta masih terus berlanjut hingga pagi menjelang tepat pukul dua dini hari mereka baru kembali ke rumah masing-masing begitu juga Jane.


saat masuk kedalam apartemen milik nya dia benar-benar dibuat kaget saat melihat seseorang kini tengah duduk menatap tajam kearah nya, siapa lagi kalau bukan Jerry yang baru saja datang ke Indonesia.


pria itu benar-benar marah saat tau adiknya baru kembali pada pukul dua dini hari, dengan gaun terbuka yang sungguh memancing sahwat bagi pria yang melihat nya.

__ADS_1


"Begini kah hidup mandiri yang sering kau sebut Jane!!"teriak Jerry yang benar-benar kaget dengan perubahan adiknya.


"Apa??...kabar kak"ucap Jane yang langsung menghampiri Jerry hendak mencium punggung tangan Jerry tapi Jerry langsung melepaskan genggaman tangan Jane, dia sangat kecewa dengan adiknya itu..


"Kak... maaf tadi aku menghadiri pesta bersama kedua sahabat ku"ucap Jane yang tau Jerry sedang sangat marah.


"Jadi begini hidup yang kamu mau??..."ucap Jerry sambil menggeleng kan kepala nya, Jerry langsung beranjak pergi tapi Jane langsung mengejar nya dan memeluk kakaknya dari belakang.


"Kakak jangan pergi aku mohon tetap lah di sini dan maaf"ucap Jane sambil terus memeluk erat perut suspek tersebut.


"Lepas kakak tidak ingin lagi menemui mu setelah ini kakak sangat kecewa Jane"ucap Jerry.


"Maaf kan aku hiks hiks hiks aku hiks aku janji tidak akan pernah mengulangi nya lagi, aku sayang kakak aku tidak akan mengulangi ini lagi"ucap Jane yang kini masih sesenggukan.


Jerry pun melepaskan tangan Jane lalu ia berbalik menatap Jane yang kini menangis tersedu-sedu Jerry menyentuh pipi adiknya itu dan langsung mengecup pipi itu sebagai permintaan maaf karena sudah membuat adiknya itu menangis.


"Kakak rindu kamu sayang, kakak takut kamu kenapa-napa di sini meski Daddy sudah melakukan penjagaan, apa lagi tadi kamu tidak ada di apartemen"ucap Jerry.


"Aku menghadiri undangan dan pesta nya berakhir di jam satu jadi aku baru pulang saat ini"ucap Jane sambil menatap wajah Jerry yang semakin tampan.


"Sudah lah sekarang sebaiknya kamu bersih-bersih dulu setelah itu langsung istirahat.


"Kak... aku belum membersihkan kamar lain, kakak masih mau tidur bareng aku ??"ucap Jane.


"Tentu saja Sayang, kakak juga rindu tidur sambil memeluk mu,adik kecil ku"ucap Jerry.


Deg...


entah kenapa??... ada rasa kecewa saat mendengar bahwa Jerry menganggap nya sebagai adik kecil nya seperti dulu.


Jane buru-buru menepis rasa itu dia berjalan beriringan dengan Jerry, yang kini menyeret koper miliknya.


"Sini biar aku bawakan kak"ucap Jane.


"Tidak usah princess ini terlalu berat kamu tidak akan kuat"ucap Jerry.


"Kakak.. memang nya membawa baju sebanyak apa??..."tanya adiknya itu.


"Bukan baju tapi kado untuk adikku tercinta"ucap Jerry.


"Kakak, serius"ucap Jane tersenyum ceria.


setibanya di dalam kamar, Jerry langsung merebahkan diri di atas ranjang empuk tersebut dia melirik sekeliling kamar nya seperti kamar seorang ratu mungkin Daddy nya yang memberikan itu tapi ada satu hal yang membuat Jerry heran kenapa??...di kamar itu tercium aroma parfum milik nya.


"Sayang kamu pakai parfum milik kakak"ucap Jerry.


"Itu hanya di bantal guling saja kak, agar aku bisa tidur"ucap Jane yang kini hendak melepaskan gaun nya di walk in closed.


"Heummm sudah kakak duga"ucap Jerry.


"Aku masih sangat merindukan kakak"ucap Jane jujur.


"Lalu kenapa??... kamu pergi menjauh dari kakak"tanya Jerry.


"Kalau aku terus berada di samping kakak , aku takut tidak bisa jauh darimu apa lagi Kakak sudah akan menikah"ucap Jane .


"Aku tidak akan menikah jika kamu belum siap"ucap Jerry.


"Sayang nya aku tidak akan pernah siap kehilangan mu untuk bersanding dengan wanita lain, andaikan saja kau tau aku mencintaimu melebihi batas normal, mungkin saat ini kau sudah membenci ku, dan aku takut hari itu akan terjadi maka dari itu aku memutuskan untuk pergi dan memilih untuk menyendiri jika bukan takdir yang menghendaki aku untuk menikah"Gumam Jane dalam hati.


kemudian gadis itu masuk ke dalam kamar mandi dengan menggunakan bathrobe setelah membetulkan letak gaun yang tadi ia kenakan.


sementara Jerry kini tengah menatap foto kedua temannya.

__ADS_1


__ADS_2