
Hari demi hari Vamela lewati bersama keluarga kecilnya itu, tapi saat ini perubahan sikap Vamela, membuat Jordan harus bekerja keras, untuk menjaga kedua putra-putri Vamela dari pria itu, karena semenjak wanita itu kembali dari rumah sakit wanita itu tidak sehangat dulu, dia selalu bersikap dingin pada kedua anak nya, karena jika melihat mereka wanita akan menahan emosi dan rasa sakit nya, akibat trauma yang ia rasakan setelah kejadian itu.
sementara Jordan akan selalu berusaha menghibur ketiganya, Jordan selalu menasehati kedua anak nya itu, untuk bisa memaklumi sikap ibunya, saat ini Jordan selalu bilang bahwa ibu mereka saat ini masih dalam kondisi kurang baik, dan untungnya Vio mengerti.
sementara si kembar tidak pernah mau jauh dari sang mommy semenjak dia melihat mommy mereka terbujur kaku di rumah sakit.
Jordan harus bekerja keras untuk bisa menyembuhkan trauma berat yang istrinya alami dia mendatangi dokter spesialis hipnoterapi dan juga sikollog.
"Yang boleh aku bicara"ucap Jordan lembut.
"Bicara apa? kak"tanya Vamela yang kini terlihat merenung.
"Bisakah kamu menahan emosi didepan kedua putra-putri kita, mereka tidak tau apa-apa dan bahkan mereka sendiri tidak pernah mau terlahir dengan cara seperti itu, tapi semua itu sudah takdir dari yang maha kuasa, kita sendiri pun juga tidak menginginkan itu bukan"ucap Jordan lembut.
"Hiks hiks hiks hiks, kak aku tidak pernah membenci mereka, hanya saja hiks, hanya saja,,, hiks hiks hiks mereka berdua selalu mengingatkan aku dengan wajah nya, hiks hiks, aku tidak kuat kak, aku benar-benar tidak kuat lebih baik aku mati saja, karena dengan begitu, putra dan putri ku, tidak akan pernah bersedih karena terlahir dari ibu yang bahkan sudah berlaku kasar pada mereka berdua, hiks hiks hiks"Air mata itu jatuh deras di pipi Vamela wanita itu pun menangis sesenggukan di pelukan Jordan.
"Berusaha lah sayang kita akan berjuang bersama-sama jangan takut karena ada aku, yang akan selalu mencintaimu"ucap Jordan.
"Tidak kak, aku bahkan merasa sangat malu dengan keadaan ku, hiks hiks jika hiks hiks jika kakak ingin meninggalkan ku, hiks hiks dan ingin menikah dengan wanita lain, silahkan kak, aku ikhlas dan tidak akan pernah menghalangi mu, aku bahkan sudah tidak pantas dan semakin tidak pantas untuk berada di sisi mu"ucap Vamela yang masih menangis.
"Hey....sayang jangan pernah lagi berkata seperti itu, aku tidak pernah berniat untuk melakukan hal itu,sayang andaikan kamu tau aku juga bukan pria baik-baik dan bahkan mungkin aku sudah melakukan hal yang sama dengan dia selama ini hanya bedanya aku tidak pernah mendapatkan anak dari hasil hubungan gelap ku, selama ini, tapi percayalah hanya kamu yang sangat aku cintai kamu adalah cinta pertama dan terakhir ku, aku bahkan sangat mencintaimu"ucap Jordan dengan lembut.
"Tapi kamu itu seorang pria kak, dan kamu pun melakukan semua itu, juga atas dasar suka sama suka, sementara aku, aku sendiri bahkan tidak pernah bagaimana hubungan itu bisa terjadi tanpa aku sadari" ucap Vamela.
"Lebih baik tidak pernah tau sayang dari pada, harus mengingat semua nya, bisa jadi rasa sakit itu tidak akan pernah bisa pergi" ucap Jordan.
"Maafkan aku kak"ucap Vamela lirih.
Jordan memeluk Vamela, pria itu bahkan tidak pernah jauh dari istrinya selain buang air, karena dia takut istrinya itu bunuh diri, seperti pertama kali kejadian itu.
Jordan bahkan bekerja dimana pun, dengan laptop nya, sambil menemani sang istri mengobrol, Vamela sebenarnya begitu sangat merasa bersalah karena semua itu, dia menjadi beban terbesar bagi suaminya.
"Kak, mulai saat ini kakak bisa masuk kantor, kakak tenang saja, aku akan baik-baik saja dan tolong bilang pada anak-anak maafkan aku, aku berjanji tidak akan pernah bersikap dingin lagi, dan menyakiti keempat nya, dengan sikap ku, seperti selama ini"ucap Vamela.
"Terimakasih sayang, kamu memang istri ku, yang sangat aku cintai, kamu tidak usah khawatir, tanpa pergi ke kantor pun aku bisa bekerja dari mana saja, sayang semua ini aku lakukan demi dirimu dan anak-anak kita, besok kita akan jalan-jalan ke tempat terindah di negara ini"kata Jordan sambil mengecup bibir Vamela, yang sedikit menolak sentuhan tersebut.
Vamela sendiri pun masih belum mau bersentuhan dengan pria yang berstatus sebagai suami nya itu.
__ADS_1
rasa trauma itu, masih ada meskipun tinggal sedikit.
sementara itu di kediaman Jerry kini Rara, kembali mengandung anak kedua mereka lagi-lagi anak mereka adalah anak kembar dan saat ini Jerry berharap Rara, hamil bayi perempuan.
Jerry begitu antusias pria itu sangat bahagia bahkan jarak antara anak kembar pertama dan yang kedua berjarak sekitar tujuh tahun Jerry bahkan merasa seperti baru pertama kali memiliki anak.
pria itu melarang Viera untuk beraktivitas.
"Yang ingat kamu itu sedang hamil jadi tidak boleh bekerja atau pun melakukan hal yang bisa membuat mu dan calon anak kita kelelahan "ucap Jerry.
"Ya ampun mas ini kehamilan kedua kamu juga sudah tau bukan jika sedang hamil itu, tidak boleh banyak tiduran atau berdiam diri kita justru harus bergerak seperti biasa agar tubuh sehat"ucap Vierra.
"Kamu itu ngeyel jik, dikasih tau "ucap Jerry sambil memencet hidung mancung istrinya itu.
"Yang aku kok, jadi melihat Vierra ku yang baru bertemu dulu, kamu itu akan bertingkah genit jika bertemu dengan ku"ucap Jerry sambil menggoda istrinya.
"Mana ada aku begitu yang ada mas itu yang suka tebar pesona, aku malah mengira mas beneran calon Jane, tapi setelah melihat kemiripan kalian aku jadi ragu"ucap Vierra.
"Heummm"Jerry hanya berdehem jika ingat itu, dia teringat akan rasa cinta nya, yang begitu kuat untuk adik bungsunya itu, Jerry kemudian menarik nafas panjang dan menghembuskan nya.
sementara itu Jane saat ini tengah menikmati kebersamaan nya dengan Arjuna, yang semakin hari semakin menggemaskan.
Sky, setiap satu minggu sekali akan beralasan untuk melakukan perjalanan bisnis , padahal dia pulang ke rumah istri keduanya.
entah bagaimana jika Jane tau semua itu, mungkin Jane akan minta berpisah, tapi semua itu Sky, lakukan karena titah sang ayah meskipun tidak bisa dipungkiri dia memiliki perasaan terhadap istri keduanya yang selalu bisa memuaskan dia di ranjang.
🌹💖💖💖🌹
hingga suatu hari, Jane merasa ada yang janggal dengan suami nya itu, karena setiap kali pergi ke luar kota Sky, selalu pulang dengan baju-baju yang berbeda, tapi Jane hanya bisa menahan nya dalam hati.
hingga satu hari berikutnya, Jane menemukan vitamin khusus ibu hamil yang mungkin tidak sengaja Sky, atau istri keduanya masukkan ke dalam tas, Jane bahkan dibuat menangis dengan barang tersebut dia tidak bisa memberikan suaminya anak karena saat kecelakaan ada kerusakan pada rahim nya itu, Jane sengaja merahasiakan semua itu.
"Mas boleh aku tanya sesuatu"ucap Jane, sambil duduk di sofa di samping Sky, yang tengah sibuk dengan laptop nya.
"Ada apa? sayang tanyakan saja"ucap Sky.
"Ini punya istri mu kan"ucap Jane yang langsung membuat Sky, membulatkan matanya.
__ADS_1
"Istri...sayang jangan ngaco kamu istri ku itu hanya kamu"ucap Sky, yang tidak terlihat tegang sama sekali, malah ada senyum yang tersungging di bibirnya.
entah senyum karena bahagia mengenang istri mudanya atau karena dia benar-benar ingin menyembunyikan rasa takut nya.
"Mas aku bukan anak kecil, yang bisa kamu bohongin, aku tau aku tidak akan pernah bisa memberikan mu anak, tapi jika kamu ingin menggantikan aku, dengan wanita lain kamu bisa bicara baik-baik, aku tidak akan menghalangi kebahagiaan mu, aku hanya minta cerai kan aku itu saja"ucap Jane.
Sky tidak memotong perkataan Jane, dia berdiri dan berbalik, menghadap Jane lalu tersenyum manis pada istri nya itu.
"Yang sampai kapan pun, kamu itu tidak akan pernah tergantikan dengan siapapun, aku sangat mencintaimu, kamu tau bukan seberapa besar rasa cinta ini untukmu, jadi kamu tidak perlu berpikir yang macam-macam aku selama ini selalu berada di rumah sepulang bekerja, dan kamu tau sendiri itu aku pergi ke luar kota untuk mengurus cabang perusahaan yang ada di sana, dan asal kamu tau aku selalu ingin cepat kembali ke rumah, rindu dengan anak dan istri ku"ucap sky, yang benar-benar terlihat tulus.
"Aku tidak tau mas, tapi hati ini merasa kamu telah berkhianat kepada ku, dan jika itu benar-benar terjadi, aku tidak akan pernah bisa memaafkan mu, lebih baik kamu jujur dari sekarang sebelum aku mengetahui itu dari orang lain"ucap Jane.
"Yang sudah aku bilang jangan berpikir macam-macam,aku tidak mungkin menghianati mu"ucap Sky.
"Semoga saja, karena jika itu terjadi aku tidak akan pernah memaafkan mu, dan katakan ini milik siapa, kenapa? ada di dalam tas mu"ucap Jane.
"Itu aku sengaja beli untuk mu, supaya kamu cepat memiliki anak kita sayang"ucap Sky berbohong Jane hanya tersenyum kecut dia langsung pergi dari hadapan Sky, sambil mengirim pesan pada seseorang untuk menyelidiki semua nya.
Sky tidak tau bahwa sejak Jane melihat kejanggalan tersebut dia sudah memata-matai nya, karena orang-orang suruhan Edgar, selalu menjaga putri nya dua puluh empat jam, mereka bukan orang-orang biasa tapi mereka adalah orang-orang terpilih, dan segala tindak tanduk putri dan suaminya itu akan selalu diawasi, Edgar hanya tidak ingin putri nya, mengetahui semua itu dari nya, dia ingin Jane mencari tau sendiri apa yang ia rasakan saat itu.
tidak butuh waktu satu hari, semua bukti sudah sampai di hadapan mereka, saat Sky tengah makan siang dengan Jane di ruang makan itu, datang seorang pria bertubuh kekar yang membawa amplop coklat berisi semua bukti kebohongan Sky.
Sky langsung bertanya apa? isi dari amplop tersebut dan Jane langsung membeberkan semua nya, saat itu juga sontak keduanya membulat kan mata nya, Jane terdiam Air mata nya mulai turun membasahi pipinya sementara Sky, kelabakan mencoba menyingkirkan semua itu, dia ingin memeluk Jane tapi Jane menjauh dengan tangis yang terdengar memilukan.
"Yang itu semua tidak lah benar, aku mohon jangan seperti ini, aku sangat mencintaimu dan aku tidak akan pernah menghianati mu, semua ini karena Daddy yang menginginkan cucu kandung nya!! "ucap Sky.
"Karena Daddy...ya karena Daddy kamu yang begitu terlihat menjijikkan mulai detik ini juga kita bercerai, aku benci kamu Sky, aku benci kamu!! kenapa aku tidak mati saja ya tuhan kenapa? harus ada rasa sakit untuk yang ketiga kalinya, kenapa??... kenapa??? hiks hiks hiks kenapa? aku harus kembali percaya pada seorang penghianat kenapa?? tuhan aku tidak kuat hiks hiks hiks, kenapa tuhan"ucap Jane yang kini tersungkur di lantai sambil menangis histeris sambil berteriak-teriak bertanya kenapa.
Sky berkali-kali ingin mendekat tapi Jane berkali-kali mendorong Sky, hingga Jerry datang dan langsung menghajar Sky, diikuti oleh Edgar yang langsung memeluk putri nya itu Jane menangis di pelukan sang Daddy, sementara Jerry masih menghajar Sky, pria itu terus berbicara hendak membela diri, tapi Jerry tidak akan mendengar kan alasan itu.
hingga Edgar menyuruh nya berhenti, saat itu Jerry masih ingin menghajar Sky, tapi Daddy nya meminta orang-orang nya untuk menahan Jerry , yang benar-benar mengamuk dia tidak akan pernah bisa terima semua itu, karena dia sudah merelakan adiknya untuk pria itu tapi adiknya itu sudah disakiti hingga separah ini.
Sky, mendekat dan bersujud memohon maaf kepada Jane, tapi wanita itu terus memeluk sang Daddy dan menangis pilu dalam pelukan sang ayah.
"Sayang aku mohon ampun,tolong ampuni kesalahan ku, aku mohon berikan aku satu kali kesempatan lagi, aku pun tak bisa menolak apa? yang Daddy ku ingin kan, sebagai syarat agar aku bisa menikah dengan mu, karena aku sangat mencintaimu"ucap Sky.
"Bohong, semua itu bohong dia bilang dia sangat mencintai ku, dia bilang bahwa istrinya tidak bisa memuaskan dia ,aku berani' bersumpah dan putra kami hasil hubungan kami selama ini"ujar seorang wanita yang terlihat di seret masuk kedalam tepat di hadapan Jane Sky langsung hendak membawa wanita itu pergi tapi Edgar langsung menghentikan langkahnya.
__ADS_1
"Sebelum pergi kau harus tandatangani surat perceraian kau dengan putri ku, dan katakan pada Daddy mu itu mulai saat ini dia harus membayar semuanya, dan juga kau"ucap Edgar yang benar-benar marah Jane pun tak sadarkan diri saat ini di pelukan Jerry.
sementara Sky pergi begitu saja tanpa mau menandatangani surat tersebut, dia tidak akan pernah mau menceraikan istrinya itu, dia sangat mencintai Jane, tapi wanita itu juga sedang mengandung putra nya, dia tidak akan meninggalkan wanita itu apapun yang terjadi.