Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#Aku takut#


__ADS_3

Gaya pacaran Hayden dan Aluna, memang sudah mendekati hal yang tidak bisa di benarkan tapi tidak bisa di bantah karena gaya pacaran Masakin, memang seperti itu.


Aluna masih beruntung dia masih bisa menjaga kehormatan nya hingga saat ini Hayden sendiri tidak ingin merenggut apa yang belum menjadi hak nya, Aluna dan Hayden hanya akan melakukan c****n setelah itu tidak ada yang lebih.


setelah turun mereka pun menikmati sarapan pagi di villa tersebut, dengan sangat romantis seperti orang yang berbulan madu ada hidangan yang ala-ala makan malam romantis, seperti pasangan lain nya, padahal mereka cuma memakan nasi goreng siput dan dan beberapa jenis makanan lainnya sebagai. dessert.


Aluna tersenyum manis pada Hayden yang saat ini tengah menatap lekat wajah cantik itu.


"Aluna sayang bagaimana jika kita menikah saja, dulu setelah itu kita bisa menjalani hari-hari kita seperti saat ini"ucap Hayden.


"Hay Jang bahas itu, aku tidak mau kita ribut"ucap Aluna.


Hayden pun terdiam tantangan terberat nya adalah, wanita itu akan menolak jika Hayden menawarkan materi, sebagai bantuan untuk memperbaiki taraf hidup keluarganya, Aluna bukan orang yang teramat miskin rumah nya masih rumah elit, hanya saja tidak lagi memiliki kehidupan yang mewah seperti dulu, saat ini wanita itu harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan juga kuliah adik nya.


Hayden, pun mulai berpikir keras dia ingin meminta bantuan pemilik butik untuk membantunya memberikan bantuan lewat orang itu dengan alasan membuka butik baru atau sejenisnya, untuk Aluna kelola sendiri dengan membagi dua, keuntungan yang mereka dapatkan nanti nya.


"Sayang aku ingin kita selalu bersama tanpa takut berbuat dosa"ucap Hayden.


"Hayden sayang kamu itu terlalu banyak berpikir, kamu bisa menikah dengan gadis yang sepadan dengan mu, tapi itu bukan aku dan kamu akan bahagia dengannya"ucap Aluna sambil beranjak pergi dari atap villa tersebut yang di desain khusus bersantai menikmati pemandangan alam sekitar nya.


"Aluna tunggu, aku tidak ingin orang lain, lebih baik aku tidak menikah dari pada harus kehilangan mu, apa? terlalu sulit untuk menerima ku menjadi suami mu, apa aku dan keluargaku terlalu buruk untuk mu"ucap Hayden.


"Aku tidak berani bermimpi Hayden, Aku takut"ucap Aluna.


"Aku akan bicara dengan Mommy, sekarang juga dan aku yakin Mommy tidak akan mempermasalahkan soal itu, semua itu hanya ketakutan kamu Mommy ku adalah wanita penyayang dia pun pernah hidup menjadi yatim Piatu meskipun dulu Mommy memiliki orang tua angkat" ucap Hayden.


"Tapi sekarang sudah jauh berbeda Hayden, sekarang Mommy mu bukan wanita yang dulu dan meskipun dia yatim Piatu tapi aku masih jauh di bawah nya Mommy mu adalah wanita karir, sementara aku, bahkan sekolah ku saja hanya sampai SMA"ucap Aluna.


" Sayag jangan bahas itu lagi aku akan selalu menjadi yang terbaik untuk mu ,aku tidak akan pernah membiarkanmu hidup dalam kekurangan, jika kamu tidak ingin menerima ku sebagai kekasih atau pun suamimu anggap saja aku adalah sugar Daddy mu, aku akan membuka toko atau semacamnya untuk mu anggap saja kita bagi hasil, kamu bisa mengurus semua nya"ucap Hayden.


"Terserah kamu saja aku juga sudah capek menolak mu"ucap Aluna.


mereka pun akhirnya menghentikan perdebatan tersebut dan memutuskan untuk pergi jalan-jalan, sementara saat itu orang kepercayaan Hayden sudah mengambil alih semua nya, Hayden memerintahkan dia untuk membeli sebuah bangunan untuk membuka cafe yang lebih luas dan bagus untuk membuka usaha dan itu di tempat strategis di dekat tempat wisata, karena Aluna, adalah wanita yang pintar membuat berbagai jenis minuman atau pun berbagai camilan untuk anak muda termasuk berbagai makanan kekinian.


sementara Hayden sendiri kini tengah berada di alam terbuka dan, tengah melihat perkebunan teh yang luas, dengan berkeliling menggunakan mobil.


Hayden bahkan mengajak kekasih nya itu untuk berfoto bersama dengan bantuan orang-orang yang lewat.


sementara itu di kediaman Juni, wanita itu baru sembuh dari pengaruh obat yang sempat Gavin suntikan dua Minggu yang lalu, wanita itu kini terlihat kembali seperti biasanya, hari ini adalah hari bahagia nya karena telah lulus kuliah dan saat yang ia tunggu pun tiba.


Gavin datang bersama datang dengan penampilan yang sempurna, hingga menjadi pusat perhatian meskipun di kampus tersebut, pria tampan dan berwibawa bukan hanya dirinya, tapi pria itu mampu menghipnotis tamu yang hadir di sana, semua orang yang ada di sana menatap nya penuh kekaguman, saat ini Juni menggunakan pakaian tradisional Jawa barat yang ia pilih karena hanya itu yang menarik perhatian dari sekian banyak pilihan saat akan diwisuda.

__ADS_1


Juni tampil sangat cantik dan sangat menggemaskan di atas podium, saat akan turun, dia di sambut oleh Gavin mereka pun semakin menjadi pusat perhatian.


"Sayang ini untuk mu"ucap Gavin yang memberikan buket bunga yang sangat cantik .


"Terimakasih"ucap Juni sambil mencium pipi kanan dan kiri, setelah itu mereka pun langsung bergegas pergi meninggalkan tempat acara karena semua sudah selesai teman-teman Juni sedang menikmati acara foto-foto sementara Juni hanya berfoto beberapa kali dengan teman satu angkatan dan para dosen dan rektor di kampus setelah membawa beberapa penghargaan wanita itu pergi bersama dengan suaminya, saat itu juga Gavin membawa dia terbang ke Maldives untuk berbulan madu, setelah beberapa bulan pernikahan itu, dan rencananya setelah pulang dari bulan madu mereka akan mengadakan acara resepsi pernikahan mereka.


hingga saat ini Juni, sendiri masih belum siap untuk terus bersama dengan Gavin dengan berbagai kemelut dalam keluarga besar nya, tapi rasa cinta Juni dan Gavin yang membuat mereka selalu bertahan dikala keraguan melanda.


dengan jet pribadi miliknya, akhirnya mereka tiba di tempat tujuan mereka langsung menuju resort yang sudah mereka booking sebelum berangkat, Gavin benar-benar memilih tempat tersebut, untuk membuat Juni benar-benar hanyut di dalam kebahagiaan bulan madu mereka saat ini.


"Sayang kamu sebaiknya mandi dulu setelah itu kita akan jalan-jalan dan makan di luar"ucap Gavin.


mereka berdua pun mandi bergantian setelah itu pergi berjalan-jalan di luar sambil menikmati keindahan pulau itu.


Juni berjalan terlebih dahulu sambil membawa ponsel nya, sampai saat sekarang tangan kekar itu melingkar di pinggang Juni wanita itu mendongak dan tersenyum manis.


"Apa? kamu suka di sini sayang"tanya Gavin.


"Suka, kak, tapi aku sedikit kurang enak badan"ucap Juni.


"Kemarilah"


Gavin dan Juni saling berpelukan, mereka menikmati bulan madu yang seharusnya dilakukan saat pertama kali mereka menikah tapi jangan kan pesta, pernikahan mereka saja di rahasiakan dari Juni.


jika kehidupan Gavin sudah mulai membaik dengan kehadiran Juni, berbeda dengan kehidupan Vio, pria itu semakin hari semakin dibuat frustasi karena Ghealova dan Adam sudah mengumumkan hubungan di antara mereka.


Bahkan Adam sudah mengumumkan hari pernikahan mereka, yang akan digelar satu Minggu lagi, Vio kelabakan mencari keberadaan Ghealova, saat ini karena dia hanya tau berita itu dari media sosial.


sementara istri Vio sendiri adalah Eleanor, saat ini wanita itu sedang mengandung anak kedua mereka, tapi Vio tidak pernah bisa melupakan Ghealova.


dan yang menarik dari semua nya adalah Arjuna yang saat ini sudah menemukan wanita yang akan menjadi pelabuhan terakhir yaitu Widia, mereka bertemu saat Arjuna yang kembali dari Paris berada di bandara internasional dan Widia juga berada di tempat yang sama kedudukannya tidak sengaja bertabrakan dan cinta. pada pandangan pertama pun, tubuh diantara keduanya.


Arjuna yang tampan dan gagah, bertemu dengan wanita yang mungkin jauh dari kata sempurna meskipun Widia memiliki paras yang lumayan cantik tapi tinggi badan Widia yang hanya sebatas dada Arjuna .


mereka bahkan harus pulang bersama dalam satu taksi karena saat itu malam sudah larut jemputan kedua nya pun tidak datang, Widia pun akhirnya membuka obrolan dengan Arjuna.


hingga mereka merasa cocok dan bertukar nomor telepon, Arjuna yang seorang perjaka tulen, dan Widia yang seorang janda meskipun itu hanya seratus membuat mereka akhirnya memutuskan untuk berteman hingga beberapa bulan kemudian Arjuna sering mengunjungi Widia di apartemen nya, yang Ghealova beli untuk sahabat nya yang seorang pengangguran tersebut, setelah memutuskan untuk berhenti bekerja dari sebuah perusahaan yang dimiliki oleh mantan suami nya itu.


Arjuna saat ini berada di apartemen, milik Widia, gadis yang kini resmi menjadi kekasih nya itu.


"Yang jalan yu"ucap Arjuna.

__ADS_1


"Aku tidak ada duit Juna, Ghea belum transfer"ucap Widia terus terang padahal Ghea lupa hanya belum memberi tahu nya bahwa dia sudah mengisi saldo rekening milik Widia.


"Kak, Ghea.. maksud nya bagaimana?"tanya Arjuna.


"Mungkin kamu akan merasa tak suka dengan ini tapi aku hanya seorang pengangguran yang menumpang hidup pada teman ku, ya meskipun sesekali aku membantu dia menyelesaikan masalah pekerjaan"ucap Widia.


"Sayang aku tak akan pernah merasa begitu, semua orang punya jalan hidup masing-masing dan tidak akan selalu sama dengan yang lain nya, dan kita juga, tapi aku tidak akan menilai orang hanya dari satu sisi, begini saja berhenti menerima pemberian kak Ghea, aku yang akan membiayai semua kebutuhan hidup mu"ucap Arjuna.


"Tidak Juna, terimakasih aku juga tidak mungkin bergantung terus pada sahabat ku itu tapi sudah tidak mungkin lagi untuk bekerja di kantor, mungkin aku akan mulai membuka usaha sendiri, meskipun kecil-kecilan, misalnya salon, karena dulu di Bandung aku juga memiliki usaha itu, hanya saja aku malas untuk kembali berurusan dengan mantan suami ku, yang sekarang sudah sangat menyebalkan dan sok berkuasa itu"ucap Widia.


"Bagaimana jika kita menikah saja, kamu hanya harus menjadi istri dan ibu untuk anak-anak kita kelak"ujar Arjuna.


"Aku juga ingin nya seperti itu, tapi aku takut dengan kegagalan yang pernah aku alami, ya meskipun jauh dari kata rumah tangga, tapi pernikahan itu bukan satu ikatan yang bisa dipermainkan, bahkan aku harus rela menjadi wanita yang di rahasiakan dari keluarga nya, dan setelah dia jujur, bukan pengakuan yang aku dapatkan malah hinaan dan aku sudah tidak mau lagi untuk menjalani pernikahan tersebut"ucap Widia.


"Sayang aku janji tidak akan seperti mantan mu, aku akan menjadi pria yang sangat bertanggung jawab"ucap Arjuna.


"Aku menunggu keseriusan mu saja, jika keluarga mu menerima ku, dengan baik aku akan menikah dengan mu, tapi jika tidak aku mundur"ucap Widia.


Arjuna pun mengirimkan foto dirinya dengan Widia pada Jane, yang selama ini menginginkan seorang menantu dan cucu, tidak hanya itu di sana dia menjelaskan semua nya.


Jane yang mengetahui hal itu, dia memberikan respon terbaik dan meminta Arjuna untuk membawa calon menantunya segera untuk bertemu di Mension, karena Jane sudah berada di Indonesia, tanpa sepengetahuan Arjuna, karena mata-mata mereka selalu mengikuti Arjuna dan memberikan semua laporan tersebut pada Jane.


wanita paruh baya tersebut, sudah sangat mengharapkan kehadiran seseorang di sisi putra nya karena dia tau hidup melajang itu tidak selamanya baik, bahkan jika Sky masih hidup Jane akan kembali pada pria itu meskipun sempat disakiti, tapi bagi Jane, pernikahan itu hanya satu kali seumur hidup.


tapi sayang hingga saat ini Sky, tidak pernah muncul di hadapan nya, pria itu seakan ditelan bumi dan tidak pernah menemui nya lagi, setelah dia meminta maaf, saat mereka bertemu di acara perkumpulan pengusaha dari berbagai negara, saat itu Sky yang terlihat lebih tua dari usianya mungkin karena tidak pernah melakukan perawatan, pria itu memeluk Juni, tanpa aba-aba dari belakang padahal Juni tidak tahu bahwa dia adalah mantan suaminya yang tidak pernah resmi bercerai dengan nya, karena Sky tidak pernah menandatangani surat perceraian itu.


Sky menangis memohon maaf kepada Juni kala itu, dia bahkan memberikan surat kepemilikan aset berharga nya pada Juni, dan Arjuna terutama Juni yang sebagai istri sah nya tapi setelah itu pria itu tidak pernah lagi menemui atau menghubungi Juni, dan Juni sendiri tidak pernah tau Sky berada di mana, setelah hari itu.


Arjuna kini sudah berada di Mension dia membawa masuk Widia yang sedari tadi menolak untuk masuk, tapi Arjuna tidak pernah membiarkan Widia pergi, pria itu bahkan merangkul pinggang Widia sangat erat.


"Mommy"ucap Arjuna pada wanita cantik meskipun usia nya sudah tidak muda lagi.


"Sayang kamu sudah pulang"ucap Jane sambil tersenyum ramah.


"Iya Mommy, kenalkan ini calon istri Juna"ucap Arjuna tegas.


"Wah kamu serius sayang, Mommy senang jika kamu sudah memiliki calon istri"ucap Jane.


Arjuna pun membawa Widia mendekat , Jane bersalaman dan tersenyum sangat tulus sambil berkata"Juna mommy mungkin baru bertemu kali ini dengan nya, tapi Mommy yakin dia wanita yang baik"ucap Jane, to the points.


"Aku tau itu Mommy, maka segeralah lamar dia untuk ku, dan nikah kan kami segera, agar kami segera memberikan Mommy cucu"

__ADS_1


__ADS_2