
Juni sudah berdamai dengan keadaan, dia bisa menerima segala takdir hidup nya tapi dia belum bisa memaafkan seluruh keluarga nya.
sementara itu di pulau Ghealova tengah duduk sambil melihat para pelayan tengah mengganti semua perabotan lama dengan yang baru , dan kini rumah itu juga sedang dilakukan pengecatan ulang dan merenovasi bagian yang rusak karena ada beberapa yang rusak karena karat.
sementara itu di sisi lain nya, Adam tengah memberikan instruksi kepada orang-orang nya, yang akan menggantikan perabotan rumah milik Ghealova wanita yang sebentar lagi dia akan nikahi.
Ghealova menyiapkan rumah nya sendiri untuk dijadikan tempat pesta pernikahan nya bersama dengan Adam nanti.
pria itu menuruti semua keinginan Ghealova termasuk menikah di rumah nya hanya akan ada akad nikah dan setelah itu mereka langsung berbaur dengan tamu undangan jadi tidak ada antrian yang akan bersalaman seperti pesta pernikahan kebanyakan, jadi tamu yang datang bisa bersantai layaknya di rumah sendiri.
karena yang mereka undang adalah rekan bisnis dan juga sahabat Adam, karena Ghealova tidak punya siapa-siapa lagi selain para asisten nya yang selama ini selalu setia berada di samping nya.
setelah menyampaikan apa-apa saja yang harus mereka kerjakan, akhirnya Adam menghampiri Ghealova yang tengah duduk sambil menatap kearah laut.
"Sayang kamu sedang apa? kenapa... tidak mencari ku"ucap Adam yang memberikan pelukan mesra.
"Aku sedang melihat wajah Mommy dan Daddy"ucap Ghealova.
"Kamu merindukan mereka"ucap Adam.
"Ya, jika dulu Daddy masih hadir di pernikahan ku, maka saat ini tidak ada siapapun yang akan hadir, aku hanya bisa melihat mereka dari awan yang berada di sana"tunjuk Ghealova, kedepan nya lurus.
"Kamu masih memiliki ku ,sayang jangan sedih kita akan tetap bersama seumur hidup kita"ucap Adam lembut.
"Mudah-mudahan saja, tidak ada lagi yang namanya pelakor"ucap Ghealova sambil tersenyum kecut.
rasa cinta nya terhadap Vio, harus terenggut oleh luka yang cukup dalam karena kehadiran orang ketiga disaat mereka telah saling mencintai.
akhirnya keduanya terluka meskipun Vio kembali memutuskan untuk menikah dengan Eleanor, sampai saat ini Eleanor bahkan sudah kembali mengandung anak Vio.
Vio sendiri hingga saat ini masih memiliki rasa yang begitu dalam pada wanita cantik itu, dan jika tuhan memberikan kesempatan Vio ingin kembali lagi pada Ghealova.
"Aku jamin sayang aku hanya memiliki mu, seumur hidup ku"ucap Adam.
"Terimakasih sebelumnya"ucap Ghealova
mereka pun berpelukan mesra.
"Sayang Widia akan segera menikah dengan Arjuna, kamu ingin memberikan kado apa? pada teman ku itu"ucap Ghealova.
"Kamu saja yang atur sayang aku sudah menyerahkan semua keuangan pribadi ku padamu"ucap Adam.
pria itu benar-benar memberikan semua keuangan pribadi nya pada Ghealova, meskipun Ghealova sempat menolak untuk mengatur keuangan Adam.
pria itu masih akan mendapatkan lebih banyak lagi karena perusahaan yang ia kelola bukan perusahaan kecil.
Adam ingin semua kebutuhan Ghealova terpenuhi meskipun Ghealova sudah terlanjur kaya sedari lahir.
Ghealova pun masuk kedalam diikuti oleh Adam wanita itu membuat makan siang untuk mereka berdua, tidak ada yang lebih membahagiakan bagi Adam saat seperti ini adalah merecoki Ghealova yang tengah sibuk dengan masakan nya.
"Aku sedang masak mas Jangan ganggu"ucap Ghealova.
"Sayang kamu masak apa? aku bantu ya"ucap Adam yang kini menggenggam tangan Ghealova.
"Bantu apa? tidak banyak pekerjaan juga"jawab Ghealova.
"Sayang "ucap Adam sambil menatap kearah Ghealova.
Ghealova pun hanya melirik sebal kemudian melanjutkan acara memasak nya, wanita itu tidak pernah terganggu meskipun Adam terus menggoda nya, karena sudah terbiasa dengan keadaan itu, dan akhirnya acara memasak pun selesai, Ghealova menghidangkan nya di meja.
Adam pun duduk dan menunggu Ghealova menyajikan makanan nya di piring milik nya, seperti biasa.
"Mau makan apa?"ucap Ghealova.
"Apa? saja sayang ku"jawab Adam.
"Ini" ucap Ghealova sambil tersenyum manis.
"Terimakasih sayang, tunggu setelah hari itu tiba, kamu tidak akan pernah aku lepaskan"ucap nya sambil tersenyum manis.
__ADS_1
"Oh aku takut"ucap Ghealova.
"Takut apa?" tanya Adam.
"Takut terjerat"ujar Ghealova.
"Aku akan pastikan kamu nyaman sayang"ucap Adam.
"Alah kaya orang berpengalaman saja"ucap Ghealova.
"Mau bukti"ujar Adam.
"Kamu sudah pernah jajan"ucap Ghealova.
"Jajan apa?"ucap Adam.
"Jajan, camilan lezat di luar sana kan banyak"ucap Ghealova.
"Aku tidak suka yang camilan aku suka makanan utama seperti saat ini"ucap Adam.
"Kamu sering bolak-balik ke luar negeri, tidak mungkin tidak pernah jajan lagi pula makanan di luar itu lebih lezat, menurut ku"ucap Ghealova serius.
"Kamu dari tadi ngobrolin makanan jenis apa?"ucap Adam.
"Beraneka ragam"jawab Ghealova sambil tersenyum simpul, lalu menyuap kan makanan nya.
Adam tersenyum sambil melirik ke arah Ghealova, pria itu bukan tidak tau apa yang Ghealova maksud, karena dibalik sikap Adam yang sekarang dia adalah mantan Casanova, dimana wanita yang datang saat itu hanya menginginkan ke p****n dari Adam yang memiliki segalanya.
tapi nyatanya Adam tidak pernah bahagia, hingga dia datang ke pulau seberang, dia mendapatkan berita bahwa di pulau yang kini dia singgahi ada seorang wanita cantik yang tinggal sendiri, hingga Adam datang dengan beraninya kesana menggunakan kapal pesiar milik nya, dan benar saja Adam menemukan bidadari cantik yang kini sebentar lagi menjadi miliknya.
Setelah selesai makan tiba-tiba datang serombongan orang bertubuh kekar, dan mengawal seorang pria tua yang berusia sekitar tujuh puluh tahun lebih.
"Daddy"ucap Adam yang langsung mendekat Ghealova begitu tercengang melihat kedatangan pria yang disebut oleh Adam dengan sebutan Daddy tersebut.
"Sejak kapan kalian berhubungan"ucap pria itu sambil menatap tajam kearah Ghealova.
"Daddy dia tidak tau apa-apa? ucap Adam.
"Tapi Daddy"ucap pria itu yang kini berdiri melindungi Ghealova.
tangan pria itu terangkat dan tiba-tiba saja mereka maju menarik Adam dengan paksa, dan mengunci tubuh nya hingga tidak bisa bergerak.
"Daddy tolong jangan apa-apa kan dia, dia tidak bersalah Daddy dia cinta Adam, Adam mencintai nya"ucap Adam berteriak.
"Untuk mu nona Ghealova jauhi putra ku, karena sekaya apapun dirimu, tidak akan pernah mampu menandingi ku, dan Adam adalah pria yang sudah memiliki istri apa? kau tidak merasa malu, sebagai wanita"ucap pria tua itu.
"Tidak sayang jangan dengarkan dia aku tidak pernah menyetujui pernikahan itu aku sangat mencintaimu"ucap Adam.
"Pergilah Adam, kembali pada keluarga mu itu jauh lebih baik"ucap Ghealova sambil berbalik pergi meninggalkan Adam, dan semua orang yang ada di sana.
Adam berontak tapi dia kalah jumlah dan orang-orang yang mengelilingi Daddy nya adalah orang-orang pilihan, mereka semua adalah orang terkuat yang dipilih dari dunia bawah.
🌹💖💖💖🌹
Satu minggu telah berlalu sudah bisa dipastikan pernikahan Ghealova dan Adam telah usai dan tidak terlaksana, Ghealova pun kini tengah berada di sebuah apartemen di Jakarta, dia ingin melupakan kenangan pahit yang dia dapatkan dari yang namanya cinta.
hari ini adalah hari pernikahan Widia dan Arjuna, Ghealova dihubungi oleh Juni yang kini tengah bersiap bumil itu meminta nya untuk menjemput nya di rumah nya karena Gavin, sedang berada di luar negeri.
sebelum acara mereka harus sudah berada di Mension milik bibinya Jane, begitu juga Ghealova karena pernikahan dilakukan di tempat tersebut, seperti keinginan Arjuna.
Ghealova seperti biasa dia sudah menggunakan makeup dan gaun panjang tanpa lengan yang sangat elegan dan mungkin akan menjadi pusat perhatian seluruh orang.
sesampainya di alamat yang Juni kirim kan dia langsung menghubungi Juni karena sedang terburu-buru, akhirnya dia menunggu Juni di parkiran.
"Kenapa? tidak masuk"ucap Juni.
"Tidak kita tidak bisa lama-lama disini karena kita berada di pihak mempelai wanita"ucap Ghealova.
Juni pun sudah berdandan secantik mungkin, dan terlihat anggun dengan gaun berwarna hitam panjang yang me ngalung di leher dengan bagian punggung terbuka.
__ADS_1
keduanya begitu cetar untuk menjadi pendamping mempelai wanita sementara gaun yang dikenakan oleh Ghealova berwarna merah marun.
"Kenapa? tidak mewakili Arjuna"ucap Ghealova bertanya.
"Aku sudah bukan bagian dari mereka semua, hanya karena Widia aku hadir"jawab Juni tegas.
"Aku kagum padamu? kamu bisa bersikap tegas"ucap Ghealova.
"Bukan semua mereka yang mulai"ucap Juni sambil tersenyum kecut.
Tidak lama kemudian mobil sudah tiba di Mension Jane, pernikahan yang di rencanakan diam-diam tersebut rupanya tercium oleh awak media, dari berbagai media bisnis, keluarga itu memang tidak pernah luput dari sorotan.
saat mobil mereka tiba di depan Mension, dan saat mereka keluar pun, jepretan kamera menyilaukan mata.
Ghealova adalah tamu kesekian yang hadir karena kerabat Arjuna termasuk keluarga besar Juni sudah berada di sana.
Ghealova dan Juni benar-benar menjadi pusat perhatian mereka selain kecantikan mereka, gaun yang mereka kenakan adalah gaun limited edition.
sampai lah di kamar tempat dimana Widia tengah, dirias secantik mungkin, kedua nya langsung tertuju pada Widia tidak menghiraukan sekeliling mereka yang tengah menatap ke arah mereka.
"Sayang ku, kau sudah cantik"ucap Ghealova yang langsung memeluk Widia yang tengah di makeover oleh MUA.
"Kau datang terlambat duh teganya dikau"ucap Widia.
"Kamu tau seberapa jauh Pulau tempat ku tinggal bukan jadi jangan banyak protes, sebaiknya fokus dengan perhelatan megah mu itu, aku ingin lihat nyonya Arjuna yang cantik dan cerewet ini bisa bicara di hadapan media"ucap Ghealova yang langsung membuat mata Widia membulat sempurna dan Juni tertawa terbahak-bahak.
setelah selesai menggunakan riasan dan juga kebaya modern berwarna pic itu akhirnya Widia berjalan di apit kedua orang sahabat nya, yang super cantik itu dan menjadi sorotan mata semua orang.
Juni melihat seluruh keluarga besar nya, sudah berkumpul di sana tidak ada yang terlewat satu pun, ada rasa sakit yang teramat menjalar di seluruh organ dalam nya terutama hati, mereka semua bisa hadir di pernikahan Arjuna meskipun hanya akad nikah, sementara pernikahan nya dengan Gavin bahkan disembunyikan dari dirinya dan tidak ada satupun orang yang peduli padanya.
Jane dan ibunda Arjuna menyambut calon menantu nya, itu.
setelah Widia duduk di samping Arjuna Ghealova dan Juni berjalan menuju kursi yang tersedia wanita dengan gaun hitam itu bahkan tidak menoleh ke arah keluarga nya yang menatap penuh kerinduan, terutama Vierra, dia menggenggam tangan Ghealova erat, karena perasaan nya yang campur aduk saat ini.
"Tenangkan diri mu, jangan lupa kamu tidak sendirian ,ada twins yang harus kamu jaga"ucap Ghealova lirih.
Ghealova mengerti bagaimana perasaan Juni saat ini, sementara dirinya juga, tengah menahan sesak dari luka lama yang teramat menyakitkan yang berada di depan mata, sepasang suami istri yang duduk berdampingan terlihat begitu mesra, sudah pasti Ghealova mengenal keduanya.
hingga acara akad di gelar, mereka tetap di posisi yang sama, dan fokus pada Widia yang terlihat sesekali menitikkan air mata, Widia hanya seorang yatim Piatu dia sekolah di sekolah yang sama dengan Ghealova, saat SMA, saat itu Widia diadopsi oleh keluarga menengah tapi karena bukan dia anak satu-satunya akhirnya wanita itu pun pergi karena tidak tahan dengan tekanan keluarga.
kini Ghealova sudah bisa tenang, setelah kata sah yang terucap dari seluruh tamu yang hadir, kedua wanita itu pun memutuskan untuk pergi, meskipun sempat terhenti karena beberapa awak media menghentikan langkahnya.
keduanya sempat di wawancara seputar pernikahan tersebut dan dengan elegan nya mereka menjawab hadir di sana mewakili mempelai wanita, sontak seluruh keluarga membulatkan matanya, tidak percaya mereka bisa melakukan hal itu, terutama Juni Jerry menatap lekat wajah istrinya yang sudah bercucuran air mata dan Jerry langsung membawa dia kedalam dekapannya.
akhirnya mereka pun kembali berjalan setelah mengucapkan selamat terlebih dahulu atas pernikahan tersebut dan Ghealova memberikan satu buah kotak pencarian, yang berisi satu set berlian yang sangat indah, namun Widia belum sempat membuka nya, dia meminta Arjuna untuk memegang kotak tersebut.
sementara itu Vio terus mengikuti mereka secara diam-diam sampai tiba di depan mobilnya, Vio langsung menahan lengan Ghealova.
"Honey, kamu tinggal di mana selama ini"ucap Vio.
"Di rumah"ucap Ghealova.
"Iya aku tau tapi rumah mana?"ucap Vio lagi.
"Apa? peduli mu, kita sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi, jadi tolong jaga batasan mu"ucap Ghealova.
"Kak, ayo cepat aku sudah terlambat"ucap Juni beralasan agar Vio melepaskan Ghealova.
"Juni kamu harus memberitahu ku dimana ipar mu tinggal"ucap Vio.
"Dia sudah bukan anak kecil lagi, jadi semua itu bukan urusan ku"ucap Juni.
mereka pun akhirnya pergi dari jamuan makan tersebut mereka pergi sejenak menuju sebuah cafe yang sangat nyaman untuk dijadikan tongkrongan saat ini, kedua nya langsung masuk setibanya di sana.
sampai satu jam lebih mereka pun kembali ke rumah masing-masing Juni diantar kembali oleh Ghealova, pulang ke rumah nya.
dia pun langsung bergegas menuju apartemen nya, yang hanya butuh sekitar satu jam jika jalan macet seperti saat ini.
sesampainya di basement dia langsung memarkirkan mobilnya, wanita itu kaget saat melihat mobil yang tidak asing untuk nya, tapi kemudian dia bersikap cuek, sambil masuk lift.
__ADS_1
setibanya di dalam unit nya Ghealova langsung mematung karena"Kemana kamu pergi"ucap seseorang yang kini berdiri di hadapan nya.