
Tepat pukul tujuh malam di kediaman Jerry saat ini Edgar tengah berada di ruang makan bersama seluruh keluarga, tiba-tiba, seseorang datang menyeret koper.
"Chaterine, apa? yang kamu lakukan disini mana Jordan"ucap Juli.
"Jordan sudah hampir satu bulan tidak kembali, aku pikir dia disini bersama dengan wanita itu"ucap Chaterine.
"Apa?...satu bulan lalu"ucap semua orang yang ada di sana.
Vierra yang tengah menyiapkan makanan di piring Jerry, wanita itu langsung terdiam sejenak, sudah lama juga dia tidak kontek kan dengan Vamela selama satu bulan ini.
dan akhirnya Vierra pun duduk dengan tenang, sambil memakan makanan nya, setelah itu dia langsung pergi menuju kamar nya.
Vierra terlihat tengah menghubungi seseorang, saat Jerry masuk kedalam kamar.
Vierra terbengong sesaat setelah melihat Jerry dia langsung mengakhiri panggilan nya.
"Mas, aku mau melihat anak-anak dulu"ucap Vierra.
"pergilah tapi jangan lama, aku ingin bicara"ucap Jerry.
"Baiklah sayang"ucap Vierra.
Jerry pun duduk di sofa kamar nya, dia sedang melihat laptop milik nya, dan mulai membuka laptop tersebut.
"Chaterine, mommy tidak habis pikir, bagaimana sebenarnya rumah tangga kalian berdua, apa? selama ini kamu bisa berbuat selayaknya seorang istri pada suamimu, kenapa?... tidak kamu tau kemana suami kamu pergi"ucap Juli yang kini tengah duduk bersama dengan anak menantunya.
sementara Edgar sendiri sedang sibuk dengan benda pipih ditangan nya, dia sedang mencari tau dimana Jordan berada, dan ada senyum kecil yang terpancar dari bibir Edgar, saat mengetahui bahwa Jordan saat ini berada di tempat vamela, melihat dari ponsel nya yang dia lacak.
tapi Edgar tidak ingin kejadian Lima tahun lalu terulang kembali, dia akan diam-diam pergi menemui anak menantu, sekaligus cucu kesayangan nya itu, dari kelima cucu Edgar, Jay dan Hay, adalah cucu yang selalu membuat dia tersenyum bahagia, bagaimana tidak dia selalu suka, dengan tingkah cucunya yang masih polos itu, sementara kedua anak Jerry, sekarang sudah kelas lima SD, mereka lebih suka bermain dengan gadget nya, karena kesibukan kedua orang tuanya yang begitu padat membuat mereka seperti asik dengan dunia mereka masing-masing meskipun Edgar dan Juli, selama ini selalu mencoba untuk membuat mereka agar bisa lepas dari benda itu.
Juli bahkan selalu menemani kedua cucunya itu untuk belajar setiap hari, setelah makan siang tepatnya sesaat setelah tidur siang wanita itu, selalu menanamkan disiplin pada kedua nya, meskipun mereka adalah anak yang pintar.
"Aku tidak tau mom... selama ini Jordan selalu, cuek pada ku terutama setelah lima tahun terakhir.
"Pasti ada kesalahpahaman yang terjadi, karena tidak mungkin Jordan akan berbuat seperti itu"ucap Juli.
"Mungkin karena dia bosan padaku mom"ucap Chaterine sendu.
"Makanya sebagai seorang istri harus tau bagaimana cara membuat suami agar tidak bosan dengan kita"ucap Juli.
"Aku lelah momm"ucap Chaterine yang kini sedang mengandung empat bulan.
sementara itu di tempat Vamela saat ini dia tengah beristirahat bersama Jordan yang baru kembali dari rumah sakit, Vamela sangat senang, dokter mengatakan bahwa luka Jordan sudah sembuh, hanya tinggal dirawat bekas luka nya, setelah satu minggu dirumah sakit, dan itu membuat Vamela, harus bolak-balik karena dia juga harus mengurus ketiga putra nya.
Jordan tersenyum saat melihat wanita cantik itu,kini sedang terpejam di hadapan nya karena posisi mereka menyamping dan saling berhadapan.
Jordan langsung mengambil ponsel Vamela dan ponsel miliknya lalu memotret mereka berdua, setelah itu, Jordan langsung mengirimkan sejumlah uang yang cukup fantastis pada nomor rekening Bank milik Vamela.
Jordan sengaja tidak bilang karena kalau bilang, istrinya itu pasti menolak, dengan berbagai alasan.
pria itu langsung mengecup puncak kepala istrinya itu.
keesokan paginya, tanpa mereka tau Edgar sudah berada di dalam rumah tengah bermain bersama kedua bocah yang baru saja bersiap untuk pergi ke sekolah nya, tapi akhirnya mereka mogok karena mereka ingin bermain bersama dengan Edgar.
"Apa?... kalian tidak ingin ikut dengan opah"ucap Edgar.
"Tidak, kasihan mommy hanya sendiri disini, Daddy juga kata mommy akan kembali ke Paris, bersama mommy Chaterine"ucap Jay.
__ADS_1
"Kalau begitu kalian juga ikut ke Paris, disana pasti betah"ucap Edgar.
"Mommy tidak ingin pergi kemanapun,jadi kami juga akan tetap disini"ucap Hay.
"Kalian memang anak yang baik, sekarang kalian mau tidak sarapan bareng opah kita cari restaurant yang bagus"ucap Edgar.
"Heumm, baiklah-baiklah"ucap keduanya dengan gaya nya yang so cool gitu.
"Jangan mau opah mereka pasti akan merampok opah, seperti kebiasaan nya, selama ini"ucap Vio.
"Masa, cucu opah suka nakal?"ujar Edgar.
"Sering opah"ucap Vio.
""Heummm sepertinya mereka harus ikut opa ke Amerika"ucap Edgar .
"Ampun opah gak mau"ucap keduanya sementara kedua orang tua mereka baru bangun.
"Yang mandi duluan ok"ucap Jordan.
"Heummm"ucap Vamela yang selama ini selalu bersikap dingin, tapi Jordan tidak patah semangat.
vamela berjalan menuju kamar mandi, Jordan langsung berjalan menuju keluar kamar, dia mendengar suara Daddy nya saat ini.
dan benar saja Edgar, ada di sofa ruang keluarga bersama kedua bocah itu, mereka begitu terlihat bahagia saat ini.
"Daddy sendiri di sini mommy mana" ucap Jordan.
"Hi...boy apa? kabar"ucap Edgar.
"Baik Daddy , Daddy sendiri apa kabar?" tanya Jordan.
"Perempuan itu datang kemarin malam mau sampai kapan kamu terus mempertahankan dia"ucap Edgar, yang langsung didengar oleh Vamela, yang kini tengah berdiri di belakang mereka.
"Aku tidak tau Daddy, rasanya tidak tega meninggalkan dia begitu saja, meski pun sudah terlalu banyak kesalahan yang dia buat"ucap Jordan.
"Jangan sampai dia tau kamu ada di sini, sebaiknya kamu pindah ke Amerika, setelah ini bersama dengan anak istri mu, Daddy tidak ingin kalian terpecah belah lagi"ucap Edgar.
"Baiklah Daddy ,aku juga berniat seperti itu, tapi aku ingin tau siapa? pria yang menghamili Chaterine, aku ingin dia bertanggung jawab terhadap keduanya, sebelum kita berpisah nanti, aku hanya tidak ingin menelantarkan mereka berdua, aku tidak tega Daddy"ucap Jordan.
"Urusan dia biar Daddy sendiri yang urus, setelah itu kita akan mengurus kepindahan mu ke Amerika segera"ucap Edgar.
"Terimakasih Daddy, tapi aku tidak mungkin meninggalkan rumah ini, aku akan tetap disini"ucap Vamela.
"Tapi Mel, jika dia tau kamu kembali bersama dengan Jordan, dia adalah wanita yang nekad"ucap Edgar, kini menatap serius.
🌹💖💖💖🌹
sementara itu di kediaman Jerry, Vierra kini tengah beradu mulut dengan Chaterine, yang ternyata sudah mengetahui, keberadaan Jordan, Vierra ingin Chaterine tidak usah pergi ke rumah Vamela, seperti dulu, tapi biar Jordan yang datang ke Mension nya, nanti.
"Apa? kau tidak punya hati nurani Chaterine, dimana letak pikiran mu saat ini, aku tau kamu istri pertama Jordan dan Jordan pun sadar dengan itu, tapi setidaknya hargai saudari ku, dia adalah ibu dari anak Jordan, dan itu artinya dia anak mu juga, aku rasa satu bulan tidak ada apa-apa nya, dibandingkan lima tahun lebih mereka berpisah, setidaknya beri mereka waktu sebentar saja, mungkin saudariku tidak akan meminta itu, tapi kedua putranya sangat membutuhkan itu semua"ucap Vierra.
'Kau membela dia karena dia adalah sahabat mu, tapi bagaimana jika semua itu terjadi padamu" ucap Chaterine.
"Aku akan membiarkan dan merelakan itu, jika suamiku sendiri menginginkan semua itu"ucap Vierra.
"Honey apa? yang kamu katakan"bentak Jerry, tidak terima karena Vierra, berkata seperti itu.
__ADS_1
"Mas, sudah pulang?"ucap Vierra.
"Apa? yang kamu katakan tadi Vierra, cabut semua kata-kata mu itu aku tidak suka, dan kau Chaterine, segera perbaiki kelakuan mu, jika ingin adikku segera kembali padamu"ucap Jordan kesal.
"Aku hanya menjawab pertanyaan nya mas tidak ada maksud lain nya"ucap Vierra, sambil meraih tangan Jerry, sambil cium punggung tangan nya.
"Jangan ladeni dia, biarkan dia lakukan apapun yang dia inginkan, asal kamu tidak terbawa kegilaan nya"ucap Jerry.
"Baiklah mas"ucap Vierra.
sementara itu di Amerika kini Jeny dan suami tengah menikmati hari bahagia, jika dulu dia, tidak banyak berpikir akan bagaimana kedepannya sebuah rumah tangga, tapi kini dia harus benar-benar memikirkan semua itu.
dulu Jeny, hamil diluar nikah, dan tidak pernah menikah sama sekali, seperti yang dikatakan oleh Edgar, tapi kini dia harus terbiasa dengan kegiatan harian sebagai seorang istri, mulai dari bangun awal menyiapkan pakaian lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka bertiga, dan putri nya, Eleanor yang kini tinggal bersama dengan nya, dia harus membiasakan diri dengan itu.
jika dulu, dia hanya mengurus kantor, saat ini kegiatan dia bertambah, wanita itu bahkan harus siap dengan segala aktifitas yang ia jalani.
sementara itu saat ini masa-masa ngidam membuat dia menjadi wanita yang sangat manja, Jeny, akan bersikap manja pada Zyan, suami pertama dan ayah dari anak keduanya itu.
"Mas...aku ingin ditemani hari ini please jangan pergi ke kantor"ucap Jeny.
"Heummm, sayang ku ternyata kamu manja banget ucap Zyan.
"Aku tidak tau, sejak hamil anak kita, aku sering merasa kesepian yang"ucap Jeny.
"Baiklah sayang ku, jangan lagi merasa kesepian ok aku akan menemani mu, seharian di rumah tapi sambil bekerja ok"ucap Zyan.
"Baiklah bekerja di ruangan kita kan aku setuju kita tetap bisa dekat, aku juga ada yang ingin aku kerjakan"ucap Zyan.
"Heummm, sayangku ternyata selain cantik kamu juga, cerdas dan aku sangat beruntung mendapatkan mu, honey"ucap Zyan.
"Pasti ada maunya"ucap Jeny.
"Hehehe, enggak kok, hanya ingin ciuman dari mu, babby"ucap Zyan.
"Heummm baiklah cinta"ucap Jeny yang langsung mencium bibir Zyan.
mereka pun akhirnya selesai melakukan ciuman itu, dan langsung berjalan bersama menuju ruangan kerja mereka, Zyan bukan pengusaha dia adalah asisten pribadi Edgar, yang yang belum lama ini mengelola perusahaan milik Edgar, yang baru, tapi selama ini Jeny, tidak pernah bertemu dengan nya, dan mereka juga bertemu di sebuah pesta ulang tahun sahabat nya, yang diadakan di Bali, kebetulan saat itu keduanya sedang berada di Indonesia, untuk menghadiri pernikahan Vierra.
hubungan mereka, sudah terjalin lama, sejak saat itu, tapi Jeny, masih ingin fokus pada perusahaan nya, karena Jordan sudah lepas tangan, semenjak bersama dengan Chaterine, Jeny juga sebenarnya tidak suka dengan Chaterine, Ok, dia pernah nakal hingga menghasilkan Eleanor, tapi dia tidak lagi melakukan kenakalan itu, hingga dia kini berumah tangga, dan kini Eleanor, sudah kelas satu SMA, dia sudah tumbuh menjadi remaja yang sangat cantik mirip dengan dirinya, dan Jeny terus memantau pergaulan nya, wanita itu begitu over protective,demi kebaikan Eleanor, dia tidak ingin Eleanor seperti dirinya dulu, yang melakukan pergaulan bebas.
ibu mana pun ingin anak-anak nya menjadi yang terbaik, meskipun ibunya pun masalalu yang kelam, semua ibu akan berharap bahwa semua itu tidak akan terjadi pada anak-anak nya nanti.
lain halnya dengan Sky, yang kini sudah menginginkan hadir nya, seorang anak , tapi melihat kondisi Jane, yang baru pulih seperti sedia kala, Sky mulai berpikir ulang, dia tidak ingin mengambil resiko, waktu nya masih panjang untuk mereka memiliki anak, tapi Jane meminta Sky, untuk mengadopsi anak dari panti asuhan, selain mencari pahala dia juga belum siap jika harus melahirkan, dalam waktu dekat ini, dan akhirnya Sky ,mau mengikuti kata-kata Jane dan Juli juga Edgar, menyetujui itu, untuk putri bungsu mereka.
sudah diputuskan, Jane mengangkat anak laki-laki yang akan menjadi anak pertama nya, bahkan kartu keluarga nya, sudah di masukkan nama Arjuna Smith.
bukan nama belakang Sky, karena pihak ayah Sky, tidak setuju dengan itu, dia menginginkan cucu kandung nya, dari Sky.
Edgar tidak mempermasalahkan itu, baginya anak kandung ataupun anak angkat, semua sama di matanya, akan tetap menganggap mereka sebagai cucunya.
Sky dan Jane, ditemani kedua orang tua Jane berangkat ke sebuah panti asuhan, wanita itu kini sudah bisa berjalan tanpa bantuan siapapun atau apapun, karena Jane sudah sembuh seratus persen, setelah lima tahun lebih berjuang untuk bisa sembuh total.
sesampainya di panti asuhan, Jane yang notabene adalah donatur panti tersebut dia langsung disambut dengan baik oleh para pengurus panti apalagi, saat ini yang datang adalah tamu agung.
Jane bahkan membawa pengacara nya untuk mengurus surat-surat lengkap untuk adopsi dan segera di sah kan di catatan akta kelahiran juga kartu keluarga.
Jane sampai di ruangan bayi, dia langsung jatuh cinta terhadap bayi laki-laki yang sangat tampan bayi itu terlihat sangat sehat, pengurus panti bilang dia sudah satu bulan berada di panti asuhan itu.
__ADS_1
"Hay Arjuna, sayang ini mommy kamu ini Daddy, ini grandmother dan ini grandfhoter "ucap Jane yang langsung mengangkat bayi itu mencium nya, dengan sangat sayang.
Sky juga begitu, dia berharap putra nya itu, akan menjadi putra yang sangat berjaya di masadepan.