Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#sky #


__ADS_3

Lion langsung pergi dari tempat Rara, dia tidak kecewa dengan ucapan Rara, dia hanya tidak ingin apa yang Rara ucap kan menjadi kenyataan,kini Lion harus bersabar jika ingin kembali dekat dengan Rara.


sementara itu setelah kepergian nya Rara langsung kerumah Jane hanya untuk membicarakan kerja sama mereka bertiga vamela yang baru mendapatkan pesanan perhiasan saat ini tengah membagikan hasil penjualan tersebut seperti biasanya karena semua itu juga hasil kerja keras mereka, selama ini mereka berbagi tenaga dan pikiran tentu mereka juga akan berbagi hasil.


Jane sendiri setelah selesai membahas semua itu dia langsung turun ke dapur hanya untuk membuat camilan untuk mereka bertiga tapi saat Jane sibuk membuat camilan tiba-tiba suara seseorang mengejutkan nya.


"Yang kamu lagi apa??.."ucap sky yang baru saja tiba di dapur.


"Aku lagi buat camilan ucap Jane sambil menyalami Aussky Adryan tersebut selalu memperlakukan nya dengan penuh hormat sebagai seorang wanita yang ia cintai.


sky selalu memperhatikan setiap gerak dan ucapan nya, laki-laki yang sangat perfeksionis itu jatuh cinta pada seorang Jane, yang selama ini selalu menutup diri untuk tidak menerima laki-laki maupun yang mendekati nya tapi sky adalah pengecualian.


"Duduk lah gabung di atas atau disini"ucap Jane.


"Di atas saja aku nggak enak sama mereka nanti mereka mengira aku merebut sahabat mereka"ucap sky sambil tersenyum.


"Yasudah naik lah aku masih sibuk"ucap Jane dengan senyuman.


"Ok Sayang"ucap sky sambil mengelus puncak kepala Jane lalu pergi keatas.


Jane tersenyum dia merasa sangat nyaman saat ini karena kekasih nya tidak pernah berbuat lebih meski dia sangat mencintai Jane, pria itu begitu sopan dan tidak semena-mena terhadap nya sky hanya akan memberikan pelukan ketika Jane tengah sedih dan mengecup puncak kepala nya, tidak dengan bibir atau pun yang lain nya sky pernah bilang dia bersikap seperti itu karena dia begitu menghargai wanita termasuk Jane sebagai kekasih nya.


"Kalian disini??"ucap sky.


"Eh pak Dogan,lalu dimana lagi kita tidak pernah jauh dari sini"ucap vamela.


"Heummm"sky berdehem.


Sky pun langsung duduk di kursi sebelah tidak jauh dari jendela yang mengarah ke kolam renang, tidak lama Jane datang sambil membawa nampan berisi camilan bersama bi Ijah yang membawa nampan berisi jus buah segar .


Jane membagi dua camilan tersebut dan langsung menyodorkan itu di meja samping sky dengan segelas jus mangga yang terlihat begitu fresh.


"Makasih yang"ucap sky lembut.


"Sama-sama yang"ucap Jane sementara kedua sahabatnya itu merasa seperti obat nyamuk dan memutuskan untuk pindah ke ruang TV, sekaligus ingin menonton drama Korea terbaru.


sementara Jane dan sky sesekali saling menyuapi puding cake dengan saus cokelat itu.


"Ini enak yang,sama dengan buatan bunda"ucap sky.


"Itu juga kiriman bunda cuma aku tambahin puding saus cokelat"ucap Jane.


"Kamu itu memang pintar yang, kapan aku bisa menjadikan mu sebagai istri ku"ucap sky.


"Nanti setelah aku lulus"ucap Jane beralasan, sebenarnya dia belum siap untuk itu, tapi dia juga tidak main-main menjalin hubungan dengan pria tampan itu.


"Yang kamu lulus masih sangat lama, aku keburu tua, ya walaupun aku tau aku tidak se mapan orang kebanyakan tapi aku akan berusaha untuk membahagiakan mu"ucap sky , serius.


"Aku tidak butuh semua itu, yang aku hanya butuh kesetiaan mu, masalah uang kita bisa mencari nya pelan-pelan secara bersama, tapi aku hanya belum siap jika harus menikah terlalu cepat"ucap Jane.


"Aku mengerti "ucap sky yang kini mengelus punggung tangan Jane.

__ADS_1


"Sayang dimana keluarga mu"ucap Sky penasaran.


"Keluarga ku,ada di Paris dan Amerika Hongkong dan juga Indonesia, tapi orang tua ku ada di Paris, aku sudah satu tahun lebih tidak pernah berhubungan dengan mereka, tepat nya aku pergi menjauh dari mereka, hingga saat ini, karena aku merasa kecewa pada mereka, aku juga sengaja menyamarkan nama ku di kampus dan juga semua hasil rancangan ku, aku mempekerjakan heakcer terbaik yang selama ini membantu menyembunyikan identitas ku"ucap Jane


Sky kaget ternyata Jane, adalah wanita yang dicari oleh beberapa orang penting yang saat itu ia temui di kampus maupun di wilayah tempat tinggal nya saat ini, hanya saja saat ini mereka sudah tidak ada lagi,sky yakin Jane bukan gadis sederhana.


"Yang kamu ko melamun ada apa??.. heumm"ucap Jane.


"Tidak apa-apa aku hanya teringat tadi aku membeli sesuatu untuk mu"ucap Sky, yang langsung pergi menuju ke bawah dia ingin mengambil sesuatu yang ia beli untuk kekasih nya itu.


Tidak lama Sky sampai di depan mobilnya dia kaget melihat beberapa orang berbadan besar dan menggunakan jas berwarna hitam, mereka semua sudah masuk ke dalam gerbang rumah Jane, dan seseorang turun dari mobil sport yang terlihat sangat mengkilat.


seorang pria tampan dan gagah turun dari sebelah kanan dan di susul sebelah kiri, pria yang sangat mirip dengan pria yang pertama turun tapi versi dewasa nya.


"Maaf kalian siapa"ucap Sky.


"Dimana Jane putri ku"ucap Edgar tegas.


"Dia ada di atas"ucap Sky.


"Yang kamu lama sekali"ucap Jane yang langsung mematung .


"Jane, sayang"ucap Jerry yang berlari ke arah Jane yang langsung berlari pergi dari tempat nya berdiri.


"Jane sayang tunggu kakak minta maaf"ucap Jerry yang langsung mengejar nya, begitu juga dengan Edgar, dan diikuti oleh sky.


"Kalian pergi saja tidak usah mencari ku , aku sudah biasa hidup sebatang kara, sedari kecil, untuk apa??... kalian mencari ku, sekarang bukan kah kakak juga sudah tidak peduli lagi pada ku,lalu untuk apa??... sekarang kalian datang"ucap Jane dengan tangis pilu nya saat ini.


"Sayang kami minta maaf,kami salah karena kami tidak memberitahu mu, saat itu, tapi percayalah semua demi kebaikan mu"ucap Edgar.


"Jane sayang Daddy sangat merindukan mu, kemarilah sayang Daddy , minta maaf Daddy tau Daddy sangat bersalah pada mu karena tidak memberi tahu tentang pernikahan kakak mu Jerry"ucap Edgar.


"Tidak Daddy sebaiknya kalian pergi aku tidak ingin bertemu dengan kalian lagi"ucap Jane yang langsung masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu.


"Kak, Jerry sebaiknya kamu beri dia waktu Jane begitu terpukul saat mengetahui bahwa kakak menikah tanpa memberitahu nya,sama sekali bahkan Jane hampir mati karena setiap malam mengkonsumsi obat tidur dengan dosis tinggi"ucap Rara yang di benarkan oleh vamela.


"Owh ya ampun bukan nya dia sudah jauh lebih baik saat aku tinggalkan"ucap Jerry.


"Ya... waktu itu sempat membaik tapi saat dia memutuskan untuk pindah karena sesuatu hal yang kami baru tau saat ini , Jane kembali mengkonsumsi obat itu tepat saat dia memutuskan untuk pergi dari kediaman nya yang super nyaman itu"ucap vamela.


Jerry, langsung mendekat ke arah pintu kamar, dia berteriak memanggil nama adiknya itu.


"Jane sayang!!...buka pintu nya kakak mohon kita bisa bicara baik-baik sayang tidak seperti ini, kakak janji akan segera bercerai jika kamu tidak menginginkan pernikahan ini"ucap Jerry yang langsung membuat Jane keluar dari kamar.


"Aku tidak pernah melarang kakak, menikah dengan siapa pun, tapi yang aku sayang kan kalian bahkan tidak menganggap ku, bagian dari kalian, saat kalian asik merayakan pesta aku harus melihat cuplikan video yang kak Jeny berikan,ya dia benar aku memang tidak pernah kalian harapkan,maka dari itu, lebih baik aku menghilang untuk selamanya dari hidup kalian,agar kalian selalu bahagia, karena jika ada aku kakak tidak akan pernah menikah dan Jeny tidak akan sedekat itu dengan Daddy dan mommy, aku memang tidak"ucapan Jane terhenti saat Jerry langsung memeluk nya erat dan mencium puncak kepala nya disusul oleh Edgar dia langsung memeluk putri bungsu nya itu.


"Aku minta maaf sayang aku minta maaf, aku yang salah aku yang melarang semua orang untuk memberitahu mu bahwa aku akan menikah saat itu, karena aku tidak mau kamu merasa terbuang oleh ku"ucap Jerry.


Sky dan Rara, juga vamela pun pergi meninggalkan rumah tersebut mereka hanya ingin memberikan ruang untuk Jane, dan keluarga nya, tapi ada satu yang membuat vamela heran Rara, sedari tadi terdiam hanya tetesan air mata nya yang terlihat sesekali ia seka .


"Ra Lo baik-baik saja kan"ucap vamela.

__ADS_1


"Ya gue baik-baik saja Mel, hanya saja sedikit merasa sakit di sini, setelah tau pria yang gue nanti-nanti ternyata sudah jadi milik orang"ucap Rara, sambil tersenyum dipaksakan.


"Sabar aja mungkin bukan dia jodoh mu"ucap vamela memberi semangat.


"Mungkin juga Mel "ucap Rara, sambil terus berjalan menuju kamar nya.


vamela, melihat sahabatnya yang selama ini selalu bisa memendam rasa kini tampak lemah saat berkaitan dengan Jerry.


benarkah Rara, jatuh cinta pada Jerry, atau hanya rasa kagum yang begitu besar.


vamela hanya bisa menarik nafas panjang kemudian menghembus kan nya.


sementara Sky yang kini tengah berada di dalam kamar nya, dia memikirkan sesuatu yang mungkin baru saat ini dia melihat nya, kasih sayang seorang kakak beradik yang menurutnya lebih dari itu.


"Siapa??... sebenarnya dia dan kenapa??... gestur tubuh yang mereka perlihatkan itu tidak biasa"gumam Sky lirih.


sementara Jane yang sudah mulai bisa tenang meski sulit untuk memaafkan kini masih duduk terdiam di tengah-tengah Daddy dan juga sang kakak.


ia masih enggan untuk berbicara panjang lebar saat ini karena itu tidak akan mengubah semua yang telah terjadi.


"Sayang apa??.. selama ini kamu tinggal di sini"ucap Edgar.


"Heumm"jawab Jane.


"Ini rumah siapa??..."ucap Jerry.


"Ini rumah ku"ucap Jane.


"Sayang kamu gunakan kartu yang mana, tidak mungkin kamu beli rumah ini dengan uang sedikit"ucap Jerry.


"Aku membeli ini dengan hasil kerja keras ku, jadi tidak menggunakan kartu apapun"ucap Jane tegas.


"Kakak,tau kamu punya tabungan pribadi, tapi kenapa??... Kamu tidak minta uang ke kakak, apa??... hidup mu selama satu tahun ini baik-baik saja"tanya Jerry.


"Aku tidak perlu uang dari kalian, selama aku masih bisa mencarinya dengan tangan ku sendiri, aku juga tidak ingin merepotkan kalian semua, sudah cukup aku menyusahkan kak Jerry, hingga dia merasa sulit untuk memiliki pasangan karena ada aku, dan sekarang semua sudah jauh lebih baik jadi untuk apa??... kalian mencari ku, yang tidak berharga ini"ujar Jane yang kini langsung pergi ke atas.


di susul oleh Jerry, sementara Edgar masih tak bergeming dari tempatnya.


"Sayang please dengarkan aku dulu, aku"


"Stop kak, tidak usah menjelaskan apa pun lagi karena semua itu tidak akan merubah apapun, aku ucapkan selamat berbahagia untuk mu"ucap Jane yang berusaha menepis tangan Jerry , yang hendak menggenggam tangan Jane.


"Aku turut bahagia dengan pilihan mu kak aku harap kalian segera memiliki keturunan "ucap Jane yang hendak pergi tapi Jerry dengan cepat meraih tangan Jane dan membawa nya kedalam pelukan, Jerry berkali-kali meminta maaf, dia tidak menyangka adiknya begitu terluka dengan semua itu.


"Sebentar lagi aku juga, akan menikah mungkin dua bulan lagi, dengan pria yang tadi disini"ucap Jane yang langsung membuat Jerry , melepaskan pelukannya dan menatap tajam kearah Jane.


"Jane jangan buat kakak kecewa katakan kalau kamu hanya salah bicara"ucap Jerry, entah kenapa??... mendengar ucapan Jane tadi rasanya sungguh sangat menyakitkan.


"Tidak kak, aku serius aku akan segera menikah dengan nya"ucap Jane.


"Jane , tolong cabut kata-kata mu kakak tau kamu hanya sedang marah sama kakak,iya kan Jane kalau kamu masih tidak rela kakak menikah, kakak bisa cerai kan dia, tapi kakak mohon jangan lakukan itu"ucap Jerry.

__ADS_1


"Kenapa??... apa?.. aku tidak berhak untuk bahagia, dan hanya kakak saja yang boleh bahagia ia begitu, kakak tau aku bahkan sudah tidak ingin melihat kakak lagi selama ini, aku sudah lupa dengan rasa sayang ku pada mu, semua nya aku tinggalkan, karena kalian juga melupakan ku, dan mulai sekarang aku juga bebas menentukan akan dibawa kemana hidup ku ini karena aku sudah bukan siapa-siapa lagi, aku bukan Jane yang dulu lagi, Jane yang dulu sudah mati, saat kalian melupakan ku"ucap Jane yang langsung pergi tanpa bisa di cegah Jerry mengacak rambut nya frustasi, Edgar sendiri sudah berusaha mencegah kepergian putri nya itu tapi tidak seorang pun yang bisa menghentikan Jane .


"Jane"


__ADS_2