Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#Pergi#


__ADS_3

Jordan pergi tanpa pamit ada rasa kecewa di hati nya.


dia terima Vamela, adalah seorang janda, tapi dia tidak terima dengan kejadian itu hingga menghasilkan dua, anak secara berturut-turut meskipun dia sayang dengan kedua anak itu.


Tapi Jordan merasa sangat kecewa, kenapa? bukan dirinya saja yang dulu melakukan itu pada wanita yang kini menjadi suaminya, Jordan bahkan sangat berharap bisa bertemu kembali dengan Vamela, sejak saat itu.


kepergian Jordan juga meninggalkan luka yang teramat perih.


bagaimana tidak disaat dia ingin Jordan mengungkapkan perasaan nya, saat itu, tapi kini dia bahkan sudah pergi bahkan tanpa pamit Vamela, ingin sekali berteriak dan mengejar nya, tapi dia tidak ingin memaksakan orang lain untuk mendengarkan penjelasan dari nya, apa lagi dia melihat kilatan kekecewaan itu di mata Jordan.


Vamela, langsung mengirim gugatan cerai, setelah satu bulan lamanya bahkan Jordan tidak pernah menghubungi nya, ataupun sekedar mengirimkan pesan, singkat, dia juga tidak mungkin harus bertanya pada Jerry, yang ada Jerry akan tau semua masalah nya.


Vamela sudah memutuskan untuk mengakhiri hubungan diantara mereka,biar lah dia menyendiri untuk selamanya.


saat ini hanya mereka empat kekuatan Vamela, yang akan terus ada.


dua Minggu sudah, surat itu pun tidak pernah mendapatkan balasan, Vamela kini telah kembali ke kediaman lamanya, Vamela bahkan tidak bicara dengan Edgar yang berada di rumah Jerry, pria itu yang telah memberikan Vamela sebuah Mension.


Vamela sudah menempatkan semua anak nya di kamar yang ada di lantai dua rumahnya, sementara dia berada di bawah.


Vamela kembali beraktifitas, kembali seperti biasanya, anak-anak mereka kembali sekolah di tempat yang sama kini ibu empat anak itu, bekerja lebih keras, dia bahkan sudah mengembalikan uang yang diberikan Jordan, dengan surat gugatan cerai itu, dan satu buah kartu ATM berisi uang ratusan milyar tersebut .


dia tidak ingin uang itu sepeserpun jika pemberinya saja sudah membenci dirinya.


hari demi hari mereka lalui, dengan baik meskipun Vamela akan pulang pergi bersama dengan keempat anak nya, pergi sama-sama pulang pun sama-sama.


sementara Edgar yang mengetahui kondisi Mension itu, sudah ditinggal pergi beberapa Minggu ini, Edgar langsung bergegas pulang, dan berkata pada Jerry, untuk meminta penjelasan pada Jordan, tapi Jordan yang di hubungi nya saat ini berkata bahwa dia tidak tau dan akan segera kembali ke Indonesia, karena urusan nya dengan Chaterine sudah selesai , wanita itu sudah bersama dengan selingkuhannya saat ini.


pria itu bahkan sibuk mengurus perusahaan setelah menikahkan Chaterine, dengan pasangan nya.


sementara itu surat dari Vamela, sempat ia abaikan dan belum sempat dia bukan.


setelah menerima telepon dari Jerry, sang kakak , Jordan berjalan menuju nakas, dia mengambil surat yang Vamela kirimkan, bukan dia tidak ingin membacanya saat itu tapi urusannya begitu mendesak Jordan pun lupa, setelah itu, bahkan ia juga melupakan ponselnya yang khusus ia gunakan untuk menghubungi Vamela.


Jordan pun membuka amplop itu, dan matanya membulat, saat mengetahui bahwa Vamela, mengirim kan surat gugatan cerai, dan satu lagi kartu di dalam sebuah amplop, dan bertuliskan sebuah pin di secarik kertas tersebut, Jordan langsung menghubungi Vamela, tapi nomor nya, sudah tidak aktif lagi.


dia langsung meminta Edgar, untuk mengkonfirmasi semua nya, pada Vamela, saat itu juga, tentang semua rentetan kejadian hingga saat ini, Jordan tidak bermaksud untuk menghindari Vamela, dia hanya sedang sangat sibuk, bahkan waktu makan pun, sering ia lewatkan jika asisten pribadi nya, tidak pernah membawakan makanan tersebut.


Jordan bilang dua mingguan lagi Jordan akan kembali ke Indonesia, karena saat ini dia masih harus mengerjakan sisanya.


namun Vamela, tetap bersikeras untuk berpisah dengan Jordan, meskipun Edgar sudah berusaha memberikan penjelasan, dan masalah anak, Vamela, akan membuat keduanya memilih antara dirinya atau Jordan,agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.


sementara itu Jordan yang mendengar keputusan Vamela, dari Edgar, dan kini Jordan merasa terancam, karena Vamela ingin mengakhiri cerita bersama nya Vamela mungkin saat ini benar-benar merasa sangat kecewa dengan perlakuan Jordan, yang bahkan tidak bisa, dimaafkan.

__ADS_1


Jordan. bergegas pergi menuju Indonesia, meskipun dia masih harus mengurus perusahaan milik nya, tapi kini dia begitu frustasi, dia tidak sanggup jika harus kehilangan Vamela, dia memang sempat marah pada istri nya itu, tapi dia tidak ingin kehilangan wanita terbaik dalam hidup nya.


Vamela sendiri sudah berusaha untuk melupakan semua nya, dengan menyibukkan diri, dia lupa dengan semua masalah nya, kini bahkan tidak pernah berpikir bahwa dia memiliki seorang suami, hari-hari nya sudah tersita untuk membesarkan anak nya dan mengurus bisnis nya.


pagi ini adalah hari libur mereka, semua orang ada di rumah saat ini Vamela sibuk mencuci dan membersihkan rumah meskipun dibantu oleh robot pembersih tapi pekerjaan nya masih banyak dia juga merapihkan kamar anak-anak nya.


sementara satu ruangan tidak sempat ia bersihkan, itu adalah ruangan bermain keempat anak nya yang kini tengah bermain game atau menonton sambil belajar, lebih tepatnya mirip Kem area anak-anak muda tempat tongkrongan keempat anak nya.


Vamela melihat ke ruangan tersebut, disana terdapat sebuah kasur lantai yang berukuran besar TV, sofa dan meja belajar juga rak buku dan keranjang-keranjang mainan berukuran besar, juga berbagai macam bola dan masih banyak kebutuhan lainnya, kebayang bagaimana berantakan nya jika mereka tengah bermain, beruntung Vio selalu mengajarkan adik-adik nya untuk selalu merapihkan semua nya, setelah bermain, tidak hanya itu dia juga membantu membereskan barang-barang tersebut.


saat sarapan pagi sudah tiba mereka sudah berkumpul di meja makan, sementara Vamela masih sibuk mengurus sarapan mereka karena dari keempat nya, berbeda menu, Vio lebih suka nasi goreng sementara kedua pria asing itu suka makanan western, dan putri nya lebih unik, dia minta singkong kukus, dia bilang dia tidak suka makan yang lain di pagi hari ini karena itu yang dia makan selama dua tahun ini.


Vamela harus terbiasa juga dengan itu.


saat mereka menyantap makanan, tiba-tiba seseorang masuk pria itu datang di pagi hari saat mereka sedang sarapan.


Vamela langsung terdiam sementara kedua putranya langsung berhambur memeluk Daddy nya, yang dua melanjutkan sarapan, setelah mereka mencium punggung tangan Jordan dan diberi pelukan hanya sikecil yang bahkan minta di gendong keduanya memeluk sang ayah, mungkin karena rindu.


Vamela melanjutkan sarapan pagi nya, tanpa terganggu dengan semua itu, dia bahkan sudah tidak mau peduli lagi, biarlah Jordan dengan kedua putranya.


"Daddy pasti belum sarapan bukan ini makan punya ku"ucap Hay.


"Tidak sayang, sarapan kalian harus kalian habis kan punya Daddy, nanti mommy yang buatkan"ucap Jordan tegas.


🌹💖💖💖🌹


saat Jordan ingin bicara, Vamela malah beranjak dari duduknya dia pergi ke dapur, wanita itu mau tidak mau dia harus membuat sarapan pagi untuk suami nya itu.


Jordan pun tidak tinggal diam, dia juga mengikuti Vamela, menuju dapur dan Jordan langsung memeluk nya, dari belakang.


"Lepas"ucap Vamela.


"Yang maafkan aku, selama ini aku sangat sibuk, bahkan untuk sekedar mengisi perut pun, aku sering melupakan nya, jika asisten ku tak membawa kan itu untuk ku, aku bahkan tidak sempat untuk membuka amplop yang kamu kirim, dan aku begitu kaget melihat itu, yang aku mohon, se marah apapun jangan pernah melakukan itu, aku tidak akan pernah mau berpisah dengan mu"ucap Jordan.


"Semua sudah final, kamu hanya butuh tanda tangan saja, lagi pula kamu masih ada dia saat ini jadi tidak perlu pura-pura bertahan di samping ku, setelah kamu memutuskan untuk pergi, bahkan tidak pernah mengabari aku, bahkan saat kamu pergi pun, tidak peduli dengan perasaan ku, jadi mulai sekarang kita jalani hidup kita masing-masing, aku sudah cape dengan semua ini"ucap Vamela yang langsung melepaskan tangan Jordan.


"Yang please, apa? kamu tidak tau aku sudah berusaha mati-matian untuk mengurus semua nya demi masa depan kita, Chaterine sudah aku cerai kan bahkan dia sudah aku nikahkan dengan kekasih nya, aku hanya ingin kita bisa menjalani kehidupan kita bersama-sama sampai tua nanti"ucap Jordan.


Vamela langsung terduduk dan menangis, dia benar-benar sudah tidak kuat lagi menahan segala beban di hati nya, sendirian selama Jordan pergi, Vamela bahkan sudah bersiap untuk melepaskan Jordan, tapi ternyata pria itu tengah berjuang untuk dirinya.


sementara Jordan langsung berjongkok mensejajarkan posisi nya dengan Vamela pria itu langsung memeluk istrinya itu, air mata keluar dari sudut mata nya, dia pun merasa bersalah karena sudah membuat Vamela berpikir yang tidak-tidak.


dua insan itu saling berpelukan, bercumbu, melepaskan segala resah yang selama ini membelenggu kedua nya, Vamela sudah jauh lebih baik saat ini dia bahkan kembali menyiapkan sarapan untuk Jordan setelah mencuci wajah nya yang kini terlihat sembab.

__ADS_1


wanita cantik itu, pun selesai menghidangkan sarapan pagi untuk suami nya.


"Sayang ini kartu milik mu, se marah apapun kamu pada ku, jangan pernah mengembalikan barang yang telah aku berikan"ucap Jordan mengembalikan black card itu.


"Kak, itu uang mu"ujar Vamela.


"Kamu salah sayang semuanya adalah milik mu, dan aku bekerja keras untuk mu" ucap Jordan.


"Satu hal lagi, selamat ulang tahun sayang, maafkan aku baru sempat mengucapkan selamat saat ini, jika kamu di sana bersama ku mungkin kamu akan tau seberapa sibuknya aku, dan ini, hadiah ini sudah aku pesan dari satu tahun yang lalu, khusus untuk hari ulang tahun mu, yang seharusnya aku berikan saat beberapa minggu lalu"ucap Jordan sambil mengecup tangan istrinya.


Jordan pun bangkit berdiri, dia mengambil sebuah kalung berlian yang sangat mahal itu, karena itu terbuat dari berlian langka dan rantai kalung itu adalah emas putih dengan kualitas terbaik, dari yang paling baik.


"Jangan terlalu boros kak, kamu tidak harus memberi aku semua ini, yang aku mau adalah kamu bisa menjadi suami dan ayah yang baik untuk kedua anak kita, itu sudah cukup"ucap Vamela.


"Yang anak kita ada empat, jika kamu lupa itu"ujar Jordan.


"Mereka bukan anak mu kak, mereka"


"Please jangan bicara sembarangan sayang apapun yang terjadi, siapapun ayah mereka, saat ini mereka adalah anak ku"ucap Jordan.


"Terimakasih, untuk kado nya, dan kakak tidak perlu bersusah payah untuk menerima mereka di hati kakak, mereka akan tetap baik-baik saja meskipun hanya punya aku di dunia ini"ucap Vamela tegas.


Jordan membalikkan posisi Vamela, untuk menghadap nya, lalu berkata.


"Aku ikhlas mencintai mu dan apapun keadaan mu, dan termasuk mereka di dalam nya, semua karena Allah , dan semua yang ada pada dirimu aku sangat mencintai nya"ucap Jordan.


Jordan mengecup kening Vamela.


pria itu pun menyantap sarapan pagi nya.


sementara itu di kediaman Jane, wanita yang telah sibuk menjalani hari-hari nya, dengan menjadi ibu bagi putra nya, Arjuna itu, kini terlihat sangat bahagia, apa lagi perkembangan Arjuna yang begitu cepat karena bayi itu dia adopsi, saat berusia lima bulan, saat ini dia sudah pandai tengkurep dan berceloteh dengan bahasa nya sendiri.


Sky, selalu membantu Jane menggendong bayi nya itu, setiap pagi sebelum sarapan pagi dimulai, bahkan saat bangun tidur putra nya, sudah ada bersama dengan nya, karena Jane akan sibuk mempersiapkan semua kebutuhan kedua orang yang sangat ia cintai itu, setiap pagi nya, mulai dari pakaian kerja air untuk mandi keduanya dan sarapan pagi mereka , mereka sengaja tidak menggunakan jasa baby sitter karena mereka mampu bekerja sama untuk mengatasi itu, dan pelayan pun hanya di pekerjakan untuk membantu robot yang ada di Mension tersebut.


"Yang aku akan, pulang larut, sebaiknya kamu telpon mommy, untuk menemani kamu disini dengan putra kita, aku tidak tenang jika terlalu lama ninggalin kamu"ujar Sky.


"Heummm baiklah-baiklah sayang ku, cinta ku , kamu memang yang terbaik"ucap Jane sambil mengecup pipi suaminya.


"Aku sangat mencintai mu, sayang ku maka dari itu aku ingin yang terbaik untuk mu"ujar Sky, sambil membelai rambut istrinya itu.


cinta Jane, semakin besar untuk Sky, setelah mereka menikah dan mengingat perjuangan Sky, yang menjadi pria terbaik yang ia tunjukkan selama ini, dengan tetap setia bersama Jane, di saat-saat terburuk dan terpuruk, hingga wanita itu bisa sembuh total, setelah melewati belasan kali operasi, operasi kecil ataupun besar, dari pertama kali Jane kecelakaan hingga dirinya kembali sembuh dengan sempurna seperti saat ini tidak ada cacat sedikitpun.


semua itu berkat cinta dari seluruh keluarga dan teman dekat nya, terutama Sky, suaminya selama ini.

__ADS_1


Jane pun langsung menghubungi sang mommy, dan Daddy nya meminta di temani, karena Sky, ada meeting di luar kota dan akan pulang dini hari .


setelah itu Sky pun pamit pergi.


__ADS_2