
Dua bulan sudah semenjak kepergian Jerry ke Paris, mereka bertiga kini tinggal di apartemen yang sama tepat nya mereka menumpang di tempat Jane, tapi sesekali keduanya akan pulang ke rumah mereka masing-masing, mereka juga memiliki rumah mewah dan juga kendaraan , hanya saja Rara, hampir jarang menggunakan semua pasilitas yang ia punya, karena dia ingin hidup tenang tidak ingin terus mendengarkan cibiran dari keluarga nya yang lain, semenjak kedua orang tua nya meninggal Rara, hanya hidup menggunakan uang peninggalan sang ibu sementara harta milik ayahnya diambil oleh seluruh keluarga besar nya, yang tersisa hanya mobil sebagai kado ulang tahun yang diberikan pada nya, karena menurut mereka Rara, bukan lah anak dari saudara nya itu.
Rara, adalah anak haram ayah Rara, menutupi aib ibunya saat itu, dan Rara, bisa menerima itu beruntung ibunya adalah orang punya saat ia meninggal dunia pun notaris membeberkan harta milik almarhum murni tanpa campuran dari sang suami yaitu beberapa aset yang ia miliki dan sejumlah tabungan, juga asuransi untuk biyaya pendidikan Rara hingga S2 nanti.
dan aset yang ibunya tinggal kan adalah,rumah yang ia tempati saat ini dan ada satu buah villa dan sebidang tanah di satu daerah dan satu butik yang lumayan besar yang kini di ambil alih oleh Rara.
dari situlah Rara hidup dan berobat saat penyakit nya kambuh.
sementara tabungan yang Rara miliki masih utuh dan bertambah hingga saat ini meski butiknya tidak sesukses dulu tapi setidaknya dia masih mendapatkan untung meski tidak sebesar dulu.
Rara, sempat memiliki kekasih, namun pria itu dijodohkan dengan sepupunya oleh kedua orang tua nya dan mau tak mau Rara, yang mengalah meski mantan kekasih nya itu meminta ia untuk kawin lari, tapi Rara tidak ingin itu, Rara ingin menikah dengan Restu dari kedua orang tua mereka, dan meski dia mencintai pria itu Rara tidak akan merusak kebahagiaan orang.
Rara kini bekerja sama dengan Jane dan vamela kalo Jane punya desain maka Rara punya bahan berkualitas tinggi dari pabrik langganan ibunya dulu mereka bahkan sering menyatukan ide di setiap desain, dan vamela bagian finishing dengan menambahkan beberapa aksesoris yang di padu padankan dengan semua itu jadilah sebuah karya yang sangat menakjubkan.
mereka bertiga bahkan memenangkan desain kompetisi antar kampus se Indonesia dua Minggu yang lalu meski brand produk masih J6 GRUOP .
tapi bukan karena nama produk melainkan keunikan dan detail hasil karya mereka bertiga, tapi itu dipatenkan oleh Jane dengan nama perusahaan nya saat ini.
sementara itu di Paris, Jerry yang mendapat kabar dari Jane dan melihat postingan Jane dengan hasil karya nya dan menjadikan Rara, sebagai model catwalk nya, Jerry begitu antusias, dipandanginya wajah ayu Rara, yang diapernah menyatakan cinta dengan berbagai bahasa dari berbagai negara itu.
"Cantik... dan menarik, tapi sayang aku sudah memiliki "ucap Jerry yang kini tengah mengagumi Rara.
Tapi tidak lama dia dikejutkan dengan bunyi telpon nyaring milik nya yang tak sengaja ia ganti dari mode senyap malah mode normal.
"Halo mom...ada apa??..."Ucap Jerry.
"Jerry sayang pulang lah,adik mu Jeny akan segera menikah"ucap Juli.
"Apahhh...!! menikah"ucap Jerry kaget.
"iya sayang adik mu sudah hamil, saat ini oleh kekasihnya"ucap Juli, yang terdengar seperti habis menangis sementara terdengar suara Edgar, yang sedang sangat marah pada adiknya itu.
"Baiklah mom... aku akan segera pulang"ucap Jerry.
di Mension utama.
"Jeny kurang apa??...kami padamu selama ini, bahkan kamu mendapatkan pasilitas lebih dari adikmu Jane, tapi apa??... balasan nya, kamu mencoreng nama baik Daddy"ucap Edgar.
"Daddy Jeny menyesal Jeny minta maaf Daddy, andaikan saja Jeny tau bahwa Jeny akan seperti ini Jeny , akan menggunakan pengaman"ucap Jeny, tanpa rasa bersalah sedikitpun seperti nya otak nya sudah bergeser itulah yang kini di pikir oleh Jordan yang sama-sama nakal tapi dia sangat tau batasan.
Jordan kini mengeratkan tangan nya ingin sekali menampar adiknya itu tapi dia tidak berani melakukan hal itu karena ada Edgar, dia memang nakal tapi dia punya rasa takut pada Daddy dan mommy nya tidak seperti Jeny, yang sifatnya mengikuti Angela licik.
hingga Jerry tiba di dalam Mension, dia yang sudah terbakar emosi langsung menampar Jeny hingga terhuyung ke depan.
"Sungguh memalukan, aku sudah memperingatkan mu, bahwa kamu harus berhenti bergaul tapi kenapa??...kau tidak pernah mendengar kan aku, dan satu lagi kau sudah membuat ku malu memiliki adik seperti kalian berdua"ucap Jerry.
sontak Jordan menunduk dan Edgar tidak ikut campur karena Jerry adalah pengganti nya saat ini karena selama di pergi enam tahun lalu Jerry yang menggantikan peran ayah untuk ketiga adiknya itu, bahkan Jerry mampu membantu ibunya untuk mengurusi perusahaan yang kini semakin membesar.
pria muda itu mampu mengurus perusahaan raksasa milik Daddy nya, di samping itu, dia juga bisa mengurus ketiga adiknya, bahkan yang dua itu sangat bandel dan susah untuk di beri tau dan kejadian itu terjadi karena Jerry lepas tangan selama kesibukan nya selama tiga bulan ini.
__ADS_1
akhirnya Jerry menelpon seseorang untuk mengurus calon suami Jeny, dia ingin memberikan sedikit pelajaran sebelum dia bertanggung jawab pada adiknya itu.
"Bawa dia ke tempat biasa"ucap Jerry.
"Sayang kamu mau apa??..."Ucap Juli lembut sambil mengelus pundak putra pertama nya itu.
"Mommy tenang saja, semua akan baik-baik saja, aku pergi dulu, dan kau Jordan ikut aku"ucap Jerry.
bulu kuduk Jordan merinding, karena dia tau saat ini kakak nya sedang dalam mode datar, dan sudah bisa dipastikan bahwa Jerry akan memberikan dia pelajaran.
"Kak... Jordan tidak mau ikut kak, Jordan tidak bersalah"ucap Jordan yang bahkan bersembunyi di balik punggung Juli.
"Edo...seret dia!!"ucap Jerry.
"Dan kau Jeny, jangan pernah keluar kamar mu jika kau masih ingin hidup"ucap Jerry tegas sementara kedua orang tua mereka hanya bisa pasrah karena jika Jerry sedang marah maka tidak akan bisa dicegah.
kecuali Jane, yang bisa mendinginkan suasana, hati Jerry selama ini.
"Sayang jangan main kekerasan Ok, ingat dia adik mu satunya"ucap Juli yang hanya bisa mengingat kan.
"Mom... tolong aku Daddy!!" teriak Jordan yang seakan mau di eksekusi.
Jordan kemudian di bawa ke sebuah tempat bangunan yang jauh dari tempat penduduk, pria itu terus menangis meminta ampun.
sesampainya di sana dia begitu terkejut saat ini, dia melihat Angela, dan satu lagi seorang pria yang tidak lain adalah kekasih dari Angela, dan pria itu yang menghamili Jeny.
"Kau...kau kekasih Jeny"ucap Jordan tidak percaya.
"Bukan kekasih Jeny, lebih tepatnya adalah orang suruhan Angela ibu kalian"ucap Jerry yang kini tersenyum mengejek.
"Tatapi aku hanya ikut-ikutan Jeny"ucap Jordan.
"Maka sekarang kamu ikut bersama dengan mereka"ucap Jerry sambil mendorong Jordan di tempat kan di tengah-tengah mereka.
,🌹💖💖💖🌹
seketika teriakan seorang wanita begitu menggema di sebuah ruangan tersebut saat Jerry, menyayat lengan sebelah kanan dengan pisau tajam itu, dan setelah itu langsung ditaburi dengan garam.
meski luka itu tidak terlalu dalam tapi kalau di taburi garam mana ada yang akan tahan dan tidak menjerit karena sangat perih.
"Bagaimana rasanya Angela,perih bukan itu untuk penderita yang di alami oleh mommy, dan ini"
"Ahhhhhh... sakit jerit" Angela lagi.
"Sakit iya, lalu kenapa??...kau tidak pernah membayangkan apa??... yang adikku rasakan, bahkan hingga saat ini adikku hampir gila, karena luka yang kau torehkan adikku Jane menderita hingga saat ini"ucap Jerry datar.
tidak tahu siapa yang mengajarkan Jerry bertindak kejam seperti saat ini tapi dia akan melakukan itu jika keluarga nya disakiti, sementara Jordan sedari tadi berteriak ketakutan melihat Jerry, melakukan hal keji menurut nya karena pria itu bahkan tidak pernah berkelahi meskipun dia nakal.
Angela masih berteriak kesakitan saat ini tapi bahkan tangis nya pun tidak pernah ada yang memperdulikan, hingga Edgar datang bersama orang-orang nya, awal nya Edgar, hanya melihat melalui Cctv, tapi karena dia tidak ingin putra nya menjadi sikhofat dia pun terpaksa harus turun tangan.
__ADS_1
meski saat ini Edgar tidak menyentuh Angela langsung.
"Bawa dan obati dia"ucap Edgar.
"Daddy"ucap Edgar.
"Sudah cukup boy ... Daddy tidak ingin kau menjadi pria keji sekarang berikan pelajaran pada mereka jika kamu belum puas tapi tidak menggunakan senjata apapun"ucap Edgar.
sementara Angela pingsan karena obat bius untuk menjahit luka nya, Jerry kini meminta Jordan bertarung dengan pria bayaran Angela itu Jerry tau seberapa kemampuan keduanya.
Jordan pun kini sudah di lepaskan dia sudah masuk arena yang sengaja Jerry siapkan tempat dia berlatih selama ini.
Jordan awal nya menolak tapi Jerry mengacungkan pisau nya, Jerry tidak akan benar-benar menyakiti adiknya itu melainkan karena ingin menakuti adiknya itu.
Jordan dan pria x itu bertarung Jordan sempat berteriak dan menangis ketika berkali-kali ia mendapatkan Serangan tapi setiap kali hendak kabur Jerry selalu menangkap nya dan menodongkan mata pisau yang begitu berkilau tersebut.
dan akhirnya Jordan mau tidak mau harus melawan pria itu karena lebih baik babak belur karena bogem mentah tersebut dari pada disayat oleh pisau oleh Jerry.
saat Jerry mulai merasa kasihan dia langsung membuka jas yang ia kenakan.
Jerry melompat dengan sekali lompatan ke atas ring tinju tersebut dan dengan sekali gerakan Jerry mampu menumbangkan lawan nya itu.
setelah itu Jerry meminta Edo membawa Jordan untuk di obati.
Jerry dan Edgar, berjalan berjalan keluar dengan santai nya seakan tak terjadi apa-apa di tempat itu, sementara Angela, dan pria x itu dibawa ke kantor polisi lagi.
setibanya di rumah Jerry yang kini sudah berada di ruang makan dengan Edgar dan Juli, dia langsung menyantap makanan tersebut tanpa menoleh kanan kiri, sementara Jordan kini tengah disuapi oleh para suster cantik hadiah yang Jerry kirim, Jordan pikir mereka adalah wanita biasa yang hanya berprofesi sebagai suster.
padahal tanpa sepengetahuan Jordan mereka adalah orang-orang terpilih yang Jerry bentuk saat ini dia tugaskan untuk menjaga Jordan.
di kamar Jeny, saat ini dia benar-benar hanya terdiam, dia merenung karena dia tau calon nya sudah masuk penjara.
"Jerry sayang setelah ini rencananya mau bagaimana?.."ucap Juli.
"Gugurkan kandungan nya atau nikahkan saja dia dengan orang lain, yang pasti tidak dengan bajingan itu.
"Sayang apa yang Daddy lihat dan dengar tadi itu benar"ucap Edgar lembut pada Jerry.
"benar Daddy, adikku itu selama ini begitu menderita setiap malam Jane, selalu bermimpi buruk, dan dia selalu bilang ada nenek sihir yang selalu ia katakan nenek sihir yang dia maksud selama ini adalah Angela dan aku baru tahu itu setelah aku menemukan bahwa Jane selama di Indonesia meminum obat tidur dengan dosis tinggi"ucap Jerry berapi-api sambil mengeratkan tangan nya.
Juli yang mendengar itu dia menangis sesenggukan bahkan saat Jerry berkata"Jane memiliki luka sayatan di perut nya dan itu berbekas hingga saat ini , kata dia andaikan saja Morin tidak datang malam itu mungkin dia sudah mati apa mommy dan Daddy tau itu, apa mommy tau Jane memilih hidup bersama Morin ketimbang hidup dengan kita saat itu karena kejadian itu"ucap Jerry.
Juli menjerit keras dia semakin histeris dan Edgar langsung memeluk nya pria tampan dan gagah di usia enam puluh itu saat ini tengah mendekap erat istri nya yang benar-benar histeris dia sendiri menitikkan air mata nya andaikan si kecil mau bicara dengan nya dulu mungkin ia akan mengobati luka hati atau pun luka batin .
pertanyaan nya adalah apa??.. dia akan percaya saat Jane berkata jujur, karena biar bagaimanapun saat itu Edgar, masih sangat mencintai Angela, hingga saat Jerry memberikan luka sayatan pun Edgar , masih sangat berempati pada Angela, dengan segudang kesalahan tersebut.
tiba-tiba Juli melepaskan dekapan Edgar dia berlari ke dalam kamar,ada rasa sakit yang teramat sangat jika dia mengingat bahwa Edgar begitu mencintai Angela, itulah kenapa hingga dia butuh waktu lama untuk bisa berdamai dengan hatinya dan berusaha mencoba untuk memaafkan pria yang sangat ia cintai dan yang sering membuat dia terluka batin.
"hiks hiks hiks sayang mommy kamu tahu mommy menyesal karena telah membiarkan mu bertemu dengan nya, andaikan saja dulu kita pergi bersama mungkin itu tidak akan terjadi pada mu putri kecil ku, hiks hiks hiks maafkan mommy nak mommy tidak tau apa yang terjadi pada mu, selama ini mommy pikir kamu baik-baik saja"ucap Juli .
__ADS_1