Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#Aku setia#


__ADS_3

Sesampainya di Amerika semua langsung menuju rumah sakit menempatkan Vivian di rumah sakit terbesar di negara tersebut, untuk melakukan transplantasi sumsum tulang belakang Vivian, dengan Juni.


tidak hanya mereka Edgar Juli dan Eleanor juga datang sementara Vio dan Ghealova rencananya akan menyusul mereka ke sana.


Eleanor,tampak mencari seseorang yang sangat ia cintai, tapi pria itu tidak datang bahkan sudah tidak peduli lagi padanya, tapi kali ini dia yakin Vio, akan kembali padanya karena setelah perpisahan tersebut, dirinya ternyata tengah mengandung anak dari Vio, dan hanya Edgar dan Juli, yang tau bayi siapa? yang ada di dalam kandungan cucunya itu, meskipun kini Eleanor, telah kembali ke sisi suami pertamanya itu.


sementara Arjuna kini tengah berada di sebuah ruangan untuk memberikan dukungan terhadap Juni, pria itu bahkan menunggui Juni, saat saat sedang melakukan pemeriksaan, sementara Vivian sudah berada di ruangan super steril dan tidak diperbolehkan di jenguk keluarga seperti biasa karena harus segera melakukan operasi, atas permintaan Edgar.


hingga keduanya dimasukkan ke dalam ruang operasi, Arkana, dan Arjuna, paling terlihat tegang dan bahkan mondar-mandir seperti setrika sementara Juli, tengah ditemani Jerry melakukan pemeriksaan jantung nya, setelah kedua putri mereka dikabarkan sudah masuk ke dalam ruangan operasi.


"Arjuna, minum lah dulu sepupu mu akan baik-baik saja"ucap Jane.


"Baik mom"ucap Arjuna yang langsung memeluk ibunya itu.


"Sabar sayang Juni dan Vivi akan baik-baik saja"ucap Juli, sambil tersenyum penuh kelembutan.


"Ya grandmother"ujar Arjuna.


sementara Edgar mengelus pundak Arkana, yang terlihat menitikkan air mata.


"Sabar boy, Vivian gadis yang kuat, grandfother yakin bahwa Vivian, akan selamat.


hingga delapan jam operasi akhirnya mereka pun selesai melakukan pencangkokan sumsum tulang belakang Vivian dan Juni.


keduanya dibawa ke ruang ICU untuk pemantauan lebih lanjut.


seluruh keluarga menarik nafas lega, karena operasi berhasil dilakukan, hanya tinggal menunggu perkembangan pasien.


Arkan, kini menarik nafas lega, setidaknya Vivian sudah tidak harus mengalami sakit yang hebat lagi.


Arkana pun sudah bisa beristirahat di hotel yang berdekatan dengan rumah sakit tersebut, dan kini mereka semua tinggal menunggu giliran jaga.


yang pertama berjaga adalah keluarga Vamela, dan yang kedua keluarga Jane yang ketiga keluarga Jeny, menjaga di rumah sakit.


atas peraturan Edgar, semua mematuhi peraturan tersebut.


hingga akhirnya Vivian dan Juni, siuman, semua keluarga bergantian berkumpul di ruang perawatan VVIP.


Vivian pun menatap pria yang sedari tadi berada di luar, dari dinding kaca dia menatap ke arah Vivian.


"Kamu harus segera sembuh total sayang karena setelah ini kita bisa langsung menikah"ucap Arkana lirih.


"Kau begitu menyayangi putri ku"ucap Jerry yang baru saja datang, Arkana mengangguk.


"Aku harap kau akan tetap setia seperti saat ini"ucap Jerry.


"Tentu saja uncle"jawab Arkana.


obrolan mereka pun berlanjut di sebuah restaurant, hingga Jerry tau siapa? calon menantunya itu.


sementara itu di kediaman Vio, pria itu mengurungkan niatnya untuk pergi ke Amerika karena pertimbangan yang matang dia tidak ingin bertemu dengan cinta pertama nya itu, karena akan menimbulkan kericuhan bukan tidak mungkin Ghealova akan kembali pergi saat mengetahui bahwa dirinya akan bertemu dengan Eleanor.


"Kenapa? tidak jadi pergi bukan kah mommy meminta mu pergi"ucap Ghealova.

__ADS_1


"Tidak sayang Mommy bilang mereka sudah baik-baik saja lebih baik kita tidak pergi demi kesehatan bayi kita"ucap Vio beralasan.


"Owh syukur lah jika semua sudah membaik, aku sudah sangat lega"ujar Ghealova.


wanita itu langsung pergi menuju kamar nya, karena saat jam segitu biasa nya dia akan tidur barang sebentar agar tubuhnya tidak lemas.


sementara itu di rumah sakit yang ada di Amerika, Eleanor gelisah saat tau bahwa Vio, juga tidak bisa hadir di sana.


"Eleanor, kamu kenapa? ucap Jeny, tidak apa-apa Mom.. hanya saja sedari tadi perut aku gak nyaman"ucap Eleanor beralasan.


"Apa? sudah waktunya melahirkan belum kan masih beberapa minggu lagi"ucap Jeny.


semua orang menatap kearah mereka.


"Tidak mom... hanya saja mungkin ingin bertemu dengan Daddy nya"ucap nya tanpa pikir panjang karena di sana Vamela juga ada dan menatap dengan tatapan aneh.


Eleanor tidak peduli lagi apa kata orang lain tentang dirinya, yang penting Vio harus hadir di sana, agar dia tau bahwa mereka akan memiliki seorang putra.


sementara Vamela yang mendengar curhatan Ghealova saat mereka berdua tengah berada di dapur, Ghealova sempat bercerita tentang penghianatan Vio, bersama mantan kekasih nya Eleanor, dia hanya menatap tak suka pada wanita yang telah membuat rumah tangga putra pertamanya itu hancur, meskipun jika dihitung dari hari terakhir mereka berpisah mungkin saja itu adalah cucunya, dan dia akan mengambil langkah terbaik untuk mencegah pertengkaran diantara Ghealova dan juga Vio.


Vamela akan meminta Steven untuk membawa cucunya pergi jauh jika perlu atau Vincent, yang akan bernegosiasi dengan suami Eleanor, karena yang Vamela tahu tidak pernah ada penolakan untuk Vincent.


pria itu terlalu berpengaruh di segala bidang jadi kecil kemungkinan untuk sebuah penolakan.


karena hingga saat ini Vincent, masih sangat menyayangi keluarga dari adik angkat nya itu, apalagi Vio Jay dan Hay, mereka setiap dua bulan sekali akan mengunjungi Daddy nya itu, untuk sekedar liburan bersama berlayar dengan kapal besar atau pun melintasi dunia dengan pesawat jet pribadi nya.


Vincent, selalu memanjakan putra angkat nya itu.


hingga akhirnya semua sudah membaik selama hampir dua mingguan lebih Vamela pun memutuskan untuk mengunjungi orang tua yang pernah membesarkan nya, selama ini mereka sempat tidak lagi berkomunikasi bahkan sejak Vamela, memutuskan untuk menikah mereka memutuskan hubungan keluarga diantara mereka, dan Vamela hanya bisa pasrah, kini mereka berempat pergi menuju rumah kedua orang tua nya di Washington state, tempat Vamela dibesarkan dulu.


setibanya di sana dia disambut dengan hangat, mungkin mereka sudah berubah pikiran, setelah Vamela benar-benar pergi dari kehidupan mereka selama ini.


keduanya termasuk kakak laki-laki nya, begitu ramah pada Vamela dan keluarga nya.


apalagi orang tua Vamela tau bahwa Jordan adalah anak mantan kolega bisnis mereka.


akhirnya mereka semua pun berbincang dan makan bersama, Vamela tau mereka baik bukan semata-mata karena dirinya kembali tapi karena melihat Jordan, setelah makan malam bersama akhirnya Vamela pun memberikan amplop, coklat berisi beberapa gepok uang dolar, anggap saja itu sebagai rasa terimakasih Vamela keren mereka sudah menerima kunjungan Vamela saat ini.


Jordan pun langsung undur diri bersama ketiga nya, dia juga sudah mengerti dengan keramahan yang mereka perlihatkan bahkan Jordan sendiri yang berinisiatif untuk memberikan dolar itu pada mereka.


saat istrinya Vamela, terlihat tak baik-baik saja.


benar kata Vamela bahwa semua baik karena ada harta peninggalan kedua orang tua Vamela yang kini mereka kuasai, seperti desas-desus tetangga lama nya, dulu saat Vamela akhirnya kembali setelah dua puluh tahun lebih dibawa pindah oleh tetangga nya yang mata duitan itu.


Vamela, memang dirawat mereka, tapi setelah SMA, dia dibiarkan terlantar hingga dia harus bekerja banting tulang sementara keluarga nya yang kaya raya karena harta peninggalan orang tua Vamela hidup di Amerika, dan Vamela hanya sesekali dibawa ke sana hingga pertemuan pertama nya dengan Jordan tanpa dia sadari dari saat itu Jordan sudah jatuh cinta pada gadis cantik yang selalu bertingkah konyol itu.


hingga saat dewasa Jordan selalu menempatkan wanita itu di dalam hati dan pikiran nya, berharap akan bertemu kembali dengan wanita itu.


🌹💖💖💖🌹


Sayang jangan terlalu banyak dipikirkan, semua sudah berakhir, sebaiknya kita memang tidak perlu untuk bertemu dengan mereka lagi, ingat kamu sudah jauh lebih bahagia ,ada aku dan keempat anak kita"ucap Jordan sambil memberikan kecupan hangat di puncak kepala istrinya itu.


kini mereka sedang berada di kamar hotel milik Daddy nya Edgar, yang hingga saat ini masih dikelola dengan baik oleh orang tua itu, kekayaan Edgar, belum semua diwariskan kepada anak-anak nya, karena pria itu selalu membuka bisnis baru, setelah semua harta nya, di bagikan dulu, pria yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata itu, selalu sukses berbisnis di bidang apapun, apa lagi dukungan dari rekan mafia nya, hingga saat ini mereka masih berteman baik, dan ingin menjodohkan salah satu cucu mereka.

__ADS_1


hingga saat pagi tiba Jay dan Hay, sudah dibantu oleh asisten pribadi mereka bersiap untuk kepulangan mereka ke Indonesia, tapi sebelum itu mereka akan sarapan bersama.


Vamela dan Jordan juga kedua putra nya, akan pulang ke Indonesia, sementara Juli dan Jerry, memutuskan untuk tinggal di Amerika hingga Vivian dinyatakan sembuh total, dan begitu juga Juni.


dan keluarga nya yang lain pun akan pulang hari ini bersama dengan Vamela, seperti Arjuna Arkana dan Jessi juga Jane, hanya mereka berempat yang tinggal di Amerika, untuk sementara Jessi, tinggal di rumah Jane di Indonesia.


Arkana sendiri dia berkali-kali mengecup seluruh wajah kekasih nya, itu untuk salam perpisahan sementara mereka, karena Arkana juga harus mengurus bisnis nya, yang sudah dia tinggal selama dua Minggu lebih itu, hanya Edgar dan Juli yang tinggal di Mension mereka bersama dengan Eleanor.


Eleanor masih terlihat gelisah, saat ini karena dirinya tidak lagi bisa bertemu dengan ayah dari bayi yang ia kandung, dia ikut kakek nenek nya ,ke Amerika, hanya untuk bisa bertemu dengan Vio, tapi nyatanya Vio tidak ada disana.


Eleanor terlihat murung, sejak kembali dari rumah sakit, dan Juli membiarkan cucunya merenungkan kesalahan nya, karena telah hadir menjadi orang ketiga diantara mereka.


berbeda dengan, Vio, yang kini bahagia karena sudah akan memiliki buah hati dari Ghealova, dia sendiri tidak tahu bahwa Eleanor pun sudah hampir melahirkan saat ini karena perbuatan nya, saat itu.


Ghealova, berhasil membuat nya melupakan semua yang pernah terjadi kini dunia nya, hanya Ghealova, setiap akan berangkat atau pulang kerja Ghealova adalah prioritas utama nya.


pria itu akan selalu membantu istrinya mandi berpakaian dan juga mengeringkan rambut nya, dan tidak lupa menyuapi nya makanan bergizi yang dia buat sendiri setiap pagi, dan Ghealova selalu suka makanan apapun yang Vio buat untuk nya bahkan akan lebih bernafsu untuk menghabiskan semua nya.


Ghealova tidak takut gemuk karena badan nya masih tetap langsing dan seksi, hanya bayinya saja yang benar-benar tumbuh subur di dalam perut nya, dan itu artinya nutrisi yang dia serap benar-benar diserap dengan baik oleh kedua bayi nya itu.


hingga saat ini mereka sangat bahagia, karena kedua bayi nya terus tumbuh subur.


sementara itu di rumah mewah milik Arkana, pria itu langsung berhambur memeluk sang ibu yang ternyata tengah berkunjung ke kediaman nya.


"Bunda"ucap Arkana terharu setelah hampir satu tahun tidak sempat bertemu.


"Sayang Bunda, kamu sudah sangat besar putra ku, apa? kabar mu"ucap Ana .


"Aku baik Bun, baru kembali dari Amerika, setelah menemani calon menantu Bunda operasi"ucap nya sambil tersenyum manis.


"Benarkah itu, jadi Bunda, akan memiliki menantu sayang"tanya Ana lagi.


"Iya Bunda, dia sangat cantik dan sangat pengertian, nanti lain kali aku kenalkan, Bunda sendiri kenapa? tidak mencari calon ayah untuk ku"ucap Arkana, yang langsung mendapat cubitan diperut nya.


"AW... sakit Bun, kenapa? Bunda malah mencubit ku, Daddy tidak akan kembali pada kita bunda, dia sudah tenang di surga"ucap Arkana.


"Arkana sayang Bunda, masih sangat mencintai Daddy mu, dan Bunda tidak akan pernah menghianati cinta nya, lagipula Bunda, sudah nyaman hidup sendiri"jawab Ana.


"Baiklah, biar Bunda, tidak kesepian ,aku akan segera buat cucu, untuk Bunda"ucap nya yang langsung membuat Arkana kembali mendapatkan sentilan di jidat nya.


"Anak nakal, yang ada itu menikah dulu baru kawin dan buat cucu"ucap Ana, yang kini menahan tawa karena tingkah amsurd putra nya itu.


"Ah tuh Bunda, tau pokonya setelah dia sembuh Bunda, harus segera melamar calon istri ku"ucap Arkana.


"Baiklah sayang ku, apapun itu, untuk putra kesayangan Bunda, akan Bunda penuhi"ucap Ana.


"Meskipun itu memetik bintang Bunda"tanya Arkana lagi.


"Hey pria nakal tidak ada ahlak mana ada manusia memetik bintang, yang ada itu cuma sebuah kiasan, bahkan Bunda, tidak pernah tau bentuk bintang yang asli itu seperti apa?"ujar Ana, sambil terduduk.


tawa Arkana pecah saat ia berhasil menggoda ibunya yang super sabar itu, wanita Solehah, satu-satunya cinta pertama nya,di dunia ini.


Arkana pun merebahkan kepalanya dipangkuan sang Bunda, dan menenggelamkan wajahnya di perut sang bunda, itu adalah tempat ternyaman Arkana, sedari kecil, dan Bunda nya akan mengelus puncak kepala nya hingga dia akan tertidur pulas di sana.

__ADS_1


"Sikap mu tidak pernah berubah sayang hingga saat ini masih seperti Daddy mu, yang selalu bersikap manja pada Bunda, Bunda selalu merindukan nya, setiap detik menit berlalu.


__ADS_2