
Vivian, kini tengah duduk bersama dengan Arkana, dan tiba-tiba Arkana mengeluarkan dompetnya, dia mengambil satu kartu dan disodorkan pada Vivian.
"Yang aku tau kamu tidak pernah kekurangan apapun, tapi aku berhak memberikan mu nafkah, dan ini adalah nafkah dari ku, kamu bisa gunakan ini, untuk semua kebutuhan mu, dan simpan uang mu,sayang"ucap Arkana.
"Terimakasih sayang apapun itu aku akan mengikuti semua yang kamu katakan demi kebaikan "ujar Vivian.
"Baiklah sayang kalau begitu aku pulang dulu, kamu istirahat ya, dua hari lagi aku kesini"ucap Arkana.
"Ko lama, nunggu dua hari"ucap Vivian terlihat sangat berat.
"Aku ada perjalanan bisnis ke luar kota sayang, sekaligus mau nganterin Bunda pulang"ucap Arkana.
"Kenapa? bunda tidak tinggal dengan kamu saja yang, kasihan dia pasti kesepian,atau tinggal di sini saja sama aku biar kita lebih saling mengenal satu sama lain nya"ucap Vivian.
"Tempat Bunda, lebih nyaman lagi honey, di sana makam Daddy berada my Queen, sangat mencintai Daddy, dia tidak bisa meninggalkan Daddy terlalu lama"ucap Arkana sendu.
"Aku mengerti sayang"ucap Vivian
Ana, memang sangat mencintai suaminya dia bahkan mengebumikan suaminya itu di kampung halaman nya, tepat di taman belakang rumah nya bisa dilihat dari balkon kamar mereka, dan disana, Ana akan berinteraksi layaknya pasangan hidup, dia mengobrol sebelum tidur, layaknya sepasang manusia.
seperti selama ini kata-kata yang dia ucapkan adalah"Hay sayang selamat pagi,aku sangat merindukan mu honey aku sangat mencintaimu"juga jika pagi tiba, dan jika malam hari tiba .
"Selamat malam Sayang, semoga tidur kita nyenyak malam ini, aku titip kan rasa rindu ku pada Allah, semoga kamu selalu bahagia, maafkan aku jika selama hidup mu tidak pernah bisa membuat mu bahagia"ucap nya jika malam tiba, sambil menatap kearah makam, dari atas balkon kamar nya.
"Aku sangat mencintaimu dan sangat merindukan mu, honey"ucap nya setiap pagi dan malam jika sedang tidak ada di rumah tersebut.
"Sayang pasti kisah cinta mereka begitu indah , bisa dilihat dari cara dia menjalani hidup nya saat ini, Bunda begitu menjaga perasaan dan cinta nya untuk Daddy"ucap Vivian, setelah mendengar cerita dari Arkana.
"Sangat indah sayangku, jika saja kamu tau betapa Daddy begitu mencintai Bunda, meskipun usia Daddy, sedikit lebih muda dari Bunda, tapi dia mampu menjadi pria yang sangat bertanggung jawab dan sangat mencintai Bunda, dan tidak lupa sikapnya yang manja dan selalu membuat bunda geleng-geleng kepala adalah Daddy, selalu menggoda Bunda, jika Bunda, sedang sangat kesal apapun itu masalah nya, hingga Bunda tidak bisa marah sampai berlarut-larut"ujar Arkana.
"Heummm, aku bisa mengambil kesimpulan bahwa ternyata mereka adalah cinta sejati yang tidak pernah memandang perbedaan"ucap Vivian.
"Ya sayang, ya sudah aku pamit dulu ya jangan lupa minum vitamin nya, dan banyak-banyak istirahat ok, kita akan bertemu dua hari lagi, bye sayang, semoga selalu bahagia"ucap Arkana yang langsung mengecup puncak kepala Vivian lalu pergi.
sementara itu di kediaman Vamela, Jay yang baru kembali dari kampus, saat ini dia berjalan gontai diikuti oleh Hay, yang membawa tas Jay, dari dalam mobil, bukan tanpa alasan dia mau membawakan tas tersebut karena sang kakak tengah patah hati karena dosen yang dia taksir ternyata sudah memiliki suami, meskipun suaminya itu tidak pernah mencintai istrinya, terlihat dari cara dia memperlakukan wanita itu, sudah seperti seorang pembantu.
"Jay sayang kamu kenapa?"tanya Vamela.
"Patah hati dia mommy"ucap Hay.
"Heummm, wanita mana yang telah membuat putra mommy yang super tampan ini patah hati"ujar Vamela .
"Dia Docan mom"ucap Hay.
"Hayden, siapa?? itu Docan"tanya Vamela.
"Dosen cantik Mommy, masa gitu aja tak tahu"ujar Hay.
__ADS_1
"Ya ampun kamu Jay, nyebut nak masa dosen kamu sendiri di cintai bagaimana jika dia sudah punya suami"ucap Vamela.
"Bahagiakan istri orang sedang ngetren mom"ucap Hayden lagi.
"Kalian ini mau pacaran atau mau kuliah heumm, atau mau mommy pindah ke luar negeri"ucap Vamela sambil menatap horor ke arah kedua anak nya.
"Amerika saja mom, kayanya bagus"ucap Jordan yang kebetulan sudah pulang kantor.
"No! mom"ucap keduanya.
"kalau begitu, jangan macam-macam kalian boleh pacaran tapi tidak boleh yang macam-macam, kalian itu pewaris tahta Daddy Jordan dan Daddy Vincent ingat tanggung jawab kalian begitu besar, jadi jangan macam-macam"ucap Vamela.
"Honey biarkan saja mereka menikmati masa muda mereka, karena setelah itu mereka tidak akan pernah punya waktu bahkan untuk jatuh cinta sekalipun"ucap Jordan.
"Tidak aku tidak percaya itu akan terjadi, semua karena Daddy nya saja selalu bermain wanita"ucap Vamela.
"Itu karena aku kehilanganmu sayang, andaikan saja waktu itu kamu mau jadi kekasih ku, aku akan memilih satu wanita yang sangat kucintai"ucap Jordan.
"Semua bohong belaka, apa? kau tau anak-anak, Daddy kalian benar-benar ketakutan Chaterine marah karena telah menyimpan mommy di apartemen nya, padahal Mommy hanya menumpang sementara saat itu, Mommy harus mengobati kak Vio "ucap Vamela.
"Sayang itu adalah masalalu ku"ucap Jordan.
perdebatan itu berakhir dengan sangat lama karena, Vamela kembali mengungkit masa lalu Jordan, sementara kedua putranya itu tengah duduk sambil melihat perdebatan yang tidak penting itu karena sudah sering kali di bahas, sementara itu di kediaman Vio.
Ghealova benar-benar marah dan kecewa dengan Vio, karena ternyata Eleanor tengah mengandung putra Vio, Ghealova langsung mendengar semua itu dari Eleanor, dan Eleanor sendiri tengah berada di kediaman nya.
Ghealova langsung bergegas pergi menuju kamar nya, dia langsung mengambil koper dan menelpon asisten nya untuk menyiapkan penerbangan ke Thailand, dia tidak punya harapan lagi untuk hidup bersama dengan Vio.
"Yang aku mohon jangan begini ini bukan ingin ku, jika saja aku tau saat itu mungkin aku sudah meminta dia untuk mengugurkan kandungan nya"ucap Vio sambil berusaha meraih Ghealova, tapi wanita itu bahkan tidak bisa di raihnya.
"Aku sudah melihat dan mendengar semua dengan mata kepala ku sendiri, semuanya sudah berakhir Vio, aku benci kamu, mulai sekarang kita akan resmi berpisah, aku akan membuat perceraian kita lebih cepat, sekarang pergi! dan jangan pernah menampakkan diri lagi dihadapan ku, aku akan benar-benar pergi jauh dari mu"ucap Ghealova, tapi Vio langsung mengunci pintu kamar tersebut.
🌹💖💖💖🌹
perdebatan di antara Vio dan Ghealova terus berlanjut hingga Ghealova dilarikan ke rumah sakit karena dia langsung mengalami pendarahan, Ghealova pun kehilangan kedua bayi kembar itu, wanita itu belum sadarkan diri hingga saat ini.
sementara Vio, dia kembali mengamuk pada Eleanor, pria itu tidak terima karena kehadiran Eleanor, kedua janin yang baru tumbuh berkembang di rahim istrinya itu harus pergi dan tiada untuk selamanya.
Eleanor langsung memeluk Vio, dan meminta maaf Vio sendiri sebenarnya tidak tega hingga Eleanor mengalami kontraksi yang cukup hebat dan wanita itu juga dilarikan ke ruang persalinan, karena ternyata ini adalah saat ini adalah prediksi kelahiran bayi mereka, dan Vio pun mau tidak mau harus menemani Eleanor.
pria itu begitu tegang setiap kali melihat Eleanor kesakitan, dia bahkan tanpa sadar telah mengelus puncak kepala Eleanor dan mencium kening wanita itu tiba-tiba saja saat untuk mengejan tiba dan Eleanor benar-benar mengerahkan seluruh tenaga nya, meskipun ini adalah kali kedua dia melahirkan.
dan setelah berjuang sedikit lebih lama, sambil menggenggam tangan Vio, Eleanor pun berhasil melahirkan anak pertama Vio, dan pria itu begitu bahagia, saat dokter mengangkat putra nya yang langsung di taruh di atas dada ibunya dia melihat putranya mencari ****** dari gunung kembar milik Eleanor.
sementara itu di ruangan Ghealova, wanita cantik itu sudah sadar dia pun meraba perut nya yang telah rata, Air mata nya keluar begitu deras, dan saat sang suster datang untuk menyuntikkan obat kedalam infus, Ghealova meminta untuk pindah ruangan dan meminta pihak rumah sakit untuk menyembunyikan identitas nya saat itu juga.
dan pihak rumah sakit pun langsung melakukan semua yang Ghealova mau karena pertimbangan yang matang demi ketenangan pasien.
__ADS_1
sementara itu Vio tengah menggendong putra pertama nya itu,saking bahagianya dia mendapatkan seorang anak laki-laki yang akan menjadi pewaris kerajaan bisnis nya kelak dan yang membuat dia lebih bahagia lagi wajah putra nya begitu mirip dengan nya.
sementara itu dia tidak tau dengan kebahagiaan nya, saat ini buntut nya adalah dia harus siap kehilangan Ghealova, setelah kehilangan kedua anak kembar yang masih sangat kecil.
sementara Vamela kini sedang dibuat bingung sesampainya di rumah sakit, pihak rumah sakit bilang tidak ada pasien yang bernama Ghealova dia langsung menelpon Vio, yang kini sedang berada di ruangan bayi pria itu lupa jika karena kebahagiaan nya itu dia telah kehilangan Ghealova.
📱"Halo mom... mommy dimana"ucap Vio sambil tersenyum lebar.
📱" kamu dimana Vio, mommy sedari tadi mencari ruang perawatan istri mu tapi pihak rumah sakit bilang tidak ada pasien bernama Ghealova, karena sudah ada yang menjemputnya pulang"ucap Vamela.
📱" sontak ponsel Vio terjatuh, dan pria itu tiba-tiba teringat, semua perdebatan itu, tapi kemudian dia meminta Vamela, untuk melihat putranya terlebih dahulu sebelum pergi dari rumah sakit tersebut.
📱"Mom, cepat lah kemari mommy harus lihat sesuatu, dan mommy pasti akan sangat senang"ucap Vio yang membuat Vamela benar-benar heran karena Vio, seakan tak terganggu dengan hilangnya Ghealova.
setibanya di ruangan tersebut Vamela menutup mulutnya dengan kedua tangan nya, seakan tak percaya, ada bayi yang benar-benar mirip dengan Vio putra nya.
"Dia anak Vio, dan Eleanor mom... maafkan Vio, karena kehadiran nya cucu mommy yang lain harus tiada"ucap Vio.
plak....
plak..
tamparan keras itu mendarat di kedua pipi Vio, selama hidup nya, Vamela baru kali ini melakukan itu pada putra pertamanya.
"Dasar kurang ajar, sejak kapan mommy mendidik mu seperti ini, Vio! mommy tidak pernah mendidik mu untuk jadi pria tidak bermoral seperti ini, memang buah tidak akan pernah jatuh jauh dari pohonnya, kau akan tetap sama dengan Daddy mu Steven, mommy sangat kecewa dengan sikap mu Vio mulai sekarang Mommy tidak mau lagi punya anak seperti mu"ucap Vamela yang langsung pergi Vio langsung mengejar nya dan berlutut memohon ampun pada Vamela tapi Jordan langsung menyingkirkan Vio dari hadapan nya.
"Mom... ampun momm... jangan begini momm... Vio minta ampun, tapi ini sudah terjadi Vio tidak bisa berbuat apa-apa,mom... Vio mohon jangan begini"ucap Vio yang terus mengikuti langkah sang mommy yang sudah terlanjur kecewa pada putranya.
"Temukan Ghealova menantuku setelah kau mendapatkan maaf darinya, aku baru akan memaafkan mu"ucap Vamela yang langsung pergi bersama Jordan.
Vio langsung berlari menuju resepsionis dan Vio langsung bertanya siapa? yang sudah memberikan ijin untuk istrinya pulang dalam keadaan lemah dan pihak rumah sakit bilang bahwa Ghealova keluar bersama dengan seorang pria tua.
pria itu adalah asisten pribadi nya.
Vio, langsung menghubungi ponsel Ghealova tapi tidak ada jawaban, bahkan asisten nya pun melakukan hal yang sama seperti perintah Ghealova, saat berbicara di telepon tadi pagi tepat pukul tiga dini hari, Ghealova menghubungi asisten nya menggunakan ponsel seorang perawat, dan wanita itu pun meminta dia untuk menyiapkan tempat di sebuah pulau yang bahkan tidak banyak orang tau, Ghealova ingin tinggal di sana dan menyembuhkan luka hati nya.
sementara itu masih dirumah sakit yang sama dia berganti nama menjadi Permatasari, nama yang sudah jarang di jumpai, hingga tidak ada seorang pun yang mengenal nya.
hingga keesokan harinya dia dijemput pergi oleh orang suruhan asistennya, langsung berangkat menuju bandara dengan jet pribadi, dia pergi menuju sebuah pulau terpencil, dengan bangunan dan pulau pribadi milik mendiang ibu nya, disana juga adalah tempat yang sangat nyaman, wanita itu menarik nafas panjang, setelah turun dari helikopter yang membawa nya, dari bandara hingga ke pulau pribadi tersebut.
pulau yang sangat cantik terbentang luas sejauh mata memandang, dan di sana sebuah rumah megah dibangun dengan sangat kokoh bahkan sangat nyaman, bangunan tersebut berdiri dari tiga lantai dengan tiga kamar utama, dan empat kamar tamu dan yang lainnya.
disana sudah lama dihuni oleh pelayan, dan stok bahan makanan mereka dikirim dari luar pulau lewat kapal atau lewat helikopter atau jalur hutan yang memiliki jembatan kayu yang panjang.
Ghealova langsung merebahkan tubuh nya di sana hingga akhirnya, wanita itu memejamkan mata setelah meminum obat nya.
sementara Vio, membawa Eleanor dan bayinya ke sebuah apartemen, di sana sudah ada pembantu rumah tangga dan juga baby sitter untuk menjaga putra nya, setelah itu dia langsung bergegas pergi menemui Daddy nya untuk meminta bantuan kepada sang Daddy.
__ADS_1