Jerat Cinta Sang Duda Tampan

Jerat Cinta Sang Duda Tampan
#Gilbert#


__ADS_3

Jessi langsung dibawa ke kamar nya di sana ditemani Jerry dan Vierra, mereka berdua tengah memeluk Jessi. karena dia masih menangis sesenggukan.


jika Juni adalah wanita yang terlihat biasa-biasa saja tapi dia sangat kuat. sementara Jesi esai dia terlihat kuat dan tangguh juga periang tapi sebaliknya, dia begitu rapuh.


hingga saat kecelakaan itu terjadi Gilbert baru kali ini melihat wanita yang benar-benar rapuh jika saja saat itu tidak terjadi sesuatu pada dirinya, dia bersumpah tidak akan pernah melakukan itu pada siap upapun kecuali istri yang sudah halal baginya.


sementara itu di pulau milik Ghealova Juni yang baru tiba di sana disambut oleh para pelayan yang sudah mendapatkan arahan dari Ghealova jika ada Juni atau pun Widia yang datang berkunjung ke sana, maka mereka harus melayani semua nya dengan sangat baik.


Juni langsung berada di terasa merebahkan diri di tempat mereka bersantai seperti biasanya tapi kini ditemani oleh suaminya di samping nya.


sementara itu di tengah pulau kapal pesiar milik Adam tengah terparkir cantik dan, didalamnya terdapat Adam dan beberapa orang pelayan dan tentunya ada sang Dewi Adam, yaitu Ghealova.


Ghealova yang sengaja ia tahan di kapal tersumbat sampai wanita itu mau mengakui bahwa Adam, adalah pilihan terbaik nya, wanita itu saat ini masih terus ingin melepaskan diri dari Adam yang begitu mencintai nya, tapi Ghealova bilang bahwa Adam hanya terobsesi pada nya selama ini padahal Adam benar-benar serius dengan itu.


seperti saat ini Adam tidak membiarkan dia keluar dari dalam kamar yang tersedia di sana bersama Adam dia akan terkurung di dalam sana.


"Sayang kamu harus makan, aku suapi ya"tawar Adam.


"Tidak Adam aku mohon biarkan aku pulang ke rumah ku"ucap Ghealova.


"Mau apa? heumm, rumah mu adalah aku tidak ada yang lain"ucap Adam.


"Adam please aku mohon... mohon Adam biarkan aku hidup tenang meskipun aku harus hidup sendiri asalkan aku bisa tenang"ucap Ghealova.


Ghealova terus memohon tapi Adam terus menolak.


"Dengar kan aku sayang sampai kapanpun, aku tidak akan pernah melepaskan mu"ucap Adam tegas


"Jika seperti itu mau mu, maka bunuh saja aku Adam bunuh kamu bahkan bisa membuang ku kelaut"ucap Ghealova.


"Silahkan kamu maki saja aku sepuasnya tapi tolong jangan minta hal yang tidak akan pernah mungkin karena aku tidak akan melakukan hal itu"ucap Adam tegas pria itu.sambil beranjak pergi


"Adam aku tidak mencintai mu, apa? kau dengar itu"bohong Ghealova, karena diam-diam perasaan itu tumbuh berkembang hingga saat ini, tapi rasa sakit atas hinaan yang dilontarkan oleh Daddy nya Adam kala itu sungguh sangat menyakitkan dan kebohongan Adam padanya saat itu membuat Ghealova sadar bahwa selama ini dirinya tidak pernah beruntung dalam hal jodoh.


Adam mematung sejenak lalu kemudian berbalik badan dan berkata, aku tidak butuh cinta dari mu, aku hanya butuh dirimu tetap ada bersama ku, karena aku sendiri yang akan memastikan bahwa,,, kau akan memohon pada ku, agar aku tetap berada di sisimu"ucap Adam tegas.


pria itu pun benar-benar pergi tanpa menghiraukan teriak dan tangisnya Ghealova, Adam langsung bergegas menuju helikopter nya yang terparkir di samping kapal pria itu benar-benar marah.


Adam pergi untuk menemui seseorang yang bisa bujuk Ghealova agar dia mau menikah dengan nya.


sementara Ghealova tetap saja bertahan dengan pendirian nya saat ini.


wanita itu tidak ingin menikah dengan pria beristri, dia tidak ingin menjadi jahat dan egois, hingga lupa diri, tapi Adam tetap bersikukuh ingin memiliki dirinya seutuhnya karena Adam cinta.


sementara itu di sebuah tempat, Aluna dan Hay kini tengah ribut gara-gara wanita itu kepergok tengah ngobrol bersama dengan seorang pria di sebuah cafe, padahal Aluna tidak tahu siapa? pria itu, dan pria itu sok akrab dengan nya, alhasil Hay benar-benar marah ditariknya lengan Aluna iya bawa menuju mobilnya.


setelah keduanya masuk kedalam mobil Hay langsung tancap gas, membawa gadis itu kesebuah rumah yang sudah di buat untuk mereka yang akan menikah secara diam-diam.


"Sekarang apa? bicara lah katanya mau jelasin"ucap nya datar.

__ADS_1


"Aku tidak tau siapa? pria tadi, dia awalnya hanya nanya sesuatu tentang menu yang ada di sana"ucap Aluna.


"Lalu?"ujar Hay.


"Lalu apa? tidak ada yang lain lagi, Hay apa? kau pikir aku selingkuh"jawab Aluna yang diakhiri oleh pertanyaan.


"Tidak tau tapi mengarah ke situ"ucap Hay enteng.


"Hayden apa? artinya hubungan kita jika kamu tidak bisa percaya akan hal ini"ujar Aluna


"Jangan pertanyakan itu karena semua kesalahan kamu yang mulai"ucap Hayden.


"Kalau begitu untuk apa? kita bertahan, sudahi saja untuk apa? dipertahankan jika kita tidak pernah saling percaya"ucap Aluna, yang kini tidak peduli dengan tatapan mata tajam dari Hayden, pria itu tidak terima Aluna berkata seperti itu.


Aluna hendak pergi tapi lagi-lagi wanita itu langsung berteriak karena Hayden sudah mengangkat tubuh nya membawa gadis itu pergi menuju kamar nya, Aluna terus berontak karena dia tau Hayden sedang benar-benar marah dia takut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan sebelum dia benar-benar menikah .


'Jai kamu gila lepas kan jangan seperti ini kita bisa bicara baik-baik"ucap Aluna.


"Apa? yang bicara baik-baik, semua kamu yang mulai, aku sudah memberikan mu banyak kesempatan untuk bicara tapi bicara mu selalu mengarah ke perpisahan, Aluna, aku ini laki-laki pantang bagi ku harus tunduk dengan aturan perempuan"ucap Hayden.


pria itu seperti orang kesetanan hingga tidak memperdulikan perkataan dari perempuan tersebut, Hayden bahkan tidak perduli dengan aturan yang harus dia langgar hingga malam pun tiba mereka masih berada di dalam kamar tersebut.


"Mau kemana? tetaplah di sini"ucap Hayden.


tapi gadis itu tidak mau menjawab hanya lelehan air mata yang mewakili rasa sakit nya yang teramat sangat, selain luka fisik dia juga terluka batin karena Hayden telah merampas apa yang ada di iya jaga.


"Aluna, kamu dengar aku bicara"ucap Hayden tapi wanita itu tetap kekeuh berjalan hendak meninggalkan Hayden langkah nya, seakan diseret karena dia sudah tidak berdaya, namun gadis itu tetap harus pergi disini bukan rumah nya.


"Aluna aku minta maaf, maaf kan aku, aku tidak akan pernah bisa berpisah dari mu, ok kita pulang, aku tapi kamu harus tahu ini adalah rumah kita"ucap Hayden.


🌹💖💖💖🌹


tiga puluh menit sudah Hayden membujuk wanita itu tidak lagi bisa dibujuk dan pergi, dengan tangis nya yang masih belum terhenti.


"Aluna bicaralah"ucap Hayden yang mengusap punggung tangan Aluna, sembari fokus pada jalan.


"Sayang jangan marah aku mohon anggap itu sebagai tanda keseriusan cinta aku sama kamu, aku janji akan secepatnya mengurus pernikahan kita"ucap Hayden.


tapi wanita itu tetap diam membisu, bahkan membuat Hayden ketakutan.


"Jika kamu tidak bicara juga kita akan kembali lagi ke rumah kita, aku tidak perduli kamu baik-baik saja atau tidak aku akan meminta nya, sampai kau memohon ampun kepada ku"ancam Hayden.


"Hay!!... aku capek, aku lelah kamu ngerti enggak sih, kamu itu sangat egois"ucap Aluna.


Hayden pun terdiam dia tidak ingin membuat Aluna semakin marah.


setelah sampai di depan cafe sekaligus hunian milik Mila, pemberian Hayden wanita itu langsung turun dan meninggalkan Hayden begitu saja, sementara pria itu mengikuti nya masuk kedalam pria itu tidak akan pulang bahkan dia masuk kedalam kamar yang kini Aluna tempati dia berbaring di samping Aluna, lalu untuk apa? Aluna pergi jika Hayden masih ikut tidur bersamanya saat ini, hati Aluna tengah berkecamuk.


hingga pagi tiba seorang karyawan yang selalu membantu dirinya untuk bersiap membuka cafe tersebut.

__ADS_1


Aluna pun sudah terlihat fresh meskipun tidak bisa dibohongi matanya sembab saat ini karena habis menangis semalam.


gadis itu telah bersiap untuk keluar kamar dan membuat sarapan untuk Hayden, dan dirinya, sementara barista akan sarapan dengan para pelayan, semenjak Aluna membuka usaha itu, tempat itu selalu ramai dengan pengunjung bahkan band yang menghibur di sana tidak membosankan setiap hari selalu ada saja yang mereka suguhkan.


Hayden sudah tampak segar setelah mandi, Aluna memberikan sarapan pagi untuk nya di dalam kamar nya, pria yang masih menggunakan bathrobe, tersebut masih belum mengeringkan rambut nya, hingga Aluna mengambil handuk kecil dan mengeringkan rambut pria tampan yang terlihat sedikit gondrong tersebut.


"Hay,,, sudah selesai sekarang kamu bisa gunakan baju dulu setelah itu sarapan, aku akan sibuk seharian tapi kamu tidak ada stelan jas disini "ucap Aluna.


"Sayang kenapa? tidak tinggal di rumah kita saja, aku butuh kamu untuk ngurusin aku, seperti saat ini"ucap Hayden.


"Bagaimana bisa, kita tinggal bersama kita belum menikah"ucap Aluna.


"Malam ini sayang malam ini kita akan menikah, ucap Hayden.


Hayden tidak melihat Aluna menatap sendu, dia mau tidak mau harus mengikuti apa? yang Hayden katakan, wanita itu hanya harus menuruti semua perkataan Hayden.


sementara Vamela yang diberitahu oleh Hayden bahwa putranya akan melakukan ijab qobul nanti malam, wanita itu sempat mengamuk tidak terima bagaimana bisa putra nya itu bersikap demikian, biar bagaimanapun Hayden bukan anak orang sembarangan setidaknya dia juga harus memberitahukan keluarga besarnya karena itu pula Vamela marah dia pun meminta Jordan untuk berbicara dengan putra nya, setidaknya undur pernikahan tersebut untuk menyiapkan pesta kecil-kecilan. dia tidak ingin semua hanya acara simpel tanpa kenangan karena Hayden bukan yatim Piatu.


sementara itu semua orang tidak tahu bahwa Hayden sudah menyiapkan semua nya jauh-jauh hari meskipun hanya acara akad nikah dan jamuan makan malam untuk para kolega nya, tidak lupa keluarga.


Hayden hanya meminta ibunya hadir di sana tanpa bicara apa-apa lagi.


sementara Aluna tengah sibuk di meja kasir, wanita itu benar-benar dibuat kualahan entah dari mana datangnya orang-orang yang kini memenuhi cafe tersebut.


Aluna pun berkali-kali meminta bantuan kepada asisten nya, untuk membantu mencatat semua pesanan dan uang yang masuk saat ini.


sementara Hayden pria itu tetap bersantai sambil mengecek semua persiapan pesta jamuan di acara akad nikah nya itu.


sampai sore hari tiba, Hayden sudah duduk bersama sang mommy yang kini tengah memarahinya karena dia tidak pernah bicara tentang kekasih atau pun calon istri.


"Bagaimana bisa kamu berbuat seperti ini Hayden Mommy kecewa kenapa? harus seperti ini, kamu itu bukan anak orang susah yang tidak memiliki satupun keluarga, keluarga besar kita bisa marah jika tau kamu melakukan ini"ucap Vamela.


"Keluarga besar,,, "ucap Hayden sambil tersenyum kecut.


"Sejak kapan kita punya keluarga besar Mommy , sejak kecil sejak aku ingat semua mereka tidak pernah peduli pada kita, yang ada semuanya sangat egois, Mommy harus nya ingat hanya ada rasa sakit yang mereka torehkan di hati Mommy, sudah berapa kali mereka menyakiti mommy , apa? Mommy lupa bahkan kita harus terpisah karena keegoisan mereka, kak Viona bahkan ditolak mentah-mentah oleh kakak nya Daddy" Hayden langsung berdiri dia emosi dan pergi begitu saja.


Vamela hanya terdiam wanita itu tidak menyangka ternyata putra nya masih menyimpan sakit hati terhadap keluarga sang Ayah.


sementara Jordan tidak berbicara sedikit pun, karena memang benar kata Hayden tidak ada yang peduli dengan keluarga nya, Jordan sadar semua sudah membuat mereka terluka batin.


sementara pria yang selama ini tidak punya hubungan darah dengan Vamela, Vincent, selalu ada untuk mereka terutama untuk putra putri mereka.


Jordan pun menenangkan Vamela, dia pun memberikan dukungan kepada putranya itu, biar bagaimanapun putra nya sudah dewasa, dan kini sebagai orang tua dia hanya harus mengawasi dan memberikan dukungan.


sementara itu ibu dan adik Aluna, sudah berada di hotel tersebut mereka tengah dimanjakan dengan berbagai pelayanan mulai dari makanan, perawatan tubuh dan lainnya semua sudah Hayden jelas kan bahkan sudah lama Hayden mengutarakan niatnya untuk menikah dengan Aluna.


hingga wanita yang sudah lanjut usia itu tidak heran, dan memberikan do'a restu pada keduanya karena apapun yang terjadi nanti semua adalah bagian dari proses hidup, meskipun doa terbaik selalu dia panjatkan untuk putri nya itu.


hingga Aluna kaget saat seseorang datang menjemput nya untuk pergi ke hotel dan melakukan perawatan tubuh terlebih dahulu, wanita itu terus saja menolak dan protes hingga ibunya muncul dan memberitahu bahwa semua sudah siap malam hari nanti Aluna akan menempuh hidup baru.

__ADS_1


tangisnya Aluna pun pecah dia benar-benar tidak menyangka bahwa pria yang selama ini bersama nya, adalah pria yang bertanggung jawab, tidak hanya itu Hayden juga menerima dia apa adanya Aluna begitu bahagia.


hingga malam tiba Aluna sudah selesai dirias secantik mungkin dan karena dia memang sudah cantik alami MUA tidak kesulitan untuk melakukan pekerjaan nya.


__ADS_2