
Sampai di rumah Davin dan Dira masuk rumah dan di sambut dengan senang hari oleh Bik Atun,
Davin menyuru Bik Atun untuk membuatkan susu hangat untuk Dira,
"Sayang ayo di minum dulu susunya, aku ngak mau anak kita kenapa - napa karena ulah kamu yang ceroboh itu, " ucap Davin dengan nada marah,
Mendengar suara Davin sedikit marah dengan spontan Dira mengambil segelas susu dari tangan Davin dan menghabiskanya sambil berkata, "Puas kamu, !
Davin duduk di atas sofa sambil membukak leptopnya,
Dira keluar kamar dan menuju dapur untuk memintak Bik Ita di buat kan nasi goreng telur ceplok, lima menit nasi goreng telur ceplok sudah berada di atas meja makan,
Dira memakan dengan lahap, dan tidak terasa di belakang ada Davin yang sedang berdiri,
"Sayang kamu lapar apa gimana, " ucap Davin sambil mencium kening Dira,
"Laper banget Mas, ngak bisa di tahan, sebenarnya aku ngak mau makan terus takut gendut, Mas ! Dira pingin es campur boleh ngak, "jawab Dira dengan nada manja,
__ADS_1
"Sekarang apa nanti, "ucap Favin dengan singkat,
"Nanti ! Ya sekarang la Mas ! " jawab Dira dengan nada manja dan bibirnya manyun,
Tiga puluh menit Davin pulang membawah es campur, dan menaruk ke dalam mangkok besar, Davin mencicipin terlebih dahulu sambil berkata, " Enak sayang jangan habiskan aku juga mau,
Dan tidak terada es campur yang di makan Dira habis tidak tersisa, dan datanglah Davin untuk memintak es campur, melihat di atas meja mangkoknya kosong, Davin berkata sambil melihat Dira, " Sayang kok di habiskan,
Dira hanya tersenyum sambil memintak maaf dan Dira janji akan membelikan es campur untuk Davin sekarang, Dira melangkahkan kakinya dan berjalan menuju teras depan, dengan spontan Davin berteriak memanggil Dira,
Davin mengajak Dira masuk kamar, Davin menyelesaikan pekerjaanya dan datanglan Bik Atun membawah secangkir kopi panas untuk menemani Davin kerja,
Lagi dan lagi perut Dira merasa lapar seperti biasa Dira memintak buatkan nasi goreng telur ceplok, begitu juga dengan Davin,
Lima menit pesanan udah berada di atas meja makan,
Davin dan Dira makan dengan lahap, sebelum menghabiskan nasi goreng Dira berkata kepada Bik Atun untuk besok pagi mintak di buatkan nasi goreng lagi seenak ini rasanya,
__ADS_1
Bibik ini memang jago masak, dapat resep dari mana Bik ! Buatkan terus ya Bik nasi gorengnya, tidak dengan Davin, Davin memesang untuk besok pagi eseng - eseng kankung ikan asin,
"Siap Tuan dan Nona, " jawab bik Atun sambil memberikan hormat sambil tersenyum,
Di malam harinya tidak sengaja Dira mengambil ponsel Davin yang berbunyi terus menerus, Dira mengambilnya dan menerima pangilan, alangkah terrkejutnya saat terdengar suara wanita yang memanggil sayang, Dira hanya diam saja sambil mengrluarkan air matanya,
Tiga menit datanglah Davin dan melihat Dira sedang menangis,
"Sayang kamu kenapa ! " ucap Davin sambil mengambil ponselnya yang berada di tangan Dira,
"Siapa dia Mas ! Mas !!!!!! " teriak Dira sambil memegangi perutnya,
"Ngak tau, orang salah sambung kali, " jawab Davin dengan nada gugup,
"Salah sambung, kok tau nama kamu Mas ! mungkin itu kebetulan juga selingkuanya namanya sama seperti kamu, " jawab Dira sambil duduk di sofa kamar dan melihat Davin yang sedang ke bingungan mencari alasan,
"I ___ iya sayang, " jawab Davin dengan nada gugup dan takut Dira marah,
__ADS_1