JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Mainan gratis


__ADS_3

Dan tidak terasa waktu cepat berganti hari ke empat Dewa di nyatakan sembuh dari penyakitnya, Dewa mengajak Papinya untuk di belikan mainan baru,


Davin dan Dewa berangkat membeli mainan dan tidak dengan Dira, Dira tidak mau di ajak untuk pergi,


"Mami capek Nak ! " ucap Dira sambil memanyungkan bibirnya,


"Mami nanti mintak di belikan apa " tanyak Dewa sambil memeluk Dira,


"Titip makanan yang enak terserah Dewa mau belikan apa, " jawab Dira sambil mencubit pipi Dewa,


Davin dan Dewa berangkat ke toko mainan, dan sampailah di sana satu tiga puluh menit, Dewa memilih mainan dan tidak sengaja Davin bertemu teman lamanya semasa SMA dulu dan ternyata toko mainan itu milik teman Davin,

__ADS_1


Davin duduk sambil bercerita dan memperhatikan Dewa yang sedang milih mainan, Dewa menghampiri Papinya sambil menunjukkan beberapa mainan,


Ya sini biar Tante bungkus, ini semua buat anak ganteng, gratis hadiah dari Tante, dan jangan lupa besok - besok datang ke sini lagi ya jangan lupa ajak Mami , " ucap Marsya teman Davin SMA dulu,


"Benar Tante ini buat Dewa semua ! Tante Dewa takut di marah i Mami , kalau Dewa di kasih sama orang yang tidak Dewa kenal, Dewa takut Pi ! " jawab Dewa sambil mengembalikan mainannya,


Davin dan Dewa berpamitan kepada Marsya,


satu jam akhirnya Davin sampai di rumah, Dewa langsung masuk rumah dan menuju ruang keluarga, dan Dewa mengeluarkan banyak mainan, Dewa bermain sambil melihat Dira dan berkata, " Mi ! Ini tadi mainan di kasih Tante, tapi Tante itu kenal sama Papi ngak papa ya Mi ! Tante itu baik Mi ! Coba lihat mainan sebanyak ini di berikan Dewa dan tante bilang kapan - kapan kalau Dewa pingin mainan lagi boleh ke koto Tante.dan Mami di suruh ikut biat Tante kenal sama Mami,


Davin menghampiri Dewa yang sedang bermain sambil membawah segelas kopi,

__ADS_1


"Vin ! Apa benar yang di omongin Dewa tadi kalau mainan ini di kasih Tante cantik, siap tante vantik itu Vin ! Ini mainan mahal - mahal lo Vin ! " tanyak Mama Lisa,


Sebelum Davin bercerita Davin meminum sedikit kopi sambil di tiup.- tiup, Davin bercerita apa yang Dewa ceritain itu benar dan bercerita kalau dia itu teman Davin pas sekolah SMA dulu,


"Mas ! Apa dulu mantan kamu juga, kok ngasih mainan sebanyak ini, ini mahal lo Mas! Bisa CLBK dong.! " tanyak Dira dengan nada sewot,


"Kamu cemburu Sayang ! Jangan kuwatir aku ngak akan menduakan kamu, itu cuma masa lalu aku, dan tak mungkin kembali lagi karena ada kamu dan Dewa, " Jawab Davin sambil bersimpu di pangkuan Dira, sambil melihat Mama Lisa,


Dan Mama Lisa mengancam.Davin kalau melangar ucapanya, Mama Lisa akan membawah Dira dan Dewa pergi jauh dari kehidupanya,


Mendengar itu Davin hanya melotot sambil tersenyum dan pergi meninggalkan Mama Lisa dan Dira ke ruang kerja,

__ADS_1


Mama Lisa tersenyum sambil berkata, " jangan kuwatir Mama berpihak sama kamu, Davin cuma bercanda, dan Mama Lisa bercerita kalau Davin ngak bisa hidup tampa kamu dan Dewa,


"Dira ngak percaya Ma ! Mesti gitu ucapan Mas Davin , " jawab Dira sambil tersenyum.


__ADS_2