JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Pertengkaran


__ADS_3

Satu jam Davin udah sampai di rumah dan masuk ke kamar, Davin melihat Dira sedang tertidur dengan nyenyak, Davin mengurungkan masuk kamar dan mencari Mama Lisa,


"Jam berapa ini tumben udah pulang, " tanyak Mama Lisa sambil duduk di sofa dan menyalakan televisi,


Davin bertanyak pada Mama tentang Dira, dan Mama Lisa bercerita tentang Dira, dan lagi lagi Mama Lisa marah, Davin hanya tersenyum sambil berkata, " Oh itu Ma ! Dasar pikiran mantu Mama itu kayak anak kecil aja, kemarin Ma ! Dia mintak bakso, Mama sih suruh Davin menjemput jadi mantu Mama gak jadi beli bakso cuma itu Ma ! Kepinginanya ngak keturutan jadi ngambek, kalau belum di belikan bakso tetap kayak gitu Ma ! Aduh - aduh Ma ! Coba kalau Mama ngak percaya besok ya Ma, Davin ngak ngajak, pasti mantu Mama ngak mau makan dan terus ngambek, lagian Ma, ngak tau sikon dia, Davin lagi pusing - pusingnya mencari data yang hilang ngajak keluar beri bakso lagian udah sore, percuma nyampek sana tutup, aku suru berangkat sama pak Mamat biar tau sendiri,


"Ya kalau gitu kamu yang sabar ! Dan ajaklah dia beli bakso kasihan dari pagi dia belum makan, kasihan anak kamu di dalam perut juga butuh makan, kamu harus ngalah, ajak dia sekarang, " ucap Mama Lisa sambil berdiri,


Saat berdiri Mama Lisa tidak sengaja melihat Dira yang sedang berada di pintu dan Dira masuk kembali saat tau Mama Lisa berdiri dan melihatnya, dan Mama Lisa menepuk pundak Davin sambil berkata , " ternyata omongan kamu dan Mama di dengarkannya masuk lah ke kamar ajak dia beli bakso, Mama mau tidur siang, kasihan dia belum makan,


Davin langsung masuk kamar dan mendekati Dira yang sedang berpura - pura tidur,


Davin membangunkan Dira di angkatnya untuk di pindahkan ke atas sofa, Davin mencium nya sambil memintak maaf, dan mengajaknya keluar beli bakso,


"Ngak usah Mas ! Maaf selama ini Dira selalu merepotkan kamu, dan mulai hari ini Dira tidak merepotkan kamu lagi, dan insyaAalloh Dira bisa sendiri, " jawab Dira,


"Yang benar kalau bicara, aku tau kalau kamu lagi marah gara - gara pingin bakso ngak keturutan kan ! Ayo mumpung aku pulang siang kita beli, nanti kalau kamu pingin ngak keturutan anak kita ileren lo gimana ? Ih gara gara Maminya pingin bakso , " ucap Davin,


"Ih amit - amit, " jawab Dira dengan singkat sambil kepalanya geleng - geleng dan memegangi perutnya,


Dira merebahkan badanya di atas kasur sambil berkata dalam hati, " Ih apa mungkin anakku ileren, kalau gitu aku mau beli sendiri tampa kamu, aku bisa sendiri naik ojek, dan mulai sekarang aku ngak akan merepotkan kamu lagi Mas ! Maafkan Dira sebelumnya,


Dira bangun dan melihat Davin sedang tertidur di atas sofa dengan pelanya Dira keluar kamar sambil membawah tas selempanya dan memesan ojek online,

__ADS_1


Satu jam Dira udah sampai dan Dira pesan satu untuk di makan di tempat, dan tidak sengaja Dira bertemu teman SMA ya,


Di rumah Davin melihat arah samping tidak ada Dira dengan spontan Davin keluar kamar merasa ada yang aneh Davin bertanya pada bik Atun tentang Dira, sambil Davin menghubungi Dira, tapi Dira sepertinya tidak mau mengangkatnya, Davi terus menghubungi Dira sampai Dira mau mengangkat pangilanya, Davin keluar menanyakan pada Pak Mamat,


"Ya Den ! Satu jam yang lalu Non Dira keluar dan naik ojek, dan Non Dira ngak mau saya antar katanya cuma sebentar, " jawab pak Mamat dengan nada gugup,


Dengan spontan Davin masuk mengambil kunci mobil untuk mrncari Dira, Davin langsung ke tempat bakso sambil menghubungi Dira,


"I __ iya Mas ! Dira lagi beli bakso Mas Davin mau di belikan juga, iya Dira masih ada di sini kebetulan Dira bertemu teman SMP, kalau Mas Davin mau ke sini aku tunggu, " jawab Dira dengan nada gugup,


Mobil Davin sudah parkir di depan dan berjalan menuju Dira, Dira melihat muka Davin dengan sedikit marah, Dira berdiri dan mencium tangan Davin sambil memperkenalkan temanya,


"Iya Mas ! Ini teman dekat Dira, sudah punya suami dan mempunyai dua anak cewek dan cowok, " ucap Dira sambil melihat Davin,


Dira berjalan di belakang Davin dan langka Davin semakin cepat tampa menghiraukan Dira yang ketinggalan sangat jauh,


Dira duduk sambil menghubungi Davin,karena Dir ingin pulang sendiri,


"Kamu jangan buat gara - gara lagi, ayo crpat pulang, " teriak Davin sambil mengandrng tangan Dira,


Dira hanya diam saja tampa menghiraukan Davin dan masuklah dalam mobil, di dalam perjalanan Dira dan Davin hanya diam saja sampai di rumah,


Dira masuk kamar tampa menghiraukan Mama Lisa yang sedang duduk di sofa, Mama Lisa hanya mengelengkan kepalanya,

__ADS_1


Davin mendekati Mama Lisa sambil tersenyum dan berkata, " Tu lihat mantu kesayangan Papa dan Mama,


Kamu saja yang kurang pengertian kata Mama kamu, katanya kamu ngak peka sama istri, " ucap Papa Bima sambil tersenyum,


"Iya kayak kamu itu persis kayak Papa kamu, gimana dalam satu bulan ini Mama sama Dira pergi dari rumah, apa Papa sama Kamu bisa hidup, " ucap Mama Lisa,


"Bisa ! " jawab Papa Bima dan Davin bersamaan,


"Oke ! Jawab Mama Lisa dengan singkat sambil berjalan menuju kamar Dira,


Dengan spontan Davin berteriak pada Mamanya saat Mama Lisa membukak pintu kamar Dira,


"Jangan Ma ! maafkan Davin sama Papa, jangan pergi Ma ! " teriak Davin sambil masuk kamarnya,


"Ma ! Tu lihat mantu kesayangan Mama dan Papa pergi sendiri tampa berpamitan, apa kamu ngak ngerti kalau pergi tampa pamit suami itu dosa, apa dulu kamu tidak di ajarin agama sama ___


"Sebelum Davin melanjutkan ucapanya Dira berkata, " udah Mas ! Aku udah capek kamu marah - marah terus, aku pergi tampa pamit itu gara - gara kamu ngak mau saya ajak pergi, dan kamu bilang aku selalu merepotkan kamu, " teriak Dira sambil melempar ponselnya,


"Dasar, suami bicara ngak di dengerin mala nerocos terus, lama - lama mulut kamu saya robek, " teriak Davin sambil mendekati Dira,


Sebelum Davin memukul Dira Mama Lisa menghadang Davin sambil berkata, " Stop awas sampai tangan kamu menyentu Dira, masala kecil aja di perpanjang, kenapa kamu pakai menyebut agama segala, kalau kamu merasa menjadi suami yang bertanggung jawab kamu harus mengantar istrimu sebelum istrimu berangkat sendiri,


"Mama Lisa mendekati Dira dan memeluknya sambil berkata, " Udah sayang kasihan anak kamu, jangan sedih ada Mama di sisi kamu,

__ADS_1


"Sana di manja terus, kalau di bilangin nerocos terus, " jawab Davin sambil keluar kamar dan mengambil kunci mobil dan keluar rumah,


__ADS_2