JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Mama Lisa pulang ke rumah


__ADS_3

Berselang dua jam mobil Papa Bima sudah berada di depan rumah, Dira dan Dewa menyambut Mana Lisa dengan senang hati, dan Papa melarang Dewa untuk mendekat dengan alasan Mama Lisa dan Papa mau membersikan badanya,


"Kamu tunggu di sini dulu sama Mami kamu, Omah dan Opah mau mandi dulu, " icap Mama Lisa dengan senyum,


"Siap Oma " jawab Dewa sambil memberi hormat,


Selesai membersikan badanya Omah dan Opanya langsung mendekati Dewa dan mengendongnya,


Mama Lisa menahan tanggis saat melihat Dewa dan Dira sedang di khianati Davin, dan Mama Lisa berjalan menuju dapur berpura - pura mengambil minuman hangat, di dalam sana Mama Lisa menangis sambil mengambil air hangat, sebelum Mama Lisa pergi Mama Lisa membersikan air matanya, dan berkata , " Bik cobaan apa lagi ini, aku harus gimana menghadapi Davin, aku benar benar capek Bik, aku kasihan sama Dira,


"Yang sabar ya Nyonya, " jawab Bik Atun ,


Di sore harinya Dewa menangis mencari Papinya dan Dira mengendong dan berjalan menuju ke teras sambil berkata, " Ah duduk sini sambil nunggu Papi pulang,


Sampai jam lima sore Davin belum pulang dan akhirnya Dira menghubunginya, tidak seperti biasanya Davin tidak bisa di hubungin, dan datanglah Mama Lisa duduk di damping Dira sambil berkata , " Tumben sayang suamimu kok belum datang apa dia pamitan pulang malam,

__ADS_1


Dan Dira bercerita tentang apa yang terjadi kemarin dan pagi tadi, dengan spontan Mama Lisa merangkul Dira sambil menangis dan berkata, " Kamu yang sabar ya Nak, apapun yang terjadi Mama akan melindungi kamu dan Dewa,


"Ma ! Maafkan Mas Davin dan Dira ya Ma ! Dira belum bisa menjadi istri Mas Davin yang sempurna, belum bisa menasehatin Mas Davin untuk nurut sama Mama, " jawab Dira samvil menahan tanggis,


Dan lagi - lagi Dewa menangis mencari Davin, dan beberapa kali Dira menghubunginya tetap saja tidak di angkat, dengan terpaksa Dira memblokir nomer Davin,


Lima belas menit akhirnya Davin menghubungi Bik Atun untuk di hubungkan ke Dira, langsung saja Dira memberikan ponsel Bik Atun ke Dewa,


"Papi , ayo pulang Dewa pingin es crem, ayo Pi pulang, " ucap Dewa sambil menangis,


Silsi hanya mengangukkan kepalanya,


Sampai di rumah Davin melihat Dewa sedang bermain sendiri dan melihat Dira sedang tertidur dengan lelap, Davin menghampiri Dewa sambil berkata, " Kok belum tidur Nak ! Tu lihat Mami aja udah tidur, ayo Papi nina bobok in,


Tiga puluh menit akhirnya Dewa tertidur dan bangunlan Davin untuk tidur di atas sofa kamarnya,

__ADS_1


Dan di pagi harinya Dewa terbangun dari tidurnya langsung menangis mencari Davin,


Papi !


Papi !


"Mana Papi ! " teriak Dewa sambil menangis memanggil Papina,


"Eh jagoan Papi udah bangun, kenapa nangis Papi ada di sini, Papi mau kerja dulu ,Dewa di rumah sama Mami dan Omah, " jawab Davin sambil mengendong Dewa dan memandikanya,


Dira hanya diam aja tampa melihat dan mendengarkan Davin dan Dewa, dan Davin mendekati Dira sambil berkata, " Ngak capek kamu diammin aku terus, kalau kamu diam sama aku terus nanti aku ngak pulang jaga Dewa,


"Aku nanti pulang ke rumah Ibu , untuk apa aku di sini, " ucap Dira,


"Terserah kamu, " jawab Davin dengan singkat sambil mencium kening Dira,

__ADS_1


__ADS_2