JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Sedikit mabuk


__ADS_3

Dan tidak terasa sudah satu bulan Dira bekerja di kantor, seperti biasa Dira berangkat lebih awal dari Davin , sebelum berangkat Dira sudah mempersiapkan keperluan Davin,


Dan hari ini Dira pulang lebih awal dari Davin, Dira duduk di teras rumah sambil menemani Dewa yang sedang bermain, lima menit mobil Davin sudah berada di depan rumah, Dewa dan menyambut Davin dengan senang hatu sanbil berteriak - teriak, begitu juga dengan Dira , Dira hanya tersenyum,


"Tumben kamu pulangnya lebih awal, " tanyak Davin sambil menggusap kepala Dira dan tidak lupa mencium kening Dira,


"Iya Mas ! Hari ini aku gajian, gimana kalau kita makan di luar, biar aku yang traktir kamu sama Dewa, " jawab Dira sambil tersenyum,


"Terimakasih ngak usah, simpan saja uang kamu itu, " jawab Davin dengan nada sinis dan berjalan masuk rumah,


Mendengar ucapan Davin dengan spontan Dira langsung terdiam sambil menahan air matanya,


Di dalam kamar Davin duduk di atas sofa sambil berkata, " Sayang gimana kalau kamu risen dari kantor,

__ADS_1


"Ta ___ tapi Mas ! " jawab Dira dengan nada gugup,


"Pasti kamu ngak mau, karena ? Ya udah lah terserah kamu, bagimu aku sekarang nomer dua, " jawab Davin sambil keluar kamar,


"Apa Mas Davin tau kalau kantor itu milik Rehan ! Sampai Mas Davin menyuru aku risen , dan apa Mas Davin tau kalau aku selalu bersama Rehan pas jam istirahat, tapi tau dari mana , " ucap Dira dalam hati,


Dan di pagi harinya tidak seperti biasanya Davin pergi lebih awal dan hari ini Davin pergi ke kantor memakai montor balapnya,


Mendengar suara montor balap yang berbunyi Mama dan Dira saling memandang dan lari melihat Davin, Mama Lisa mendekati Dira sambil berkata, " Sayang Nak ! Apa kamu tadi malam bertengkat dengan suamimu ?


"Mungkin suamimu cemburu kamu tiap hari bertemu Rehan, sebaiknya kamu risen aja dari kantor , " jawab Mama Lisa,


Dan hari ini Davin pulang larut malah dan langsung masuk kamar dengan sedikit mabuk, Dira mendekati Davin dan duduk di sampingnya sambil berkata, " Mas ! Kamu habis dari mana ? Minum ya tu bauhnya !

__ADS_1


"Iya sedikit, udah sana , udah malam kamu tidur besok pagi - pagi kamu kerja, " jawab Davin sambil tidur di bawah lantai dan lagsung melentangkan kaki dan tanganya,


Mendengar jawaban Davin langsung saja Dira terdiam sambil melihat Davin yang sedang tidur, air mata Dira menetes dengan sendirinya,


Davin mengetauhi kalau Dira sedang menangis langsung saja Davin duduk di samping Dira sambil berkata, " Kamu sakit ! Udah kamu tidur saja, besok kan kamu kerja, gak usah di pikirin yang penting kita saling percaya, itu kan kata - kata itu yang pernah kamu ucapkan,


"Tapi Mas ! Ka ___ kamu !


Sebelum Dira melanjutkan ucapanya Davin berkata, " Udah semua ini karna kamu, ita kamu, aku capek dan ngantuk, gak usah di bahas lagi aku ca ___ pek,


Di pagi harinya seperti biasa Dira mempersiapkan dirinya dan tidak lupa mempersiapkan keperluan Davin untuk pergi ke kantor, dan Dira masuk kamar untuk membangunkan Davin,


"Mas bangun, ini udah jam tuju, apa kamu tidak ke kantor, Mas , Mas Davin ayo cepat bangun, Dira pergi dulu ya Mas ! "ucap Dira sambil mengoyangkan badanya,

__ADS_1


"Ih berisik kamu ! " jawab Davin sambil melempar guling ke arah Dira,


__ADS_2