JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Mama Lisa ikut campur


__ADS_3

Sudah dua jam akhirnya Davin pulang, dan Davin pulang lebih cepat dari Mama Lisa dan Dira, Davin menunggu di teras rumah beberapa jam, dan datanglah Mama Lisa dan Dira membawah barang belanjaanya, Davin membantu membawahkan barang belanjaanya dan di taruk di atas sofa ruang keluarga, sambil berkata, " Aduh banyak banget belanjaanya, dasar Mak - Mak sukanya menghabiskan uang aja,


"Ya ngak papa ! Sayang kuras uang suamimu, kamu di jatah satu bulan berapa ? Kamu wajib mintak uang yang lebih banyak, dari pada uang buat ___."ucap Mama Lisa dengan nada kesal sambil tanganya menggengam dan ti pukulkan di kepala Davin dengan keras,


Melihat Mama Lisa marah pada Davin Dira menjadi curiga dan duduk sambil berkata dalam hati, " Ada apa ! Mama tidak biasanya berbuat kasar sama Mas Davin, sepertinya Mama lagi kesal,


"Ma ! Memangnya Mas Davin kenapa kok Mama kelihatan marah " tanyak Dira dengan nada gugup,


"Ya barang kali suamimu pelit, kamu di kasih berapa satu bulanya sama dia, mintak lima puluh juta lebih, " jawab Mama Lisa dengan nada kesal sambil melihat Davin,

__ADS_1


Davin hanya tersenyum sambil memeluk Dira dan mencium keningnya, dengan spontan Mama Lisa masuk kamar tanpa berpamitan dan membawah barang bawahanya,


Begitu juga dengan Dira, Dira masuk ke kamar sambil membawah barang belanjaanya, Davin berjalan di belakang Dira,


Dira menjatuhkan pantatnya di atas sofa kamar sambil menyalakan televisi, dan ponsel Davin berbunyi, tidak sengaja Dira melihat pangilan ternyata dari Mama Lisa,


"Iya Ma ! Ada apa, " jawab Dira sambil memberikan ponsrlnya kepada Davin,


Mama Lisa dan Davin pergi di suatu tempat, di mana Davin dan Mama Lisa hanya memesan minuman saja, Davin bersiap - siap akan di marahin Mama Lisa tentang kejadian di dalam mall tadi,

__ADS_1


"Itu Ma cuma teman lama, dia pingin ketemuan dan mintak pekerjaan di kantor Davin hanya itu, maklum lah Ma ! Udah lama ngak ketemu hampir lima tahun ya jadi romantis gitu, " jawab Davin,


Dan Mama Lisa menyuru Davin untuk berhenti memainkan wanita, tapi Davin hanya tersenyum saja sambil berkata, " Ma ! Cuma teman,


Dengan spontan Mama Lisa mengajak Davin untuk pulang, sampai di rumah Davinnmasuk ke kamar, di dalam kamar Davin melihat Dira yang sedang tertidur dengan nyenyak, Davin merebahkan badanya di samping Dira sambil memeluknya,


Dan tidak terasa waktu cepat berlalu malam berganti menjadi pagi, matahari mulau muncul di sela - sela cendela kamar Davin membuat Davin terbangun dari tidurnya, seperti biasa Dira mempersiapkan pakian kantor yang akan di gunakan Davin dan mempersiapkan dirinya untuk pergi ke kampus,


Samapai di kampus Dira , Ica , Rani , Rehan dan ucok menunggu dosen, dan ternyata Dosennya tidak masuk akhirnya Dira dan teman - temanya pergi ke mall untuk jalan - jalan dan tidak sengaja Rehan melihat Davin sedang duduk dengan seorang perempuan, Dira tidak asing dengan perempuan itu, Dira mendekati Davin dan perempuan itu Davin sangat mesra,

__ADS_1


Mbak Ratna ! Kenapa Mas Davin ketemuan sama mbak Ratna di sini bukanya Mas Davin ada di kantor sedang metting, apa aku harus menemuinya atau melihatnya dari sini, ternyata Mas Davin tidak bisa melupakan mbak Ratna mantan pacarnya itu, aku benci kamu Mas ! " ucap Dira dalam hati sambil melihat Davin dan Ratna bermesraan,


Rani mendekati Dira untuk menspot agar bisa bersabar menjalani ini semua dan Rani menyarankan untuk pergi dari sini, sebelum Dira pergi Dira menghubungi Mama Lisa dengan vidio coll dan memperlihatkan Davin dan Ratna sedang bermesraan di sebuah mall, Mama Lisa terkejut dan marah saat mengetahui Davin dan Ratna,


__ADS_2